Rabu, 21 Agustus 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Arab Saudi Idul Fitri Duluan dari Indonesia, Begini Sebabnya
Selasa, 04 Juni 2019 16:43 WIB
Arab Saudi Idul Fitri Duluan dari Indonesia, Begini Sebabnya
Ilustrasi/int

(CAKAPLAH) – Negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait merayakan Idul Fitri 1440 Hijriah pada Selasa (4/6/2019). Sedangkan pemerintah Indonesia telah menetapkan Idul Fitri tahun ini jatuh pada Rabu (5/6/2019) besok. 

Penentuan bulan baru dalam kalender Islam berdasarkan pada posisi hilal atau Bulan baru. Untuk menentukan awal Ramadan maupun Hari Idul Fitri, hal yang sentral adalah munculnya Bulan baru atau hilal. Untuk menentukan bulan baru, selama ini di Indonesia ada dua mazhab yakni perhitungan atau hisab dan pengamatan Bulan baru atau rukyat. 

Indonesia memiliki kriteria untuk menentukan awal bulan kalender Hijriah, yang disebut kriteria Imkan Rukyat, atau disebut pula kriteria Menteri-menteri Agama Brunai Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) karena menjadi acuan bagi umat Islam di Asia Tenggara. 

Dalam kriteria Imkan Rukyat, berlaku tinggi Bulan minimal 2 derajat, dengan syarat tambahan umur Bulan minimal 8 jam atau elongasi Bulan-Matahari minimal 3 derajat. Umur Bulan merupakan selisih waktu di antara saat konjungsi atau ijtimak Bulan dan Matahari dengan waktu lokal terbenamnya Matahari.

Peneliti Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ilmu Falak Rukyatul Hilal Indonesia (LP2IF RHI), Marufin Sudibyo dalam tulisannya Menuju Satu Idul Fitri 1440 H di Indonesia menjelaskan, kriteria tersebut dipergunakan baik dari sisi hisab, maupun dari sisi rukyat. 

Dari sisi hisab, jelasnya, apabila posisi Bulan sudah melebihi nilai kriteria ini, awal Bulan Hijriah yang baru sudah terjadi kala Matahari terbenam saat itu. Sementara dari sisi rukyat, kriteria ini juga menjadi alat untuk menerima atau menolak sebuah laporan hasil rukyat. Terutama jika laporan tersebut berdasarkan pada observasi mata telanjang saja, tanpa didukung alat bantu apa pun dan tanpa citra/foto yang menjadi bukti.

Dia mengatakan, konjungsi Bulan dan Matahari terjadi pada Senin 3 Juni 2019 pukul 17.02 WIB. Pada momen ini, di seluruh Indonesia pada saat Matahari terbenam, maka umur Bulan bervariasi, mulai dari terkecil -1,6 jam di Merauke hingga yang terbesar yakni 1,8 jam di Banda Aceh. 

Sedangkan tinggi Bulan pada momen tersebut, juga bervariasi dari yang terkecil -0 derajat 57 menit di Jayapura dan yang terbesar 0 derajat 22 menit di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Sementara elongasi Bulan bervariasi dari yang terkecil 3 derajat di Pelabuhan Ratu sampai 3 derajat 12 menit di Jayapura. 

"Dengan data-data tersebut, maka kriteria Imkan Rukyat tidak terpenuhi dari sisi hisab," kata Ma'rufin. 

Dari hasil Rukyatul Hilal Kementerian Agama, Senin (3/6/2019), di 105 titik lokasi di 34 provinsi di seluruh Indonesia, menunjukkan posisi hilal atau Bulan baru masih di bawah kriteria, tidak ada yang sampai 2 derajat. 

Menteri Agama Lukman Saifuddin mengatakan, dari seluruh wilayah posisi hilal berada -1 derajat 26 menit, sampai -0 derajat 5 menit. Artinya, kata Lukman, dari seluruh wilayah posisi hilal di bawah ufuk. Lukman mengungkapkan, tidak satu pun dari 33 petugas yang berhasil melihat hilal. 

"Maka sebagaimana ketentuan dan kaidah, ketika hal itu terjadi maka bulan Ramadan digenapkan jadi 30 hari. Dengan demikian lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1440 H jatuh pada Rabu 5 Juni 2019." kata Lukman dalam konferensi pers Senin kemarin.

Ma'rufin sudah memprediksikan dari sisi rukyat, hilal mustahil terlihat pada Senin 3 Juni 2019. Sebab, Bulan terbenam lebih dulu dibanding Matahari. 

Mengapa Arab Saudi beda

Ma'rufin mengatakan, negara yang patut menjadi perhatian dalam penentuan Idul Fitri 2019 yakni Arab Saudi. 

Dia menjelaskan, dalam penentuan Idul Fitri Arab Saudi bertumpu pada rukyat. Pada Senin (3/6/2019), segenap wilayah Arab Saudi telah memiliki tinggi Bulan positif saat Matahari terbenam pada waktu setempat. 

Beda dengan Indonesia, yang mana pada waktu yang sama tinggi Bulan masih negatif. Ma'rufin menjelaskan, di Indonesia seluruh data hisab menunjukkan tak ada yang memenuhi kriteria Imkan Rukyat. Di hampir seluruh Indonesia, Bulan sudah berada di ufuk saat terbenam Matahari. Sementara data rukyat juga tak ada yang melaporkan berhasil melihat atau mendeteksi hilal. 

"Sementara di Arab Saudi, terdapat laporan keberhasilan rukyat meski itu kontroversial dari sisi ilmu falak. Laporan tersebut diterima karena pada dasarnya data hisab menunjukkan Bulan masih ada di atas ufuk kala Matahari terbenam," jelas pria yang merupakan peneliti Ikatan Cendekiawan Falak Indonesia (ICFI).

Ma'rufin mengatakan, kriteria yang dipakai Arab Saudi dalam menentukan Idul Fitri dan hilal sama dengan kriteria Wujudul Hilal Muhammadiyah. Namun dalam penentuan waktu ibadah, Arab Saudi menggunakan rukyat.

Dalam kriteria Wujudul Hilal Muhammadiyah, awal Bulan baru dimulai sejak terbenam Matahari yang terjadi untuk pertama kalinya setelah terjadi konjungsi Bulan-Matahari, dan sebelum terbenam Bulan. 

Jadi untuk dapat ditetapkan tanggal 1 pada Bulan baru Hijriyah, pada saat Matahari terbenam tersebut, harus terpenuhi tiga syarat secara kumulatif, yaitu sudah terjadi ijtimak Bulan-Matahari, ijtimak Bulan-Matahari terjadi sebelum terbenam Matahari, dan pada saat terbenam Matahari, Bulan belum terbenam. Jika salah satu saja dari tiga syarat tersebut tidak terpenuhi, maka awal Bulan baru tidak dapat ditetapkan. 

Selain Arab Saudi, negara lain yang patut menjadi perhatian adalah Turki. Ma'rufin menjelaskan, Turki merupakan satu-satunya negara yang telah meratifikasi Resolusi Istanbul. 

Resolusi Istanbul menyebutkan, awal Bulan Hijriah telah terjadi apabila tinggi Bulan minimal 5 derajat dan elongasi Bulan-Matahari minimal 8 derajat di manapun di daratan pada Bumi ini, sepanjang di negara paling timur, yakni Selandia Baru, belum terbit fajar.

Berdasarkan data hisab, Ma'rufin menuliskan, maka pada daratan paling barat, yakni wilayah benua Amerika bagian selatan, telah terjadi tinggi Bulan lebih dari 5 derajat pada saat Matahari terbenam pada 3 Juni 2019. Namun elongasinya masih kurang dari 8 derajat dan demikian pula pada saat Matahari terbenam di Amerika selatan, ternyata di Selandia Baru sudah terjadi terbitnya Matahari.

"Dengan semua kondisi tersebut, Turki telah memutuskan jauh hari sebelumnya bahwa Idul Fitri 1440 H di Turki bertepatan dengan Selasa 4 Juni 2019," ujarnya.

Editor : Jef Syahrul
Sumber : Viva.co.id
Kategori : Serba Serbi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 20 Agustus 2019
Bupati Rohil: Disiplin Harus Melekat pada Diri ASN
Selasa, 20 Agustus 2019
Kakan Kemenang Rohul: Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah Mesti Kedepankan Jalur Musyawarah
Senin, 19 Agustus 2019
23 Ranperda Diusulkan Masuk Prolegda DPRD Pekanbaru Tahun 2020
Senin, 19 Agustus 2019
Ini Pesan dan Harapan Septina di HUT Pramuka ke-58

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Sabtu, 17 Agustus 2019
Galeri Foto: Cara Bupati Alfedri Mengatasi Karhutla
Kamis, 08 Agustus 2019
Tingkatkan Perizinan, Dinas PM-PTSP Kampar Tawarkan Berbagai Kemudahan
Rabu, 24 Juli 2019
Komitmen Majukan Dunia Pendidikan Riau
Senin, 08 Juli 2019
DPRD Pekanbaru Gelar Rapat Paripurna Tentang Ranperda LPP APBD 2018

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 17 Agustus 2019
Peringatan HUT RI di UIR Berjalan Khidmat
Kamis, 15 Agustus 2019
PBAK UIN Suska Riau 2019: Mahasiswa non Muslim Mencapai 70 Orang
Sabtu, 10 Agustus 2019
Mahasiswa UNRI Gelar Penyuluhan Kampung KB di Silikuan Hulu
Jumat, 09 Agustus 2019
Mulai Besok, Unilak Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Gelombang III

Kampus lainnya ...

DewanGerindra
Terpopuler

01

Senin, 19 Agustus 2019 15:25 WIB
Enam Polisi di Riau Dipecat Tidak Hormat
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www