Selasa, 10 Desember 2019

Breaking News

  • Pemprov Riau Bebaskan Denda Pajak Daerah   ●   
  • Riset: Buzzer di Indonesia Digerakkan oleh Agensi   ●   
  • Tim Gabungan Akan Beri Efek Jera untuk Korporasi Pembakar Lahan   ●   
  • PTPN V Remajakan 914 Hektare Sawit Rakyat di Rohil   ●   
  • Tahun Depan, KIT Pekanbaru Sudah Bisa Dijual   ●   
  • 3 Fraksi DPRD Riau Sepakat Sebut Paripurna Pembentukan AKD Cacat Prosedural   ●   
  • Pemko Pekanbaru Bentuk Tim Percepatan KIT   ●   
  • Meubelair Gedung Mapolda Riau Senilai Rp10,5 Miliar Tahap Lelang   ●   
  • LAMR akan Kumpulkan Elemen Masyarakat Bahas Blok Rokan   ●   
  • Unilak Wisuda 1.044 Mahasiswa
Iklan Yamaha Desember 2019

Unjuk Rasa Anti Pemerintah Kembali Terjadi di Hong Kong
Senin, 22 Juli 2019 07:24 WIB
Unjuk Rasa Anti Pemerintah Kembali Terjadi di Hong Kong
Protes anti pemerintah kembali terjadi di Hong Kong. Masyarakat masih tak puas dengan respons dingin pemerintah atas tuntutan mereka untuk tetap bebas. (REUTERS/Jorge Silva)

(CAKAPLAH) - Demo besar anti-pemerintah yang dipicu oleh kemarahan rakyat yang meningkat selama bertahun-tahun atas pemerintahan China kembali muncul di Hong Kong, Ahad (20/7/2019).

Munculnya pawai yang berkelanjutan selama berminggu-minggu, serta konfrontasi kekerasan sporadis antara polisi dan pengunjuk rasa yang keras itu membuat Kota Hong Kong jatuh dalam krisis terburuk dalam sejarah.

Protes tersebut awalnya disulut oleh RUU yang sekarang telah ditangguhkan mengenai ekstradisi ke daratan China.

Namun, sejak itu para pengunjuk rasa telah berkembang menciptakan gerakan yang lebih luas, menyerukan reformasi demokratis, dan hak pilih universal.

Anita Poon (35) salah satu pengunjuk rasa menjelaskan bahwa keinginannya untuk ikut berunjuk rasa muncul setelah menonton unjuk rasa dari orang-orang tua seminggu sebelumnya.

"Ketika nenek-nenek saja turut serta, bagaimana kita bisa hanya menonton TV? Pemerintah belum merespons suara rakyat, itulah sebabnya ini (unjuk rasa) terus terjadi," kata Poon kepada AFP.

Biasanya unjuk rasa berlangsung damai. Namun kadang aksi diikuti dengan bentrokan antara polisi dan sejumlah kelompok demonstran yang lebih brutal.

Para perusuh merasa demonstrasi yang berlangsung damai selama bertahun-tahun tak banyak membuahkan hasil. Hasilnya, kini keamanan diperketat di pusat kota.

Pada akhir unjuk rasa, para demonstran menduduki jalan protokol dekat dengan gedung DPRD dan sebagian pengunjuk rasa berkumpul di luar markas kepolisian yang sebelumnya telah diblokade dua kali.

Pihak anti huru-hara tidak banyak muncul agar menjaga suhu unjuk rasa tetap berjalan kondusif, meskipun polisi mengatakan telah menutup ruang tanggap gawat darurat di markas mereka.

Di bawah kesepakatan penyerahan dengan Inggris pada 1997, China berjanji mengizinkan kebebasan Hong Kong seperti independensi peradilan dan kebebasan berpendapat.

Namun banyak yang menyatakan ketentuan tersebut telah dibatasi, mengacu pada kasus penjual buku yang lenyap, penyingkiran para politisi, dan penahanan pemimpin protes pro-demokrasi.

Pemerintah setempat pun terus menolak seruan permintaan pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat.

Para pengunjuk rasa kini telah berjanji untuk terus menggerakkan massa hingga tuntutan inti mereka terpenuhi, yakni pengunduran diri pemimpin kota Carrie Lam, serta penyelidikan independen terhadap polisi, amnesti dan penarikan permanen tagihan, serta menyerukan hak pilih universal.

Di sisi lain, sekelompok aktivis dari gerakan mandiri membacakan sebuah deklarasi sebelum unjuk rasa yang menggambarkan rasa frustrasi para demonstran. Kalimat yang mereka sampaikan sama dengan yang pernah dibawakan pada penyerbuan DPRD pada 1 Juli.

"Sudah terlalu lama pemerintah berbohong dan menipu dan menolak merespons permintaan rakyat meskipun sejumlah demonstrasi massa terjadi dalam beberapa bulan terakhir," kata pernyataan para aktivis itu.

Steve Vickers, seorang mantan kepala Biro Investigasi Kriminal Polisi mengatakan situasi ketertiban umum bisa jadi akan memburuk dalam beberapa pekan mendatang.

"Polarisasi dalam masyarakat Hong Kong dan situasi yang semakin memanas antara polisi dan demonstran semakin besar," kata Vickers dalam catatan kepada kliennya.

Ketegangan semakin meningkat setelah polisi pada hari Sabtu mengatakan telah menemukan laboratorium amatir yang membuat bahan peledak berkekuatan tinggi.

Seorang pria berusia 27 tahun pun ditangkap disertai dengan sejumlah materi berisi pro kemerdekaan Hong Kong sebagai bukti pendukung.

Editor : Ali
Sumber : Cnnindonesia.com
Kategori : Internasional, Peristiwa, Pemerintahan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
Sabtu, 07 Desember 2019 23:26 WIB
Everton Taklukkan Chelsea 3-1
Selasa, 03 Desember 2019 21:17 WIB
PSMTI Riau Gelar Nobar "Susi Susanti Love All"
Selasa, 03 Desember 2019 07:18 WIB
Pengemis di China Terima Sedekah Secara Digital
Rabu, 04 Desember 2019 05:47 WIB
ManCity Hancurkan Burnley
Selasa, 03 Desember 2019 15:37 WIB
BPS: Impor Riau Turun 16,45 Persen
Selasa, 03 Desember 2019 07:07 WIB
Wartawan Bloomberg Dilarang Liput Kampanye Trump
Minggu, 08 Desember 2019 19:32 WIB
Semarak Kampung Bersama Yamaha Freego
Selasa, 10 Desember 2019 06:09 WIB
Korea Utara Hina Trump Pria Tua yang Labil
0 Komentar
Berita Pilihan
Kamis, 03 Oktober 2019
Tokoh Masyarakat Ingin Sekda Riau dari Indragiri, Ini Alasannya
Kamis, 03 Oktober 2019
Sayonara KPK
Jumat, 04 Oktober 2019
Sebelum Ditemukan Meninggal di Mobil, Korban Sempat Senang-senang di Karaoke
Minggu, 06 Oktober 2019
Heboh Penemuan Potongan Mirip Tangan Manusia di Kampar, Ini Penjelasan Polisi
Minggu, 06 Oktober 2019
Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2019
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 10 Desember 2019
Pulau Rupat dan Pulau Basu Pusat Keanekaragaman Hayati
Senin, 09 Desember 2019
Taman Perkantoran Walikota di Tenayan Raya Bakal jadi Ikon Wisata Pekanbaru
Senin, 09 Desember 2019
PWI Sampaikan Cara Kerja Wartawan, Kades dan Kasek se-Tambang Antusias
Senin, 09 Desember 2019
Yuk, Saksikan Festival Teater Islam Dunia I di Susiana Tabrani Convention Hall

Serantau lainnya ...
Jumat, 29 November 2019
Yuk! Coba 6 Aktivitas Seru ini untuk Mengisi Waktu Akhir Pekan Kamu Bersama Anak
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 10 Desember 2019
Dinilai Optimal Selesaikan Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan, Rohul Raih Penghargaan Prestisius
Rabu, 13 November 2019
Berdirinya UPTD Metrologi Kuansing: Konsumen Terlindungi, Daerah pun Dapat PAD
Selasa, 12 November 2019
Riau Pertahankan Gelar Juara Umum Porwil Sumatra
Jumat, 08 November 2019
Program Pamsimas Jadikan Pola Hidup Masyarakat Rohil Lebih Bersih

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 06 Oktober 2019
5 Cara Sederhana Turunkan Kolesterol Jahat Dalam
Selasa, 10 September 2019
Hasil Penelitian, Tingkat Stres Mahasiswi Lebih Tinggi dari Mahasiswa
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 06 Desember 2019
UIR-Pemkab Kampar Sepakat Majukan Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
Jumat, 29 November 2019
UIR Jalin Kerjasama dengan Unisel Malaysia
Selasa, 26 November 2019
UIR-Kemenlu Teken MoU, Rektor Resmikan Pusat Studi Asia Pasifik di Fisipol UIR
Sabtu, 23 November 2019
Magister Ilmu Hukum Unilak Gelar Kuliah Umum, Bahas RUU Pertanahan

Kampus lainnya ...

Hotel Prime Park
Terpopuler

02

04

Iklan Nasarudin Pelalawan 1
Foto
PTPN5
Pangeran Hotel
Selasa, 08 Oktober 2019
Kini Warga Bisa Lakukan Setoran Haji di Kantor Kas BRK Syariah Kemenag Rohul
Minggu, 15 September 2019
PT PSPI Bagikan 2.500 Masker ke Masyarakat Kampar Kiri
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas

CSR lainnya ...
April HUT 3 Kabupaten
Kamis, 03 Oktober 2019
Mengenal Sosok Lora Fadil, Anggota DPR Boyong Tiga Istri Saat Pelantikan hingga Tidur Diruang Paripurna
Minggu, 29 September 2019
Mikha Tambayong: Sehat Itu Murah dan Menyenangkan
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www