Kamis, 22 Agustus 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Unjuk Rasa Anti Pemerintah Kembali Terjadi di Hong Kong
Senin, 22 Juli 2019 07:24 WIB
Unjuk Rasa Anti Pemerintah Kembali Terjadi di Hong Kong
Protes anti pemerintah kembali terjadi di Hong Kong. Masyarakat masih tak puas dengan respons dingin pemerintah atas tuntutan mereka untuk tetap bebas. (REUTERS/Jorge Silva)

(CAKAPLAH) - Demo besar anti-pemerintah yang dipicu oleh kemarahan rakyat yang meningkat selama bertahun-tahun atas pemerintahan China kembali muncul di Hong Kong, Ahad (20/7/2019).

Munculnya pawai yang berkelanjutan selama berminggu-minggu, serta konfrontasi kekerasan sporadis antara polisi dan pengunjuk rasa yang keras itu membuat Kota Hong Kong jatuh dalam krisis terburuk dalam sejarah.

Protes tersebut awalnya disulut oleh RUU yang sekarang telah ditangguhkan mengenai ekstradisi ke daratan China.

Namun, sejak itu para pengunjuk rasa telah berkembang menciptakan gerakan yang lebih luas, menyerukan reformasi demokratis, dan hak pilih universal.

Anita Poon (35) salah satu pengunjuk rasa menjelaskan bahwa keinginannya untuk ikut berunjuk rasa muncul setelah menonton unjuk rasa dari orang-orang tua seminggu sebelumnya.

"Ketika nenek-nenek saja turut serta, bagaimana kita bisa hanya menonton TV? Pemerintah belum merespons suara rakyat, itulah sebabnya ini (unjuk rasa) terus terjadi," kata Poon kepada AFP.

Biasanya unjuk rasa berlangsung damai. Namun kadang aksi diikuti dengan bentrokan antara polisi dan sejumlah kelompok demonstran yang lebih brutal.

Para perusuh merasa demonstrasi yang berlangsung damai selama bertahun-tahun tak banyak membuahkan hasil. Hasilnya, kini keamanan diperketat di pusat kota.

Pada akhir unjuk rasa, para demonstran menduduki jalan protokol dekat dengan gedung DPRD dan sebagian pengunjuk rasa berkumpul di luar markas kepolisian yang sebelumnya telah diblokade dua kali.

Pihak anti huru-hara tidak banyak muncul agar menjaga suhu unjuk rasa tetap berjalan kondusif, meskipun polisi mengatakan telah menutup ruang tanggap gawat darurat di markas mereka.

Di bawah kesepakatan penyerahan dengan Inggris pada 1997, China berjanji mengizinkan kebebasan Hong Kong seperti independensi peradilan dan kebebasan berpendapat.

Namun banyak yang menyatakan ketentuan tersebut telah dibatasi, mengacu pada kasus penjual buku yang lenyap, penyingkiran para politisi, dan penahanan pemimpin protes pro-demokrasi.

Pemerintah setempat pun terus menolak seruan permintaan pemilihan kepala daerah secara langsung oleh rakyat.

Para pengunjuk rasa kini telah berjanji untuk terus menggerakkan massa hingga tuntutan inti mereka terpenuhi, yakni pengunduran diri pemimpin kota Carrie Lam, serta penyelidikan independen terhadap polisi, amnesti dan penarikan permanen tagihan, serta menyerukan hak pilih universal.

Di sisi lain, sekelompok aktivis dari gerakan mandiri membacakan sebuah deklarasi sebelum unjuk rasa yang menggambarkan rasa frustrasi para demonstran. Kalimat yang mereka sampaikan sama dengan yang pernah dibawakan pada penyerbuan DPRD pada 1 Juli.

"Sudah terlalu lama pemerintah berbohong dan menipu dan menolak merespons permintaan rakyat meskipun sejumlah demonstrasi massa terjadi dalam beberapa bulan terakhir," kata pernyataan para aktivis itu.

Steve Vickers, seorang mantan kepala Biro Investigasi Kriminal Polisi mengatakan situasi ketertiban umum bisa jadi akan memburuk dalam beberapa pekan mendatang.

"Polarisasi dalam masyarakat Hong Kong dan situasi yang semakin memanas antara polisi dan demonstran semakin besar," kata Vickers dalam catatan kepada kliennya.

Ketegangan semakin meningkat setelah polisi pada hari Sabtu mengatakan telah menemukan laboratorium amatir yang membuat bahan peledak berkekuatan tinggi.

Seorang pria berusia 27 tahun pun ditangkap disertai dengan sejumlah materi berisi pro kemerdekaan Hong Kong sebagai bukti pendukung.

Editor : Ali
Sumber : Cnnindonesia.com
Kategori : Internasional, Peristiwa, Pemerintahan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
Senin, 19 Agustus 2019 16:00 WIB
Coutinho Resmi Gabung Bayern Munchen
Jum'at, 16 Agustus 2019 05:50 WIB
Barcelona Tanpa Messi di Laga Pembuka LaLiga
Kamis, 15 Agustus 2019 17:31 WIB
Seluruh Desa di Rohul Sudah Dialiri Listrik
Senin, 19 Agustus 2019 17:46 WIB
RAPP Turut Sukseskan Event Pacu Jalur 2019
Minggu, 18 Agustus 2019 09:14 WIB
Hari Ini Titik Api di Riau Berkurang
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 21 Agustus 2019
Calon Penghulu Laporkan Panitia Pilpeng Labuhan Papan ke Bupati Rohil
Selasa, 20 Agustus 2019
Bupati Rohil: Disiplin Harus Melekat pada Diri ASN
Selasa, 20 Agustus 2019
Kakan Kemenang Rohul: Penyelesaian Konflik Rumah Ibadah Mesti Kedepankan Jalur Musyawarah
Senin, 19 Agustus 2019
23 Ranperda Diusulkan Masuk Prolegda DPRD Pekanbaru Tahun 2020

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Sabtu, 17 Agustus 2019
Galeri Foto: Cara Bupati Alfedri Mengatasi Karhutla
Kamis, 08 Agustus 2019
Tingkatkan Perizinan, Dinas PM-PTSP Kampar Tawarkan Berbagai Kemudahan
Rabu, 24 Juli 2019
Komitmen Majukan Dunia Pendidikan Riau
Senin, 08 Juli 2019
DPRD Pekanbaru Gelar Rapat Paripurna Tentang Ranperda LPP APBD 2018

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 21 Agustus 2019
Unri Gelar Seminar Teknologi dan Pengelolaan Lingkungan Tropis
Sabtu, 17 Agustus 2019
Peringatan HUT RI di UIR Berjalan Khidmat
Kamis, 15 Agustus 2019
PBAK UIN Suska Riau 2019: Mahasiswa non Muslim Mencapai 70 Orang
Sabtu, 10 Agustus 2019
Mahasiswa UNRI Gelar Penyuluhan Kampung KB di Silikuan Hulu

Kampus lainnya ...

DewanGerindra
Terpopuler

01

Senin, 19 Agustus 2019 15:25 WIB
Enam Polisi di Riau Dipecat Tidak Hormat
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www