Minggu, 25 Agustus 2019

Breaking News

  • 5 Bulan Menunggak, Dewan Minta Penghuni Rusunawa Yos Sudarso Taat Aturan   ●   
  • Bawang Merah Sebabkan Inflasi di Riau 0,11 Persen   ●   
  • 100 Hari Pertama sebagai Gubernur, Syamsuar Disibukkan dengan Kampanye Capres   ●   
  • Penculik Anak di Siak Ternyata Sering Cabuli Anak Tirinya   ●   
  • Kasus Rommy, Tiga Pejabat Kemenag Diperiksa KPK   ●   
  • Warga Bengkalis Tewas Disambar Petir Saat Menanam Kacang   ●   
  • Demokrat Riau Kampanye Akbar 11 April di Pekanbaru, SBY dan AHY Tak Hadir   ●   
  • KPK Ingatkan Pemilih Jangan Minta Uang ke Caleg   ●   
  • Amril Mukminin Sampaikan 13 Program Strategis Pemkab Bengkalis   ●   
  • Komisi IV DPRD Riau Minta PUPR Cek Dugaan Retak Flyover Mal SKA
Muhibbah

Sempena HUT Ke-62 Riau,
CCL Bahas Tiga Persoalan Krusial di Riau
Senin, 12 Agustus 2019 19:06 WIB

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Sempena Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Riau masih ada segudang pekerjaan rumah Gubernur Riau Syamsuar bersama Wakil Gubernur Edy Natar Nasution yang harus dituntaskan.

Namun dari berbagai pekerjaan yang paling krusial yakni masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), narkoba dan korupsi.

Berangkat dari tiga persoalan itu CAKAPLAH.com bekerjasama dengan Ceria TV mengadakan diskusi "Cakap Cakap Lepas" (CCL) yang berlangsung pada Kamis (8/8/2019) malam.

Diskusi yang mengangkat tema "Riau 62 Tahun Kini dan Akan Datang, Lebih Baikkah Kedepan?" tersebut dipandu DR Zulkarnain Kadir SH MH. Pria yang akrab disapa ZK ini merupakan Dewan Pembina Yayasan Lembaga Pendidikan Indonesia (YLPI) Riau.

Ia juga merupakan salah satu pendiri grup diskusi WhatsApp Cakaplah yang beranggotakan 150 lebih member dari berbagai latar belakang. ZK juga merupakan salah satu founding media online CAKAPLAH.COM.

Dalam edisi perdana ini, CCL menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten mulai dari akademisi, anggota DPRD Riau terpilih hingga pegiat lingkungan.

Mereka adalah Agung Nugroho anggota DPRD Riau terpilih dari Partai Demokrat daerah pemilihan Kota Pekanbaru. Ia juga tercatat sebagai Ketua DPC Demokrat Kota Pekanbaru.

Narasumber lainnya dari kampus adalah DR Aidil Haris SSos MSi. Ia merupakan dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Riau (Umri). Kemudian DR Rawa El Amady MA yang merupakan pakar antropologi politik Provinsi Riau yang kini aktif sebagai pegiat lingkungan dan menjabat Direktur Scale Up.

Ketiga narasumber tersebut beradu argumen saat pemandu acara CCL melemparkan pertanyaan terkait tiga persoalan tersebut.

Diskusi pertama membahas soal peredaran narkoba yang sangat luar biasa. Dimana Riau masuk lima besar peredaran narkoba di Indonesia.

Menyikap persoalan itu, Aidil Haris menilai memang narkoba ini sudah menjadi penomenal. Dan ini menjadi potret negatif Riau yang perlu sikapi semua pihak. "Masalah narkoba kalau kita amati memang harus ada tindak tegas aparat hukum," ujarnya.

Aparat hukum diharapkan bisa menutup semua pelabuhan-palabuhan tikus yang menjadi pintu masuknya narkoba.

"Masuknya narkoba ini karena banyak pelabuhan masyarakat yang tidak bisa dipantau oleh aparat. Maka aparat seperti BNN harus mengidentifikasi kawasan mana yang potensi masuk," ujarnya.

Di samping itu, menurutnya harus ada semacam pemberdayaan yang dilakukan pemerintah, mulai dari tingkat sekolah dasar sampai jenjang atas. "Karena jika ini tidak diantisipasi, maka masalah narkoba bisa menjadi lembah hitam bagi generasi muda," cetusnya.

Sementara, Agung Nugroho mengatakan sebagai generasi muda melihat persoalan narkoba karena dua faktor, uang dan pekerjaan.

"Kenapa masyarakat jual narkoba, ini karena uang yang dengan mudah didapatkan. Maka salah satu cara untuk meminimalisir peredaran harus terbukanya lapangan pekerjaan," katanya.

Selain itu, Agung juga menyarankan pemerintah mulai mengantisipasi narkoba di sekolah-sekolah, untuk memberikan pemahaman agama kepada siswa.

"Karena yang bisa merubah orang tidak mengkonsumsi dan mengedarkan narkoba hanya agama. Maka perlu dilakukan pendekatan agama kepada generasi muda, agar mereka terhindar dari penyalahgunaan narkoba," terangnya.

Sedangkan Rawa melihat persoalan narkoba ini tak lepas peranan oknum. Maka untuk memberantas narkoba tidak hanya peran pemerintah daerah, tapi juga pusat.

"Saya senang melihat oknum polisi yang menyalahgunakan narkoba, mudah-mudah ini menjadi trand bagus," katanya.

Tak hanya itu, Rawa juga menyarankan agar semua pelayanan kepada masyarakat bisa mengisyaratkan bebas dari narkoba, bukan hanya rumah sakit, tapi sekolah.

"Pemerintah memberi tanggung jawab kepada keluarga, ketika anak terlibat narkoba orang tuanya juga harus ada sanksi. Karena kuncinya ada di keluarga, karena tidak membangun anaknya dengan baik. Kita sangat setuju dengan adanya wacana tes narkoba sebagai syarat nikah," tegasnya.

Topik hangat yang menjadi pembahasan CCL yakni masalah korupsi. Apakah korupsi ini sudah menjadi budaya di Bumi Lancang Kuning?

Aidil Haris melihat persoalan korupsi ini perlu adanya revolusi mental, sehingga ada pemahaman tersendiri bagi ASN.

"Karena secara tak langsung ASN belum bisa membatasi dengan persoalan politis. Ketika sudah masuk ranah itu, tak bisa membatasi maka masuk ke jalan yang salah," katanya.

"Kondisi ini bisa diantisipasi dengan revolusi mental yang dilakukan kepala daerah. Sehingga ASN tak besentuhan langsung dengan masalah politis, sehingga korupsi merajalela. Kalau boleh kita katakan korupsi ini seperti lingkaran setan, karena berputar ke situ-situ juga. Wajar saja Riau menjadi kasus terkorupsi tertinggi 3 berdasarkan data KPK," cakapnya.

Berbeda dengan Agung Nugroho, dia menilai korupsi bukan sebuah budaya, tapi ini lebih ke personal, sehingga ini perlu pencegahan.

"Kalau sarankan ini perlu pembimbing kepada kepala daerah seperti DKI. Mereka berani terbuka, jika maju berkompetensi pilkada murni untuk menjalankan amanah, bukan membeli suara rakyat," cetusnya.

Kemudian untuk masalah Karhutla, Agung menyatakan asap sudah menjadi pandangan jelek. Apalagi posisi Riau yang berdekatan Malaysia

"Siapa yang salah? Karhutla ini terjadi karena kontur lahan Riau merupakan gambut, sehingga ketika terbakar menimbulkan asap,"

Karena itu, Agung meminta Kementerian LHK bisa membuat kajian ulang dan menghentikan izin perkebunan.

"Mana lahan akan rentan dibakar, cari solusinya. Hentikan perizinan perkebunan, kalau dibuka terus akan menyebabkan masalah baru," ujarnya.

Soal Karhutla, Aidil Haris melihat persoalan Karhutla sama dengan korupsi. "Selama penegak hukum hanya mengadili orang yang bakar tapi aktornya tidak, maka kebakaran akan terjadi setiap tahunnya," katanya.

Untuk itu, menurut Aidil penegak hukum harus bersikap tegas jika ada korporasi membakar lahan dicabut izinnya.

"Kenapa harus ditahan-tahan, seolah-olah penegakan hukum dan pemerintahan bermain disitu. Sehingga stigma itu yang muncul. Padahal belum tentu juga itu benar," sebutnya.

Usai pembahasan, ketiga narasumber CCL menyampaikan harapan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau dalam momentum HUT ke-62 Riau.

"Harapan kami gubernur bisa bina anak bangsa, jangan hanya bicara retorika. Kemudian pemerintah harus menyediakan tempat untuk anak bisa berkreasi, ini merupakan pencegahan untuk narkoba," ungkap Agung.

"Kami minta gubernur harus fokus dengan visi misi. Komitmen itu menjadi penting untk membangun Riau lebih baik," pesan Aidil Haris.

"Riau hijau bermartabat saya harap tidak hanya simbolis. Tapi menjadi budaya hidup bagi masyarakat. Untuk itu SDM dan kesehatan harus menjadi fokus Riau ke depan," pinta Rawa.

Dialog dalam program Cakap Cakap Lepas episode selanjutnya adalah mengangkat tema, "Perlukah Riau Berutang untuk Pembangunan?", dengan menghadirkan berbagai narasumber berkompeten.

Penulis : Amin
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Serba Serbi, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Senin, 06 Maret 2017 18:12 WIB
Geerts Wilders Kembali 'Kampanye' Anti Islam
Kamis, 19 Januari 2017 16:41 WIB
Cakaplah.com Bisa Didownload di Playstore
0 Komentar
Berita Pilihan
Sabtu, 22 Juni 2019
Heboh, Warga Siak Temukan Bayi Baru Lahir dalam Kantong Plastik
Sabtu, 22 Juni 2019
Gubernur Riau Batalkan Kerjasama Pembuatan Aplikasi Pengaduan dengan Telkomsel
Sabtu, 22 Juni 2019
Supporter Tuding Gubernur Tak Serius Bantu PSPS Riau
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 24 Agustus 2019
Polres Inhu Tangkap 3 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba
Sabtu, 24 Agustus 2019
Publikasikan Wisata Riau, SEF Taja Workshop Tourism 'Guide Zaman Now'
Jumat, 23 Agustus 2019
Dibangun Swadaya, Dandim 0321/Rohil Resmikan Masjid Junud Al-Qodim
Kamis, 22 Agustus 2019
Danrem 031/WB Bangga Terhadap Prajurit Kodim Bengkalis

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 22 Agustus 2019
Tingkat Sinergitas Pelayanan Perizinan, DPMPTSP Bengkalis Gelar Rakor
Sabtu, 17 Agustus 2019
Galeri Foto: Cara Bupati Alfedri Mengatasi Karhutla
Kamis, 08 Agustus 2019
Tingkatkan Perizinan, Dinas PM-PTSP Kampar Tawarkan Berbagai Kemudahan
Rabu, 24 Juli 2019
Komitmen Majukan Dunia Pendidikan Riau

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!
Jumat, 14 Juni 2019
4 Tes Untuk Mencari Tahu Seseorang Mandul atau Tidak
Kamis, 16 Mei 2019
Memahami 5 Jenis Kerutan pada Wajah dan Tips Mengatasinya

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 21 Agustus 2019
Unri Gelar Seminar Teknologi dan Pengelolaan Lingkungan Tropis
Sabtu, 17 Agustus 2019
Peringatan HUT RI di UIR Berjalan Khidmat
Kamis, 15 Agustus 2019
PBAK UIN Suska Riau 2019: Mahasiswa non Muslim Mencapai 70 Orang
Sabtu, 10 Agustus 2019
Mahasiswa UNRI Gelar Penyuluhan Kampung KB di Silikuan Hulu

Kampus lainnya ...

DewanGerindra
Terpopuler

01

Senin, 19 Agustus 2019 15:25 WIB
Enam Polisi di Riau Dipecat Tidak Hormat
Foto
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas
Jumat, 26 April 2019
Kembangkan Industrialisasi UMKM RAPP Gelar Temu Usaha Pelaku UMKM
Minggu, 07 April 2019
BOB Bantu Ruang Kelas untuk MTs LKMD Kasikan, Kampar

CSR lainnya ...
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah
Selasa, 25 Juni 2019
Kata Gisella Anastasia Soal Kabar Prewedding di Australia
Kamis, 20 Juni 2019
Gus Miftah Beberkan Rencana Deddy Corbuzier Setelah Mualaf

Selebriti lainnya ...
Senin, 22 April 2019
Infrastruktur Jalan, Listrik dan Pendidikan jadi Aduan Masyarakat ke Samsurizal Budi saat Reses
Senin, 22 April 2019
Terkait Persoalan PLN, Ketua DPRD Siak: Wajar Saja Kekesalan Warga Memuncak
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Berang Pemkab Siak Tak Serius Sikapi Permasalahan Kampung
Senin, 22 April 2019
Ketua DPRD Siak: Gubri Komit Bangun Tanjung Buton

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www