Senin, 14 Oktober 2019

Breaking News

  • Pemko Pekanbaru Bentuk Tim Percepatan KIT   ●   
  • Pemprov Riau Bebaskan Denda Pajak Daerah   ●   
  • Riset: Buzzer di Indonesia Digerakkan oleh Agensi   ●   
  • Tim Gabungan Akan Beri Efek Jera untuk Korporasi Pembakar Lahan   ●   
  • PTPN V Remajakan 914 Hektare Sawit Rakyat di Rohil   ●   
  • Tahun Depan, KIT Pekanbaru Sudah Bisa Dijual   ●   
  • 3 Fraksi DPRD Riau Sepakat Sebut Paripurna Pembentukan AKD Cacat Prosedural   ●   
  • Meubelair Gedung Mapolda Riau Senilai Rp10,5 Miliar Tahap Lelang   ●   
  • Unilak Wisuda 1.044 Mahasiswa   ●   
  • LAMR akan Kumpulkan Elemen Masyarakat Bahas Blok Rokan
Iklan Yamaha
Polling
5 Bakal Calon Pilkada Pelalawan, Siapakah Pilihan Anda?


CAKAP RAKYAT
Darurat Asap dan KPK
Senin, 16 September 2019 15:00 WIB
Darurat Asap dan KPK

ADA dua isu sangat seksi pekan ini. Pertama, Riau dilamun asap; kedua, KPK shutdown. Shutdown dalam bahasa komputer artinya tutup atau dimatikan. Kabut asap dan KPK dalam situasi darurat. Kedua-duanya seperti ungkapan Latin: periculum in mora, ditunda menyebabkan maut. Bila kita sedikit memiliki awareness (keinsyafan), kedua-duanya mutlak direspon. Asap menantang keinsyafan kemanusiaan, sementara pelemahan KPK menantang keinsyafan moralitas.

Idealnya, kedua-duanya direspon dalam satu tarikan nafas, bila kita mampu kompak bergerak serentak. Kedua persoalan ini sudah tersundak di bahu, sanggup tak sanggup harus dihadapi. Tak ada pedang bambu runcing kita acungkan, tak ada karabin senapang lantak kita kokang. Kalau takut dilamun ombak jangan berumah di tepi pantai. Kalau tak berani berhadapan dengan kedua isu tersebut, tiarap sajalah, tutup mata tutup telinga tutup hidung.

Sesungguhnya, bila pengalaman digunakan sebagai acuan, masyarakat Riau khususnya, sudah khatam berkali-kali dengan musibah kabut asap. Entah sudah berapa dekade kabut asap selalu datang dan datang lagi. Dalam Buku Catatan Harian H. Tengku Said Jaafar (Ketua DPRD Tk II Kabupaten Kampar 1971-1977), yang dihimpun dalam buku Nasehat Sepanjang Zaman (Warisan untuk Lintas Generasi), yang diberi Kata Pengantar oleh budayawan DR. Tennas Effendi, Riau sudah mengalami kabut asap pada tahun 1972. Dalam buku tersebut antara lain tertulis: “Lagi-lagi Riau mendapat bencana kabut. Sengaja aku catat dalam buku ini tentang keadaan udara yang kabut seperti ditutup embun saja. Kemarau Panjang melanda negeri ini sejak bulan April sampai saat ini. Bulan September 1972, permukaan langit mulai ditutup kabut…” Sampai sekarang penyakit itu tak sembuh-sembuh. Hilang setahun dua, kemudian bangkit lagi.

Dari tahun ke tahun begitu, di darat petugas bekerja keras bertempur memadamkan titip api, di udara pesawat terbang melayang-layang menyirami awan dengan garam untuk membuat hujan buatan. Tidak pula sedikit pesawat yang menjatuhkan bom air di tengah gambut yang sedang terbakar. Tragisnya, setiap kali, akhirnya kita menyerah mengharap hujan buatan Tuhan dari langit. Maka, dimana-mana masyarakat dan kantor-kantor, sekolah-sekolah melaksanakan sholat Istisqa, minta hujan.

Darimana datangnya asap kalau bukan dari api. Tak perlu ada pembuktian. Darimana datangnya api? Ini perlu pembuktian. Tapi dari tahun ke tahun kita selalu tuding-tudingan. Masyarakat menuding korporasi yang membakar, korporasi menuding masyarakat perambah hutan yang membakar. Tangkap, lepas, tangkap, lepas, itulah kerja kita bertahun-tahun. Artinya, kita sudah berpengalaman, tapi tak mampu belajar dari pengalaman sebagaimana keledai belajar dari pengalaman sehingga tak akan terperosok ke lubang yang sama untuk kedua kalinya.

Pelemahan KPK

Dalam bidang korupsi yang membuat kita berurusan dengan KPK pun panjang kisahnya kalau mau ditulis satu persatu. Banyak anak negeri, para pemimpin, politisi dan pebisnis yang tersandung kasus penyalahgunaan kekuasaan. Makhluk yang bernama kekuasaan, “memang kek gitu orangnya”, bersaudara kandung dengan penyalahgunaan. Semakin besar kekuasaannya semakin besar peluang untuk disalahgunakan.

Gerangan adakah aparat penegak hukum? Ada. Banyak. Tapi mereka juga terpapar fenomena, mereka “memang kek gitu orangnya”. Maka umum kita dengar di kedai kopi, ada istilah mafia kasus, mafia peradilan, kongkalingkong, patgulipat. Oleh karena itu dibentuklah oleh DPR Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang terkenal dengan UU KPK.

Mari baca baik-baik konsideran (pertimbangan) mengapa UU KPK itu dibentuk. Huruf (a) berbunyi: “bahwa dalam rangka mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pemberantasan tindak pidana korupsi yang terjadi sampai sekarang belum dapat dilaksanakan secara optimal. Oleh karena itu, pemberantasan tindak pidana korupsi perlu ditingkatkan secara profesional, intensif, dan berkesinambungan karena korupsi telah merugikan keuangan negara, perekonomian negara, dan menghambat pembangunan nasional; huruh (b) berbunyi: “bahwa lembaga pemerintah yang menangani perkara tindak pidana korupsi belum berfungsi secara efektif dan efisien dalam memberantas tindak pidana korupsi.”

Dalam Penjelasan UU KPK tersebut yang merupakan bagian tak terpisahkan, antara lain diuraikan bahwa kejahatan tindak pidana korupsi tidak lagi dapat digolongkan sebagai kejahatan biasa melainkan telah menjadi suatu kejahatan luar biasa. Maka pemberantasannya juga dituntut dengan cara-cara yang luar biasa. Maka untuk menegakkan UU KPK tersebut dibentukah sebuah lembaga superbody yakni KPK, suatu badan khusus yang mempunyai kewenangan luas, independen serta bebas dari kekuasaan manapun dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi.

Apa boleh buat, dalam penegakan UU KPK tersebut terjeratlah oknum pejabat-pejabat penting di berbagai institusi, dan beberapa personil pimpinan Badan Anggaran DPR-RI pada masanya. Yang paling heboh adalah tersangkutnya Setya Novanto, Ketua DPR-RI pada masanya. Maka karena “esprit de corp”, DPR pun bereaksi ingin mengubah UU KPK antara lain dengan menghilangkan kewenangan penyadapan. Gayung bersambut. DPR diam-diam mendapat dukungan dari pihak-pihak yang merasa terganggu dengan keberadaan KPK termasuklah para koruptor, calon koruptor dan para politisi bunglon. DPR beralasan ingin memperkuat KPK, opini masyarakat sebaliknya, memandang DPR justru sebenarnya ingin memperlemah KPK. Upaya ini sudah lama dilakukan DPR, terakhir pekan lalu. RUU inisiatif DPR tersebut kelihatannya akan disetujui menjadi Undang-Undang.

Bangsa kita sebenarnya sudah khatam juga dengan kasus-kasus korupsi dan perilaku koruptif para pemegang kekuasaan (eksekutif, legislatif, yudikatif). Juga membaca halaman demi halaman sepak terjang KPK. Kalau kita sekarang melakukan shutdown terhadap KPK, maka berarti kita tidak mampu belajar dari pengalaman sebagaimana keledai belajar dari pengalaman sehingga tak akan terperosok ke lubang yang sama untuk kedua kalinya.

Parlemen Jalanan

Lupakan parlemen (DPR). Mahasiswalah yang memiliki keinsyafan orisinil dan mampu mengukir sejarah. Mahasiswa itu parlemen jalanan yang sangat terhormat. Sebab, tanpa digaji, tanpa fasilitas dan tanpa perjalanan dinas dan studi banding ke luar negeri, parlemen jalanan ini mampu menjujung tinggi idealisme menyuarakan amanat penderitaan rakyat. Bila mereka berkehendak jangankan mencegah DPR melakukan pelemahan KPK, jangankan memadamkan api kebakaran hutan dan lahan, membuat revolusi pun mereka mampu.

Ada ribuan mahasiswa baru 2019. Para senior ajari mereka untuk berani berunjuk rasa. Ajari mereka orasi di panggung terbuka. Ajari mereka berani berteriak mengatakan pemerintah dan DPR tidak berniat memberantas korupsi, tak sungguh-sungguh memadamkan api, tak mampu belajar dari pengalaman lebih bodoh dari keledai, banyak janji bohong, pengecut, membiarkan korupsi membiarkan perambahan hutan merajalela, aparat penegak hukum mandul, dan sebagainya dan sebagainya. Walaupun belum tentu benar seratus persen. Tapi sekurang-kurangnya ungkapan-ungkapan retoris seperti itu taklah salah semua apalagi dalam semangat anti korupsi dan anti kolusi. Hidup Mahasiswa!!

Penulis : DR. drh Chaidir MM, Mantan Ketua DPRD Provinsi Riau
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Riau, Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
5 Bakal Calon Pilkada Pelalawan, Siapakah Pilihan Anda?

Berita Terkait
Kamis, 03 Oktober 2019 14:06 WIB
Sayonara KPK
Jum'at, 06 September 2019 14:32 WIB
Menakar Panggung Politik Riau
Senin, 05 Agustus 2019 14:48 WIB
Waspada Musim Rawan Korupsi
Selasa, 20 Agustus 2019 15:30 WIB
Langkah Mundur Bernegara
Senin, 05 Agustus 2019 20:44 WIB
Selamat Bertugas Komisioner KPI 2019-2022
Selasa, 03 Juli 2018 19:36 WIB
Kesatria Politik
Rabu, 14 Agustus 2019 19:44 WIB
Utang Pemprov: Tepuk Dada Tanya Selera
Jum'at, 12 Januari 2018 20:33 WIB
Ketika Satgas Kebersihan Dikeroyok Massa
Selasa, 19 Desember 2017 20:27 WIB
Gaya Hidup yang Beresiko Akhiri Hidup
Senin, 05 Agustus 2019 12:02 WIB
Menyingkap Lelang Jabatan
Jum'at, 10 November 2017 17:04 WIB
Sedihnya Melihat Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan
Jum'at, 09 Agustus 2019 21:48 WIB
Membangkit Batang Terendam
Sabtu, 29 April 2017 14:11 WIB
Pembicaraan Politik dalam Pemilukada
Selasa, 27 Agustus 2019 12:51 WIB
UIR, Menuju PT Berkelas Dunia
0 Komentar
Berita Pilihan
Kamis, 03 Oktober 2019
Tokoh Masyarakat Ingin Sekda Riau dari Indragiri, Ini Alasannya
Kamis, 03 Oktober 2019
Sayonara KPK
Jumat, 04 Oktober 2019
Sebelum Ditemukan Meninggal di Mobil, Korban Sempat Senang-senang di Karaoke
Minggu, 06 Oktober 2019
Heboh Penemuan Potongan Mirip Tangan Manusia di Kampar, Ini Penjelasan Polisi
Minggu, 06 Oktober 2019
Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2019
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 14 Oktober 2019
Tutup Air Force Expo 2019, Danlanud: Semoga TNI Jadi Kebanggaan Rakyat
Senin, 14 Oktober 2019
Klinik Prodia Luncurkan Inovasi Genomics yang Menggunakan Teknologi Terbaru
Minggu, 13 Oktober 2019
Siapkan Manusia Unggul, Pemkab Rohul Fokus Bangun Daerah dari Desa
Minggu, 13 Oktober 2019
PWI Kampar Gelar Raker dan Family Gathering di Sumbar

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
45 Anggota DPRD Pekanbaru Ikuti Orientasi
Selasa, 08 Oktober 2019
Riau Terima Penghargaan Innovative Goverment Award 2019 dari Mendagri RI
Jumat, 04 Oktober 2019
Galeri Foto: Pimpinan Definitif DPRD Kampar Ucapkan Sumpah Janji
Selasa, 01 Oktober 2019
Pimpinan DPRD Dilantik, Walikota Pekanbaru Harap Segera Jalankan Fungsinya

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 06 Oktober 2019
5 Cara Sederhana Turunkan Kolesterol Jahat Dalam
Selasa, 10 September 2019
Hasil Penelitian, Tingkat Stres Mahasiswi Lebih Tinggi dari Mahasiswa
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 07 Oktober 2019
Pascasarjana Unilak Yudisium 53 Orang, Pemuncak Diberi Penghargaan
Selasa, 01 Oktober 2019
Rektor UIR Minta Digelar Liga Mahasiswa Antar ASEAN
Senin, 30 September 2019
Dies Natalis ke-57 UIR Bertabur Rewards untuk Dosen, Pegawai dan Mahasiswa
Kamis, 26 September 2019
Prof Thamrin Dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Hukum UIR

Kampus lainnya ...
Polling
5 Bakal Calon Pilkada Pelalawan, Siapakah Pilihan Anda?


April HUT 3 Kabupaten
Terpopuler

01

Sabtu, 12 Oktober 2019 18:54 WIB
Kenapa Orang China Mendadak Borong Mie Instan?

02

Sabtu, 12 Oktober 2019 17:37 WIB
Sopir Mengantuk, Mobil Ertiga Terjun ke Jurang
Iklan Mitsubishi Xpander
Foto
Iklan Pelantikan Wahid
Iklan IRMI SYAKIP
Selasa, 08 Oktober 2019
Kini Warga Bisa Lakukan Setoran Haji di Kantor Kas BRK Syariah Kemenag Rohul
Minggu, 15 September 2019
PT PSPI Bagikan 2.500 Masker ke Masyarakat Kampar Kiri
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas

CSR lainnya ...
Iklan Pelantikan Andi Rachman
Kamis, 03 Oktober 2019
Mengenal Sosok Lora Fadil, Anggota DPR Boyong Tiga Istri Saat Pelantikan hingga Tidur Diruang Paripurna
Minggu, 29 September 2019
Mikha Tambayong: Sehat Itu Murah dan Menyenangkan
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah

Selebriti lainnya ...
Iklan PLN Pelantikan Kapolres
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Pangeran Hotel
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
PTPN5
Indeks Berita
www www