Jumat, 15 November 2019

Breaking News

  • Pemprov Riau Bebaskan Denda Pajak Daerah   ●   
  • Riset: Buzzer di Indonesia Digerakkan oleh Agensi   ●   
  • Tim Gabungan Akan Beri Efek Jera untuk Korporasi Pembakar Lahan   ●   
  • PTPN V Remajakan 914 Hektare Sawit Rakyat di Rohil   ●   
  • Tahun Depan, KIT Pekanbaru Sudah Bisa Dijual   ●   
  • 3 Fraksi DPRD Riau Sepakat Sebut Paripurna Pembentukan AKD Cacat Prosedural   ●   
  • Pemko Pekanbaru Bentuk Tim Percepatan KIT   ●   
  • Meubelair Gedung Mapolda Riau Senilai Rp10,5 Miliar Tahap Lelang   ●   
  • LAMR akan Kumpulkan Elemen Masyarakat Bahas Blok Rokan   ●   
  • Unilak Wisuda 1.044 Mahasiswa
DJP
Polling
6 Bakal Calon Pilkada Pelalawan, Siapakah Pilihan Anda?


Mengintip Kehebatan Pesawat Tanpa Awak Ciptaan Mariandi Asal Bengkalis
Kamis, 10 Oktober 2019 09:06 WIB

BENGKALIS (CAKAPLAH) - Mariandi (35) warga Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis, Provinsi Riau, mampu menciptakan pesawat tanpa awak. Setidaknya, sudah sembilan unit pesawat tanpa awak hasil karyanya, tiga diantaranya bahkan sudah terjual.

Pesawat tanpa awak yang diciptakan ayah satu anak ini mampu melakukan pemetaan dan pengawasan lewat udara. Hebatnya, pesawat milik Mariandi mampu terbang sampai kurun waktu dua jam.

Ketika ditemui CAKAPLAH.com, Rabu (9/10/2019) Andi, begitu sapaan akrab warga Desa Air Putih Bengkalis ini, menunjuk satu dari sembilan pesawat tanpa awak miliknya. Pesawat yang dipamerkan bernama Capung Air.

Andi menjelaskan bagaimana dia mampu merakit sebuah pesawat berwarna orange itu. Usut punya usut, ia tidak berguru dengan siapapun dan berlatarbelakang pendidikan teknologi. Pesawat dibuatnya adalah hasil autodidak yang dipelajarinya melalui media sosial.

Dia mengaku seseorang dengan pendidikan tamatan Sekolah Dasar (SD). Dia sempat merasa jenjang pendidikan setelah SD namun tidak tamat.

"Tamat SD bang, dulu sempat Tsanawiyah berhenti, awak degel (nakal) dulu," ucapnya diiringi tawa.

Kata Andi, sekitar lima atau empat tahun lalu ide dan keinginan membuat pesawat tanpa awak muncul. Saat itu Andi bekerja sebagai pemborong di Negeri Jiran Malaysia.

Menurut Andi, di Malaysia teknologi sudah canggih. Ia mengikuti perkembangan teknologi di sana sembari mencari rezeki.

"Pertama, saya mendalami. Kalau saya tengok teknologi luar Negeri macam Malaysia lebih canggih dari Indonesia. Saya mengikuti perkembangan teknologi di sana. Pertama ide muncul dari hobi, saya main main biasa," katanya.

Dari hobi dan main-main tadi, semangat Andi terbakar ingin menciptakan sebuah pesawat tanpa awak

"Di Malaysia siram hasil pertanian sudah pakai teknologi. Saya berpikir ini bagus dibawa ke Bengkalis. Tambah lagi, keinginan kuat disebabkan lahan kitakan sering terbakar, di sana timbul ingin meraket UAV (pesawat tanpa awak), " ujarnya.

Pesawat ciptaan pertama, tutur Andi berukur satu meter. Cara kontrolnya masih manual memanfaatkan sebuah remote dan pernah gagal terbang.

Kemudian Andi berujar, dua tahun belakangan ini dia serius menekuni hobi pada bidang teknologi. Dia belajar lagi cara perakitan melalui YouTube. Peralatan mulai Andi pesan, bodi pesawat dibuat dengan sendiri.

"Mempelajari auto pilotnya betul dua tahun ini. Lepas tu saya mendalami di youtube cara perakitan. Kalau peralatan GPS dan lain dari luar Negeri pesan. Ada dari Malaysia dan China. Kalau bodi dari Bengkalis sendiri," cakap Andi.

Bodi pesawat dibentuk menggunakan styrofoam dan fiberglass dilapasi lem epoxy. Peralatan yang dipesan juga dirakit berbekal dipelajari dengan otodidak.

"Kalau bodi, 10 hari bisa selesai. Yang lama menunggu peralatannya. Apalagi ekspedisi baterai tidak bisa lewat udara harus laut, itu kadang yang lama," terangnya lagi.

Dari sejumlah pesawat rakitan Andi, pesawat Capung Air paling diidolakan. Pesawat ini memiliki kapasitas 16.000 MAH dan mampu menerbangkan pesawat lebih dari satu jam.

Pesawat ciptaan Andi ini, jika diakumulasikan sudah menghabiskan uang hampir sekitar Rp100 juta secara bertahap.

Pesawat Capung Air kata Andi pernah diterbangkan dari titik terbang Air Putih ke Selat Baru. Jarak tempuh itu, Capung Air menempuh dengan lama terbang 35 menit pergi dan kembali ke titik terbang.

"Pesawat ini semakin tinggi semakin laju. Kita kalau terbang sekitar 400 sampai ketinggian 500 meter, " sebutnya.

Andi mengaku bangga dapat menciptakan sebuah pesawat tanpa awak. Pasalnya hal itu bermanfaat bagi keperluan orang. Misalnya saja kata Andi, pesawat Capung Air, sudah melakukan pemetaan terhadap tiga desa.

"Sampai hari ini dirinya sudah memetakan tiga desa melalui udara dengan alat ini. Diantaranya pemetaan Desa Sederak Kecamatan Bengkalis, Desa Sebauk dan Desa Sungai Alam. Ini dalam waktu dekat kita juga akan lakukan pemetaan untuk desa Air Putih, "jelasnya.

Capung Air Bekerja Otomatis

Andi membeber cara kerja Capung Air dalam melakukan Mapping (pemetaan) di udara. Pesawat tanpa awak ini bekerja otomatis setelah diterbangkan.

Disebut Andi, sebelum Capung Air diterbangkan, Dia lebih dulu melakukan setting lewat pusat kendali di laptop miliknya. Disitulah Andi mengatur rute perjalanan pesawat dan titik-titik mana saja pesawat itu secara otomatis mengambil gambar untuk keperluan pemetaan.

"Sebelum terbang pesawat harus di setting dulu, rute perjalanan dan spot-spot foto yang harus diambil. Kalau spot sudah kita tentukan dia akan mengambil foto sendiri, bekerja sendiri tanpa perintah," ungkap Andi.

Kalau cuaca tidak memungkinkan, Andi hanya perlu menekan tombol dipusat kendali agar pesawat kembali.

"Kalau cuaca hujan, biasa ada peringatan di laptop. Termasuk apabila baterai lemah atau bagaima. Tetapi sebelum terbang, awal dulu kita sudah menguji, baterai pesawat bisa terbang berapa lama, " pungkas Andi.

Setelah pemetaan dilakukan, Andi dibantu Ahli pendataan, Hendra Saputra. Dosen Politeknik Bengkalis itu banyak membantu Andi dalam menyelesaikan pengolahan data setelah pemetaan lewat udara.

Terjual 3 Unit

Mariandi mengatakan, pesawat yang dibuatnya mendapatkan orderan dari pembeli. Pembeli berasal dari Jakarta dan Kalimantan.

Andi, tidak tahu persis pemesanan pesawat tanpa awak milik oleh kedua daerah itu kegunaan apa. Pesanan itu didapat berkat ia mengikuti sejumlah komunitas di media sosial Facebook.

Ucap Andi, dari Kalimantan ia dapat order dua unit dan dari Jakarta satu. Jenis pesawat dipesan sama seperti Capung Air.

"Mulai jual tahun lalu, ada orang order yang dari Kalimantan dan Jakarta. Jenisnya sama, pesawat ini semakin jauh terbangnya semakin anggarannya," tutur Andi.

DPRD Siap Bantu Mariandi

Prestasi diukir Mariandi warga Desa Air Putih Kecamatan Bengkalis patut diapresiasi. Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Irmi Syakip Arsalan mengaku kagum dengan karya Andi.

Irmi Syakip mengaku pernah mengundang Andi baru-baru ini ke kediaman karena penasaran dengan pesawat tanpa awak ciptaan anak Bengkalis.

"Ini memang luar biasa. Tak semua orang bisa seperti Andi, "kagum Irmi.

Disampaikan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Dia dan koleganya di Komisi IV DPRD Kabupaten Bengkalis siap membantu memfasilitasi Andi untuk bertemu dengan perangkat daerah (PD) terkait.

Perangkat daerah dimaksud kata Irmi tentu seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).

"Kita akan fasilitasi agar Andi bisa bertemu dengan PD terkait. Seperti BPBD dan Damkar, karena pesawat Andi ini mampu melakukan pemetaan termasuk wilayah terdampak karhutla dan abrasi," Irmi Syakip Arsalan.

Irmi berharap, Pemerintah melalui PD dapat memanfaatkan karya Andi sebagai bentuk suport terhadap prestasi Andi.

"Kemarin di rumah saya, saya sudah melihat dari dekat bentuk pesawat tanpa awak milik Andi. Inovasi ini harus dimanfaatkan, " singkatnya.

Penulis : Agus Setiawan
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Kabupaten Bengkalis, Serba Serbi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
6 Bakal Calon Pilkada Pelalawan, Siapakah Pilihan Anda?

Berita Lainnya
0 Komentar
Berita Pilihan
Kamis, 03 Oktober 2019
Tokoh Masyarakat Ingin Sekda Riau dari Indragiri, Ini Alasannya
Kamis, 03 Oktober 2019
Sayonara KPK
Jumat, 04 Oktober 2019
Sebelum Ditemukan Meninggal di Mobil, Korban Sempat Senang-senang di Karaoke
Minggu, 06 Oktober 2019
Heboh Penemuan Potongan Mirip Tangan Manusia di Kampar, Ini Penjelasan Polisi
Minggu, 06 Oktober 2019
Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2019
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 14 November 2019
Ucok Mukhtar Daftar sebagai Bacalon Wakil Bupati ke Gerindra
Kamis, 14 November 2019
Seribuan Anak di Rohil Sudah Miliki KIA
Kamis, 14 November 2019
Ahmad Syah: Medsos Harus Dijadikan Sarana Penyampai Pesan Antikorupsi
Kamis, 14 November 2019
Tanamkan Cinta Budaya dan Tradisi Rohul Sejak Dini, IBDR Gelar Pemilihan Bujang Dara “Sonik” 2019

Serantau lainnya ...
Selasa, 25 Juni 2019
Tips Memilih Setting Spray yang Sesuai dengan Jenis Kulit
Kamis, 20 Juni 2019
Baju Warna Ini Membuat Perempuan Tampak Lebih Memikat di Mata Pria
Sabtu, 25 Mei 2019
5 Hadiah Menarik Pengganti Uang THR Bagi Anak-Anak
Kamis, 09 Mei 2019
5 Kebiasaan yang Dapat Diubah untuk Mencegah Kerontokan Rambut

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 13 November 2019
Berdirinya UPTD Metrologi Kuansing: Konsumen Terlindungi, Daerah pun Dapat PAD
Selasa, 12 November 2019
Riau Pertahankan Gelar Juara Umum Porwil Sumatra
Jumat, 08 November 2019
Program Pamsimas Jadikan Pola Hidup Masyarakat Rohil Lebih Bersih
Jumat, 08 November 2019
Pemkab Rohil Optimis Capai Kabupaten Layak Anak

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Minggu, 06 Oktober 2019
5 Cara Sederhana Turunkan Kolesterol Jahat Dalam
Selasa, 10 September 2019
Hasil Penelitian, Tingkat Stres Mahasiswi Lebih Tinggi dari Mahasiswa
Minggu, 30 Juni 2019
Khasiat Tomat untuk Kecantikan Kulit Wajah
Kamis, 20 Juni 2019
Jangan Menikahinya, Ini 7 Tanda Dia Bukan Husband Material!

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 15 November 2019
Mahasiswa Matematika UIR Gelar Khatam Al-Quran dan Maulid Nabi
Jumat, 15 November 2019
Tim Peneliti Dosen Unilak Ciptakan Electronic Noise
Jumat, 08 November 2019
Enaknya jadi Mahasiswa Unilak, Penerima Beasiswa Dapat Biaya Hidup
Selasa, 05 November 2019
14 Mahasiswa STIE Syari'ah Bengkalis K2P di Malaysia

Kampus lainnya ...
Polling
6 Bakal Calon Pilkada Pelalawan, Siapakah Pilihan Anda?


Iklan Mitsubishi Xpander
Terpopuler
Iklan Nasarudin Pelalawan 1
Foto
April HUT 3 Kabupaten
Iklan Pelantikan Wahid
Selasa, 08 Oktober 2019
Kini Warga Bisa Lakukan Setoran Haji di Kantor Kas BRK Syariah Kemenag Rohul
Minggu, 15 September 2019
PT PSPI Bagikan 2.500 Masker ke Masyarakat Kampar Kiri
Senin, 27 Mei 2019
BRI Pasirpengaraian Berbagi Bahagia dengan Dhuafa dan Anak Yatim
Sabtu, 27 April 2019
PGN Komit Perkuat Bisnis Gas

CSR lainnya ...
Iklan IRMI SYAKIP
Kamis, 03 Oktober 2019
Mengenal Sosok Lora Fadil, Anggota DPR Boyong Tiga Istri Saat Pelantikan hingga Tidur Diruang Paripurna
Minggu, 29 September 2019
Mikha Tambayong: Sehat Itu Murah dan Menyenangkan
Kamis, 04 Juli 2019
Via Vallen dan Nella Kharisma Disurati Jaksa Terkait Kasus Kosmetik
Minggu, 30 Juni 2019
Keluar Penjara, Vanessa Angel Tak Disambut Sang Ayah

Selebriti lainnya ...
Iklan Pelantikan Andi Rachman
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Iklan PLN Pelantikan Kapolres
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
Pangeran Hotel
Indeks Berita
www www