Sabtu, 27 November 2021

Breaking News

  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen
Yamaha 25-27 November 2021

Selain Bangun Jalan Interpretasi
Bupati Kampar Perjuangkan Pembangunan Jembatan ke Kementerian PUPR
Rabu, 17 Oktober 2018 09:07 WIB
Bupati Kampar Perjuangkan Pembangunan Jembatan ke Kementerian PUPR
Bupati Kampar Azis Zaenal dan rombongan audiensi dengan pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) RI di Jakarta, Selasa (16/10/2018).

JAKARTA (CAKAPLAH) - Tanpa kenal lelah Bupati Kampar H Azis Zaenal terus berusaha mendapatkan bantuan dana dari pemerintah pusat. Usaha dilakukan dengan melakukan audiensi dengan pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) RI di Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Pertemuan dilakukan sebagai tindak lanjut dari surat dan proposal bupati Kampar yang ditujukan kepada Menteri PUPR RI beberapa waktu lalu. Surat tersebut langsung direspon Menteri PUPR RI, terbukti bahwa surat dan proposal usulan bantuan rangka jembatan gantung untuk jalur interpretasi bagi 9 desa terisolir dalam kawasan Suaka Marga Satwa Bukit Rimbang Baling sudah didisposisi ke Dirjen Bina Marga dan secara berjenjang telah sampai ke Direktur Jembatan dan Kasubdit Perencanaan dan Pemograman Jembatan.

Pada pertemuan tersebut bupati didampingi Tim Percepatan Bupati untuk Pembangunan Daerah (TBP2D) Ir Azwan MSi, Staf Ahli Bupati Kampar Suhermi ST, Khairil Anwar ST MT dan Zaki Helmi ST M.Eng.

Sementara dari Kementerian PUPR RI diwakili oleh Dirjen Binamarga Direktur Jembatan Ir Irwan Zarkasi M.Eng,Sc Kasubdit Perencanaan dan Pemograman Budi Harimawan.

Bupati Kampar menerangkan kondisi keuangan Pemkab Kampar yang terus mengalami penurunan sementara pembangunan infrastruktur khususnya jembatan gantung sangat diperlukan di 9 desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu yang telah lama terisolir hampir 70 tahun. Kenderaan sama sekali tidak bisa masuk dan berada dalam kawasan hutan.

"Tahun ini kita sudah dapat izin dari Menteri Kehutanan membuka jalur interpretasi, jembatan yang pendek akan dibiayai oleh ABPD Kampar. Sementara untuk jembatan yang panjang kami mohon batuan dari APBN," ujar Azis Zaenal.

Selanjutnya bupati mengatakan bahwa jumlah jembatan yang diusulkan sebanyak 10 jembatan, dan berharap pada masa kepemimpinannya jembatan ini bisa direalisasikan.

Menanggapi keterangan bupati tersebut, Direktur Jembatan Kementerian PUPR RI, Iwan Zarkasih, menyambut baik dan berjanji untuk mewujudkan cita-cita dan impian masyarakat 9 desa terisolir agar bisa menikmati kemerdekaan yang sesungguhnya, yakni adanya jalan darat yang menghubungkan 9 desa menuju ibukota kecamatan.

Pada pertemuan tersebut disepakati bahwa Pemkab Kampar akan membangun jembatan lebar 2 meter yang bentangannya di bawah 20 meter baik dalam bentuk jembatan gantung maupun jembatan besi. Sedangkan jembatan gantung yang panjangnya di atas 30 meter secara bertahap mulai tahun 2019 sampai 2021 akan dibantu melalui dana APBN.

Bupati Kampar Azis Zaenal dan rombongan foto bersama dengan pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) RI di Jakarta, Selasa (16/10/2018).

Untuk diketahui, Pemkab Kampar akan mulai membangun jalur interpretasi di Kecamatan Kampar Kiri Hulu. Selama ini masyarakat hanya mengandalkan transportasi tradisional "piau" atau perahu di Sungai Subayang.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kampar, Azwan, menyebutkan, jalur interpretasi merupakan jawaban dari masalah akses di sembilan desa pada Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

"Kalau nggak ada Jalur Interpretasi, mungkin nggak akan pernah dibangun jalan di sana," ujar Azwan.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kampar ini menjelaskan, Jalur Interpretasi sebenarnya untuk kepentingan pemantauan kawasan hutan. Selain itu, jalur tersebut juga sebagai interpretasi dalam usaha pengembangan objek wisata yang berada di dalam kawasan hutan.

Azwan mengatakan, BKSDA membatasi lebar jalan 1,5 meter dari yang diusulkan 2 meter. "Sebenarnya jalan setapak untuk pemantauan hutan. Tapi masyarakat dapat menggunakannya," jelas Azwan.

Azwan menyebutkan, Jalur Interpretasi sepanjang 30 kilometer melintasi sembilan desa. Mulai dari Tanjung Belit sampai Pangkalan Serik. Jalur ini dibangun dengan beton (semenisasi) pada badan jalan yang sudah lebih dahulu ada.

Menurut Azwan, biaya pembangunan digelontorkan melalui Dana Desa. Tiap desa menganggarkan Rp300 juta sampai Rp400 juta. Dari 30 kilometer itu, hanya sekitar tujuh kilometer yang belum ada badan jalannya. Nanti dibuatkan badan jalannya," ujarnya.

Pembangunan jalur yang menghubungkan 9 desa terisolir ini akan berjalan selama 4 tahun.

Lebih lanjut Azwan menjelaskan, pembangunannya diperkirakan akan menyedot dana Rp55 miliar. Dana bersumber mulai dari Dana Desa, APBD sampai APBN. Sharing budget dianggarkan bertahap. Dimulai tahun ini sedikit dari APBD Perubahan Kampar 2018.

Sedangkan pembangunan 70 jembatan, Pemkab Kampar akan berbagi dengan Pusat. Terdiri dari 47 jembatan besi dan 23 jembatan gantung penghubung 9 desa.

"APBN untuk membangun jembatan gantung, Pemkab Kampar (APBD) untuk membangun jembatan besi yang pendek," papar Azwan.

Rencana pembangunan jalur interpretasi ini mendapat pujian dari berbagai pihak termasuk DPRD Kampar.

Anggota Fraksi Demokrat, Syarifuddin atau akrab disapa Ardo Subayang, mengatakan bahwa
salah satu keberhasilan bupati Kampar yang sangat dirasakan oleh masyarakat adalah pembangunan jalan interpretasi.

Ia mengungkapkan, jika banjir datang maka masyarakat tidak bisa keluar karena air yang sangat deras dan kencang ditambah batu gunung yang ada di kiri kanan. Sementara diwaktu kemarau air sungai sangat dangkal dan tidak bisa dilewati oleh sampan.

Pembukaan jalan ini adalah yang sangat dirasakan oleh masyarakat, betapa tidak mereka yang tinggal di sembilan desa tersebut belum merasakan kemerdekaan seperti desa-desa lainnya, karena mereka hidup dengan alam tanpa adanya pembangunan infrastruktur jalan maupun jembatan. Dan ini disebabkan belum diizinkannya oleh Kementerian lingkungan Hidup dan Kehutanan RI karena masuk dalam Suaka Marga Satwa Rimbang Baling.

Penulis : Akhir Yani
Editor : Ali
Kategori : Pemerintahan, Kabupaten Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Minggu, 31 Oktober 2021
Arzetti Dukung Pemerintah Sosialisasikan Bahaya BPA
Minggu, 31 Oktober 2021
Komisi III Segera Bahas RUU Jabatan Hakim
Sabtu, 30 Oktober 2021
Rachmat Gobel Kritik APBN Dialokasikan untuk Proyek Kereta Cepat
Jumat, 29 Oktober 2021
BKSAP Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkualitas Capai SDGs

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 02 November 2021
Gajah Seberat 2 Ton Ditemukan Mati di Bukit Apolo Pelalawan
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 26 November 2021
Hadirkan 7 Narasumber, Forum Pembauran Kebangsaan Riau Gelar Rakor Penguatan Organisasi
Jumat, 26 November 2021
Jaring 12 Pelanggar Prokes, Polsek Pangkalan Kerinci Beri Teguran
Jumat, 26 November 2021
Tim Rowbin Juara Turnamen Futsal Pemuda Cup
Jumat, 26 November 2021
Cegah Penularan Covid-19, Personel Polsek Teluk Meranti Gencar Operasi Yustisi

Serantau lainnya ...
Senin, 22 November 2021
Dukung Pebalap di Mandalika World Superbike 2021, Komunitas Honda CBR Nobar hingga Meet & Greet
Minggu, 21 November 2021
Dihadiri Bupati dan Wabup Rohil, Forci Riau Pesisir Serahkan 100 Paket Sembako kepada Masyarakat
Kamis, 18 November 2021
Tips Mix and Match Busana Couple Kekinian
Selasa, 02 November 2021
Raih IKRA Of The Year Sektor Fashion ISEF 2021, Thiffa Qaisty Bakal Pamerkan Karya di Dubai Ekspo

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Kamis, 21 Oktober 2021
Ubah Citra, Facebook akan Ganti Nama Perusahaan?
Senin, 04 Oktober 2021
Trump Minta Hakim Paksa Twitter Kembalikan Akunnya
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...
Kamis, 26 Agustus 2021
Mau Investasi Kripto? Ini Kelebihan dan Kekurangan Bitcoin dan Ethereum yang Perlu Diketahui

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 27 Oktober 2021
Dikira Kena Covid-19, Gadis Ini Ternyata Sakit Parah Akibat Isap Vape
Sabtu, 23 Oktober 2021
Kisah Penyintas Covid-19, Berpikiran Positif dan Bermental Baja hingga Sembuh
Senin, 04 Oktober 2021
Gaya Hidup Tak Sehat Biang Banyak Anak Muda Derita Penyakit Jantung
Minggu, 26 September 2021
Vaksinasi Ibu Hamil dan Menyusui, Demi Menjaga Buah Hati dan Kesehatan Keluarga

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 25 November 2021
Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab Ikuti Leadership Camp
Rabu, 24 November 2021
HKI STAIN Gelar Seminar Peran dan Tantangan Hukum Keluarga di Era Revolusi Industri 4.0
Selasa, 23 November 2021
Sekda Siak Terima Kunker Tim Promosi Program Doktor Administrasi Publik Unri
Selasa, 23 November 2021
Kasi Pidsus Kejari Pekanbaru Agung Irawan akan Jadi Dosen Tamu di SBM-ITB

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

Permata
Terpopuler
DPRD Riau 1 Panglima
Foto
Diskes Riau November 2021 Ok
Senin, 22 November 2021
Bikin Mewek, Gala Ingin Telepon Vanessa Angel & Bibi karena Rindu
Kamis, 04 November 2021
Vanessa Angel dan Suami Tewas Kecelakaan di Tol Jombang
Rabu, 27 Oktober 2021
Lucinta Luna Blak-blakan Soal Muhammad Fattah, Ungkap Settingan Bikin Tertekan dan Prank
Kamis, 21 Oktober 2021
Penampilan Terbaru Ivan Gunawan Ramai Disebut Mirip Nikita Mirzani

Selebriti lainnya ...
DPRD Riau 1
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
DPRD Riau 2
Rabu, 24 November 2021
Rangkaian HUT ke-23, BKMT Riau Gelar 'Musabaqah Menterjemah Alquran'
Kamis, 04 November 2021
Persembahkan Karya Tenas Effendy, LAMR dan Tafaqquh Taja Kajian Tunjuk Ajar Melayu Dalam Perspektif Alquran dan Hadis
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah

Religi lainnya ...
DPRD Riau 4
Indeks Berita
DPRD Riau 5Bhayangkara 2021 CAKAPLAHDPRD Riau 3DPRD Riau 6Diskes Rohul 2021DPRD Riau Hari GuruDPRD Riau Hari Guru 2DPRD Riau 2 Panglima
www www