Sabtu, 25 September 2021

Breaking News

  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!
Yamaha 21-25 September 2021

Arab Saudi Idul Fitri Duluan dari Indonesia, Begini Sebabnya
Selasa, 04 Juni 2019 16:43 WIB
Arab Saudi Idul Fitri Duluan dari Indonesia, Begini Sebabnya
Ilustrasi/int

(CAKAPLAH) – Negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait merayakan Idul Fitri 1440 Hijriah pada Selasa (4/6/2019). Sedangkan pemerintah Indonesia telah menetapkan Idul Fitri tahun ini jatuh pada Rabu (5/6/2019) besok. 

Penentuan bulan baru dalam kalender Islam berdasarkan pada posisi hilal atau Bulan baru. Untuk menentukan awal Ramadan maupun Hari Idul Fitri, hal yang sentral adalah munculnya Bulan baru atau hilal. Untuk menentukan bulan baru, selama ini di Indonesia ada dua mazhab yakni perhitungan atau hisab dan pengamatan Bulan baru atau rukyat. 

Indonesia memiliki kriteria untuk menentukan awal bulan kalender Hijriah, yang disebut kriteria Imkan Rukyat, atau disebut pula kriteria Menteri-menteri Agama Brunai Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) karena menjadi acuan bagi umat Islam di Asia Tenggara. 

Dalam kriteria Imkan Rukyat, berlaku tinggi Bulan minimal 2 derajat, dengan syarat tambahan umur Bulan minimal 8 jam atau elongasi Bulan-Matahari minimal 3 derajat. Umur Bulan merupakan selisih waktu di antara saat konjungsi atau ijtimak Bulan dan Matahari dengan waktu lokal terbenamnya Matahari.

Peneliti Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Ilmu Falak Rukyatul Hilal Indonesia (LP2IF RHI), Marufin Sudibyo dalam tulisannya Menuju Satu Idul Fitri 1440 H di Indonesia menjelaskan, kriteria tersebut dipergunakan baik dari sisi hisab, maupun dari sisi rukyat. 

Dari sisi hisab, jelasnya, apabila posisi Bulan sudah melebihi nilai kriteria ini, awal Bulan Hijriah yang baru sudah terjadi kala Matahari terbenam saat itu. Sementara dari sisi rukyat, kriteria ini juga menjadi alat untuk menerima atau menolak sebuah laporan hasil rukyat. Terutama jika laporan tersebut berdasarkan pada observasi mata telanjang saja, tanpa didukung alat bantu apa pun dan tanpa citra/foto yang menjadi bukti.

Dia mengatakan, konjungsi Bulan dan Matahari terjadi pada Senin 3 Juni 2019 pukul 17.02 WIB. Pada momen ini, di seluruh Indonesia pada saat Matahari terbenam, maka umur Bulan bervariasi, mulai dari terkecil -1,6 jam di Merauke hingga yang terbesar yakni 1,8 jam di Banda Aceh. 

Sedangkan tinggi Bulan pada momen tersebut, juga bervariasi dari yang terkecil -0 derajat 57 menit di Jayapura dan yang terbesar 0 derajat 22 menit di Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Sementara elongasi Bulan bervariasi dari yang terkecil 3 derajat di Pelabuhan Ratu sampai 3 derajat 12 menit di Jayapura. 

"Dengan data-data tersebut, maka kriteria Imkan Rukyat tidak terpenuhi dari sisi hisab," kata Ma'rufin. 

Dari hasil Rukyatul Hilal Kementerian Agama, Senin (3/6/2019), di 105 titik lokasi di 34 provinsi di seluruh Indonesia, menunjukkan posisi hilal atau Bulan baru masih di bawah kriteria, tidak ada yang sampai 2 derajat. 

Menteri Agama Lukman Saifuddin mengatakan, dari seluruh wilayah posisi hilal berada -1 derajat 26 menit, sampai -0 derajat 5 menit. Artinya, kata Lukman, dari seluruh wilayah posisi hilal di bawah ufuk. Lukman mengungkapkan, tidak satu pun dari 33 petugas yang berhasil melihat hilal. 

"Maka sebagaimana ketentuan dan kaidah, ketika hal itu terjadi maka bulan Ramadan digenapkan jadi 30 hari. Dengan demikian lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1440 H jatuh pada Rabu 5 Juni 2019." kata Lukman dalam konferensi pers Senin kemarin.

Ma'rufin sudah memprediksikan dari sisi rukyat, hilal mustahil terlihat pada Senin 3 Juni 2019. Sebab, Bulan terbenam lebih dulu dibanding Matahari. 

Mengapa Arab Saudi beda

Ma'rufin mengatakan, negara yang patut menjadi perhatian dalam penentuan Idul Fitri 2019 yakni Arab Saudi. 

Dia menjelaskan, dalam penentuan Idul Fitri Arab Saudi bertumpu pada rukyat. Pada Senin (3/6/2019), segenap wilayah Arab Saudi telah memiliki tinggi Bulan positif saat Matahari terbenam pada waktu setempat. 

Beda dengan Indonesia, yang mana pada waktu yang sama tinggi Bulan masih negatif. Ma'rufin menjelaskan, di Indonesia seluruh data hisab menunjukkan tak ada yang memenuhi kriteria Imkan Rukyat. Di hampir seluruh Indonesia, Bulan sudah berada di ufuk saat terbenam Matahari. Sementara data rukyat juga tak ada yang melaporkan berhasil melihat atau mendeteksi hilal. 

"Sementara di Arab Saudi, terdapat laporan keberhasilan rukyat meski itu kontroversial dari sisi ilmu falak. Laporan tersebut diterima karena pada dasarnya data hisab menunjukkan Bulan masih ada di atas ufuk kala Matahari terbenam," jelas pria yang merupakan peneliti Ikatan Cendekiawan Falak Indonesia (ICFI).

Ma'rufin mengatakan, kriteria yang dipakai Arab Saudi dalam menentukan Idul Fitri dan hilal sama dengan kriteria Wujudul Hilal Muhammadiyah. Namun dalam penentuan waktu ibadah, Arab Saudi menggunakan rukyat.

Dalam kriteria Wujudul Hilal Muhammadiyah, awal Bulan baru dimulai sejak terbenam Matahari yang terjadi untuk pertama kalinya setelah terjadi konjungsi Bulan-Matahari, dan sebelum terbenam Bulan. 

Jadi untuk dapat ditetapkan tanggal 1 pada Bulan baru Hijriyah, pada saat Matahari terbenam tersebut, harus terpenuhi tiga syarat secara kumulatif, yaitu sudah terjadi ijtimak Bulan-Matahari, ijtimak Bulan-Matahari terjadi sebelum terbenam Matahari, dan pada saat terbenam Matahari, Bulan belum terbenam. Jika salah satu saja dari tiga syarat tersebut tidak terpenuhi, maka awal Bulan baru tidak dapat ditetapkan. 

Selain Arab Saudi, negara lain yang patut menjadi perhatian adalah Turki. Ma'rufin menjelaskan, Turki merupakan satu-satunya negara yang telah meratifikasi Resolusi Istanbul. 

Resolusi Istanbul menyebutkan, awal Bulan Hijriah telah terjadi apabila tinggi Bulan minimal 5 derajat dan elongasi Bulan-Matahari minimal 8 derajat di manapun di daratan pada Bumi ini, sepanjang di negara paling timur, yakni Selandia Baru, belum terbit fajar.

Berdasarkan data hisab, Ma'rufin menuliskan, maka pada daratan paling barat, yakni wilayah benua Amerika bagian selatan, telah terjadi tinggi Bulan lebih dari 5 derajat pada saat Matahari terbenam pada 3 Juni 2019. Namun elongasinya masih kurang dari 8 derajat dan demikian pula pada saat Matahari terbenam di Amerika selatan, ternyata di Selandia Baru sudah terjadi terbitnya Matahari.

"Dengan semua kondisi tersebut, Turki telah memutuskan jauh hari sebelumnya bahwa Idul Fitri 1440 H di Turki bertepatan dengan Selasa 4 Juni 2019," ujarnya.

Editor : Jef Syahrul
Sumber : Viva.co.id
Kategori : Serba Serbi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Senin, 20 September 2021
Wakil Ketua MPR Ingatkan Publik Tak Mengklaim Diri sebagai Kelompok Pancasilais
Senin, 13 September 2021
Kata NasDem Jika Amandemen Terbatas UUD 1945 Dilakukan, Malah Akan Buka Kontak Pandora
Kamis, 19 Agustus 2021
Tak Ingin Partainya dan MKD Dianggap Disfungsi, Junimart Pastikan Tindak Lanjuti Dugaan Pelanggaran Etik Arteria
Selasa, 17 Agustus 2021
Ajak Rakyat Merdeka Dari Pandemi, Aboebakar: Selalu Ada yang Berkhianat Seperti Korupsi Bansos

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 25 September 2021
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Salurkan Bantuan Masker ke Sekolah-Sekolah
Sabtu, 25 September 2021
Polsek Bandar Sei Kijang Lakukan Giat DDS ke Desa Kiab Jaya
Sabtu, 25 September 2021
Gelar Operasi Yustisi, Polsubsektor Pelalawan Sanksi Masyarakat yang Langgar Prokes
Jumat, 24 September 2021
Indonesia dan Turki harus Kerjasama Teknologi Kedirgantaraan dan Ruang Angkasa

Serantau lainnya ...
Senin, 20 September 2021
Kabar Gembira, Mulai Hari Ini Sudah Bisa Sarapan di Warung Koffie Batavia Lagi
Jumat, 17 September 2021
Cara Pakai Aplikasi PeduliLindungi untuk Masuk Bioskop
Jumat, 10 September 2021
Pemuda Pancasila Turunkan 22 Kadernya untuk Bantu Pemerintah Tangani Covid-19
Selasa, 07 September 2021
Binatang Kesepian di Jerman Pakai Aplikasi Kencan Tinder Temukan Pemilik Baru

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...
Kamis, 26 Agustus 2021
Mau Investasi Kripto? Ini Kelebihan dan Kekurangan Bitcoin dan Ethereum yang Perlu Diketahui
Selasa, 17 Agustus 2021
PT CDI Siap Koneksikan Jaringan Internet Seluruh Kecamatan di Pelalawan
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 26 Agustus 2021
Agar Paru-Paru Kuat saat Terserang Covid-19, Rajin Konsumsi 4 Bahan Makanan Ini
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 24 September 2021
Direktur Pascasarjana UIR Yudisium 150 Calon Wisudawan
Kamis, 23 September 2021
Dosen FT UIR Dr Evizal Penelitian Bersama di Harvard University Amerika
Senin, 20 September 2021
Dosen Unri Beri Pelatihan Warga Desa Sungai Masjid Membuat Kain Motif Ecoprint dari Tumbuhan dan Gulma
Sabtu, 18 September 2021
Fekonsos UIN Suska Riau Teken MoA dengan Fekon Unilak

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

HUT TNI AL 10 September 2021 - DPRD Riau
Terpopuler

01

HUT RI Ke-76 - APRIL
Foto
DPRD 1
DPRD 2
Jumat, 17 September 2021
Rizky Billar Jawab Isu Lesti Kejora Hamil Duluan, Muncul Isu Nikah Siri
Kamis, 26 Agustus 2021
Istri Buka Suara Soal Kabar Epy Kusnandar Pindah Agama
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah

Selebriti lainnya ...
DPRD 3
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Permata
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah
Selasa, 24 Agustus 2021
Rumah Yatim Salurkan Ratusan Paket Alquran dan Kitab ke Berbagai Ponpes di Pekanbaru dan Kampar Riau
Selasa, 27 Juli 2021
Sabah Ahmedi, Imam Termuda Inggris Lawan Stereotip Lewat Medsos
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban

Religi lainnya ...
PCR 3 Agustus 2021
Indeks Berita
HUT Riau 9 Agustus 2021 - SitiBhayangkara 2021 CAKAPLAHPelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakUIR 2021HUT Pekanbaru ke-237Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRDIdul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www