Sabtu, 23 Januari 2021

Breaking News

  • Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih   ●   
  • Dewan Dukung Polisi Periksa Kadis DLHK Soal Tumpukan Sampah   ●   
  • Nunggak PBB di Pekanbaru Rumah Ditempel Stiker   ●   
  • Fraksi PKS DPRD Pekanbaru Siap Potong Gaji untuk Korban Bencana Alam   ●   
  • Sekolah di Pekanbaru Dilarang Ambil Kebijakan Sendiri Soal Pembelajaran Tatap Muka   ●   
  • Dispora dan Disdik Riau Bakal Bentuk Sekolah Kejuruan Olahraga   ●   
  • DPR Minta Erick Thohir Pecat Direksi Perusahaan Pupuk Plat Merah   ●   
  • Walhi Nilai Provinsi Riau Rentan Bencana Ekologis   ●   
  • RSUD Arifin Achmad Siapkan Tempat Vaksin untuk Nakes   ●   
  • ASN Setdaprov Belum Gajian karena KPA Tersandung Kasus
Yamaha 14 Januari 2021

Pledoi Terdakwa 37 Kg Sabu-sabu Disebut Berdasarkan Asumsi, PH: Pembuktian JPU Lemah
Selasa, 27 Agustus 2019 07:05 WIB
Pledoi Terdakwa 37 Kg Sabu-sabu Disebut Berdasarkan Asumsi, PH: Pembuktian JPU Lemah

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyebut nota pembelaan atau pledoi yang disampaikan penasehat hukum (PH) dan terdakwa 37 kilogram sabu-sabu berdasarkan asumsi. Pembelaan itu hanya dari sudut pandang sendiri tanpa melihat fakta persidangan.

"Spekulatif dan imajinatif sehingga terkesan dipaksa-paksakan seolah-olah terdakwa tidak bersalah,” ujar JPU, Aci Jaya Putra di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru, yang diketuai Zia Ul Jannah.

Pledoi disampaikan atas tuntutan JPU yang menghukum terdakwa Suci Ramadianto, Iwan Irawan dan Rozali dengan hukuman mati. Sementara dua terdakwa lain, yakni Surya Dharma dan Muhammad Aris dituntut 20 tahun penjara.

BACA:

Replik JPU itu kembali ditanggapi oleh PH terdakwa, Achmad Taufan dan M Rhato Priyasa. Dalam dupliknya, PH kembali menegaskan kalau pembuktian yang disampaikan JPU lemah, mulai dari ditemukan Narkoba hingga terdakwa duduk di kursi pesakitan.

PH menyebutkan penggeledahan kapal pompong yang sah oleh petugas Polairud dan disaksikan oleh terdakwa Rojali dan Iwan tidak ditemukan adanya narkotika sebanyak 37 kilogram. Berdasarkan itu, keduanya diizinkan meninggalkan kapal untuk membeli bahan bakar.

Ketika kembali membeli bahan bakar didengar kabar kalau ditemukan narkoba di dalam kapal pompong yang ditinggalkan. "Penggeledahan kedua ini tanpa disaksikan terdakwa justru ditemukan narkoba," kata Taufan, Senin (26/8/2019) malam di Pekanbaru.

Dia juga menyoroti terkait tidak dihadirkannya saksi kunci, Sorpia dan Suhairi ke persidangan. Padahal kedua saksi ini yang menemukan narkoba dalam jumlah besar ketika terdakwa pergi membeli bahan bakar.

"Saksi kunci tidak dihadirkan ke muka persidangan. Tidak dihadirkannya saksi verbal lisan seluruhnya melainkan hanya si pemeriksa terdakwa atas nama Suci Ramadianto," tutur Taufan.

Taufan juga menyinggung adanya nama Iwan, yang disebut JPU sebagai pemesan Narkoba itu. JPU menyatakan bahwa Iwan adalah narapidana yang mendekam dibalik jeruji Lapas Raja Basa, Lampung tapi JPU tidak pernah memenuhi permintaan agar Iwan dihadirkan ke muka sidang.

"Ketika secara tegas kita meminta Iwan hadir, jaksa menjawab 'Entah Si Iwan ini manusia ataupun hantu'. Begitu banyak kejanggalan sesuai fakta persidangan yang kita uraikan dalam duplik ini," jelasnya.

Anggota tim PH, M Ratho Priyasa melanjutkan, replik JPU semakin menjelaskan bahwa terdakwa Suci Ramadianto, Rojali dan kawan kawannya tidak bisa dipertanggungjawabkan sebagai orang orang yang bersalah terkait penemuan narkotika tersebut.

Dia menegaskan, sangat banyak kejanggalan pembuktian JPU yang telah diuraikan secara jelas, gamblang dan secara terang benderang dalam pledoi dan duplik.

“Replik JPU lebih jelas adalah murni salinan ulang dari BAP dan surat dakwaan. JPU menyembunyikan fakta persidangan serta memutar balikan fakta persidangan. Kami punya rekaman fakta persidangan dari awal hingga agenda duplik,” kata Ratho.

Ratho meminta agar JPU fokus menerangkan dalil bukti transfer Rp25 juta dan Rp50 juta serta transkrip percakapan ponsel yang disita dan tidak pernah ditunjukkan ke muka sidang. Dia menyebut bahwa semua dalil untuk menjerat para terdakwa tidak dapat dibuktikan oleh JPU di hadapan hakim.

Diketahui, terdakwa Suci Ramadianto, Rojali, Iwan Irawan, Surya Darma dan Aris ditangkap Polda Riau atas dugaan kepemilikan 37 kilogram sabu-sabu, 75 ekstasi dan 10 ribu pil happy five yang ditemukan dalam sebuah pompong di Perairan Bengkalis.

Pengungkapan kasus ini berawal dari patroli petugas Polair pada 16 Desember 2018 lalu. Saat itu petugas yang berada di pos melihat ada kapal pompong yang melintas di Sungai Kembung, Bengkalis pada pukul 17.30 WIB.

Petugas pun melakukan pengejaran dan menanyai awak kapal yang berada di pompong tersebut. Ada empat orang yang berada di kapal berbendera Indonesia tersebut. Saat ditanyakan mereka mengaku habis bahan bakar.

Ketika itu petugas menepikan kapal pompong tersebut. Petugas melakukan pemeriksaan dan setelah itu awak kapal memohon izin untuk membeli bahan bakar dan menitipkan kapal ke petugas.

Mereka juga meninggalkan nomor handphone untuk bisa dihubungi. Setelah lama tidak kunjung kembali ke kapal, petugas melakukan pemeriksaan, ternyata ditemukan 37 bungkus berisi sabu-sabu.

Setelah mengetahui adanya barang haram tersebut, Ditpolair pun mengembangkan kasus bersama dengan Ditresnarkoba Polda Riau Polisi juga melakukan profilling dan membuat sketsa terhadap orang DPO tersebut.

Saat pengembangan kasus, diketahui bahwa terdakwa berada di Jawa. Kelima terdakwa ditangkap di daerah Probolinggo setelah sebelumnya ke Bali.

Penulis : CK2
Editor : Ali
Kategori : Kabupaten Bengkalis, Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 22 Januari 2021
Koperasi Rejosari Bangkit di Masa Pandemi Covid-19
Jumat, 22 Januari 2021
Sosialisasi Prokes, Polsek Kerumutan Sambangi Warga ke Penjuru Desa
Jumat, 22 Januari 2021
Polsek Langgam Kembali Gelar Jumat Barokah
Jumat, 22 Januari 2021
Antisipasi Karhutla, Polsek Pangkalan Kerinci Galakkan Patroli Daerah Rawan Kebakaran

Serantau lainnya ...
Selasa, 19 Januari 2021
Glowing Treatment Kini Hadir di Isabell's Beauty Treatment
Sabtu, 09 Januari 2021
Pilih Salah Satu Hewan untuk Prediksi Masa Depanmu
Rabu, 06 Januari 2021
Puteri Ekowisata Indonesia Perwakilan Riau Endang Sri Rezki Percayakan Perawatan Kulit ke Klinik Isabells Beauty Treatment
Rabu, 06 Januari 2021
Tak Perlu Susah Payah, Ini Untungnya Pakai Aplikasi Pinjam Uang Online

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Senin, 18 Januari 2021
Kaget dengan Harga Samsung Galaxy S21 Ultra
Rabu, 30 Desember 2020
Intip Spesifikasi Realme C11, Smartphone Rp1,5 Jutaan dengan Beragam Fitur Menarik
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 18 Januari 2021
Terlalu Lama Pakai Masker Sebabkan Mata Kering, Ini Cara Mencegahnya
Rabu, 06 Januari 2021
Jembatan Siak IV Kerap Jadi Titik Kumpul Pesepeda di Pekanbaru
Selasa, 08 Desember 2020
Miss Interglobal Indonesia 2020 Kunjungi Isabell's Beauty Treatment
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 20 Januari 2021
Usia 20 Tahun, PCR Komit Beri Kontribusi Besar bagi Kemajuan Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Ini Dia Pemenang Lomba Film Dokumenter dan Fotografi Sempena Milad FIB Unilak
Selasa, 22 Desember 2020
Politeknik Caltex Riau Jalin Kerjasama dengan Universitas Baiturrahmah
Senin, 14 Desember 2020
Di Tangan Dosen Unilak, Urine Ternak Diubah Menjadi Pupuk Cair

Kampus lainnya ...

Telkomsel 7 Desember 2020
Terpopuler

02

Kamis, 21 Januari 2021 12:29 WIB
Ramai-ramai Tinggalkan WhatsApp, Beralih ke BiP
Pesonna Hotel Januari 2021
Foto
RAPP APRIL NATAL 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Jumat, 15 Januari 2021
Sempat Menimba Ilmu 3 Tahun di Pesantren, Vicky Prasetyo Ingin Jadi Penceramah
Senin, 11 Januari 2021
Setelah Sebulan Jalani Karantina, Akhirnya Nirina Zubir Negatif Covid-19
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Jumat, 15 Januari 2021
Membuka Pintu Rezeki di Waktu Pagi
Sabtu, 09 Januari 2021
Bersyahadat di Masjid Ar Rahman Pekanbaru, Sampang Ganti Nama Jadi Abdul Aziz
Kamis, 26 November 2020
Ustaz Abdul Somad Launching "SPBU" Bersama YTWU
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www