Sabtu, 31 Juli 2021

Breaking News

  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!   ●   
  • Israel Tawarkan Vaksin yang Nyaris Kedaluwarsa ke Negara Lain   ●   
  • Singkirkan Spanyol Lewat Adu Penalti, Italia Lolos ke Final   ●   
  • Sindikat Vaksin Covid Palsu Ditangkap setelah Suntikkan Air Garam ke 2.000 Warga
Yamaha 30 Juli 2021
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?


Cerita Mahasiswi Magang Asal Pelalawan Bertaruh Nyawa Tangani Pasien Covid-19 di RS Medan
Sabtu, 28 Maret 2020 14:56 WIB
Cerita Mahasiswi Magang Asal Pelalawan Bertaruh Nyawa Tangani Pasien Covid-19 di RS Medan
ilustrasi

PELALAWAN (CAKAPLAH) - Fitria Rahmadani Agustin seorang mahasiswi keperawatan asal Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau. Saat ini ia bertaruh nyawa terlibat sebagai tenaga medis sukarela tangani Covid-19 di sebuah Rumah Sakit di Medan, Sumatera Utara.

Terlibat sebagai tenaga medis lantaran tuntutan kewajiban akademis untuk menuntaskan tugas akhir dan magang di RS Sembiring, Sumatera Utara. Hanya saja, disaat bersamaan Indonesia diserang penyebaran virus Covid-19. Termasuk di Medan dan seluruh penjuru negeri ini.

Di tempat dia magang korban Covid-19 meningkat. Kondisi daerah ini dinyatakan oleh pemerintah Sumatera Utara 'red area' atau daerah merah, dimana penyebaran Covid-19 sudah membahayakan. Pemerintah Sumut pun meminta banyak orang bersukerela menjadi tenaga medis. Termasuk dirinya, selain tugas akhir akademis juga terlibat atas panggilan kemanusiaan.

Kisah haru dan memilukan anak tertua dari tiga bersaudara ini bikin merinding selama ia menjadi tenaga medis di RS Sembiring. Pengalaman selama menangani pasien Covid-19 tersebut ia sampaikan kepada keluarga dan adik-adiknya via telpon di Langgam lantaran tetap membandel keluar rumah dan tidak mengindahkan anjuran pemerintah di saat situasi saat ini.

Percakapan via telepon durasi 13 menit 52 detik itu antara dirinya dengan keluarga di Langgam, sempat direkam oleh adik sepupunya. Rekaman itu, viral dan menyebar luas di berbagai grup WhattApss. Pengakuan Fitria selama menanagani pasien Covid-19 betul-betul mengharukan.

Percakapan dengan bahasa asli Melayu Langgam itu menguraikan pengalaman pahit dirinya bertugas. Wartawan CAKAPLAH.com juga mendengarkan rekaman percakapan Fitria Rahmadani Agustin dan sudah mengkonfirmasi ke keluarganya.

Selama 12 jam bertugas menangani pasien Covid-19 tak pakai makan dan minum, cakap Fitria, lantaran terbungkus oleh Alat Pelindung Diri (APD). Tangan sampai dibikin 'kajuik' alias kaku berubah dengan yang aslinya.

Seraya terisak-isak dalam percakapan rekaman itu, ia meminta dan memohon-mohon kepada keluarga dan adik-adiknya untuk tetap berdiam diri di rumah. 

Dia mengaku tak pernah melihat penyakit separah Covid-19 sejauh ini. "Parah HIV AID lebih parah lagi Covid-19. Jika pasien positif terserang virus corona, tak boleh dilihat keluarga, jika terjadi kondisi terburuk meninggal dunia, mayatnya tak dimandikan dan dibungkus plastik lalu dikubur. Lagi-lagi tak boleh diantarkan oleh pihak keluarga," bebernya.

Yang lebih menyedihkan lagi, kata Fitria Rahmadani dalam percakapan itu, ketika dia menangani pasien, tidak diperbolehkan pulang, lantaran dianggap terpapar bersama pasien Covid-19. Terlebih lagi, seiring di tempat ia magang ada petugas medis meninggal dunia akibat virus Covid-19.

Ia mengaku sedih melihat 'story' dan status di media sosial adiknya di Langgam seolah-olah tak peduli peristiwa penyebaran Covid-19. "Terus terang 'dik oi' betul-betul sedih 'mbo' liat story 'ngkak' itu. Jadi memohon untuk dirumah saja," jelasnya, dalam percakapan itu.

Ia pun meminta kepada keluarga dan masyarakat kabupaten Pelalawan untuk senantiasa menjaga kesehatan, mematuhi anjuran pemerintah. Untuk mengantisipasi pencegahan, pakain yang habis dipakai sehari langsung dicuci, begitu juga jika ada waktu setiap hari menjemur agak setengah jam sekira pukul 10.00 WIB pagi. Sebab menurutnya, berjemur diwaktu saat itu mampu mematikan virus Covid-19.

Gustina, ibu kandung Fitria Rahmadani Agustin ketika dihubungi CAKAPLAH.com, Sabtu (28/3/2020) berterus terang bahwa rekaman percakapan tersebut adalah rekaman Fitria Rahmadani Agustin kepada adiknya, empat hari yang lalu.

Rekaman percakapan itu kata dia terjadi saat Fitria Rahmadani Agustin menelpon adiknya. Lalu direkam. Rekaman ini juga meminta adiknya untuk tidak keluar rumah menyusul penyebaran virus Covid-19.

"Iya, adik dia saat ini berjalan-jakan saja kerjanya. Berkumpul-kumpul, jadi dia ini sedang mengalami musibah di Medan itu. Lalu ditelpon menyampaikan kondisi yang ia alami dan disampaikan ke adiknya," jelas Gustina.

Saat ini, cakapnya, Fitria Rahmadi Agustin tercatat sebagai mahasiswi semester akhir Akademi Keperawatan (Akper) Deli Husada di kota Medan Sumatera Utara. "Lantaran menyandang status mahasiswi semester akhir, ia tidak diperbolehkan pulang kampung seraya menuntaskan tugas akhir, ia magang di RS Sembiring, Medan," katanya.

Saat ini kata dia, Fitria mengambil profesi spesialis untuk kurun waktu satu tahun lagi. "Wisuda dikampus dia kemarin sudah selesai, kini dia ambil profesi satu tahun, diperkirakan profesi tuntas bulan Oktober mendatang. Semua yang ambil profesi tak bolah pulang dan wajib menangani pasien Covid-19," terangnya.

Ia pun mengaku sangat sedih dengan kondisi yang dialami anaknya saat ini. Terlebih saat mendengarkan pengakuan anaknya ketika ada pasien positif terserang virus Covid-19 dibawa ke rumah sakit tempat ia praktik. Kadang pasien hanya ditangani perawat.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi, sambung Gustina, dua orang tenaga praktik bersamaan satu tugas dengan anaknya, dinyatakan terserang Covid-19. Kedua kerabat tersebut dirujuk ke RS Jakarta.

"Saya hanya mendoakan saja semoga anakku baik-baik saja di Medan dalam menjalankan tugas mulia ini," cakapnya.

Penulis : Febri
Editor : Ali
Kategori : Peristiwa, Kabupaten Pelalawan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?

Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Kamis, 22 Juli 2021
MPR Desak Vaksin Dosis Ketiga untuk Nakes Dilakukan Secepatnya
Rabu, 14 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemerintah Telah Tetapkan PPKM Darurat MPR Minta Semua Harus Berdoa
Senin, 12 Juli 2021
MPR: Koperasi Sebagai Panglima Menjaga Ketahanan Ekonomi Nasional
Jumat, 09 Juli 2021
MPR: Penting untuk Hadirkan Kolaborasi dalam Hadapi Covid-19

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 31 Juli 2021
Cegah Pungutan Liar, Polsek Ukui Sosialisasi Rutin Saber Pungli kepada Masyarakat
Sabtu, 31 Juli 2021
Jamin Keamanan Masyarakat, Polsek Pangkalan Lesung Giatkan KRYD
Sabtu, 31 Juli 2021
Operasi Yustisi di Masa AKB, Polsek Pangkalan Kuras Kembali Pantau Wilkum dari Paparan Covid-19
Sabtu, 31 Juli 2021
Polsek Kuala Kampar Laksanakan Patroli KRYD

Serantau lainnya ...
Rabu, 21 Juli 2021
Anak Didik AMS Juarai Pemilihan Bujang Dara Pekanbaru 2021
Selasa, 13 Juli 2021
Famys Hijab, Pilihan Tepat untuk Tampil Cantik Saat Idul Adha
Jumat, 09 Juli 2021
Berkembang Pesat, Irvan Asmara Sukses Dirikan AMS Modelling School
Kamis, 08 Juli 2021
DRV Beauty Store Jadi Ikon Kosmetik di Sungai Penuh, Produknya Lengkap dan Original

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas

Advertorial lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?
Jumat, 02 Juli 2021
Heboh Bill Gates dan Istrinya Sebenarnya sudah Meninggal Tahun 2013 Lalu
Minggu, 09 Mei 2021
5 Smartphone Terbaru dari Oppo Tahun 2021
Senin, 03 Mei 2021
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Kurang dari 2 Pekan Lagi

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 27 Juli 2021
Tingkatkan Inovasi Teknologi Terapan Bidang MKG, PCR dan BMKG Jalin Kerja Sama
Selasa, 27 Juli 2021
Tim Kukerta Balek Kampung Unri Sialang Sakti Berikan Spanduk dan Logo
Selasa, 27 Juli 2021
Kukerta Unri Desa Ujung Batu Timur Serahkan 1.000 Batang Bibit Tanaman Buah kepada Masyarakat
Senin, 26 Juli 2021
Mahasiswa Kukerta Unri di Desa Pulau Terap Kampar Lakukan Penyemprot Disinfektan

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?


PCR 15 Juli 2021
Terpopuler
Permata
Foto
Unilak 1 Juni 2021
Pelantikan Bupati Siak - Pemkab Siak
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah
Kamis, 01 Juli 2021
Peramal Mbak You Meninggal Dunia
Kamis, 29 April 2021
7 Artis Indonesia dengan Bayaran Selangit

Selebriti lainnya ...
Bhayangkara 2021 CAKAPLAH
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
UIR 2021
Selasa, 27 Juli 2021
Sabah Ahmedi, Imam Termuda Inggris Lawan Stereotip Lewat Medsos
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban
Jumat, 02 Juli 2021
Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Seperti Apa yang Bisa Disebut Syahid?
Senin, 14 Juni 2021
Santri Rumah Qur'an Hajjah Rohana Tak Hanya Fokus Tahfiz Tapi Juga Belajar Pokok Keislaman

Religi lainnya ...
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRD
Indeks Berita
Idul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www