Minggu, 07 Juni 2020

Breaking News

  • Waspada Wabah Covid-19, Masjid Raya Annur Riau Tiadakan Salat Jumat   ●   
  • Pemprov Riau akan Bagi-bagi Sembako ke Warga Miskin Terdampak Corona   ●   
  • Pemda Pelalawan Alokasikan Rp 9 Miliar untuk Penanganan Covid-19   ●   
  • Asri Auzar Anjurkan Kader Demokrat yang Ikut Kongres Lakukan Rapid Test   ●   
  • Cegah Virus Corona, PKB Riau Kembali Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Masjid   ●   
  • Kondisi Pasien Suspect Corona di Dumai Membaik   ●   
  • Ade Fitra Terpilih Jadi Ketua Karang Taruna Pekanbaru 2020-2025   ●   
  • Tahun Ini 50 Mahasiswa UIN Suska Riau Terima Beasiswa dari Bank Indonesia   ●   
  • Polair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp 5,3 Miliar   ●   
  • Kadisdik Riau Larang Sekolah Pungut Uang Perpisahan Siswa
Yamaha 1 Juni 2020

Cerita Mahasiswi Magang Asal Pelalawan Bertaruh Nyawa Tangani Pasien Covid-19 di RS Medan
Sabtu, 28 Maret 2020 14:56 WIB
Cerita Mahasiswi Magang Asal Pelalawan Bertaruh Nyawa Tangani Pasien Covid-19 di RS Medan
ilustrasi

PELALAWAN (CAKAPLAH) - Fitria Rahmadani Agustin seorang mahasiswi keperawatan asal Kelurahan Langgam, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau. Saat ini ia bertaruh nyawa terlibat sebagai tenaga medis sukarela tangani Covid-19 di sebuah Rumah Sakit di Medan, Sumatera Utara.

Terlibat sebagai tenaga medis lantaran tuntutan kewajiban akademis untuk menuntaskan tugas akhir dan magang di RS Sembiring, Sumatera Utara. Hanya saja, disaat bersamaan Indonesia diserang penyebaran virus Covid-19. Termasuk di Medan dan seluruh penjuru negeri ini.

Di tempat dia magang korban Covid-19 meningkat. Kondisi daerah ini dinyatakan oleh pemerintah Sumatera Utara 'red area' atau daerah merah, dimana penyebaran Covid-19 sudah membahayakan. Pemerintah Sumut pun meminta banyak orang bersukerela menjadi tenaga medis. Termasuk dirinya, selain tugas akhir akademis juga terlibat atas panggilan kemanusiaan.

Kisah haru dan memilukan anak tertua dari tiga bersaudara ini bikin merinding selama ia menjadi tenaga medis di RS Sembiring. Pengalaman selama menangani pasien Covid-19 tersebut ia sampaikan kepada keluarga dan adik-adiknya via telpon di Langgam lantaran tetap membandel keluar rumah dan tidak mengindahkan anjuran pemerintah di saat situasi saat ini.

Percakapan via telepon durasi 13 menit 52 detik itu antara dirinya dengan keluarga di Langgam, sempat direkam oleh adik sepupunya. Rekaman itu, viral dan menyebar luas di berbagai grup WhattApss. Pengakuan Fitria selama menanagani pasien Covid-19 betul-betul mengharukan.

Percakapan dengan bahasa asli Melayu Langgam itu menguraikan pengalaman pahit dirinya bertugas. Wartawan CAKAPLAH.com juga mendengarkan rekaman percakapan Fitria Rahmadani Agustin dan sudah mengkonfirmasi ke keluarganya.

Selama 12 jam bertugas menangani pasien Covid-19 tak pakai makan dan minum, cakap Fitria, lantaran terbungkus oleh Alat Pelindung Diri (APD). Tangan sampai dibikin 'kajuik' alias kaku berubah dengan yang aslinya.

Seraya terisak-isak dalam percakapan rekaman itu, ia meminta dan memohon-mohon kepada keluarga dan adik-adiknya untuk tetap berdiam diri di rumah. 

Dia mengaku tak pernah melihat penyakit separah Covid-19 sejauh ini. "Parah HIV AID lebih parah lagi Covid-19. Jika pasien positif terserang virus corona, tak boleh dilihat keluarga, jika terjadi kondisi terburuk meninggal dunia, mayatnya tak dimandikan dan dibungkus plastik lalu dikubur. Lagi-lagi tak boleh diantarkan oleh pihak keluarga," bebernya.

Yang lebih menyedihkan lagi, kata Fitria Rahmadani dalam percakapan itu, ketika dia menangani pasien, tidak diperbolehkan pulang, lantaran dianggap terpapar bersama pasien Covid-19. Terlebih lagi, seiring di tempat ia magang ada petugas medis meninggal dunia akibat virus Covid-19.

Ia mengaku sedih melihat 'story' dan status di media sosial adiknya di Langgam seolah-olah tak peduli peristiwa penyebaran Covid-19. "Terus terang 'dik oi' betul-betul sedih 'mbo' liat story 'ngkak' itu. Jadi memohon untuk dirumah saja," jelasnya, dalam percakapan itu.

Ia pun meminta kepada keluarga dan masyarakat kabupaten Pelalawan untuk senantiasa menjaga kesehatan, mematuhi anjuran pemerintah. Untuk mengantisipasi pencegahan, pakain yang habis dipakai sehari langsung dicuci, begitu juga jika ada waktu setiap hari menjemur agak setengah jam sekira pukul 10.00 WIB pagi. Sebab menurutnya, berjemur diwaktu saat itu mampu mematikan virus Covid-19.

Gustina, ibu kandung Fitria Rahmadani Agustin ketika dihubungi CAKAPLAH.com, Sabtu (28/3/2020) berterus terang bahwa rekaman percakapan tersebut adalah rekaman Fitria Rahmadani Agustin kepada adiknya, empat hari yang lalu.

Rekaman percakapan itu kata dia terjadi saat Fitria Rahmadani Agustin menelpon adiknya. Lalu direkam. Rekaman ini juga meminta adiknya untuk tidak keluar rumah menyusul penyebaran virus Covid-19.

"Iya, adik dia saat ini berjalan-jakan saja kerjanya. Berkumpul-kumpul, jadi dia ini sedang mengalami musibah di Medan itu. Lalu ditelpon menyampaikan kondisi yang ia alami dan disampaikan ke adiknya," jelas Gustina.

Saat ini, cakapnya, Fitria Rahmadi Agustin tercatat sebagai mahasiswi semester akhir Akademi Keperawatan (Akper) Deli Husada di kota Medan Sumatera Utara. "Lantaran menyandang status mahasiswi semester akhir, ia tidak diperbolehkan pulang kampung seraya menuntaskan tugas akhir, ia magang di RS Sembiring, Medan," katanya.

Saat ini kata dia, Fitria mengambil profesi spesialis untuk kurun waktu satu tahun lagi. "Wisuda dikampus dia kemarin sudah selesai, kini dia ambil profesi satu tahun, diperkirakan profesi tuntas bulan Oktober mendatang. Semua yang ambil profesi tak bolah pulang dan wajib menangani pasien Covid-19," terangnya.

Ia pun mengaku sangat sedih dengan kondisi yang dialami anaknya saat ini. Terlebih saat mendengarkan pengakuan anaknya ketika ada pasien positif terserang virus Covid-19 dibawa ke rumah sakit tempat ia praktik. Kadang pasien hanya ditangani perawat.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi, sambung Gustina, dua orang tenaga praktik bersamaan satu tugas dengan anaknya, dinyatakan terserang Covid-19. Kedua kerabat tersebut dirujuk ke RS Jakarta.

"Saya hanya mendoakan saja semoga anakku baik-baik saja di Medan dalam menjalankan tugas mulia ini," cakapnya.

Penulis : Febri
Editor : Ali
Kategori : Peristiwa, Kabupaten Pelalawan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Pilihan
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 07 Juni 2020
Cegah Karhutla, Babinsa Koramil 08/Tandun dan Bhabinkamtibmas Gelar Patroli Bersama
Sabtu, 06 Juni 2020
Peduli Kesehatan, Unilak Teken MoU dengan Yarsi
Sabtu, 06 Juni 2020
Babinsa Koramil 07/Kampar Imbau Warga Tetap Waspada Covid-19
Sabtu, 06 Juni 2020
Babinsa Koramil 12/XIII Koto Kampar Imbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional

Serantau lainnya ...
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa
Minggu, 23 Februari 2020
Nikmati Perjalanan Wisatamu Dengan Bus Tiara Mas
Minggu, 09 Februari 2020
CAKAPLAH & BENTO

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 14 April 2020
Bantu Penanganan Covid-19, Pertamina dan Hiswana Migas Serahkan APD ke Pemprov Riau
Kamis, 27 Februari 2020
PGN Rutin Lakukan Pemeliharaan Transmisi dan Jalur Distribusi
Rabu, 26 Februari 2020
Usai Dilatih Tim Fire Fighter PT RAPP, Ratusan Mahasiswa Unilak Daftar Jadi Relawan Karhutla
Senin, 24 Februari 2020
PGN Jaga Ketahanan Pasok Gas Jawa Timur

Advertorial lainnya ...
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan
Kamis, 18 Juli 2019
Xiaomi Resmi Perkenalkan Mi A3, Berapa Harganya?

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19
Jumat, 20 Maret 2020
Golongan Darah 'O' Lebih Kebal Terhadap Corona, Benarkah?
Sabtu, 01 Februari 2020
Terungkap, Alasan Lelaki Senang dengan Perempuan Bertubuh Mungil

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 30 Mei 2020
Selasa, Rektor UIR Lantik Wakil Dekan Fakultas dan Wadir Pascasarjana UIR
Rabu, 06 Mei 2020
Cukup Bayar SPP, Pasti Kuliah di Unilak
Jumat, 17 April 2020
IKA Ilmu Ekonomi Unri Salurkan Bantuan Sembako ke Mahasiswa Terdampak Covid-19
Rabu, 15 April 2020
Masuk Kampus UIR, Dosen dan Mahasiswa Wajib Periksa Suhu Badan

Kampus lainnya ...

RAPP Idul Fitri 1441 / 2020
Terpopuler
Ucapan Idul Fitri AMPG
Foto
BOB PT BSP Idul Fitri
Iklan Unilak
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Labersa Hotel 03 - 2020
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia
Jumat, 31 Januari 2020
Cerita Melody Laksani JKT48 Berburu Oleh-Oleh di Pekanbaru

Selebriti lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Iklan ACT 6 Mei 2020
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok
Selasa, 16 April 2019
Jokowi dan Dua Presiden RI Lainnya yang Mendapat Keistimewaan Bisa Masuk Ka'bah
Selasa, 12 Februari 2019
Bimbang Menentukan Pilihan, Baca Doa Ini

Religi lainnya ...
APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020
Indeks Berita
Imbauan Cegah Corona Pemkab SiakDiskes RohulDPMPT Pekanbaru Jamil 1DPMPT Pekanbaru Jamil 2APRIL HUT KAMPARIklan Polres Inhu Verifikasi CAKAPLAHHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPPTPP Ucapan Verifikasi CAKAPLAHKUD TANI BAHAGIA INHU VERIFIKASI CAKAPLAHPangeran Hotel
www www