Rabu, 23 September 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 18 September 2020

CAKAP RAKYAT
Saatnya Politisi Unjuk Gigi
Senin, 30 Maret 2020 09:34 WIB
Saatnya Politisi Unjuk Gigi
Dr drh Chaidir MM

KAJIAN ilmiah tentang pandemi virus corona Convid-19 yang disusun oleh Profesor Hadi Susanto, alumni ITB, pakar matematika terapan University of Essex Inggris dan Khalifa University of Science and Technology Uni Arab Emirat, membuat kita bergidik. Betapa tidak. Convid-19 penyebarannya di Indonesia sangat masif. Diperkirakan, 50 persen total populasi Indonesia berpeluang besar terinfeksi wabah Covid-19 sebelum Idul Fitri pada pertengahan Mei 2020 (Kompas, 27/3/2020).

Asumsinya, pertama, masyarakat tidak mengubah perilakunya untuk segera melakukan pembatasan fisik (physical distancing); kedua, tidak ada pembatasan akses wilayah. Bahkan, menurut Hadi, jika wilayah Jakarta yang kini menjadi episentrum pandemi tetap bisa dimasuki secara bebas, sangat mungkin jumlah orang yang terinfeksi mencapai 80 persen.

Prediksi penyebaran Covid-19 di suatu negara didasarkan pada jumlah kematian. Berdasarkan data, angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia (jumlah kematian dibanding kasus positif) merupakan yang tertinggi di dunia dengan persentase mencapai 8,7 persen. Namun, angka pengetesan Covid-19 di Indonesia termasuk yang terendah di dunia. Pekan lalu, Indonesia baru melaksanakan 1.727 tes. Jika dibandingkan dengan total penduduk, baru satu orang di tes dari 156 ribu orang. Data inilah yang menjadi dasar perkiraan, masih banyak penderita Covid-19 yang belum teridentifikasi.

Wabah ini memang menakutkan bagi orang yang mau berpikir, tapi orang yang cuai tak ambil pusing dengan berbagai alasan juga banyak. Ini serius. Lihatlah, Tanah Suci Mekkah tutup untuk ibadah haji tahun ini; Olympiade Tokyo ditunda ke tahun depan; banyak negara mengunci diri (karantina ketat, maximum security quarantine), tak boleh ada yang keluar-masuk; salat Jumat berjemaah ditiadakan sampai wabah berlalu; salat tarawih dan salat Idulfitri kemungkinan besar tidak dilaksanakan; sekolah diliburkan (anak-anak belajar di rumah); para pegawai work from home; tak boleh ada keramaian apapun bentuknya; tradisi mudik lebaran tahun ini di-stop. Rasanya, sepanjang abad 21 dan abad 20 kejadian seperti ini belum pernah terjadi.

Harapan kita? Wabah segera berlalu. Bagaimana caranya? Ada banyak contoh pengendalian wabah. Semua terbuka untuk dipilih. Mau cara superkeras China? Atau cara Korea Selatan, Malaysia, Italia, atau Amerika Serikat? Presiden Donald Trump yang terkesan angkuh tak segan-segan menelepon Presiden China, Xi Jinping, pada Jumat siang 27 Maret pekan lalu, minta tolong. Pemerintah Malaysia mengucurkan anggaran 250 miliar ringgit setara dengan Rp 928 triliun untuk penanganan wabah corona. India menggelontorkan dana 22,5 milyar dolar atau setara dengan Rp 360 triliun. Tapi itu belum apa-apa, dua hari lalu DPR AS mengesahkan RUU Dana Bantuan penanggulangan Covid-19 sebesar 2,2 Triliun dolar atau setara Rp 35.000 triliun (sekadar bandingan APBN 2020 kita cuma Rp 3.000 triliun).

No one best way. Tak ada satu cara yang mangkus. Cara yang paling bijak adalah menggabungkan cara-cara terbaik. Cara China atau Amerika, belum tentu cocok untuk Indonesia. Kita punya kesulitan karena wilayahnya hampir seluas Eropa, berpulau-pulau, berselat-selat, dengan karakter dan kesulitan lokasi yang berbeda-beda. Pengangkutan peralatan kesehatan, obat-obatan dan APD dalam jumlah cukup, cepat dan tepat, pasti tidak mudah.

Pemerintah pasti sudah tahu masalah yang dihadapi. Kita sependapat dengan apa yang disampaikan Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Peralatan dan perlengkapan Rumah Sakit kita beserta fasilitasnya masih terbatas, ruang ICU minim, alat bantu pernapasan, ruang isolasi, alat rapid test, cairan dan peralatan disinfektan, obat-obatan, Alat Pelindung Diri (APD) untuk dokter dan tenaga kesehatan, semuanya minim. Padahal harusnya semua tersedia dalam jumlah yang cukup berapapun yang dibutuhkan. Dengan keterbatasan APD itu, wajar kalau IDI dan sejumlah organisasi profesi lain menyampaikan protes kepada pemerintah. (Tempo.co, 27/3/2020).

Akar masalah keterbatasan itu klasik: minimnya anggaran. Inilah yang harus disiasati. Cari metoda yang paling jitu. Misalnya, apabila opsi lockdown (regional atau lokal) yang dipilih, maka anggaran yang diperlukan tentu tidak hanya untuk keperluan aspek pelayanan kesehatan dan pengendalian wabah saja, aspek lain yang tak kalah pentingnya adalah aspek perekonomian, bantuan hidup untuk orang-orang yang tak bisa bekerja dan biaya operasional petugas-petugas yang siap tempur di lapangan untuk menjamin seluruh bantuan sampai tepat sasaran dan tepat waktu.

Bila kebijakan yang dipilih membatasi lalu-lintas orang dan penerapan physical distancing secara ketat, sembari mengharapkan kesadaran masyarakat, diperkirakan ODP dan PDP akan semakin meningkat. Dan ini membutuhkan pendataan yang akurat untuk pengendaliannya, termasuk penyediaan karantina. Pemerintah harus sedikit bertangan besi. Namun, metoda apapun yang dipilih, kebutuhan yang sangat mendesak adalah memenuhi fasilitas kesehatan, peralatan dan perlengkapan (APD, bahan-bahan kimia, dan obat-obatan) sesuai kebutuhan, termasuk yang amat sangat mendesak adalah APD untuk dokter dan seluruh petugas kesehatan, termasuk pekerja nonmedis di RS. Tidak boleh lagi ada keluhan minimnya APD.

Dari mana anggarannya? Dana tanggap darurat dalam APBN/APBD, pasti tidak cukup. Peluangnya melalui APBN atau APBD Perubahan. Maka, sekarang saatnya Pemerintah dan politisi di Lembaga perwakilan (DPR dan DPRD) menyusun dan membahas secara superkilat RUU dan Ranperda inisiatif perubahan APBN dan APBD. Tunda semua kegiatan yang tidak terkait langsung kepentingan mendesak hidup/mati rakyat. Dananya dialihkan untuk membiayai penanganan Covid-19. Sekaranglah saatnya politisi di DPR dan DPRD unjuk gigi membela kepentingan rakyat. Dukungan politik sangat diperlukan pemerintah. Yang tidak terpuji itu bila politisi mempolitisasi kesulitan rakyat demi pencitraan politik. Pemerintah dan politisi jangan takut KPK, BPK, BPKP, inspektorat, media dan LSM. Tegas dan ambil inisiatif segera. Sepanjang semuanya dengan tikad baik, menjunjung asas keterbukaan, tidak menyalahgunakan kewenangan, tak perlu khawatir. Kondisinya gawat darurat, force majeur.

Sekarang pulalah kesempatan yang tepat bagi korporasi dan pengusaha-pengusaha sukses untuk berpartisipasi membantu pemerintah dan masyarakat; membantu di saat sulit sangat besar artinya. Bila suasana sudah kondusif dan perekonomian kembali normal, korporasi akan kembali menarik keuntungan dari bisnisnya.

Bila wabah ini dianggap perang, maka kekuatan yang sudah teruji selalu siap di front terdepan adalah TNI dan POLRI. Kita sudah berpengalaman, dalam berbagai bencana alam, peran TNI dan POLRI ini terbukti besar perannya dalam mitigasi bencana. Lengkapi TNI dan POLRI dengan APD, mereka akan siap melakukan tugas seberat apapun demi kepentingan rakyat.

Tidak kalah pentingnya adalah perlunya kesadaran masyarakat terhadap krisis yang sedang kita hadapi. Hindari kerumunan/keramaian. Tidak usah keluar rumah bila tidak sangat penting. Perhatikan etika bersin dan batuk, tutup mulut dan hidung (ini masalah sepele, tapi berbagai negara mengatur detil hal ini). Kemudian perlu uji cepat apakah kita tertular atau tidak. Ingat, orang yang tampak sehat belum tentu bebas dari virus. Tertular virus corona bukan penyakit yang memalukan, penyakit ini bisa sembuh. Setelah ikhtiar kita berdoa semoga corona cepat berlalu.***

Penulis : Dr drh Chaidir MM
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Minggu, 21 Juni 2020 06:33 WIB
Pancasila Sudah final!
Sabtu, 19 September 2020 09:10 WIB
Demokrasi Bukanlah “Kursi”
Minggu, 05 Juli 2020 21:02 WIB
Berdayakan Ormas untuk Kepentingan Bangsa
Minggu, 30 Agustus 2020 19:02 WIB
Malaysia dan Hari Kemerdekaan
Kamis, 28 Mei 2020 13:27 WIB
Setengah New Normal
Selasa, 30 Juni 2020 13:15 WIB
Jangan Buru-buru Sahkan Perda RTRW
Minggu, 19 Juli 2020 16:34 WIB
Ketika Pendapatan Ikut 'Jaga Jarak'
Jum'at, 08 Mei 2020 18:00 WIB
Stempel Miskin
Senin, 10 Agustus 2020 14:23 WIB
Tanggapan Pidato Gubri pada HUT ke-63 Riau
Selasa, 22 September 2020 09:34 WIB
Mempertanyakan Fokus APBD Riau 2020
Senin, 21 September 2020 11:26 WIB
Rahasia di Balik Sengsara
Jum'at, 22 Mei 2020 12:08 WIB
Wabah yang Berujung Pasrah
Kamis, 06 Agustus 2020 17:01 WIB
New Normal, New Life Style
Selasa, 07 April 2020 12:00 WIB
Ayolah, Jangan Gamang
Sabtu, 11 April 2020 08:24 WIB
Kampanye #JanganMudik
Sabtu, 30 Mei 2020 19:04 WIB
New Normal Jangan Ngasal
Sabtu, 02 Mei 2020 10:27 WIB
Refleksi Milad ke-88 Pemuda Muhammadiyah
Kamis, 20 Februari 2020 19:04 WIB
3 And 1
Rabu, 01 Januari 2020 09:00 WIB
2020, Tahun Para Milenial
Kamis, 20 Februari 2020 13:51 WIB
Menunggu Ketepatan Respon Policy
Sabtu, 22 Agustus 2020 16:12 WIB
Otonomi Daerah dan Pandemi Covid-19
Selasa, 18 Agustus 2020 09:58 WIB
Hijrah Butuh Pembuktian
Sabtu, 08 Agustus 2020 07:18 WIB
Riau Bermarwah di Tengah Wabah
Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 23 September 2020
Polsubsektor Pelalawan Imbau Warga Terapkan AKB
Rabu, 23 September 2020
Pastikan Warga Patuhi Protokol Kesehatan, Polsek Kerumutan Gelar Operasi Yustisi
Rabu, 23 September 2020
Polsek Bandar Sei Kijang Gelar Razia Protokol Kesehatan, Warga Terjaring Disanksi Bersihkan Fasum
Rabu, 23 September 2020
Polsek Pangkalan Kerinci Gelar Apel Pengecekan Sarpras Jelang Operasi Mantap Praja Lancang Kuning 2020

Serantau lainnya ...
Rabu, 23 September 2020
Strategi Mengelola Pinjaman Online Saat Pandemi Corona
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 12 September 2020
Bantu Pemutusan Mata Rantai Covid-19, Kelompok 49 Kukerta Univrab Bagikan Masker Gratis dan Kampanyekan Hidup Sehat
Sabtu, 12 September 2020
Besok, Ikatan Mahasiswa Inhu Gelar Mubes
Sabtu, 12 September 2020
KLHK Serahkan Dua Unit Motor Sampah Plus ke Unilak
Kamis, 10 September 2020
Kukerta Kelompok 39 Abdurrab Kampanye Corona dan Bantu Sembako di Panti Asuhan As-Salam

Kampus lainnya ...

Zukri Misran - Nasaruddin 4 September 2020
Terpopuler

02

Selasa, 22 September 2020 16:01 WIB
Pelayat Terus Berdatangan ke Rumah Almarhum Alhadar
Dapo Kanisya September 2020
Foto
APRIL RAPP HUT RI 75
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
BOB PT BSP HUT RI 75
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
PLN Inhu HUT RI ke-75
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP Hut Riau ke-63
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran

Religi lainnya ...
APRIL RAPP HUT Riau ke-36
Indeks Berita
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 OkAPRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020Polres Rohul 27 Juni 2020APRIL HUT KAMPARAMPI RiauHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www