Selasa, 07 Juli 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 1 Juli 2020

CAKAP RAKYAT
Memahami Frasa Social Distancing dari Sudut Pandang Komunikasi
Kamis, 09 April 2020 15:39 WIB
Memahami Frasa Social Distancing dari Sudut Pandang Komunikasi

FRASA social distancing atau jarak sosial sudah sangat akrab di telinga kita akhir-akhir ini. Saking populernya, frasa ini sering kali muncul dalam pemberitaan di berbagai media nasional di tanah air, dan lebih dahsyatnya lagi hampir setiap orang acap kali menggunakan frasa ini dalam percakapan mereka sehari-hari. Frasa social distancing sendiri sebenarnya mulai banyak digunakan sejak mewabahnya Covid-19 di awal tahun 2020. Frasa ini awalnya digunakan oleh WHO (World Health Organization) dalam memberikan saran kepada publik (advice for the public) untuk menjaga dan melindungi diri mereka dari terinfeksi Covid-19, yang penularannya terjadi secara cepat dan meluas di berbagai belahan dunia.

Menurut WHO dalam laman resminya www.who.int menjaga jarak sosial atau mantain social distancing dimaksudkan “maintain at least 1 metre (3 feet) distance between yourself and anyone who is coughing or sneezing”. Because when someone coughs or sneezes they spray small liquid droplets from their nose or mouth which may contain virus. If you are too close, you can breathe in the droplets, including the covid-19 virus if the person coughing has the disease.” Secara ringkas dapat diartikan bahwa kita perlu menjaga jarak diri setidaknya satu meter dengan orang lain, sehingga bila orang tersebut batuk atau bersin yang mengandung Covid-19, kita dapat terhindar.

Penggunaan frasa social distancing oleh WHO tersebut sangat jelas berkaitan dengan menjaga jarak tubuh antara seseorang dengan orang lainnya yang bertujuan untuk menghindari penularan suatu penyakit. Bila dikaji lebih dalam, frasa social distancing sebenarnya bukanlah frasa yang muncul baru-baru ini saja, namun telah lama digunakan dalam berbagai disiplin ilmu lainnya, salah satunya adalah ilmu komunikasi. Dari sudut pandang ilmu komunikasi, social distancing merupakan salah satu bagian dari komunikasi ruang (space communication) yang menunjukkan jarak ruang atau spasial ketika seseorang berkomunikasi dengan orang lainnya.

Jarak spasial social distancing

Menurut Hall dalam DeVito (2010), terdapat empat jarak spasial, yaitu intimate (0-45 cm), personal (45cm -120 cm), social (120 cm – 360 cm), dan public (lebih dari 360 cm). Berdasarkan pendapat Hall tersebut, terlihat bahwa jarak spasial minimal social distancing dalam komunikasi lebih jauh dibandingkan yang disampaikan oleh WHO. Menurut DeVito (2010), berkomunikasi pada spasial social distancing akan menyebabkan kehilangan detil visual bila dibandingkan dengan personal distancing. Terdapat jarak yang terkesan formal dan memberi ruang yang memisahkan antara pihak-pihak yang terlibat dalam komunikasi.

Tujuan social distancing

Seseorang yang menerapkan social distancing dalam berkomunikasi dimaksudkan untuk memelihara relasi sosial dengan orang lain. Relasi sosial ini lebih ditekankan pada suatu hubungan yang selayaknya terjadi diantara sesama manusia yang saling menghargai antara yang satu dengan yang lainnya. Berkomunikasi pada spasial social distancing biasanya juga terjadi pada orang-orang yang belum saling mempercayai, karena mereka masih menjaga jarak yang cukup renggang sebagai “dinding pembatas” pada spasial personal mereka. Berbeda halnya dengan social distancing dari WHO yang bertujuan untuk menghindari penularan penyakit dari orang lain, pada ilmu komunikasi social distancing bertujuan untuk memelihara relasi sosial dan menjaga ruang personal seseorang.

Faktor yang mempengaruhi pemilihan spasial social distancing

Ketika seseorang yang berkomunikasi dengan sengaja menggunakan spasial social distancing sudah tentu mengetahui persis bahwa spasial yang dipilihnya adalah yang terbaik menurutnya. Pada konteks tersebut, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pemilihan spasial social distancing, yaitu konsep diri yang cenderung menilai tidak setara (lebih tinggi atau lebih rendah) dari lawan bicaranya, nilai-nilai agama dan budaya yang dianut ketika berkomunikasi dengan orang lain terlebih kepada lawan jenis, konten komunikasi yang lebih bersifat umum dan tidak privasi, dan komunikasi yang terjadi lebih sering bersifat spontan tanpa ada tujuan komunikasi yang spesifik.

Social distancing atau physical distancing

Sejak frasa social distancing muncul sebagai salah satu langkah pencegahan penularan Covid-19 di masyarakat, banyak sekali terjadi penafsiran dan argumentasi yang menyatakan bahwa frasa tersebut tidak cocok karena terkesan mengandung makna yang membatasi seseorang dari lingkungan sosial mereka. Penafsiran seperti ini tentu menimbulkan polemik di masyarakat, terlebih jarak sosial sering dimaknai juga sebagai pembatasan hubungan antarindividu. Sebagai gantinya WHO kemudian memilih menggunakan frasa physical distancing yang secara harfiah diartikan sebagai jarak fisik. Frasa ini ternyata lebih diterima oleh sebagian masyarakat, karena dinilai memiliki arti dan makna yang lebih jelas, yaitu perlunya kita menjaga jarak fisik (bukan jarak sosial) untuk menghindari penularan covid-19.

Menurut Maria Kerkhove, ahli epidemiologi WHO (www.iflscience.com, 2020), menyatakan bahwa mereka menggunakan frasa physical distancing agar setiap orang tetap dapat terhubung dengan orang lain secara sosial melalui penggunaan media sosial, karena kesehatan mental itu sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Namun, bila kita menggunakan pendekatan ilmu komunikasi, frasa physical distancing atau jarak fisik lebih bersifat umum tanpa ada batasan spasial yang jelas (bisa dekat, bisa juga jauh) antara orang-orang yang berkomunikasi. Lebih buruknya lagi bila physical distancing diartikan hanya sebatas menjaga tubuh agar tidak terjadi kontak fisik dengan orang lain, dan itu dapat terjadi pada spasial personal distancing yang memiliki jarak yang lebih dekat dari social distancing. Bila konteks ini dikaitkan dengan upaya pencegahan penularan covid-19 tentu akan menjadi kontradiktif, karena kita sebaiknya memilih jarak fisik sejauh mungkin dengan orang lain.

Jadi, frasa social distancing yang sudah ada selama ini sebenarnya tidaklah salah, dan dari sudut pandang komunikasi pun sudah tepat untuk digunakan. Melalui penerapan spasial social distancing, jarak fisik antara orang-orang yang berkomunikasi akan lebih aman, karena setiap orang akan mempertahankan ruang personalnya. Di sisi yang lain, tujuan penerapan spasial social distancing dalam berkomunikasi yaitu untuk memelihara relasi sosial sama sekali tidak terganggu, karena tujuan tersebut dapat diganti dengan menggunakan media sosial. Lihat saja seperti penerapan belajar online, bekerja dari rumah (work from home), berbagai aplikasi meeting online yang dapat menggantikan pertemuan secara fisik. Pun misalnya terjadi komunikasi tatap muka (face to face) yang tak terhindarkan, seseorang yang berkomunikasi dengan menerapkan spasial social distancing akan lebih terjaga untuk menghindari resiko penularan covid-19. ***

Penulis : Dr. Biryanto, Praktisi Komunikasi
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Minggu, 05 Juli 2020 21:02 WIB
Berdayakan Ormas untuk Kepentingan Bangsa
Minggu, 21 Juni 2020 06:33 WIB
Pancasila Sudah final!
Kamis, 28 Mei 2020 13:27 WIB
Setengah New Normal
Jum'at, 08 Mei 2020 18:00 WIB
Stempel Miskin
Sabtu, 02 Mei 2020 10:27 WIB
Refleksi Milad ke-88 Pemuda Muhammadiyah
Sabtu, 30 Mei 2020 19:04 WIB
New Normal Jangan Ngasal
Selasa, 07 April 2020 12:00 WIB
Ayolah, Jangan Gamang
Sabtu, 11 April 2020 08:24 WIB
Kampanye #JanganMudik
Kamis, 20 Februari 2020 19:04 WIB
3 And 1
Rabu, 01 Januari 2020 09:00 WIB
2020, Tahun Para Milenial
Kamis, 20 Februari 2020 13:51 WIB
Menunggu Ketepatan Respon Policy
Selasa, 31 Desember 2019 17:01 WIB
2020, Tahun Para Milenial
Senin, 16 September 2019 15:00 WIB
Darurat Asap dan KPK
Jum'at, 24 Januari 2020 14:26 WIB
Pilkada dan Demokrasi Riau
Jum'at, 17 April 2020 21:05 WIB
Membaca PSBB Pekanbaru
Senin, 05 Agustus 2019 14:48 WIB
Waspada Musim Rawan Korupsi
Senin, 30 Maret 2020 09:34 WIB
Saatnya Politisi Unjuk Gigi
Minggu, 20 Oktober 2019 10:00 WIB
Menanti Kejutan PERPPU
Jum'at, 06 September 2019 14:32 WIB
Menakar Panggung Politik Riau
Selasa, 03 Juli 2018 19:36 WIB
Kesatria Politik
Kamis, 26 Maret 2020 08:36 WIB
Planning Under Pressure Akibat Covid-19
Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 07 Juli 2020
Bagikan BLT DD Tahap Ketiga, Bupati Kampar Puji Program Kegiatan di Desa Aur Sati
Selasa, 07 Juli 2020
Perwakilan BKKBN Riau dan DP3AP2KB Pelalawan Lakukan Pelayanan KB Sesuai Protokol Kesehatan
Selasa, 07 Juli 2020
Soal Dukungan Paisal-Amris, PPP Dumai: Baru Menjajaki Koalisi
Selasa, 07 Juli 2020
Babinsa Koramil 08 /Tandun Dampingi Pelaksanaan Rapid Test Terhadap Anggota PPDP Ujung Batu

Serantau lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa
Minggu, 23 Februari 2020
Nikmati Perjalanan Wisatamu Dengan Bus Tiara Mas

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 29 Juni 2020
DPRD Riau Gelar Paripurna LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Riau Tahun 2019
Senin, 08 Juni 2020
Warga Rumbio Sumringah Didatangi Bupati Kampar dan Terima BLT
Selasa, 14 April 2020
Bantu Penanganan Covid-19, Pertamina dan Hiswana Migas Serahkan APD ke Pemprov Riau
Kamis, 27 Februari 2020
PGN Rutin Lakukan Pemeliharaan Transmisi dan Jalur Distribusi

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19
Jumat, 20 Maret 2020
Golongan Darah 'O' Lebih Kebal Terhadap Corona, Benarkah?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 07 Juli 2020
Tandatangani MoA dengan UIR, Bupati Kampar Berharap Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Selasa, 07 Juli 2020
Tim Relawan Covid-19 Unri Kecamatan Tualang Ikut Sosialisasikan Protokol Kesehatan
Jumat, 03 Juli 2020
Prodi Ilmu Komunikasi Univrab Gelar Penyuluhan Covid-19 di Pekanbaru
Senin, 29 Juni 2020
Tim PKM Dosen Fekon Unilak Bantu Manajemen Bank Sampah di Rumpes

Kampus lainnya ...

PCR Juni 2020
Terpopuler

04

Polres Rohul 27 Juni 2020
Foto
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 Ok
Unilak Juli 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
AMPI Riau
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok

Religi lainnya ...
APRIL HUT KAMPAR
Indeks Berita
Imlek 2019 RAPP
www www