Rabu, 05 Agustus 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 1 Agustus 2020

Bung Hatta, Ulama Tanpa Panggilan Ulama
Senin, 04 Mei 2020 15:09 WIB
Bung Hatta, Ulama Tanpa Panggilan Ulama
Adrinof Chaniago

(CAKAPLAH) - Jenis pakaian yg menjadi penanda bagi orang awam untuk menyebut seseorang ulama ada beberapa macam. Ciri pakaian ulama itu sekaligus menandakan organisasi, komunitas atas paham keislaman ulama tersebut.

Nah, kebiasaan berpakaian proklamator dan Wakil Presiden RI pertama, Muhammad Hatta atau Bung Hatta, tidak termasuk salah satu diantara jenis-jenis pakaian ulama dalam anggapan awam tadi.

Pakaian yg biasa dipakai Bung Hatta kalau acara resmi atau acara keramaian hanya tiga: pakaian warna putih khas pemimpin pergerakan, atau jas, atau batik. Khusus batik, mulai rutin dipakai setelah mengundurkan diri sebagai Wakil Presiden tahun 1956.

Setelah tidak lagi jadi Wakil Presiden, karena sudah tidak sejalan lagi dengan Presiden Sukarno, Bung Hatta menjalankan peran sebagai pendidik, mengajar di UGM dan memberi ceramah di berbagai tempat.

Selain itu, beliau menulis, sebagai pekerjaan intelektual yang sudah dikerjakannya sejak usia 19 tahun.

Karena Bung Hatta adalah pelahab berbagai buku, mulai dari ekonomi, hukum, tata negara, politik luar negeri, filsafat hingga agama, maka ceramah maupun tulisan-tulisannya selalu berisi solusi-solusi yang tidak terpikirkan oleh kalangan relatif terdidik sekalipun. Selain bahasanya yang enak dan jernih, percikan-percikan pemikiran yang keluar dari tulisan dan kuliahnya memiliki landasan argumen dan penjelasan yang kuat.

Saya tidak berkesempatan menghadiri ceramah-ceramahnya Bung Hatta, karena ketika saya masih SMP beliau sudah wafat. Tetapi dari penuturan orang-orang kelahiran tahun 1930-an dan 1940-an, dari tulisan-tulisan tentang Bung Hatta, dan dari tulisan-tulisan Bung Hatta sendiri, saya meyakini ilmunya tentang Islam sekelas dengan ulama besar.

Dari tulisan-tulisannya yg membahas suatu tema dari perpektif Islam, susunan dalil Al Qur'an maupun dalil Hadist yang dikemukakan Bung Hatta sangat kuat dan jernih.

Saya meyakini, sepanjang masa bermukim sebelas tahun di Belanda dimana sebagian besar waktunya dihabiskan untuk membaca, bacaan-bacaan agama termasuk yang ia kunyah. Tanpa itu, tidak mungkin ia bisa mengupas ideologi-ideologi Barat dari sudut pandang Islam. Itu baru dari segi isi pemikiran. Dan, Bung Hatta tentu membaca buku dan kitab-kitab selama di Eropa. Sebelum dan sesudah kepergiannya ke Eropa, membaca adalah hobby utama dari Bung Hatta.

Kalau darah keturunan dan tradisi dalam keluarga dianggap penting sebagai salah satu jalan ke status ulama, Bung Hatta jelas memiliki itu.

Kakek Bung Hatta, Haji Abdurrahman, adalah seorang bergelar Syekh di Minangkabau yang bernama Syekh Abdurrahmsn dan kemudian lebih dikenal dengan panggilan Syekh Batuhampar. Sementara mengaji Al Qur'an sudah merupakan bagian dari kegiatan rutin Bung Hatta sejak usia bocah di kampungnya.

Tetapi, bagi saya, yang lebih menguatkan keyakinan saya untuk mengatakan Bung Hatta adalah ulama, selain Proklamator, negarawan, dan cendikiawan, adalah sikap perilakunya yang sulit dicari cacadnya sebagai seorang warasatul anbiyya (pewaris para nabi).

Dalam tutur kata, maaf, terpaksa saya membandingkan dengan ustadz-ustadz kondang jaman sekarang, yang sebagian dari mereka sekali dua kali lidahnya masih suka terpeleset keluar dari ukuran islami.

Dalam Islam jelas, sesuai ajaran Al Qur'an dan Sunnah Nabi, seorang muslim tidak boleh berkata buruk, atau kata-kata yang menimbulkan sakit hati orang lain. Pengecualian yg diberikan Allah, sebagai mana disebut dalam Al Qur'an, untuk mengeluarkan kata-kata buruk hanyalah bagi orang yang sedang dianiaya.

Selama Bung Hatta resmi berseberangan dengan Presiden Soekarno, Bung Hatta menjalankan cara-cara islami dalam menyampaikan kritik-kritiknya kepada Presiden Soekarno.

Memang caranya tidak seperti praktek di jaman Khulafaur Rasyiddin, yakni menemui pemimpin itu langsung untuk membisikkan saran di ruang tanpa lampu penerangan. Karena situasi seperti jaman Khulafaur Rasyiddin itu tidak memungkinkan dilakukan, Bung Hatta melakukannya dengan berkirim surat.

Apa isi surat itu tidak pernah diumbar oleh Bung Hatta di depan publik. Seperti bahasa lisannya, bahasa dalam suratnya kepada pemimpin yg sah juga santun.

Hanya ketika Presiden Soekarno tidak menanggapi surat-surat yg sudah dikirimnya berkali-kali, barulah Bung Hatta menulis surat agak keras. Tetapi bahasa tertulis yang keras itu bukan bahasa sarkas dan menyerang pribadi Sukarno.

Selain kesantunan sebagai pelaksanaan ajaran agama, sifat-sifat islami lain juga melekat dalam keseharian Bung Hatta, seperti sangat jujur, sederhana, hemat tetapi tidak kikir, disiplin, kerja keras, dan sebagainya.

Praktek tidak memanjakan anak-anaknya dengan harta atau fasilitas, tetapi membekali dengan pendidikan, sifat disiplin dan kerja keras, saya yakin itu dengan merujuk pada bacaan-bacaannya tentang ajaran Islam.

Dari latar belakang darah keturunan, tradisi mengaji, porsi membaca buku-buku Islam, isi ceramah dan tulisan-tulisan, dan praktek tutur kata dan perbuatan sehari-harinya, Bung Hatta adalah ulama yang sekelas ulama besar.

Hal yang tidak dipunyai Bung Hatta dari ulama jaman sekarang adalah salah satu jenis pakaian dari beberapa jenis pakaian yang menjadi salah satu kriteria di kepala masyarakat untuk menyebut seseorang sebagai ulama.

Rawajati, 10 Ramadhan 1441 H.

Penulis : Adrinof Chaniago (Mantan Kepala Bappenas)
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 05 Agustus 2020
Terima Pin Emas, Kapolres Inhu: Bhabinkamtimas Ripal Harus Menjadi Contoh
Selasa, 04 Agustus 2020
Sembelih 317 Hewan Kurban, PTPN V Berbagi dengan Masyarakat Riau
Selasa, 04 Agustus 2020
Sempena HUT Ke-63 Riau, Pemprov Gelar Riau Berzikir di Masjid Raya Annur
Senin, 03 Agustus 2020
Reses di Pulau Gadang, Ropii Siregar Siap jadi Jembatan Aspirasi Masyarakat

Serantau lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa
Minggu, 23 Februari 2020
Nikmati Perjalanan Wisatamu Dengan Bus Tiara Mas

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 17 Juli 2020
Teknik Perminyakan Pertama hingga Politeknik Terbaik: Lewat Edukasi, PT CPI Wujudkan Mimpi Anak Negeri
Selasa, 30 Juni 2020
Tips Jadi Pemimpin yang Sukses, VP PT CPI Bagi Ilmu di Seminar Virtual Migas Center
Senin, 29 Juni 2020
DPRD Riau Gelar Paripurna LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Riau Tahun 2019
Senin, 08 Juni 2020
Warga Rumbio Sumringah Didatangi Bupati Kampar dan Terima BLT

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19
Jumat, 20 Maret 2020
Golongan Darah 'O' Lebih Kebal Terhadap Corona, Benarkah?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 30 Juli 2020
Tim KKN Unri Beri Penyuluhan Covid-19 kepada Warga Dumai Barat
Rabu, 29 Juli 2020
UIR Jalin Kerjasama Strategis dengan Pemkab Rokan Hilir
Selasa, 28 Juli 2020
YBM Pekanbaru Beri Beasiswa Rp 360 Juta ke Mahasiswa Fakultas Teknik UIR
Sabtu, 25 Juli 2020
Raih IPK 3,94, Elysa Elvania jadi Pemuncak Yudisium FEB Unilak

Kampus lainnya ...

PCR Juni 2020
Terpopuler
Dapo Kanisya
Foto
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 Ok
Unilak Juli 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Polres Rohul 27 Juni 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
AMPI Riau
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok

Religi lainnya ...
APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020
Indeks Berita
HUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www