Selasa, 27 Juli 2021

Breaking News

  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!   ●   
  • Israel Tawarkan Vaksin yang Nyaris Kedaluwarsa ke Negara Lain   ●   
  • Singkirkan Spanyol Lewat Adu Penalti, Italia Lolos ke Final   ●   
  • Sindikat Vaksin Covid Palsu Ditangkap setelah Suntikkan Air Garam ke 2.000 Warga
Yamaha 26 Juli 2021
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?


Ini Penjelasan Camat Tasikputri Puyu Soal APD untuk Tim Medis Dipakai Petugas Penyemprot Disinfektan
Kamis, 21 Mei 2020 08:31 WIB
Ini Penjelasan Camat Tasikputri Puyu Soal APD untuk Tim Medis Dipakai Petugas Penyemprot Disinfektan

MERANTI (CAKAPLAH) - Warga Kepulauan Meranti merogoh saku pribadi membeli APD berstandar WHO untuk disumbangkan ke petugas medis di seluruh Puskesmas Kota Sagu. Oleh Pemcam Tasikputri Puyu, APD tersebut tak langsung diserahkan ke Puskesmas, tetapi digunakan ketika menyemprot disinfektan.

Padahal, yang lebih urgen penggunaan APD ini adalah ketika petugas medis bertugas menghadapi pasien. Terlebih untuk Desa Bandul yang sudah beberapa warga positif terinfeksi virus corona.

Dengan situasi daerah yang saat ini sedang Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), maka kebutuhan APD sangat penting. Bahkan Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 di Meranti mengaku masih kekurangan. Khususnya yang memiliki kualitas standar dari WHO (Wold Healts Organization).

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kepulauan Meranti, Muhammad Fahri SKM mengaku bahwa saat ini, ketersediaan APD masih ada. Namun begitu, ia juga tetap masih membutuhkan APD untuk memaksimalkan upaya penanganan Covid-19 di daerah.

"Saat ini, APD masih ada. Tapi kalau dibilang masih kurang, kami juga masih kurang," ucapnya, Selasa (19/5/2020).

Menurutnya, penggunaan APD dengan kualitas terbaik sebaiknya mulai dari proses tracking. Namun jika stoknya terbatas, digunakan saat penanganan pasien positif Covid-19 saja.

"Proses tracking juga harus menggunakan APD dengan kualitas terbaik. Karena jika saat tracking terdapat masyarakat yang positif, tentunya petugas bisa lebih aman," katanya.

Terkait penggunaan APD saat melakukan upaya penyemprotan disinfektan, Fakhri menganjurkan hal tersebut. Walaupun begitu, ia memastikan risiko petugas yang melakukan penyemprotan dengan melakukan tracking berbeda. Sebab saat penyemprotan disinfektan tidak kontak langsung dengan orang, sementara saat tracking melakukan kontak langsung.

"Walaupun risiko petugas penyemprotan disinfektan tidak sebesar petugas yang melakukan tracking, namun dianjurkan tetap menggunakan pelindung diri," ucapnya.

Sementara di Kecamatan Tasikputri Puyu, petugas melakukan penyemprotan disinfektan dengan APD dengan kualitas terbaik atau standar dari WHO. Sejumlah pihak banyak yang menyayangkan hal itu. Bahkan sempat hangat dibahas dan ditanggapi di Medsos.

Fahri mengaku hal tersebut cukup mubazir. Sebab APD juga masih terbatas. Namun hal itu dapat dimakluminya juga jika memang ketersediaan APD kualitas baik tersebut jumlahnya sangat banyak disana (Kecamatan Tasikputri Puyu).

"Memang tak harus pakai APD terbaik juga. Tapi pelindung itu harus. Atau mungkin mereka punya banyak, makanya pakai APD terbaik untuk melakukan penyemprotan disinfektan," ujarnya.

Camat Tasikputri Puyu, Sugiati yang dikonfirmasi wartawan Rabu (20/5/2020) mengakui bahwa bantuan APD tersebut diberikan kepada pihaknya dan dipergunakan untuk penyemprotan di rumah warga yang positif Covid 19.

Karena penyemprotan dilakukan di dua rumah orang positif Covid 19, sehingga selayaknnya dilakukan menggunakan APD. Bahkan untuk penggunaan APD tersebut pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

"Karena yang disemprot itu rumah orang yang positif, secara penularannya rumah orang positif itu sama dengan orangnya, karena dia batuk di situ, tidur di situ," ujarnya.

Bahkan dikatakan Sugiarti, saat itu tidak ada orang yang mau melakukan penyemprotan di rumah warga yang positif Covid-19. "Dan pas memakai (APD) itu saya koordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan, dr Misri, dan dia bilang penyemprotan itu harus menggunakan APD karena rumah orang yang disemprot itu, rumah orang-orang yang positif," ujarnya.

Terkait sempat adanya kisruh teekait pemakaian APD tersebut, Sugiati mengatakan menyayangkan karena tidak ada yang meminta penjelasan darinya. "Makanya saya bilang kita satu tim, kita haeus menjaga diri kita juga," ujarnya.

Ia mengakui bahwa APD tersebut diterimanya melalui pihak kepolisian untuk diserahkan kepada pihak Camat dan Puskesmas. "Kapolsek pada saat menyerahkan itu (APD), dia bilang itu diserahkan kepada kantor camat dan Puskesmas tapi yang menyerahkan itu stafnya," ujarnya.

Sebelumnya, pasangan suami istri (Pasutri) di Kepulauan Meranti, Robert Martias dan Rozita Rusdi, menyumbangkan ratusan Alat Pelindung Diri (APD) kepada tenaga medis yang bertugas pada 8 Puskesmas di Meranti. APD berupa baju hazmat lengkap kacamata pelindung ini disiapkan atas dasar prihatin ke tenaga medis.

Robert mengatakan, ia sangat prihatin melihat tenaga medis saat bertugas melayani masyarakat. Dalam kondisi seperti sekarang (Pandemi Covid-19) ada tenaga medis masih menggunakan jas hujan. Tentu ini sangat tidak safety ketika menghadapi pasien yang belum diketahui penyakit apa yang dideritanya. APalagi sudah banyak masyarakat yang juga dinyatakan positif Covid-19.

"Saya melihat mereka (tenaga medis-red) mengenakan jas hujan, ini sesuatu yang sangat memprihatinkan. Kita ingin tenaga medis semuanya menggunakan pakaian yang aman ketika menangani pasien di tengah pandemik seperti sekarang ini," ujar Robert yang juga ketua komunitas sepeda Selatpanjang Gowes United (Sagu).

Ditambahkannya lagi, atas dasar prihatin itu, ia bersepakat bersama istrinya, Rozita Rusdi, untuk menyiapkan 100 baju hazmat lengkap kacamata pelindung. Untuk membeli ratusan APD ini, Robert dan Rozita yang merupakan guru PNS di SMA N 2 Tebingtinggi terpaksa harus menggunakan dana tabungan dan THR istrinya. Tahun ini, Robert dan keluarga sudah sepakat untuk tidak merayakan lebaran seperti tahun-tahun sebelumnya.

Diakui Robert APD ini telah disumbangkan ke semua Puskesmas di Kepulauan Meranti. Selain itu, APD juga diberikan ke Polsek Tebingtinggi Barat, Polsek Merbau, Kantor Imigrasi Selatpanjang dan organisasi sosial Mitra VJ. Untuk Puskesmas Bandul Tasikputri Puyu, dititipkan melalui Kapolsek Tebingtinggi Barat, AGD Simamora, yang kebetulan anggota (Polsek Tebingtinggi Barat) berangkat ke Desa Bandul dalam rangka pengamanan di sana.

"Kalau sembako kan sudah banyak yang membantu dan itu lebih ke masyarakat. Sekarang kita fokus membantu tenaga medis. Jangan sampai dalam bertugas, mereka (tenaga medis) tidak terlindungi keamanannya," ujar Robert lagi.

Adapun rincian ratusan APD yang telah diserahkan Robet dan istrinya diantaranya, ke Pukesmas Tebingtinggi, Puskesmas Tanjungsamak, Puskesmas Anaksetatah, Puskesmas Alahair dan Puskesmas Bandul. Masing-masing Puskesmas ini mendapat 10 set APD berupa baju hazmat dan kacamata.

Kemudian, di Pukesmas Alai 8 set baju hazmat dan kacamata, Pukesmas Merbau 8 set baju hazmat dan kacamata, Polsek Tebingtinggi Barat 4 set baju hazmat dan kacamatan, Polsek Merbau 5 set baju hazmat dan kacamata, Kantor Imigrasi Selatpanjang 3 set baju hazmat dan kacamata, Mitra VJ 2 set baju hazmat dan kacamata serta ke Gugus Tugas 10 set baju hazmat dan kacamata.

"Tenaga medis di Desa Bandul langsung menggunakan APD tersebut, mereka sudah kirim foto ke saya. Mereka berterimakasih, sebab saat melakukan rapid test ke keluarga PDP yang positif Covid-19 l, APD sudah bisa digunakan," cerita Robert.

Penulis : Rizal
Editor : Ali
Kategori : Peristiwa, Pemerintahan, Kabupaten Kepulauan Meranti
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?

Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Kamis, 22 Juli 2021
MPR Desak Vaksin Dosis Ketiga untuk Nakes Dilakukan Secepatnya
Rabu, 14 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemerintah Telah Tetapkan PPKM Darurat MPR Minta Semua Harus Berdoa
Senin, 12 Juli 2021
MPR: Koperasi Sebagai Panglima Menjaga Ketahanan Ekonomi Nasional
Jumat, 09 Juli 2021
MPR: Penting untuk Hadirkan Kolaborasi dalam Hadapi Covid-19

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 26 Juli 2021
PPKM Berbasis Mikro, Polsek Kuala Kampar Gelar Yustisi Prokes
Senin, 26 Juli 2021
Polsek Teluk Meranti Terus Imbau Masyarakat Terapkan Prokes
Senin, 26 Juli 2021
Antisipasi C3, Anggota Polsek Kerumutan Gelar Patroli Sambang ke Masyarakat
Senin, 26 Juli 2021
Antisipasi C3, Polsek Pangkalan Kerinci Lakukan Patroli

Serantau lainnya ...
Rabu, 21 Juli 2021
Anak Didik AMS Juarai Pemilihan Bujang Dara Pekanbaru 2021
Selasa, 13 Juli 2021
Famys Hijab, Pilihan Tepat untuk Tampil Cantik Saat Idul Adha
Jumat, 09 Juli 2021
Berkembang Pesat, Irvan Asmara Sukses Dirikan AMS Modelling School
Kamis, 08 Juli 2021
DRV Beauty Store Jadi Ikon Kosmetik di Sungai Penuh, Produknya Lengkap dan Original

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas

Advertorial lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?
Jumat, 02 Juli 2021
Heboh Bill Gates dan Istrinya Sebenarnya sudah Meninggal Tahun 2013 Lalu
Minggu, 09 Mei 2021
5 Smartphone Terbaru dari Oppo Tahun 2021
Senin, 03 Mei 2021
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Kurang dari 2 Pekan Lagi

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 26 Juli 2021
Mahasiswa Kukerta Unri di Desa Pulau Terap Kampar Lakukan Penyemprot Disinfektan
Minggu, 25 Juli 2021
Abdul Wahid: Tidak Perlu Banyak yang Penting Kompak
Jumat, 23 Juli 2021
Gelar FGD, Unilak Hadirkan Pakar dari Berbagai Disiplin Ilmu
Jumat, 23 Juli 2021
Dorong Terbentuk Presedium IKA UIN Kabupaten/kota, Abdul Wahid Roadshow ke Daerah

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?


PCR 15 Juli 2021
Terpopuler

03

Kamis, 22 Juli 2021 16:08 WIB
Ditahan Jaksa, Donna Fitria Menangis
Permata
Foto
Unilak 1 Juni 2021
Pelantikan Bupati Siak - Pemkab Siak
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah
Kamis, 01 Juli 2021
Peramal Mbak You Meninggal Dunia
Kamis, 29 April 2021
7 Artis Indonesia dengan Bayaran Selangit

Selebriti lainnya ...
Bhayangkara 2021 CAKAPLAH
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
UIR 2021
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban
Jumat, 02 Juli 2021
Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Seperti Apa yang Bisa Disebut Syahid?
Senin, 14 Juni 2021
Santri Rumah Qur'an Hajjah Rohana Tak Hanya Fokus Tahfiz Tapi Juga Belajar Pokok Keislaman
Selasa, 18 Mei 2021
Hukum Menggabung Puasa Qada Ramadan dan Syawal

Religi lainnya ...
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRD
Indeks Berita
Idul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www