Jumat, 27 November 2020

Breaking News

  • PAN Tolak Rencana Gubernur Riau Ngutang untuk Infrastruktur   ●   
  • Walikota Minta Dinas PUPR Gesa Pengerjaan Komplek Perkantoran Tenayan Raya   ●   
  • KUA-PPAS APBD Provinsi Riau 2021 Disepakati Rp9,032 Triliun   ●   
  • KUA-PPAS APBD Provinsi Riau 2021 Disepakati Rp9,032 Triliun   ●   
  • Terdampak Covid-19, Realisasi Retribusi KIR di Pekanbaru Menurun   ●   
  • BEM UIR Siap Kawal Kedatangan Habib Rizieq ke Riau   ●   
  • Pemko Pekanbaru Ingatkan Pelaku Usaha Tetap Patuhi Protokol Kesehatan   ●   
  • Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Wafat   ●   
  • Sekolah Tatap Muka di Pekanbaru akan Dimulai Awal 2021   ●   
  • DPR Sebut 5 Juta Hektare Hutan Indonesia Rusak Akibat Karhutla
Yamaha 25 November 2020

CAKAP RAKYAT
Wabah yang Berujung Pasrah
Jum'at, 22 Mei 2020 12:08 WIB
Wabah yang Berujung Pasrah
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab LC

Belakangan mal dan pasar di Pekanbaru kembali ramai dikunjungi masyarakat guna berbelanja. Bandara pun sudah mulai diaktifkan dan dijejali banyak orang. Bahkan bandara Soekarno-Hatta penumpang membludak. Di Jakarta pun kemacetan kembali terjadi layaknya hari-hari biasa.

Demikian sekilas pemandangan yang terjadi di negara kita. Selain bergeraknya kembali aktivitas ekonomi dan mobilitas warga, dari sisi protokol penanganan Covid-19 di ruang publik yang sebelumnya ketat sekarang mulai dibikin longgar oleh pemerintah. Sehingga memancing pertanyaan: apakah negara kita sudah bebas wabah corona?

Dunia maya yang paling bergejolak menyikapi fenomena tadi. Tagar #indonesiaterserah masuk trending topic dunia. Muncul dari rasa campur aduk: kekecewaan, kesal, frustasi, bingung dan marah.

Di tengah ketidakjelasan status apakah Indonesia sudah melewati puncak wabah akibat terbatasnya informasi dan pemerintah yang kurang transparan, harusnya jangan dulu kasih kendor. Tak terbilang betapa susah payah organisasi keagamaan menghimbau umat agama masing-masing menghentikan kegiatan di rumah ibadah, terkhusus umat Islam yang terpaksa merelakan ibadah Ramadhan tahun ini jauh dari biasanya.

Paling istimewa tenaga medis yang rela berpisah dari keluarga bahkan berkorban nyawa demi tugas mulia. Begitu juga warga yang selama ini sudah patuh untuk tetap di rumah. Dengan pelonggaran aktivitas dan mobilitas semua bisa sia-sia. Apalagi jika keputusan itu dihasilkan tanpa kajian komprehensif.

Upaya pemerintah yang paradoks tadi sebenarnya sudah bisa terbaca sejak beberapa waktu sebelumnya. Mengingat di beberapa kesempatan Presiden dalam pidato dan pernyataan resminya sempat melemparkan wacana agar “Indonesia berdamai dengan corona”. Sebuah narasi yang cukup membingungkan. Karena di sisi lain Presiden juga sering melontarkan narasi “melawan corona”. Mungkinkah dikendorkannya protokol penanganan wabah Covid 19 yang terjadi saat ini berangkat dari pernyataan Presiden tersebut? Wallahualam.

Evaluasi

Melalui tulisan ini, marilah kita coba mengevaluasi langkah-langkah dan kebijakan-kebijakan pemerintah dalam penanganan wabah setakad ini. Sehingga kita bisa melihat sudah seberapa optimal pemerintah berupaya dan bagaimana semestinya langkah ke depan. Walau sejumlah kebijakan berjalan cukup baik, namun bisa dibilang masih setengah hati dan kurang serius. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang bersama-sama dikampanyekan baik oleh pemerintah dan didukung elemen masyarakat pun sejauh ini sebenarnya sudah mulai membentuk kebiasaan baru yang positif di tengah masyarakat dalam hal pencegahan penularan. Namun sayangnya keinginan untuk menyukseskan program ini tidak diiringi komitmen pemerintah, baik itu pusat maupun daerah.

Pusat terkesan menyerahkan ke daerah, sementara daerah karena tidak punya pengalaman yang sama dalam menangani wabah, maka so so. Wajar, beda daerah beda pula tingkat keberhasilannya. Tergantung kecakapan sektor leadership dan dukungan dari perangkat daerah.

Sebenarnya kekurangan ini bisa disiasati dengan semangat kolektivitas. Akan tetapi lagi-lagi akibat lemahnya koordinasi antara pusat dan daerah dan itikad semua serba tidak jelas. Contohnya paling sederhana saja pengelolaan database dan pengujian sampel, tidak ada saling keterdukungan, tidak efisien dan tidak efektif. Berikut juga pembagian bantuan sosial, yang sudahlah jumlahnya terbatas tidak terkoordinir pula.

Semua ini berawal dari kekeliruan dalam dalam merumuskan peraturan. Selama urusan peraturan tidak beres, jangan harap memperoleh hasil yang ideal. Peraturan dan pedoman yang dipakai dalam penanganan wabah corona justru diragukan, baik secara konsitutusional dan sisi praktis. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 atau Perpu Covid-19 sudah sejak awal dipermasalahkan oleh banyak pihak. Terakhir, sangat disayangkan, dalam pengesahannya menjadi Undang-undang di DPR-RI hanya fraksi PKS yang menolak.

Sebagaimana telah kita ketahui, meski judul peraturan tersebut Covid-19, namun dalam implementasinya hambar. Alokasi anggaran kesehatan untuk penanganan Covid-19 justru tidak mendapat porsi memadai. Alokasi sektor kesehatan dan perlindungan sosial tidak sebesar untuk ekonomi yang diarahkan ke industri dan dunia usaha. Dari Rp405 triliun yang dikeluarkan dari APBN, alokasi kesehatan tak sampai 19 persen (Rp75 triliun). Sementara paling besar justru untuk pemulihan ekonomi nasional. Padahal, sektor kesehatan sangat penting dalam mengatasi masalah pandemi covid-19. Apalagi di rentang waktu puncak pandemi.

Kita harusnya belajar dari Swedia. Mengutip artikel di media terkemuka The Spin Off yang ditulis Cecillia Robinson, pebisnis asal Swedia sekaligus pendiri My Food Bag, Pemerintah Swedia sejak awal wabah Corona melanda negara itu mengalokasikan anggaran untuk pemulihan ekonomi jauh lebih besar dari pemulihan kesehatan dan penanganan kesehatan. Hasilnya? Memasuki April 2020 tingkat kematian akibat Covid 19 di Swedia meningkat drastis hingga 10 kali lipat dibandingkan negara tetangganya Finlandia. Nahasnya, sudahlah didera tingkat kematian tinggi, alokasi insentif dan pemulihan ekonomi yang jumlahnya lebih besar rupanya tidak sepadan dengan hasil yang diperoleh. Ekonomi Swedia selama bulan April 2020 justru anjlok.

Manusia Paling Utama

Perlu untuk merekonstruksi kerangka berpikir pemerintah soal ekonomi. Ekonomi dan keuangan bukan melulu menyoal kapitalisasi dan duit. Manusia dalam konsep ekonomi modern adalah sumber daya paling berharga. Manusia yang memproduksi ekonomi, bukan sebaliknya.

Mustahil berharap ekonomi bangkit jika jiwa dan raga manusianya sakit. Apalagi dalam kondisi ketidakpastian kapan wabah berakhir. Pelajaran dari Swedia tadi bisa jadi pelajaran berharga. Ironisnya pola di Swedia di-copy-paste oleh Pemerintah Indonesia saat ini.

Berdasarkan hal tersebut, mengalokasikan anggaran kesehatan yang proporsional sangat beralasan. Kita tidak tahu apakah sedang atau telah melewati puncak pandemi. Lebih baik memilih jalan aman. Prioritaskan untuk kesehatan warga. Bukan malah jor-joran untuk ekonomi, apalagi penggunaannya tanpa dibarengi transparansi dan kajian strategis seperti diantaranya anggaran kartu pra kerja yang sempat kontroversi.

Dengan alokasi anggaran yang fokus kepada kesehatan, niscaya akan bisa meminimalisir penyebaran. Mencegah penularan dan menyelamatkan jiwa sebanyak dan sebisa mungkin. Dengan alokasi yang memadai, maka sarana kesehatan bisa ditingkatkan. Karena kita sudah mendengar keluhan dari tenaga kesehatan yang serba kekurangan.

Jangan sampai Indonesia mengulangi kegagalan Pemerintah Swedia. Kecuali jika pemerintah sanggup dan mampu menyiapkan anggaran lebih besar dan tanpa batas untuk biaya pemulihan dan pelayanan kesehatan ke depan.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab LC (Anggota DPRD Provinsi Riau, Komisi III)
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Rabu, 04 November 2020 10:26 WIB
Misi Riau Bangkitkan Pariwisata Dan UMKM
Selasa, 24 November 2020 12:02 WIB
UMKM Dan Koperasi Kunci Pemulihan Ekonomi
Selasa, 10 November 2020 08:01 WIB
Melestarikan Warisan Pahlawan
Jum'at, 31 Juli 2020 19:15 WIB
Kurban, Spirit Berkontribusi dan Wakaf
Sabtu, 24 Oktober 2020 08:03 WIB
Perlukah Merivisi RPJMD?
Minggu, 21 Juni 2020 06:33 WIB
Pancasila Sudah final!
Kamis, 18 Juni 2020 19:18 WIB
Indonesia Darurat Implementasi Pancasila
Rabu, 07 Oktober 2020 08:36 WIB
Mencari Berkah Dalam Syariah
Senin, 26 Oktober 2020 22:31 WIB
Komoditi Kelapa Sawit Sebagai Sumber PAD Riau
Sabtu, 19 September 2020 09:10 WIB
Demokrasi Bukanlah “Kursi”
Minggu, 05 Juli 2020 21:02 WIB
Berdayakan Ormas untuk Kepentingan Bangsa
Sabtu, 17 Oktober 2020 08:54 WIB
Hati-Hati Berinvestasi
Kamis, 28 Mei 2020 13:27 WIB
Setengah New Normal
Selasa, 30 Juni 2020 13:15 WIB
Jangan Buru-buru Sahkan Perda RTRW
Senin, 10 Agustus 2020 14:23 WIB
Tanggapan Pidato Gubri pada HUT ke-63 Riau
Minggu, 19 Juli 2020 16:34 WIB
Ketika Pendapatan Ikut 'Jaga Jarak'
Jum'at, 08 Mei 2020 18:00 WIB
Stempel Miskin
Selasa, 07 April 2020 12:00 WIB
Ayolah, Jangan Gamang
Sabtu, 11 April 2020 08:24 WIB
Kampanye #JanganMudik
Rabu, 01 Januari 2020 09:00 WIB
2020, Tahun Para Milenial
Kamis, 06 Agustus 2020 17:01 WIB
New Normal, New Life Style
Sabtu, 30 Mei 2020 19:04 WIB
New Normal Jangan Ngasal
Kamis, 20 Februari 2020 13:51 WIB
Menunggu Ketepatan Respon Policy
Minggu, 30 Agustus 2020 19:02 WIB
Malaysia dan Hari Kemerdekaan
Kamis, 20 Februari 2020 19:04 WIB
3 And 1
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 27 November 2020
Soal Kapolda Jatim, Sayed Junaidi: Profesionalitas Nico Afinta tak Perlu Diragukan
Kamis, 26 November 2020
Keluarga Bantah Fanotona, Karyawan PT Musim Mas Meninggal Tak Wajar
Kamis, 26 November 2020
Cegah Covid-19, Polsek Kuala Kampar Rutin Operasi Yustisi
Kamis, 26 November 2020
Patroli C3, Polsek Pangkalan Kerinci Imbau Warga Waspada Terhadap Kriminal

Serantau lainnya ...
Senin, 09 November 2020
KD Tea & Coffee House, Tempat Ngeteh Asik di Pekanbaru
Rabu, 23 September 2020
Strategi Mengelola Pinjaman Online Saat Pandemi Corona
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 25 November 2020
Yudisium XI, Direktur Pascasarjana Unilak Beri Penghargaan ke Pemuncak
Kamis, 05 November 2020
UIR Wisuda 1.495 Mahasiswa Secara Daring, Lusi Eka Raih IPK Pemuncak 3,92
Senin, 26 Oktober 2020
Rektor Unilak Lantik Pejabatnya Secara Virtual, Ini Nama-nama yang Dilantik
Jumat, 23 Oktober 2020
Didukung Kemenristek/Brin, Dosen UIR Lakukan PKM Sistem Informasi Berbasis Pengaduan Masyarakat

Kampus lainnya ...

Protokol Kesehatan 11 November 2020
Terpopuler

01

Selasa, 24 November 2020 17:23 WIB
Ketua FPI Pekanbaru Dijemput Polisi Subuh Tadi
Duka cita Haidir Anwar Tanjung
Foto
Dapo Kanisya September 2020
RAPP - APRIL HUT Pelalawan Siak Kuansing 12 Oktober 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Hari Jadi Rohul dari Polres Rohul 12 Oktober 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
HUT Siak - BSP 12 Oktober 2020
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
HUT Kabupaten Pelalawan - BSP 12 Oktober 2020
Kamis, 26 November 2020
Ustaz Abdul Somad Launching "SPBU" Bersama YTWU
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT

Religi lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Indeks Berita
FunBike New Normal 12 Oktober 2020NasDem 30 September 2020BSP Hut Riau ke-63APRIL RAPP HUT RI 75BOB PT BSP HUT RI 75APRIL RAPP HUT Riau ke-36Unilak Juli 2020Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 OkPolres Rohul 27 Juni 2020APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020APRIL HUT KAMPARHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPPRAPP Idul Fitri 1441 / 2020
www www