Rabu, 05 Agustus 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 1 Agustus 2020

CAKAP RAKYAT
Wabah yang Berujung Pasrah
Jum'at, 22 Mei 2020 12:08 WIB
Wabah yang Berujung Pasrah
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab LC

Belakangan mal dan pasar di Pekanbaru kembali ramai dikunjungi masyarakat guna berbelanja. Bandara pun sudah mulai diaktifkan dan dijejali banyak orang. Bahkan bandara Soekarno-Hatta penumpang membludak. Di Jakarta pun kemacetan kembali terjadi layaknya hari-hari biasa.

Demikian sekilas pemandangan yang terjadi di negara kita. Selain bergeraknya kembali aktivitas ekonomi dan mobilitas warga, dari sisi protokol penanganan Covid-19 di ruang publik yang sebelumnya ketat sekarang mulai dibikin longgar oleh pemerintah. Sehingga memancing pertanyaan: apakah negara kita sudah bebas wabah corona?

Dunia maya yang paling bergejolak menyikapi fenomena tadi. Tagar #indonesiaterserah masuk trending topic dunia. Muncul dari rasa campur aduk: kekecewaan, kesal, frustasi, bingung dan marah.

Di tengah ketidakjelasan status apakah Indonesia sudah melewati puncak wabah akibat terbatasnya informasi dan pemerintah yang kurang transparan, harusnya jangan dulu kasih kendor. Tak terbilang betapa susah payah organisasi keagamaan menghimbau umat agama masing-masing menghentikan kegiatan di rumah ibadah, terkhusus umat Islam yang terpaksa merelakan ibadah Ramadhan tahun ini jauh dari biasanya.

Paling istimewa tenaga medis yang rela berpisah dari keluarga bahkan berkorban nyawa demi tugas mulia. Begitu juga warga yang selama ini sudah patuh untuk tetap di rumah. Dengan pelonggaran aktivitas dan mobilitas semua bisa sia-sia. Apalagi jika keputusan itu dihasilkan tanpa kajian komprehensif.

Upaya pemerintah yang paradoks tadi sebenarnya sudah bisa terbaca sejak beberapa waktu sebelumnya. Mengingat di beberapa kesempatan Presiden dalam pidato dan pernyataan resminya sempat melemparkan wacana agar “Indonesia berdamai dengan corona”. Sebuah narasi yang cukup membingungkan. Karena di sisi lain Presiden juga sering melontarkan narasi “melawan corona”. Mungkinkah dikendorkannya protokol penanganan wabah Covid 19 yang terjadi saat ini berangkat dari pernyataan Presiden tersebut? Wallahualam.

Evaluasi

Melalui tulisan ini, marilah kita coba mengevaluasi langkah-langkah dan kebijakan-kebijakan pemerintah dalam penanganan wabah setakad ini. Sehingga kita bisa melihat sudah seberapa optimal pemerintah berupaya dan bagaimana semestinya langkah ke depan. Walau sejumlah kebijakan berjalan cukup baik, namun bisa dibilang masih setengah hati dan kurang serius. Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang bersama-sama dikampanyekan baik oleh pemerintah dan didukung elemen masyarakat pun sejauh ini sebenarnya sudah mulai membentuk kebiasaan baru yang positif di tengah masyarakat dalam hal pencegahan penularan. Namun sayangnya keinginan untuk menyukseskan program ini tidak diiringi komitmen pemerintah, baik itu pusat maupun daerah.

Pusat terkesan menyerahkan ke daerah, sementara daerah karena tidak punya pengalaman yang sama dalam menangani wabah, maka so so. Wajar, beda daerah beda pula tingkat keberhasilannya. Tergantung kecakapan sektor leadership dan dukungan dari perangkat daerah.

Sebenarnya kekurangan ini bisa disiasati dengan semangat kolektivitas. Akan tetapi lagi-lagi akibat lemahnya koordinasi antara pusat dan daerah dan itikad semua serba tidak jelas. Contohnya paling sederhana saja pengelolaan database dan pengujian sampel, tidak ada saling keterdukungan, tidak efisien dan tidak efektif. Berikut juga pembagian bantuan sosial, yang sudahlah jumlahnya terbatas tidak terkoordinir pula.

Semua ini berawal dari kekeliruan dalam dalam merumuskan peraturan. Selama urusan peraturan tidak beres, jangan harap memperoleh hasil yang ideal. Peraturan dan pedoman yang dipakai dalam penanganan wabah corona justru diragukan, baik secara konsitutusional dan sisi praktis. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 atau Perpu Covid-19 sudah sejak awal dipermasalahkan oleh banyak pihak. Terakhir, sangat disayangkan, dalam pengesahannya menjadi Undang-undang di DPR-RI hanya fraksi PKS yang menolak.

Sebagaimana telah kita ketahui, meski judul peraturan tersebut Covid-19, namun dalam implementasinya hambar. Alokasi anggaran kesehatan untuk penanganan Covid-19 justru tidak mendapat porsi memadai. Alokasi sektor kesehatan dan perlindungan sosial tidak sebesar untuk ekonomi yang diarahkan ke industri dan dunia usaha. Dari Rp405 triliun yang dikeluarkan dari APBN, alokasi kesehatan tak sampai 19 persen (Rp75 triliun). Sementara paling besar justru untuk pemulihan ekonomi nasional. Padahal, sektor kesehatan sangat penting dalam mengatasi masalah pandemi covid-19. Apalagi di rentang waktu puncak pandemi.

Kita harusnya belajar dari Swedia. Mengutip artikel di media terkemuka The Spin Off yang ditulis Cecillia Robinson, pebisnis asal Swedia sekaligus pendiri My Food Bag, Pemerintah Swedia sejak awal wabah Corona melanda negara itu mengalokasikan anggaran untuk pemulihan ekonomi jauh lebih besar dari pemulihan kesehatan dan penanganan kesehatan. Hasilnya? Memasuki April 2020 tingkat kematian akibat Covid 19 di Swedia meningkat drastis hingga 10 kali lipat dibandingkan negara tetangganya Finlandia. Nahasnya, sudahlah didera tingkat kematian tinggi, alokasi insentif dan pemulihan ekonomi yang jumlahnya lebih besar rupanya tidak sepadan dengan hasil yang diperoleh. Ekonomi Swedia selama bulan April 2020 justru anjlok.

Manusia Paling Utama

Perlu untuk merekonstruksi kerangka berpikir pemerintah soal ekonomi. Ekonomi dan keuangan bukan melulu menyoal kapitalisasi dan duit. Manusia dalam konsep ekonomi modern adalah sumber daya paling berharga. Manusia yang memproduksi ekonomi, bukan sebaliknya.

Mustahil berharap ekonomi bangkit jika jiwa dan raga manusianya sakit. Apalagi dalam kondisi ketidakpastian kapan wabah berakhir. Pelajaran dari Swedia tadi bisa jadi pelajaran berharga. Ironisnya pola di Swedia di-copy-paste oleh Pemerintah Indonesia saat ini.

Berdasarkan hal tersebut, mengalokasikan anggaran kesehatan yang proporsional sangat beralasan. Kita tidak tahu apakah sedang atau telah melewati puncak pandemi. Lebih baik memilih jalan aman. Prioritaskan untuk kesehatan warga. Bukan malah jor-joran untuk ekonomi, apalagi penggunaannya tanpa dibarengi transparansi dan kajian strategis seperti diantaranya anggaran kartu pra kerja yang sempat kontroversi.

Dengan alokasi anggaran yang fokus kepada kesehatan, niscaya akan bisa meminimalisir penyebaran. Mencegah penularan dan menyelamatkan jiwa sebanyak dan sebisa mungkin. Dengan alokasi yang memadai, maka sarana kesehatan bisa ditingkatkan. Karena kita sudah mendengar keluhan dari tenaga kesehatan yang serba kekurangan.

Jangan sampai Indonesia mengulangi kegagalan Pemerintah Swedia. Kecuali jika pemerintah sanggup dan mampu menyiapkan anggaran lebih besar dan tanpa batas untuk biaya pemulihan dan pelayanan kesehatan ke depan.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab LC (Anggota DPRD Provinsi Riau, Komisi III)
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Jum'at, 31 Juli 2020 19:15 WIB
Kurban, Spirit Berkontribusi dan Wakaf
Minggu, 05 Juli 2020 21:02 WIB
Berdayakan Ormas untuk Kepentingan Bangsa
Minggu, 21 Juni 2020 06:33 WIB
Pancasila Sudah final!
Kamis, 18 Juni 2020 19:18 WIB
Indonesia Darurat Implementasi Pancasila
Kamis, 28 Mei 2020 13:27 WIB
Setengah New Normal
Jum'at, 08 Mei 2020 18:00 WIB
Stempel Miskin
Sabtu, 02 Mei 2020 10:27 WIB
Refleksi Milad ke-88 Pemuda Muhammadiyah
Sabtu, 30 Mei 2020 19:04 WIB
New Normal Jangan Ngasal
Selasa, 07 April 2020 12:00 WIB
Ayolah, Jangan Gamang
Sabtu, 11 April 2020 08:24 WIB
Kampanye #JanganMudik
Kamis, 20 Februari 2020 19:04 WIB
3 And 1
Kamis, 20 Februari 2020 13:51 WIB
Menunggu Ketepatan Respon Policy
Rabu, 01 Januari 2020 09:00 WIB
2020, Tahun Para Milenial
Senin, 16 September 2019 15:00 WIB
Darurat Asap dan KPK
Selasa, 31 Desember 2019 17:01 WIB
2020, Tahun Para Milenial
Jum'at, 24 Januari 2020 14:26 WIB
Pilkada dan Demokrasi Riau
Jum'at, 17 April 2020 21:05 WIB
Membaca PSBB Pekanbaru
Senin, 05 Agustus 2019 14:48 WIB
Waspada Musim Rawan Korupsi
Senin, 30 Maret 2020 09:34 WIB
Saatnya Politisi Unjuk Gigi
Minggu, 20 Oktober 2019 10:00 WIB
Menanti Kejutan PERPPU
Jum'at, 06 September 2019 14:32 WIB
Menakar Panggung Politik Riau
Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 05 Agustus 2020
Antisipasi Penyebaran Covid-19 Polres Siak Lakukan Tes Swab kepada Personel
Rabu, 05 Agustus 2020
Terima Pin Emas, Kapolres Inhu: Bhabinkamtimas Ripal Harus Menjadi Contoh
Selasa, 04 Agustus 2020
Sembelih 317 Hewan Kurban, PTPN V Berbagi dengan Masyarakat Riau
Selasa, 04 Agustus 2020
Sempena HUT Ke-63 Riau, Pemprov Gelar Riau Berzikir di Masjid Raya Annur

Serantau lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa
Minggu, 23 Februari 2020
Nikmati Perjalanan Wisatamu Dengan Bus Tiara Mas

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 17 Juli 2020
Teknik Perminyakan Pertama hingga Politeknik Terbaik: Lewat Edukasi, PT CPI Wujudkan Mimpi Anak Negeri
Selasa, 30 Juni 2020
Tips Jadi Pemimpin yang Sukses, VP PT CPI Bagi Ilmu di Seminar Virtual Migas Center
Senin, 29 Juni 2020
DPRD Riau Gelar Paripurna LHP BPK RI Atas Laporan Keuangan Pemprov Riau Tahun 2019
Senin, 08 Juni 2020
Warga Rumbio Sumringah Didatangi Bupati Kampar dan Terima BLT

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19
Jumat, 20 Maret 2020
Golongan Darah 'O' Lebih Kebal Terhadap Corona, Benarkah?

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 05 Agustus 2020
Dosen Unilak Terbanyak Lulus Serdos di LLDIKTI Wilayah X, Jumlahnya 47
Kamis, 30 Juli 2020
Tim KKN Unri Beri Penyuluhan Covid-19 kepada Warga Dumai Barat
Rabu, 29 Juli 2020
UIR Jalin Kerjasama Strategis dengan Pemkab Rokan Hilir
Selasa, 28 Juli 2020
YBM Pekanbaru Beri Beasiswa Rp 360 Juta ke Mahasiswa Fakultas Teknik UIR

Kampus lainnya ...

PCR Juni 2020
Terpopuler
Dapo Kanisya
Foto
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 Ok
Unilak Juli 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Polres Rohul 27 Juni 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
AMPI Riau
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran
Sabtu, 04 Mei 2019
Ketika Nabi Muhammad Diolok-olok

Religi lainnya ...
APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020
Indeks Berita
HUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www