Selasa, 11 Mei 2021

Breaking News

  • Truck Terguling di Jalan Sudirman Pekanbaru   ●   
  • Jalan Arifin Achmad menuju Jalan Soekarno Hatta terjadi kemacetan parah, Jumat (26/3/2021) malam, pukul 20.00 wib, akibat banjir paska hujan deras.   ●   
  • Penembakan Kembali Terjadi di Pekanbaru, DPRD Minta Polisi Rutin Tes Psikologi   ●   
  • Kepala BPKAD Kuansing Tidak Penuhi Panggilan Jaksa   ●   
  • Kabar Baik, Tunjangan ASN Pemprov Riau segera Cair   ●   
  • Dukung Vaksinasi Covid-19, Pemprov Riau Refocussing Anggaran DAU 8 Persen   ●   
  • Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih   ●   
  • Dewan Dukung Polisi Periksa Kadis DLHK Soal Tumpukan Sampah   ●   
  • Nunggak PBB di Pekanbaru Rumah Ditempel Stiker   ●   
  • Fraksi PKS DPRD Pekanbaru Siap Potong Gaji untuk Korban Bencana Alam
Yamaha 7 Mei 2021
Polling
Kasus penyebaran Covid-19 di provinsi Riau terus meroket. Kini sudah menyentuh angka 46.047 Orang. Bahkan, angka kematian mencapai 1.133 jiwa. Menurut Anda, bagaimana upaya Pemprov Riau menekan penyebaran Covid-19?


Harganas 2020, Pandemi dan Hubungan Keluarga
Kamis, 18 Juni 2020 15:11 WIB
Harganas 2020, Pandemi dan Hubungan Keluarga

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Pandemi Covid-19 yang menyebar di berbagai wilayah di Indonesia termasuk Provinsi Riau membuat pemerintah mengambil langkah cepat dengan meniadakan aktifitas di luar rumah.

Bekerja, belajar dan ibadah terpaksa harus dilakukan di rumah dengan menerapkan phsyical distancing serta gaya hidup sehat.

Namun, di balik kebijakan Pemerintah itu ternyata memiliki dampak positif dalam peningkatan kualitas hubungan setiap keluarga.

Baik antara orangtua dengan anak ataupun hubungan antara suami dan istri, bahkan dengan sanak family sekalipun. Kendati itu harus dijalani dengan proses penyesuaian.

Banyak pekerjaan yang bisa dilakukan bersama-sama di rumah. Keluarga bisa ngobrol, melakukan kegiatan bersama, membangun satu teamwork bersama, makan bersama, dan beribadah bersama.

Menurut Astrid Gonzaga Dionisia, Child Protection Specialist Unicef Indonesia stay at home atau diam di rumah merupakan kesempatan bagi keluarga untuk bisa bersama kembali.

Tinggal di rumah juga merupakan kesempatan untuk merajut komunikasi yang baik dengan anak, begitu pun sebaliknya. Hal-hal tersebut, menurut Astrid, merupakan kegiatan yang sulit dilakukan oleh banyak keluarga, khususnya oleh mereka yang tinggal di perkotaan.

Masa-masa tinggal di rumah membuat keluarga lebih banyak punya waktu untuk terkoneksi. Mulai dari melakukan aktivitas bersama, makan bersama dan berbagi aktivitas lain yang bisa dilakukan di rumah dengan waktu yang relatif lebih lama.

Hal ini sejalan dengan momentum Hari Keluarga Nasional (Harganas) yang diperingati setiap tanggal 29 Juni. Harganas sendiri bisa dimaknai sebagai momentum bagi keluarga dalam meningkatkan ketahanan serta kesejahteraan keluarga. Ketahanan dan kesejahteraan dalam keluarga harus diwujudkan agar mampu menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Bukan fokus pada kuantitas tetapi kualitas.

Di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang, momen berkumpul bersama keluarga harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Manfaat berkumpul dengan keluarga adalah membangun ketahanan keluarga.

Sebuah studi yang dimuat jurnal Family Relations menyebutkan, keluarga yang sering melakukan kegiatan bersama akan memiliki ikatan emosional kuat dan dapat beradaptasi dengan baik yang akhirnya akan membangun ketahanan keluarga. Melakukan hobi bersama, berolahraga, menonton film, dan membaca buku merupakan contoh kegiatan yang mampu menciptakan keluarga harmonis.

Kebersamaan dengan keluarga membuat anak dan remaja tidak merasa canggung dengan orang tua mereka sendiri. Dengan sering melakukan kegiatan bersama, komunikasi yang terjalin akan lebih baik.

Ada delapan fungsi keluarga agar anak mencerminkan perilaku keseharian yang mulia.

1. Fungsi Agama

Tempat pertama kali orang mengenal agama adalah keluarga. Untuk itu, keluarga wajib memahami dan menanamkan 12 nilai dasar agama yaitu iman, takwa, jujur, tenggang rasa, rajin, saleh, taat, suka membantu, disiplin, sopan santun, sabar, dan ikhlas, serta kasih sayang.

2. Fungsi Sosial Budaya

Keluarga bertanggung jawab menanamkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Di antaranya adalah nilai toleransi dan saling menghargai, gotong royong, sopan santun, kebersamaan, dan kerukunan, kepedulian, serta cinta tanah air (nasionalisme).

3. Fungsi Cinta Kasih

Kebutuhan dasar manusia untuk memperoleh kasih sayang berasal pertama kali dari keluarganya. Selain menciptakan suasana penuh kasih sayang, ajarilah anak-anak untuk memiliki sikap empati, akrab, adil, pemaaf, setia, suka menolong, dan tanggung jawab.

4. Fungsi Perlindungan

Keluarga harus bisa menjadi tempat berlindung bagi anggotanya sehingga perlu tercipta rasa aman, tenang, dan tenteram. Pahami dan tanamkanlah sikap aman, pemaaf, tanggap, tabah, dan peduli kepada tiap anggota keluarga.

5. Fungsi Reproduksi

Fungsi ini berhubungan dengan melestarikan keturunan. Agar dapat menjalankan fungsi reproduksi dengan baik, tanamkan nilai tanggung jawab, sehat, dan teguh melalui pendidikan seks sejak dini.

6. Fungsi Sosialisasi Pendidikan

Bimbing dan bentuklah tingkah laku anak sesuai perkembangan mereka. Didiklah anak mengenai nilai-nilai moral utama seperti percaya diri, luwes, bangga, rajin, kreatif, tanggung jawab dan kerja sama, yang bermanfaat di tengah masyarakat.

7. Fungsi Ekonomi

Anak perlu memahami cara untuk menyikapi kehidupan ekonomi secara bijak. Bangunlah kebiasaan positif pada anak dalam mengelola keuangan seperti hemat, teliti, disiplin, peduli, dan ulet.

8. Fungsi Lingkungan

Keluarga perlu memperkenalkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan demi menciptakan manusia yang memiliki rasa tanggung jawab dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Semangat peduli lingkungan dapat diajari kepada anak melalui sikap bersih, disiplin, pengelolaan, dan pelestarian.

Keluarga Indonesia sudah saatnya menerapkan sikap-sikap dalam delapan fungsi keluarga ini untuk menciptakan dan mewujudkan keluarga yang mandiri dan sejahtera.

Agar keluarga selalu bahagia dan sejalan dengan poin 8 fungsi keluarga, mengatur jarak kelahiran anak juga menjadi salah satu poin keluarga bahagia.

Untuk itu, penggunakan kontrasepsi atau alat KB dibutuhkan sebagai cara efektif. Meski di situasi pandemi seperti sekarang ini, pasangan harus tetap memperhatikan agar tidak terjadi kelahiran yang tidak diinginkan dan akhirnya bisa membawa dampak buruk seperti kematian baik bagi ibu ataupun calon anak.

Kematian ibu hamil dipicu oleh kondisi kehamilan yang tidak ideal yang disebut ‘4 Terlalu’. Yakni Kehamilan terlalu muda (kurang dari 18 tahun), Usia yang terlalu tua untuk hamil (di atas 34 tahun), Jarak kehamilan terlalu dekat (kurang dari 2 tahun) dan juga Kehamilan terlalu banyak (lebih dari 3 anak).

Untuk mencegahnya dibutuhkan pengaturan kehamilan melalui alat kontrasepsi. Jadi bukan berarti tinggal di rumah saja ini membuat pasangan suami istri mengabaikan waktu untuk melakukan KB.

Sebagaimana dimaklumi peraturan di rumah saja ini membuat produktivitas untuk melakukan hubungan suami istri meningkat. Sehingga potensi terjadinya peningkatan kehamilan atau Baby Boom semakin besar.

Terlebih Covid-19 membatasi orang untuk melakukan pertemuan, salah satunya adalah dalam hal pelayanan untuk ber KB. Bahkan kepala BKKBN pusat Dr Hasto mengatakan segala bentuk pertemuan memang tidak disarankan lagi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Pihaknya telah mengubah pola komunikasi dalam menyampaikan program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) yang baru mulai digaungkan pada awal bulan Maret tahun 2020 lalu.

Plt Kepala BKKBN Riau Sri Wahyuni juga menyatakan selama musim corona ini BKKBN juga melanjutkan penyuluhan KB secara e-learning. Penyuluh dan kader KB yang ada sampai di dusun-dusun tetap memberikan penyuluhan ke masyarakat dengan teknologi.

Selain penyuluhan tentang KB, kader KB di dusun ini juga diminta ikut membantu pemerintah menyosialisasikan tentang pencegahan virus corona atau Covid-19.

Penyuluhan secara daring (online) dilakukan bahkan jauh lebih efisien dibandingkan secara luring (offline) dari sisi anggaran maupun tenaga dibandingkan. Pemberian arahan atau instruksi kepada penyuluh dilakukan secara virtual.

Namun, di tengah pandemi Covid-19 masih ada PLKB yang tetap berjuang melakulan penyulihan langsung ke lapangan. Namun tetap dengan menaati prosedur pencegahan Covid-19 baik bagi diri sendiri, keluarga maupun lingkungan sekitar.

Adalah Sri Rezeki, salah seorang Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di Kelurahan Air Dingin, Sri Rezeki yang selama pandemi Covid-19 tetap berjibaku menyampaikan program-program Bangga Kencana kepada masyarakat secara langsung.

Hampir setiap hari dirinya mendatangi rumah-rumah penduduk untuk menyampaikan program-program Bangga Kencana sehingga masyarakat bisa memahami dan ikut serta mensukseskan program rebranding KKBPK tersebut.

Kalau soal apa yang disampaikan, tentunya tak jauh-jauh dari program Keluarga Berencana. Sebut saja imbauan untuk tidak hamil di tengah pandemi. Caranya bisa dengan menggunakan alat kontasepsi ataupun dengan sistem kalender ataupun pantang berkala.

Waktu yang panjang ketika di rumah aja menjadikan produktuvitas untuk melakukan hubungan suami istri meningkat. Sehingga potensi terjadinya peningkatan kehamilan atau Baby Boom semakin besar.

Bahkan berdasarkan data yang disampaikan oleh kepala BKKBN Pusat Dr Hasto Wardoyo, ketika terjadi Covid-19, para akseptor KB yang aktif maupun baru sebanyak 38 juta di seluruh Indonesia itu tiba-tiba menghilang. Bahkan sejak Februari hingga Maret 2020, terjadi penurunan secara nasional akseptor pemakaian alat KB 40%.

Para ibu yang biasanya datang ke fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, dokter untuk pemeriksaan atau pemasangan alat-alat KB sekarang terkendala karena mereka tak bisa datang ke fasilitas kesehatan karena ditutup. Diasumsikan ledakan baby booming di tahun 2021 pun akan terjadi melebihi 4,5 juta penduduk baru.

Hal inilah yang mendasari Sri Rezeki untuk terus turun melakukan penyuluhan langsung kepada masyarakat. Sebagai tenaga penyuluh KB, dirinya mempunyai rasa tanggungjawab untuk bisa menghentikan ledakan penduduk tersebut. Caranya memang terdengar sepele, yakni hanya dengan memberikan imbauan dan penyuluhan, tapi efeknya sebenarnya sangat besar untuk menekan laju Baby Boom di Provinsi Riau.

Terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini. Tugas yang dilakukan oleh Sri Rezeki memang sarat resiko untuk terjangkit Covid-19. Bagaimana tidak, dirinya harus bertemu orang setiap harinya. Namun dirinya yakin, dengan niat ikhlas menjalankan tugas serta dalam melaksanakan tugas tetap mematuhi protokol kesehatan, dirinya akan senantiasa dilindungi dari paparan Covid-19.

Penulis : Unik Susanti
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Pemerintahan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Kasus penyebaran Covid-19 di provinsi Riau terus meroket. Kini sudah menyentuh angka 46.047 Orang. Bahkan, angka kematian mencapai 1.133 jiwa. Menurut Anda, bagaimana upaya Pemprov Riau menekan penyebaran Covid-19?

Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Senin, 10 Mei 2021
Sikapi Kekerasan Terhadap Umat Islam oleh Israel, PPP: Jangan Lagi Berpikir Jalin Hubungan Diplomatik dengan Israel
Senin, 10 Mei 2021
Sikapi Kekerasan Terhadap Umat Islam Palestina, PPP: Jangan Lagi Berpikir Ada Hubungan Diplomatik Dengan Israel
Kamis, 06 Mei 2021
MPR Harapkan Pandangan dari Kalangan Perguruan Tinggi Untuk Hidupkan Kembali GBHN
Rabu, 05 Mei 2021
Bamsoet: Perkuat Kemitraan antara Perusahaan, Pemerintah, dan Masyarakat Melalui CSR

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 10 Mei 2021
Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek Teluk Meranti Pantau Penerapan Prokes
Senin, 10 Mei 2021
Polsek Pangkalan Kerinci Gelar Rapat Anev Penanganan Covid-19
Senin, 10 Mei 2021
Dinsos Bengkalis Salurkan BPNT Otonom ke 12.542 KPM
Senin, 10 Mei 2021
Solusi Larangan Mudik, Kapolsek Kerumutan Sediakan Fasilitas Lebaran Digital

Serantau lainnya ...
Rabu, 05 Mei 2021
7 Cara Gampang Agar Lebih Mudah Bangun untuk Sahur
Selasa, 04 Mei 2021
Go Nasional, Fajar Cosmetic Akan Buka Cabang di Jakarta
Kamis, 29 April 2021
Punya Legalitas, Pekerja Musik di Bawah Naungan SPMI Difasilitasi BPJS
Senin, 26 April 2021
Jalin Silaturahmi, Klinik Kecantikan dr Vee Pekanbaru Gelar Buka Puasa Bersama Brand Ambassador

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
5 Smartphone Terbaru dari Oppo Tahun 2021
Senin, 03 Mei 2021
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Kurang dari 2 Pekan Lagi
Kamis, 29 April 2021
Dua Minggu Lagi WhatsApp akan Blokir Kamu
Selasa, 13 April 2021
Bukan Mimpi Lagi, Ini 2 Mobil Terbang yang sudah Dapat Izin Mengudara

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi
Senin, 18 Januari 2021
Terlalu Lama Pakai Masker Sebabkan Mata Kering, Ini Cara Mencegahnya
Rabu, 06 Januari 2021
Jembatan Siak IV Kerap Jadi Titik Kumpul Pesepeda di Pekanbaru

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 04 Mei 2021
Mahasiswa Unilak Lolos Hibah Program KBMI Dikti Tingkat Nasional
Minggu, 02 Mei 2021
BEMNUS dan BEMSI Gelar Aksi Seribu Lilin di Pekanbaru, Bacakan 6 Tuntutan
Jumat, 30 April 2021
Menampilkan Karya Ilmiyah Mahasiswa dan Alumni, Tadarus Ramadhan Seri ke-2 PSGA UIN Suska Riau Tuai Pujian
Kamis, 29 April 2021
GMI Sukses Gelar Webinar Pemuda dalam Menangkal Paham Radikal

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...
Polling
Kasus penyebaran Covid-19 di provinsi Riau terus meroket. Kini sudah menyentuh angka 46.047 Orang. Bahkan, angka kematian mencapai 1.133 jiwa. Menurut Anda, bagaimana upaya Pemprov Riau menekan penyebaran Covid-19?


Idul Fitri 1442 BRK
Terpopuler
SPR Idul Fitri 1442 H
Foto
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRD
Kamis, 29 April 2021
7 Artis Indonesia dengan Bayaran Selangit
Selasa, 13 April 2021
Diungkap Sahabat, Billy Sering Bengong Sulit Lupakan Pesona Amanda Manopo
Rabu, 31 Maret 2021
Aa Gym Cabut Gugatan Cerai ke Teh Ninih
Jumat, 19 Maret 2021
Diduga Terlibat Perdagangan Anak sebagai PSK, Artis Cynthiara Alona Terancam 10 Tahun Penjara

Selebriti lainnya ...
PKB Kampar - Catur Sugeng
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin Centronet Data Indonesia
Jumat, 07 Mei 2021
Rilis Lagu Bertema 'Tak Mudik', Azwa Nasyid dan Azam Voice Bikin Sedih Hilang
Rabu, 05 Mei 2021
4 Golongan Manusia Mendapat Kebahagian dan Kesengsaraan
Jumat, 30 April 2021
Musala RSUD Selasih Pangkalan Kerinci Berubah Menjadi Masjid
Selasa, 13 April 2021
Fatwa MUI Perbolehkan Buka Puasa Bersama

Religi lainnya ...
Ucapan Ramadan Syahrul Aidi
Indeks Berita
Pesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021Ucapan RamadanAPRIL/RAPP - ImlekNyepi 14 Maret 2021 - APRIL RAPPHUT Kampar 2021 - APRIL-RAPP
www www