Jumat, 27 November 2020

Breaking News

  • PAN Tolak Rencana Gubernur Riau Ngutang untuk Infrastruktur   ●   
  • Walikota Minta Dinas PUPR Gesa Pengerjaan Komplek Perkantoran Tenayan Raya   ●   
  • KUA-PPAS APBD Provinsi Riau 2021 Disepakati Rp9,032 Triliun   ●   
  • KUA-PPAS APBD Provinsi Riau 2021 Disepakati Rp9,032 Triliun   ●   
  • Terdampak Covid-19, Realisasi Retribusi KIR di Pekanbaru Menurun   ●   
  • BEM UIR Siap Kawal Kedatangan Habib Rizieq ke Riau   ●   
  • Pemko Pekanbaru Ingatkan Pelaku Usaha Tetap Patuhi Protokol Kesehatan   ●   
  • Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Wafat   ●   
  • Sekolah Tatap Muka di Pekanbaru akan Dimulai Awal 2021   ●   
  • DPR Sebut 5 Juta Hektare Hutan Indonesia Rusak Akibat Karhutla
Yamaha 25 November 2020

CAKAP RAKYAT
Jangan Buru-buru Sahkan Perda RTRW
Selasa, 30 Juni 2020 13:15 WIB
Jangan Buru-buru Sahkan Perda RTRW
Ade Idra Suhara

Desakan terhadap ratifikasi Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang dan Tata Wilayah (RTRW) mencuat akhir-akhir ini. Dari informasi yang didapat bahwa pemerintah pusat menegaskan setiap pemerintah daerah segera mempercepat pembentukan Peraturan Daerah tentang RTRW. Salah satu kabupaten yang belum memiliki Peraturan Daerah RTRW terbaru adalah kabupaten Bengkalis. Sejatinya RTRW Kabuaten Bengkalis telah habis masa berlaku pada tahun 2014 yang pernah disahkan pada tahun 2004 silam.

Instruksi Undang Undang RTRW telah melahirkan sebuah titah tertulis bahwa setiap provinsi dan Kabupaten/Kota memiliki aturan main dalam tata ruang dan wilayah agar pembanguan terarah kedepannya. Dalam pasal 26 ayat 4 dalam UU RTRW secara gamblang menyebutkan bahwa masa atau jangka waktu rencana tata ruang wilayah kabupaten mencapai 20 (dua puluh) tahun mendatang. Artinya dengan demikian bahwa dokumen RTRW tidak boleh disusun secara sembrono tanpa memperhatikan kepentingan objek hukum yang dibuat. Paling tidak terdapat kepentingan pemerintah kabupaten Bengkalis, swasta atau investor, bahkan yang paling penting adalah kepentingan masyarakat luas umumnya.

Belum lagi jika kita bicara tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM). Kedua dokumen ini menjadi sangat sentral dalam pembangunan daerah. Jika dikaitkan dengan RTRW maka RPJP/RPJM harus selaras dan koheren. Tidak boleh terpisah dan harus saling terkoneksi satu dengan yang lain. Terdapat perbedaan yang prinsipal antara RTRW dengan RPJP/RPJM. RTRW bicara tentang arah pembangunan yang bersifat spasial dan berimplikasi pada keruangan, sedangkan RPJP/RPJM bicara tentang legalitas atau boleh tidaknya sebuah pembangunan itu dilakukankan berdasarkan dokumen RTRW yang telah disepakati.

Keselerasan dokumen ini menjadi vital didalam pembangunan daerah. Pertanyaannya apakah pemerintah kebupaten Bengkalis dan pihak legislatif sudah sepakat dengan dua dokumen sakti ini. Jangan sampai terjadi kontra produktif antara muatan kebijakan pada dokumen RTRW dengan dokumen RPJP/RPJM yang ada.

Selanjutnya yang menjadi tidak kalah menarik adalah bagaimana isi dan muatan Peraturan Daerah RTRW yang akan disahkan oleh pihak legislatif dan eksekutih pemerintah kabupaten Bengkalis. Tentu kita tidak mau ada hal yang tidak proporsional pada bidangnya masing-masing. Harus diakui tragedi Bongku beberapa waktu lalu adalah bentuk lalainya Pemerintah dalam mengatur dan mengurusi masalah hak para pengguna kawasan hutan.

Apakah kesalahan terletak pada Bongku atau Perusahaan, tentu jawabannya bisa iya bisa tidak, mengingat masing-masing pihak memiliki pijakan hukum masing-masing. Sesungguhnya dalam konsep Reinventing Goverment, pemerintah bertindak sebagai katalisator. Secara implisit hal ini mengandung pemikiran bahwa pemerintah lebih banyak memberikan peran dan tanggung jawab kepada swasta dan masyarakat untuk menyelenggarakan urusannya, baik melalui privatisasi, lisensi, konsesi, kerjasama operasional, dan sebagainya. Dengan kata lain, pemerintah lebih banyak merangkul masyarakat dan swasta untuk bersama-sama memikul suatu tangung jawab atau urusan.

Dalam kasus Bongku yang diatas tentu kita tidak menginginkan hal ini kembali terjadi. Bentrokan antara masyarakat dengan korporasi membukti bahwa negara dalam hal ini pemerintah tidak menjalankan perannya dengan baik sebagai katalisator. Harapannya dalam penyusunan Perda RTRW Kabupaten Bengkalis ini wajib menimbang dan meletakkan hak dan tanggung jawab sesuai dengan porsinya masing-masing.

Sudah banyak polemik yang terjadi di Indonesia terkait pembangunan tata ruang dan wilayah yang dibuat. Konsep RTRW yang ideal adalah menjamin keberlangsungan pembangunan ruang dan wilayah oleh semua aspek, baik pemerintah, swasta, dan masyarakat. Percekcokan yang sering muncul di permukaan adalah pertikaian antara kepentingan korporasi dan masyarakat awam. Hal ini paling sering terjadi bukan hanya pada tataran pemerintah lokal saja namun sekelas ibu kota Jakarta juga mengalami hal yang sama seperti kasus reklamasi Teluk Jakarta di kawasan pantai utara Jakarta pada waktu lalu.

Manifestasi dari regulasi RTRW yang ada ternyata belum mampu mendamaikan antara kehendak masyarakat terhadap hasrat kapitalis para pemilik modal. Sering kali pemerintah khususnya pemerintah daerah kecolongan jika berhadapan dengan kepentingan korporasi yang secara tendensius lebih konsen terhadap profit dibandingkan kemaslahatan bersama. Sebagai contoh konflik Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan dengan hak masyarakat terhadap kepemilikan tanah ulayat/tanah adat mereka.

Dalam konteks kabupaten Bengkalis hal ini wajib menjadi pertimbangan yang matang dan layak. Banyak saudara dan masyarakat Bengkalis yang hidup pada wilayah-wilayah yang mungkin kedepannya dijadikan HGU oleh perusahaan maupun pembangunan yang akan dilakukan oleh pemerintah. Seperti masyarakat di Pulau Rupat, saudara kita yang berada pada kawasan yang bersinggungan dengan perusahaan-perusahaan besar di wilayah Kecamatan Mandau dan sekitarnya, serta masyarakat Bengkalis yang hidup pada wilayah bibir pantai. Mereka ini semua rawan dan rentan melakukan kontak dengan korporasi yang mampu berdampak komflik diantara keduanya.

Selanjutnya yang tidak kalah menarik untuk dibahas adalah apakah pihak legislatif dan pemerintah kabupaten Bengkalis sudah melakukan tahapan formulasi Ranperda RTRW secara representatif. Dalam ilmu kebijakan publik tahapan terbentuknya sebuah regulasi baik itu Undang-Undang hingga pada tahapan terkecil yaitu Peraturan Daerah itu tidak terlepas dari peran berbagai macam stakeholder dalam suatu wilayah tersebut. Beberapa waktu lalu pemerintah kabupaten Bengkalis telah melakukan konsultasi publik terkait usaha pembentukan Perda RTRW, namun yang menjadi tanda tanya sejauh mana efektivitas dari forum tersebut.

Keterwakilan dari berbagai aspek menjadi sangat penting seperti masyarakat adat suatu wilayah, tokoh masyarakat, akademisi lokal, pengusaha, kecamatan dan desa, serta berbagai elemen lainnya. Apakah mereka-mereka ini sudah dilibatkan? Jika sudah apa bentuk saran dan masukan dari mereka. Sudah saatnya pemerintah Bengkalis dan legislatif bersinergi dengan berbagai macam elemen kelompok dan masyarakat dalam merembukkan permasalahan yang ada dinegeri ini. Kehadiran mereka ini menjadi amunisi bagi pemerintah daerah Bengkalis dalam menilik bagaimana perda RTRW yang akan disahkan.

Kita tidak mau pemerintah kebupaten Bengkalis dan legislatif hanya menjadi stempel legalitas dari kebijakan yang tidak mampu menjawab semua keluh kesah semua pihak. Sehingga pada akhirnya tulisan ini hendak mengajak seluruh pembaca khususnya para legislator dan pemerintah daerah untuk lebih peka terhadap aspirasi masyarakat secara umum.

Jangan buru-buru sahkan Perda RTRW, mari kita selesaikan secara bersama-sama permasalahan yang ada di Kabupaten Bengkalis khususnya terkait isu RTRW. Sudah tidak jamannya lagi pemerintah merasa paling benar dan paling mampu menjadi agen problem solving terhadap kebutuhan masyarakat jika hanya melahirkan lebih banyak masyarakat yang termiskin dari dampak kebijakan yang tidak Pro Poor dan cenderung bisnis oriented.

Penulis : Ade Idra Suhara (Dosen Kebijakan Publik, Jurusan Hukum Tata Negara STAIN Bengkalis)
Editor : Ali
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Rabu, 04 November 2020 10:26 WIB
Misi Riau Bangkitkan Pariwisata Dan UMKM
Selasa, 24 November 2020 12:02 WIB
UMKM Dan Koperasi Kunci Pemulihan Ekonomi
Selasa, 10 November 2020 08:01 WIB
Melestarikan Warisan Pahlawan
Jum'at, 31 Juli 2020 19:15 WIB
Kurban, Spirit Berkontribusi dan Wakaf
Sabtu, 24 Oktober 2020 08:03 WIB
Perlukah Merivisi RPJMD?
Minggu, 21 Juni 2020 06:33 WIB
Pancasila Sudah final!
Kamis, 18 Juni 2020 19:18 WIB
Indonesia Darurat Implementasi Pancasila
Rabu, 07 Oktober 2020 08:36 WIB
Mencari Berkah Dalam Syariah
Senin, 26 Oktober 2020 22:31 WIB
Komoditi Kelapa Sawit Sebagai Sumber PAD Riau
Sabtu, 19 September 2020 09:10 WIB
Demokrasi Bukanlah “Kursi”
Minggu, 05 Juli 2020 21:02 WIB
Berdayakan Ormas untuk Kepentingan Bangsa
Sabtu, 17 Oktober 2020 08:54 WIB
Hati-Hati Berinvestasi
Kamis, 28 Mei 2020 13:27 WIB
Setengah New Normal
Senin, 10 Agustus 2020 14:23 WIB
Tanggapan Pidato Gubri pada HUT ke-63 Riau
Minggu, 19 Juli 2020 16:34 WIB
Ketika Pendapatan Ikut 'Jaga Jarak'
Jum'at, 08 Mei 2020 18:00 WIB
Stempel Miskin
Selasa, 07 April 2020 12:00 WIB
Ayolah, Jangan Gamang
Jum'at, 22 Mei 2020 12:08 WIB
Wabah yang Berujung Pasrah
Sabtu, 11 April 2020 08:24 WIB
Kampanye #JanganMudik
Rabu, 01 Januari 2020 09:00 WIB
2020, Tahun Para Milenial
Kamis, 06 Agustus 2020 17:01 WIB
New Normal, New Life Style
Sabtu, 30 Mei 2020 19:04 WIB
New Normal Jangan Ngasal
Kamis, 20 Februari 2020 13:51 WIB
Menunggu Ketepatan Respon Policy
Minggu, 30 Agustus 2020 19:02 WIB
Malaysia dan Hari Kemerdekaan
Kamis, 20 Februari 2020 19:04 WIB
3 And 1
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 27 November 2020
Soal Kapolda Jatim, Sayed Junaidi: Profesionalitas Nico Afinta tak Perlu Diragukan
Kamis, 26 November 2020
Keluarga Bantah Fanotona, Karyawan PT Musim Mas Meninggal Tak Wajar
Kamis, 26 November 2020
Cegah Covid-19, Polsek Kuala Kampar Rutin Operasi Yustisi
Kamis, 26 November 2020
Patroli C3, Polsek Pangkalan Kerinci Imbau Warga Waspada Terhadap Kriminal

Serantau lainnya ...
Senin, 09 November 2020
KD Tea & Coffee House, Tempat Ngeteh Asik di Pekanbaru
Rabu, 23 September 2020
Strategi Mengelola Pinjaman Online Saat Pandemi Corona
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 25 November 2020
Yudisium XI, Direktur Pascasarjana Unilak Beri Penghargaan ke Pemuncak
Kamis, 05 November 2020
UIR Wisuda 1.495 Mahasiswa Secara Daring, Lusi Eka Raih IPK Pemuncak 3,92
Senin, 26 Oktober 2020
Rektor Unilak Lantik Pejabatnya Secara Virtual, Ini Nama-nama yang Dilantik
Jumat, 23 Oktober 2020
Didukung Kemenristek/Brin, Dosen UIR Lakukan PKM Sistem Informasi Berbasis Pengaduan Masyarakat

Kampus lainnya ...

Protokol Kesehatan 11 November 2020
Terpopuler

01

Selasa, 24 November 2020 17:23 WIB
Ketua FPI Pekanbaru Dijemput Polisi Subuh Tadi
Duka cita Haidir Anwar Tanjung
Foto
Dapo Kanisya September 2020
RAPP - APRIL HUT Pelalawan Siak Kuansing 12 Oktober 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Hari Jadi Rohul dari Polres Rohul 12 Oktober 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
HUT Siak - BSP 12 Oktober 2020
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
HUT Kabupaten Pelalawan - BSP 12 Oktober 2020
Kamis, 26 November 2020
Ustaz Abdul Somad Launching "SPBU" Bersama YTWU
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT

Religi lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Indeks Berita
FunBike New Normal 12 Oktober 2020NasDem 30 September 2020BSP Hut Riau ke-63APRIL RAPP HUT RI 75BOB PT BSP HUT RI 75APRIL RAPP HUT Riau ke-36Unilak Juli 2020Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 OkPolres Rohul 27 Juni 2020APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020APRIL HUT KAMPARHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPPRAPP Idul Fitri 1441 / 2020
www www