Senin, 30 November 2020

Breaking News

  • PAN Tolak Rencana Gubernur Riau Ngutang untuk Infrastruktur   ●   
  • Walikota Minta Dinas PUPR Gesa Pengerjaan Komplek Perkantoran Tenayan Raya   ●   
  • KUA-PPAS APBD Provinsi Riau 2021 Disepakati Rp9,032 Triliun   ●   
  • KUA-PPAS APBD Provinsi Riau 2021 Disepakati Rp9,032 Triliun   ●   
  • Terdampak Covid-19, Realisasi Retribusi KIR di Pekanbaru Menurun   ●   
  • BEM UIR Siap Kawal Kedatangan Habib Rizieq ke Riau   ●   
  • Pemko Pekanbaru Ingatkan Pelaku Usaha Tetap Patuhi Protokol Kesehatan   ●   
  • Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Wafat   ●   
  • Sekolah Tatap Muka di Pekanbaru akan Dimulai Awal 2021   ●   
  • DPR Sebut 5 Juta Hektare Hutan Indonesia Rusak Akibat Karhutla
Yamaha 25 November 2020

Kisah Inspiratif Pengusaha Muda
Relasi jadi Kunci Kesuksesan
Rabu, 08 Juli 2020 17:41 WIB
Relasi jadi Kunci Kesuksesan

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Menjadi seorang pengusaha sukses memang tak memandang gender dan usia. Siapa saja berhak mendapatkan kesuksesan, bahkan ketika usia masih terbilang muda. Hal ini seperti yang dilakukan oleh Eva, seorang wanita muda yang mampu mengelola dan menjalankan bisnis Tour & Travel miliknya dengan sukses.

Bahkan tak itu saja, di tengah kesibukannya menjalankan bisnis Tour & Travel yang diberi nama Go Piknik yang sudah digelutinya sejak 7 tahun lalu tersebut, dirinya masih mampu membuka bisnis baru di bidang kuliner. Apa yang dilakukan oleh Eva ini layaknya bisa dijadikan sebagai inspirasi bagi wanita-wanita muda dalam menjalankan bisnis.

Menjalani bisnis dua sekaligus memang bukan perkara mudah. Baik Tour & Travel maupun bisnis kuliner bukan bisnis yang hanya digeluti segelintir orang. Namun ada banyak pesaing. Jatuh bangun tentu telah dirasakan Eva hingga menjadi sosok pengusaha sukses seperti sekarang ini. Lalu bagaimana cara Eva mengelola dan menjalankan bisnisnya dan bisa bertahan hingga kini?

Memiliki nama lengkap Eva Puri Herawati, wanita kelahiran 1983 ini memulai karir bisnis Tour & Travel saat dirinya masih bekerja di salah satu kantor kontraktor di Kota Pekanbaru. Saat itu kebutuhan tiket perjalanan kantor kontraktor tempat dirinya bekerja lumayan tinggi setiap bulannya. Hal itu dijadikan peluang oleh dirinya untuk membuka usaha biro perjalanan.

"Tahun 2012 untuk jadi tour agent gampang banget. Jadi cuma registrasi hanya dengan KTP kita nanti akan dapat virtual untuk semuanya. Jadi mau transasksi apapun, dimanapun tempatnya tinggal pakai Hp aja, siapapun bisa. Namun semakin ke sini kan semakin dibatasi oleh Dinas Pariwisata. Mungkin karena banyak penipuan atau semacamnya, jadi harus ada tempat usaha dan legalitas," ujar Eva, Senin (8/7/2020).

Akhirnya bersama temannya, tahun 2013 Eva mulai memberanikan diri untuk membuat perusahaan Tour & Travel. Daripada harus membuat CV, keduanya memutuskan untuk langsung membuat PT agar lebih profesional.

"Awalnya meski sudah berbentuk perusahaan, yang dilayani masih ticketing saja dan waktu itu yang jual tiket itu masih banyak sekali. Artinya orang jualan di media sosial itu ada. Tapi kalau kita memang lebih percaya bisnis itu 'people join you, not your business'. Jadi orang itu akan lebih percaya karea kita kenal dia bukan karena bisnis kita yang dikenal. Jadi memang awalnya marketnya itu masih ke teman-teman dekat kita. Kemudian selanjutnya kita mulai soundingkan travel kita ini ke perusahaan-perusahaan yang disitu ada temen kita. Kita mulai masukkan penawaran di sana," Cakapnya.

Dulu saingan dari Go Piknik Tour & Travel masih travel-travel offline dan bukan perusahaan yang menyediakan layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel secara daring.

"Kalau dulu bisnis travel ini sangat menjanjikan sekali. Saingannya bukan seperti sekarang ini. Saingannya offline juga. Kalau sekarang kan tidak, orang bisa pesen tiket secara langsung melalui aplikasi-aplikasi perjalanan. Untuk itulah kita harus punya strategi untuk tetap bisa bertahan," jelasnya.

Lanjut Eva, selama tahun 2013-2015 dirinya bersama dengan temannya hanya menjadi agen ticketing saja. Kemudian pada tahun 2015 pihaknya mendapatkan order pertama kalinya membawa rombongan liburan ke Vietnam. Rombongannya pun berasal dari luar Provinsi yakni Palembang.

"Rombongan yang pertama kita bawa memang dari Palembang. Jadi kita ada teman yang merekomendasikan pakai travel kita dan alhamdulilah mereka mau. Lagi-lagi rezeki datang melalui relasi dan pertemanan," ucapnya.

Karena baru pertamakali tour membawa rombongan, pihaknya masih konsorsium dengan travel yang ada di Jakarta. "Jadi kita masih beli paket tour ke travel yang ada di Jakarta tersebut. Kita jadi sellernya, tapi tetap nama perusahaan kita yang muncul, itulah pertamakali berangkatin rombongan sekitar 24 orang ke Vietnam," sebutnya.

Kemudian di tahun 2016, pihaknya memberanikan diri untuk open trip lewat media sosial untuk pergi tour ke luar negeri. Dan tak disangka, ternyata banyak yang minat, jumlahnya ada sekitar 40 orang, dan ini adalah teman-teman semua. Pilihannya saat itu ke Bangkok.

"Dan saat memberangkatkan 40 orang ini kita sudah enggak konsorsium lagi. Jadi sebenarnya memberanikan diri saja. Karenakan kita secara perusahaan sudah ada legalitasnya, artinya bukan perusahaan abal-abal yang cuma mau ngeberangkatin orang-orang. Jadi akhirnya kita coba berangkatinlah 40 orang tadi. Dan saat itu permintaan dari rombongan memang backpacker. Dan saat disana hotelpun masih berpisah-pisah," ujarnya.

Saat di Bangkok, dirinya bertemu dengan pihak Agoda Hotel. Setelah bertemu dan ngobrol, akhinya Go Piknik ditawari untuk daftar member ke Agoda Hotel. Setelah menjadi member, pihaknya akan langsung memiliki akses ke seluruh hotel di dunia. Dan itu menjadi kesempatan besar bagi Go Piknik untuk menjadi lebih berkembang.

"Tak hanya itu saja, karena saat ke Bangkok kami memang bawa profil company dan sebagainya, akhirnya kita juga masukkan penawaran ke hotel-hotel yang ada di Bangkok. Dan akhirnya pada kesempatan tersebut, ada beberapa hotel yang saat itu langsung menjadi coorporate kita. Selain hotel kita juga tawarkan ke perusahaan transportasi dan tour leader. Jadi sekalian liburan sekalian kerja juga. Akhirnya kita jadi punya link disana," ucapnya.

"Alhamdulillah mulai tahun 2017 hingga sekarang, orderan ke kita memang lancar dan banyak. Bahkan di tahun 2017, belum habis tahun untuk yang order di tahun 2018 itu sudah ada. Alhamdulilah banyak yang percaya dengan kita," imbuhnya.

Punya Bisnis Cafe

Tak berhenti sampai disitu saja, jiwa bisnis wanita kelahiran Jawa Barat ini terus berkembang hingga akhirnya dirinya merambah bisnis kuliner. Saung Kopi menjadi nama Cafe yang dipilih oleh Eva untuk ikut bersaing di tengah semakin menjamurnya bisnis kuliner di Kota Pekanbaru. Fokus menawarkan menu makanan sunda, ternyata Saung Kopi diterima oleh masyarakat Pekanbaru dan akhirnya mampu bertahan hingga kini. Tepatnya berusia 3 tahun.

"Kalau bisnis kafe ini awalnya memang karena karena diajakin teman. Ngajakin join untuk buka kafe dengan modal bagi dua dan tentunya nanti keuntungan akan dibagi dua juga. Namun setelah mendekati hari pembukaan kafe, ternyata teman ini gak jadi. Sedangkan saya sudah membeli semua peralatan-peralatan yang dibutuhkan untuk kafe. Karena tak mungkin cancel dan barang-barangpun sudah dibeli, mau tak mau akhirnya saya nekad maju sendirian untuk buka kafe," terangnya.

Diakui wanita yang pernah kuliah S2 di Malaysia ini, awal membuka usaha kafe ini adalah sebuah keterpaksaan. Bagaimana dirinya sama sekali belum paham dengan dunia kuliner. "Jadi memang awalnya saya tak tahu bagaimana memasarkannya, membranding produk itu seperti apa memang tidak paham. Namun karena sudah terlanjur basah, yasudah mau tak mau akhirnya nyemplung sekalian," ungkapnya.

Masih kata Eva, awalnya dulu Saung Kopi hanya memang menjual kopi saja, saat itu masih berpikir idealis. Jadi tak mau jual selain kopi. Tapi setelah berjalan beberapa waktu, akhirnya Saung Kopi mencoba menghadirkan makanan kuliner khas sunda.

"Dari yang awalnya bingung setelah sharing dengan teman-teman yang punya Cafe lain dan juga konsultasi dengan chef hotel Pekanbaru, akhirnya semua bisa berjalan lancar hingga sekarang," ungkapnya.

Untuk filosofi pemilihan nama Saung Kopi adalah dirinya berharap kafe miliknya bisa menjadi tempat berteduh banyak orang. Karena di bahasa Sunda, saung artinya adalah tempat berteduh.

"Terlebih saya kan memang asli Sunda, jadi ingin menghadirkan menu-menu khas sunda kepada masyarakat Pekanbaru. Untuk yang masak saya langsung yang terjun di dapur. Karena kan memang lebih tahu gimana masakan sunda. Namun tentunya maskan sundanya disesuaikan dengan lidah orang sini ya," sebutnya.

Dan kini, usaha Saung Kopi miliknya juga sudah merambah ke catering. Tak hanya makanan sunda saja, untuk berbagai menu baik masakan padang ataupun minang tersedia semuanya.

"Kalau untuk catering sudah berjalan 1 tahun terakhir. Sasaran memang lebih ke perusahaan-perusahaan. Alhamdulilah lancar juga," tukasnya.

Tips Menghadapi Persaingan Bisnis

Eva Puri Herawati menyadari bisnis tour & travel dan kuliner saat ini semakin banyak bermunculan. Para pemain baru dengan berbagai inovasi semakin membuat pasar persaingan semakin ketat. Namun dirinya tetap optimis bisnis yang ia geluti ini akan tetap bisa eksis dan bertahan dalam menghadapi ketatnya persaingan.

"Cara terbaik dalam menghadapi ketatnya persaingan bisnis tour & travel adalah dengan tetap mempertahankan kualitas layanan yang maksimal pada konsumen. Karena untuk bisnis tour & travel yang kita jual kan memang jasa. Yang saya berani janjikan adalah pelayanan maksimal. Saya berani memberikan garansi 100 persen kepada pelanggan saya. Kalau tidak puas silakan tidak usah pesan lagi, tapi kalau puas tolong rekomendasikan kepada orang lain. Tapi selama ini yang order itu sering nya dari orang yang pernah order ke kita. Repeat orderlah istilahnya. Selain itu juga ditambah dari rekomendasi-rekomendasi para langganan kita," sebutnya.

Selain itu, kunci lain dari keberhasilan sebuah usaha adalah relasi dan hubungan baik. Relasi itu penting banget, bukan hanya untuk menjalankan usaha, tapi untuk apapun.

"Saya memang suka bergaul. Kalau kita mau kemana-mana nggak ada temen itu susah. Makanya relasi dan hubungan baik itu sangat penting dalam menjalankan usaha saya sekarang ini," Cakapnya.

Raih Penghargaan

Keseriusan Eva menjalankan bisnis Tour & Travel ini akhirnya berbuah manis. Perjuangan jatuh bangun yang dirasakan selama ini terbayar dengan dianugerahinya penghargaan untuk PT Tiva Tourindo Cakrawala selaku perusahaan yang menaungi Go Piknik Tour & Travel penghargaan.

Tak tanggung-tanggung, selama tahun 2020 ini ada dua penghargaan yang disabet oleh PT Tiva Tourindo Cakrawala. Penghargaan tersebut yang pertama adalah The Most Admired Company in Tour and Travel in Best Quality Service of The Year 2020 atau Perusahaan Tour and Travel yang aling disukai dan disenangi.

Selanjutnya penghargaan yang kedua adalah Most Recomended Tour & Travel atau perusahaan yang paling direkomendasikan berdasarkan pooling random beberapa customer dan coorporate.

"Tentunya Saya bersyukur atas karunia yang Allah berikan kepada saya. Perjuangan saya selama 7 tahun membesarkan perusahaan ini akhirnya membuakan hasil. Jatuh bangun tentu sudah saya rasakan. Yang paling penting adalah kita terus berupaya untuk menjaga kualitas pelayanan untuk customer. Karena di industri Tour & Travel, pelayanan memang menjadi yang paling penting," tukasnya.

Penulis : Unik Susanti
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Serba Serbi, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Selasa, 07 Juli 2020 21:27 WIB
Impor Riau Naik 14,92 Persen
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 29 November 2020
NasDem Millenial Berbagi 100 Nasi Kotak di Pekanbaru
Minggu, 29 November 2020
Tanam 20 Ribu Bibit Pohon, KTH SEBAR: Ini Amanah Ibu Menteri LHK
Minggu, 29 November 2020
Desa Binaan PT RAPP Terima Penghargaan dari KLHK
Minggu, 29 November 2020
Polsek Pangkalan Kuras Sosialisasi Saber Pungli Kepada Buruh di Pasar Baru

Serantau lainnya ...
Senin, 09 November 2020
KD Tea & Coffee House, Tempat Ngeteh Asik di Pekanbaru
Rabu, 23 September 2020
Strategi Mengelola Pinjaman Online Saat Pandemi Corona
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 25 November 2020
Yudisium XI, Direktur Pascasarjana Unilak Beri Penghargaan ke Pemuncak
Rabu, 25 November 2020
Tingkatkan Kompetensi, 80 Mahasiswa Penerima Bidik Misi Ikuti Pembinaan Mutu Akademik
Kamis, 05 November 2020
UIR Wisuda 1.495 Mahasiswa Secara Daring, Lusi Eka Raih IPK Pemuncak 3,92
Senin, 26 Oktober 2020
Rektor Unilak Lantik Pejabatnya Secara Virtual, Ini Nama-nama yang Dilantik

Kampus lainnya ...

Protokol Kesehatan 11 November 2020
Terpopuler

01

Selasa, 24 November 2020 17:23 WIB
Ketua FPI Pekanbaru Dijemput Polisi Subuh Tadi
Duka cita Haidir Anwar Tanjung
Foto
Dapo Kanisya September 2020
RAPP - APRIL HUT Pelalawan Siak Kuansing 12 Oktober 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Hari Jadi Rohul dari Polres Rohul 12 Oktober 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
HUT Siak - BSP 12 Oktober 2020
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
HUT Kabupaten Pelalawan - BSP 12 Oktober 2020
Kamis, 26 November 2020
Ustaz Abdul Somad Launching "SPBU" Bersama YTWU
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT

Religi lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Indeks Berita
FunBike New Normal 12 Oktober 2020NasDem 30 September 2020APRIL RAPP HUT RI 75APRIL RAPP HUT Riau ke-36Unilak Juli 2020Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 OkPolres Rohul 27 Juni 2020APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020
www www