Minggu, 27 September 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 18 September 2020
Polling
Siapa Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Pilihan Anda?


Kisah Inspiratif Pengusaha Muda
Relasi jadi Kunci Kesuksesan
Rabu, 08 Juli 2020 17:41 WIB
Relasi jadi Kunci Kesuksesan

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Menjadi seorang pengusaha sukses memang tak memandang gender dan usia. Siapa saja berhak mendapatkan kesuksesan, bahkan ketika usia masih terbilang muda. Hal ini seperti yang dilakukan oleh Eva, seorang wanita muda yang mampu mengelola dan menjalankan bisnis Tour & Travel miliknya dengan sukses.

Bahkan tak itu saja, di tengah kesibukannya menjalankan bisnis Tour & Travel yang diberi nama Go Piknik yang sudah digelutinya sejak 7 tahun lalu tersebut, dirinya masih mampu membuka bisnis baru di bidang kuliner. Apa yang dilakukan oleh Eva ini layaknya bisa dijadikan sebagai inspirasi bagi wanita-wanita muda dalam menjalankan bisnis.

Menjalani bisnis dua sekaligus memang bukan perkara mudah. Baik Tour & Travel maupun bisnis kuliner bukan bisnis yang hanya digeluti segelintir orang. Namun ada banyak pesaing. Jatuh bangun tentu telah dirasakan Eva hingga menjadi sosok pengusaha sukses seperti sekarang ini. Lalu bagaimana cara Eva mengelola dan menjalankan bisnisnya dan bisa bertahan hingga kini?

Memiliki nama lengkap Eva Puri Herawati, wanita kelahiran 1983 ini memulai karir bisnis Tour & Travel saat dirinya masih bekerja di salah satu kantor kontraktor di Kota Pekanbaru. Saat itu kebutuhan tiket perjalanan kantor kontraktor tempat dirinya bekerja lumayan tinggi setiap bulannya. Hal itu dijadikan peluang oleh dirinya untuk membuka usaha biro perjalanan.

"Tahun 2012 untuk jadi tour agent gampang banget. Jadi cuma registrasi hanya dengan KTP kita nanti akan dapat virtual untuk semuanya. Jadi mau transasksi apapun, dimanapun tempatnya tinggal pakai Hp aja, siapapun bisa. Namun semakin ke sini kan semakin dibatasi oleh Dinas Pariwisata. Mungkin karena banyak penipuan atau semacamnya, jadi harus ada tempat usaha dan legalitas," ujar Eva, Senin (8/7/2020).

Akhirnya bersama temannya, tahun 2013 Eva mulai memberanikan diri untuk membuat perusahaan Tour & Travel. Daripada harus membuat CV, keduanya memutuskan untuk langsung membuat PT agar lebih profesional.

"Awalnya meski sudah berbentuk perusahaan, yang dilayani masih ticketing saja dan waktu itu yang jual tiket itu masih banyak sekali. Artinya orang jualan di media sosial itu ada. Tapi kalau kita memang lebih percaya bisnis itu 'people join you, not your business'. Jadi orang itu akan lebih percaya karea kita kenal dia bukan karena bisnis kita yang dikenal. Jadi memang awalnya marketnya itu masih ke teman-teman dekat kita. Kemudian selanjutnya kita mulai soundingkan travel kita ini ke perusahaan-perusahaan yang disitu ada temen kita. Kita mulai masukkan penawaran di sana," Cakapnya.

Dulu saingan dari Go Piknik Tour & Travel masih travel-travel offline dan bukan perusahaan yang menyediakan layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel secara daring.

"Kalau dulu bisnis travel ini sangat menjanjikan sekali. Saingannya bukan seperti sekarang ini. Saingannya offline juga. Kalau sekarang kan tidak, orang bisa pesen tiket secara langsung melalui aplikasi-aplikasi perjalanan. Untuk itulah kita harus punya strategi untuk tetap bisa bertahan," jelasnya.

Lanjut Eva, selama tahun 2013-2015 dirinya bersama dengan temannya hanya menjadi agen ticketing saja. Kemudian pada tahun 2015 pihaknya mendapatkan order pertama kalinya membawa rombongan liburan ke Vietnam. Rombongannya pun berasal dari luar Provinsi yakni Palembang.

"Rombongan yang pertama kita bawa memang dari Palembang. Jadi kita ada teman yang merekomendasikan pakai travel kita dan alhamdulilah mereka mau. Lagi-lagi rezeki datang melalui relasi dan pertemanan," ucapnya.

Karena baru pertamakali tour membawa rombongan, pihaknya masih konsorsium dengan travel yang ada di Jakarta. "Jadi kita masih beli paket tour ke travel yang ada di Jakarta tersebut. Kita jadi sellernya, tapi tetap nama perusahaan kita yang muncul, itulah pertamakali berangkatin rombongan sekitar 24 orang ke Vietnam," sebutnya.

Kemudian di tahun 2016, pihaknya memberanikan diri untuk open trip lewat media sosial untuk pergi tour ke luar negeri. Dan tak disangka, ternyata banyak yang minat, jumlahnya ada sekitar 40 orang, dan ini adalah teman-teman semua. Pilihannya saat itu ke Bangkok.

"Dan saat memberangkatkan 40 orang ini kita sudah enggak konsorsium lagi. Jadi sebenarnya memberanikan diri saja. Karenakan kita secara perusahaan sudah ada legalitasnya, artinya bukan perusahaan abal-abal yang cuma mau ngeberangkatin orang-orang. Jadi akhirnya kita coba berangkatinlah 40 orang tadi. Dan saat itu permintaan dari rombongan memang backpacker. Dan saat disana hotelpun masih berpisah-pisah," ujarnya.

Saat di Bangkok, dirinya bertemu dengan pihak Agoda Hotel. Setelah bertemu dan ngobrol, akhinya Go Piknik ditawari untuk daftar member ke Agoda Hotel. Setelah menjadi member, pihaknya akan langsung memiliki akses ke seluruh hotel di dunia. Dan itu menjadi kesempatan besar bagi Go Piknik untuk menjadi lebih berkembang.

"Tak hanya itu saja, karena saat ke Bangkok kami memang bawa profil company dan sebagainya, akhirnya kita juga masukkan penawaran ke hotel-hotel yang ada di Bangkok. Dan akhirnya pada kesempatan tersebut, ada beberapa hotel yang saat itu langsung menjadi coorporate kita. Selain hotel kita juga tawarkan ke perusahaan transportasi dan tour leader. Jadi sekalian liburan sekalian kerja juga. Akhirnya kita jadi punya link disana," ucapnya.

"Alhamdulillah mulai tahun 2017 hingga sekarang, orderan ke kita memang lancar dan banyak. Bahkan di tahun 2017, belum habis tahun untuk yang order di tahun 2018 itu sudah ada. Alhamdulilah banyak yang percaya dengan kita," imbuhnya.

Punya Bisnis Cafe

Tak berhenti sampai disitu saja, jiwa bisnis wanita kelahiran Jawa Barat ini terus berkembang hingga akhirnya dirinya merambah bisnis kuliner. Saung Kopi menjadi nama Cafe yang dipilih oleh Eva untuk ikut bersaing di tengah semakin menjamurnya bisnis kuliner di Kota Pekanbaru. Fokus menawarkan menu makanan sunda, ternyata Saung Kopi diterima oleh masyarakat Pekanbaru dan akhirnya mampu bertahan hingga kini. Tepatnya berusia 3 tahun.

"Kalau bisnis kafe ini awalnya memang karena karena diajakin teman. Ngajakin join untuk buka kafe dengan modal bagi dua dan tentunya nanti keuntungan akan dibagi dua juga. Namun setelah mendekati hari pembukaan kafe, ternyata teman ini gak jadi. Sedangkan saya sudah membeli semua peralatan-peralatan yang dibutuhkan untuk kafe. Karena tak mungkin cancel dan barang-barangpun sudah dibeli, mau tak mau akhirnya saya nekad maju sendirian untuk buka kafe," terangnya.

Diakui wanita yang pernah kuliah S2 di Malaysia ini, awal membuka usaha kafe ini adalah sebuah keterpaksaan. Bagaimana dirinya sama sekali belum paham dengan dunia kuliner. "Jadi memang awalnya saya tak tahu bagaimana memasarkannya, membranding produk itu seperti apa memang tidak paham. Namun karena sudah terlanjur basah, yasudah mau tak mau akhirnya nyemplung sekalian," ungkapnya.

Masih kata Eva, awalnya dulu Saung Kopi hanya memang menjual kopi saja, saat itu masih berpikir idealis. Jadi tak mau jual selain kopi. Tapi setelah berjalan beberapa waktu, akhirnya Saung Kopi mencoba menghadirkan makanan kuliner khas sunda.

"Dari yang awalnya bingung setelah sharing dengan teman-teman yang punya Cafe lain dan juga konsultasi dengan chef hotel Pekanbaru, akhirnya semua bisa berjalan lancar hingga sekarang," ungkapnya.

Untuk filosofi pemilihan nama Saung Kopi adalah dirinya berharap kafe miliknya bisa menjadi tempat berteduh banyak orang. Karena di bahasa Sunda, saung artinya adalah tempat berteduh.

"Terlebih saya kan memang asli Sunda, jadi ingin menghadirkan menu-menu khas sunda kepada masyarakat Pekanbaru. Untuk yang masak saya langsung yang terjun di dapur. Karena kan memang lebih tahu gimana masakan sunda. Namun tentunya maskan sundanya disesuaikan dengan lidah orang sini ya," sebutnya.

Dan kini, usaha Saung Kopi miliknya juga sudah merambah ke catering. Tak hanya makanan sunda saja, untuk berbagai menu baik masakan padang ataupun minang tersedia semuanya.

"Kalau untuk catering sudah berjalan 1 tahun terakhir. Sasaran memang lebih ke perusahaan-perusahaan. Alhamdulilah lancar juga," tukasnya.

Tips Menghadapi Persaingan Bisnis

Eva Puri Herawati menyadari bisnis tour & travel dan kuliner saat ini semakin banyak bermunculan. Para pemain baru dengan berbagai inovasi semakin membuat pasar persaingan semakin ketat. Namun dirinya tetap optimis bisnis yang ia geluti ini akan tetap bisa eksis dan bertahan dalam menghadapi ketatnya persaingan.

"Cara terbaik dalam menghadapi ketatnya persaingan bisnis tour & travel adalah dengan tetap mempertahankan kualitas layanan yang maksimal pada konsumen. Karena untuk bisnis tour & travel yang kita jual kan memang jasa. Yang saya berani janjikan adalah pelayanan maksimal. Saya berani memberikan garansi 100 persen kepada pelanggan saya. Kalau tidak puas silakan tidak usah pesan lagi, tapi kalau puas tolong rekomendasikan kepada orang lain. Tapi selama ini yang order itu sering nya dari orang yang pernah order ke kita. Repeat orderlah istilahnya. Selain itu juga ditambah dari rekomendasi-rekomendasi para langganan kita," sebutnya.

Selain itu, kunci lain dari keberhasilan sebuah usaha adalah relasi dan hubungan baik. Relasi itu penting banget, bukan hanya untuk menjalankan usaha, tapi untuk apapun.

"Saya memang suka bergaul. Kalau kita mau kemana-mana nggak ada temen itu susah. Makanya relasi dan hubungan baik itu sangat penting dalam menjalankan usaha saya sekarang ini," Cakapnya.

Raih Penghargaan

Keseriusan Eva menjalankan bisnis Tour & Travel ini akhirnya berbuah manis. Perjuangan jatuh bangun yang dirasakan selama ini terbayar dengan dianugerahinya penghargaan untuk PT Tiva Tourindo Cakrawala selaku perusahaan yang menaungi Go Piknik Tour & Travel penghargaan.

Tak tanggung-tanggung, selama tahun 2020 ini ada dua penghargaan yang disabet oleh PT Tiva Tourindo Cakrawala. Penghargaan tersebut yang pertama adalah The Most Admired Company in Tour and Travel in Best Quality Service of The Year 2020 atau Perusahaan Tour and Travel yang aling disukai dan disenangi.

Selanjutnya penghargaan yang kedua adalah Most Recomended Tour & Travel atau perusahaan yang paling direkomendasikan berdasarkan pooling random beberapa customer dan coorporate.

"Tentunya Saya bersyukur atas karunia yang Allah berikan kepada saya. Perjuangan saya selama 7 tahun membesarkan perusahaan ini akhirnya membuakan hasil. Jatuh bangun tentu sudah saya rasakan. Yang paling penting adalah kita terus berupaya untuk menjaga kualitas pelayanan untuk customer. Karena di industri Tour & Travel, pelayanan memang menjadi yang paling penting," tukasnya.

Penulis : Unik Susanti
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Serba Serbi, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Siapa Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Pilihan Anda?

Berita Terkait
Selasa, 07 Juli 2020 21:27 WIB
Impor Riau Naik 14,92 Persen
Senin, 07 September 2020 21:12 WIB
Tiongkok Tujuan Utama Ekspor Non Migas Riau
Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 27 September 2020
Gubri Apresiasi Anak-anak Melayu Konten Kreator Sosialisasikan Penggunaan Masker
Minggu, 27 September 2020
Jelang Pilkada, Polsek Bandar Sei Kijang Sosialisasi Maklumat Kapolri Tentang Protokol Kesehatan
Minggu, 27 September 2020
Cegah Penyebaran Covid-19, Polsubsekor Pelalawan Gelar Operasi Yustisi
Minggu, 27 September 2020
Polsek Pangkalan Kembali Lakukan Sosialisasi Saber Pungli Kepada Anggota SPSI

Serantau lainnya ...
Rabu, 23 September 2020
Strategi Mengelola Pinjaman Online Saat Pandemi Corona
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 12 September 2020
Bantu Pemutusan Mata Rantai Covid-19, Kelompok 49 Kukerta Univrab Bagikan Masker Gratis dan Kampanyekan Hidup Sehat
Sabtu, 12 September 2020
Besok, Ikatan Mahasiswa Inhu Gelar Mubes
Sabtu, 12 September 2020
KLHK Serahkan Dua Unit Motor Sampah Plus ke Unilak
Kamis, 10 September 2020
Kukerta Kelompok 39 Abdurrab Kampanye Corona dan Bantu Sembako di Panti Asuhan As-Salam

Kampus lainnya ...
Polling
Siapa Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Pilihan Anda?


Zukri Misran - Nasaruddin 4 September 2020
Terpopuler

01

Selasa, 22 September 2020 16:01 WIB
Pelayat Terus Berdatangan ke Rumah Almarhum Alhadar
Dapo Kanisya September 2020
Foto
APRIL RAPP HUT RI 75
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
BOB PT BSP HUT RI 75
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
PLN Inhu HUT RI ke-75
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP Hut Riau ke-63
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran

Religi lainnya ...
APRIL RAPP HUT Riau ke-36
Indeks Berita
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 OkAPRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020Polres Rohul 27 Juni 2020APRIL HUT KAMPARAMPI RiauHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www