Senin, 28 September 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 18 September 2020
Polling
Siapa Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Pilihan Anda?


CAKAP RAKYAT
Ketika Pendapatan Ikut 'Jaga Jarak'
Minggu, 19 Juli 2020 16:34 WIB
Ketika Pendapatan Ikut Jaga Jarak

“Indonesia di bawah ancaman resesi”. Begitulah narasi pemberitaan media massa belakangan. Bermula dari kondisi perekonomian Singapura yang terpukul karena pandemi, pejabat hingga sejumlah pengamat dalam negeri menyatakan ancaman tersebut bisa merembet ke Indonesia. Namun sedikit berlebihan rasanya memakai istilah resesi yang lebih berasosiasi dengan negara-negara yang perekonomiannya ditopang oleh ekspor dan industri. Sementara Indonesia neraca perdagangan justru tekor akibat dominasi impor, plus sejak 2015 pertumbuhan ekonomi “konsisten” di 5 persen dan tidak pernah capai target. Tapi tak apalah jika istilah resesi secara latah dipakai untuk menggambarkan kesulitan ekonomi saat ini. Toh bukan substansi.

Memang mulai pusat hingga daerah dihadapkan pada tantangan keuangan yang teramat luar biasa. Sampai-sampai Pemerintah pusat berkali-kali menurunkan target pendapatan, yang dituangkan melalui Perpres Nomor 72 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian APBN 2020. Dalam beleid yang diteken Juni 2020, target pendapatan negara diturunkan. Semula Rp2.233,2 triliun turun 21,1 persen menjadi Rp1.760,88 triliun, kemudian kembali diturunkan sekitar Rp60,94 triliun menjadi Rp1.699,94 triliun. Ironisnya, proyeksi belanja negara justru diperkirakan naik 4,79 persen dari perubahan asumsi sebelumnya. Peningkatan belanja negara dari membengkaknya belanja pemerintah pusat. Sementara Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) justru dipotong sebanyak 10,43 persen.

Pemerintah Daerah jelas paling apes. Termasuk Provinsi Riau yang menurut saudara Sekda Yan Prana Jaya untuk Rancangan Perubahan APBD TA 2020 dilakukan penyesuaian akibat pandemi. Berdasarkan SK dua menteri (Menteri Keuangan dan Menteri Dalam Negeri), APBD Riau mengalami rasionalisasi sekitar Rp 1,7 Triliun atau 35 persen. Jalan terjal bagi program dan kegiatan pembangunan di Riau. Tak cukup sampai di situ, Riau juga dihadapkan pada seretnya harga minyak dunia yang pertengahan tahun 2020 berada di kisaran 35-45 dolar per barel. Turun hampir separuh jika dibandingkan harga minyak dunia tahun 2019 yang mencapai di atas 60 dolar perbarel. Belum lagi ditambah hitung-hitungan PAD dari sektor swasta atau retribusi lainnya, yang jelas tak akan seoptimal tahun anggaran sebelumnya.

Musibah Bawa Hikmah

Dalam pikiran sempit ini musibah. Namun tidak bagi yang bisa mengambil hikmah. Blessing in disguise, begitu kata bijak dari barat. Banyak hal sebelumnya luput dari perhatian namun saat pandemi mengalami pembenahan, semisal sektor kesehatan, ekonomi, sosial, dan regulasi. Bahwa ini disebut musibah, iya. Tapi apakah kita menyerah? Tidak. Justru saat kepepet ini kita mestinya terpacu mengeluarkan ide dan kemampuan terbaik. Bagi Pemda, sekarang saatnya jadi role model dan all out agar masyarakat termotivasi untuk bangkit. Bukan malah kendor. Yakinlah kepemimpinan daerah dan Pemprov Riau tidak berdiri dan berjuang sendiri. Ada lembaga legislatif sebagai mitra dan elemen masyarakat sebagai modal menghadapi tantangan. Sekarang tinggal bagaimana bisa berpadu. Kembali menyoal kondisi APBD Provinsi Riau 2020 dan situasi ke depan, menurunnya target dan realisasi pendapatan bisa disiasati bila berani merubah mindset. Tanpa kerja keras dan kerja cerdas, mustahil bisa menutupi kebutuhan belanja daerah untuk TA 2020. Bahkan versi lebih parah, derita bisa berlanjut ke APBD TA 2021.

Apalagi seretnya sektor pendapatan bukan kali ini saja. Selalu berulang dan terus menjadi catatan tiap tahunnya. Riau bukannya miskin dari segi sumber pendapatan selain Migas. Hanya saja tak mampu dioptimalkan. Bahkan ada celotehan, Riau seumpama orang kaya punya aset dimana-mana tapi selalu mengeluh kekurangan uang. Sementara tetangga punya sumber daya terbatas tapi bisa berduit. Untuk pajak dan retribusi misalnya, jangankan bicara ekstensifikasi, untuk instensifikasi saja masih jauh dari maksimal. Sebut saja pajak kendaraan bermotor, persentase yang bayar pajak pernah hanya berkisar 44,83 persen. Berikut juga terjadi pada jenis pajak dan retribusi lainnya. Belum lagi “kebocoran” akibat lemahnya sistem yang dibangun.

Itu baru menyoal pajak dan retribusi yang notabene “zona nyaman” guna menambah pundi-pundi. Banyak peluang lain sebenarnya. Namun yang menarik diangkat kesempatan kali ini adalah soal kapitalisasi aset. Banyak aset daerah atau Barang Milik Daerah (BMD) yang tak jelas pengelolaan, pola kerjasama, pemanfaatan dan setorannya ke kas daerah. Terkait pengelolaan yang amburadul bisa ambil contoh aset tetap tanah yang menurut laporan BPK RI Perwakilan Riau belum sepenuhnya bersertifikasi. Dari 1003 register tanah seluas 78.872.228m2 baru 73.848.756m2 telah disertifikat, sisanya 166 register seluas 5.023.472m2 belum disertifikat. Ada juga bukti fisik sertifikat 61 bidang tanah senilai Rp. 182.756.925.910 yang tidak diketahui keberadaannya. Itu baru bicara tata kelola, belum hitung potensi kehilangan pendapatan yang bisa diperoleh seandainya aset tersebut dimanfaatkan. Selama status aset dan BMD tak terkelola dengan baik, maka selama itu pula kehilangan nilai ekonomisnya.

Berbenah

Maka dalam keadaan serba sulit ini jawaban sebenarnya dari persoalan keuangan daerah ada di cermin (baca: intropeksi dan berbenah diri). Musibah memang buat merana, tapi tak cukup sebagai dalih pembela. Agar bisa survive, tak bisa lagi pakai pendekatan lama. Pola pikir dan bertindak perangkat Pemprov Riau harus berani keluar dari zona nyaman. Apalagi masyarakat dan sektor swasta yang terdampak pandemi juga butuh relaksasi. Menyinggung relaksasi, langkah Pemprov Riau mengguyur insentif semisal pemutihan pajak kendaraan termasuk bagi perusahaan yang menunjukan kepedulian terhadap pandemi dinilai sangat tepat. Asal insentif tersebut punya efek terukur, maka patut diapresiasi. Sekarang tinggal putar otak menyiasati sumber lain sebagai pendapatan.

Optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi hanya akan berbuah manis jika ada pembenahan total. Kasus seperti kerjasama Bangun Guna Serah (BGS) Tanah Bandar Serai, yang kontrak dengan rekanan sudah terhenti namun masih ada retribusi yang belum disetorkan ke Pemprov sebesar Rp. 8,3 M lebih plus denda keterlambatan minimal Rp. 10 M lebih, harus jadi pembelajaran dan diantisipasi agar kasus serupa tidak terulang dan daerah tidak dirugikan. Disamping pembenahan agar pajak dan retribusi lebih optimal, mau tak mau perlu menkreasi peluang lain. Kapitalisasi aset dan BMD disinggung sebelumnya jangan lagi dianggap sepele. Banyaknya aset milik Pemprov Riau yang “tidur” jelas sebuah kerugian.

Kerja-kerja di atas jelas butuh komitmen dan ikhtiar. Kami berkeyakinan kepemimpinan Riau dibawah duet Gubernur Syamsuar dan Wakil Gubernur Edy Natar Nasution punya persepsi yang sama. Sekarang pertanyaannya apakah perangkat pembantunya dapat sejalan dan responsif? Harapan kami agar ada evaluasi, memilih orang-orang yang tepat dalam keadaan genting ini (the right man on the right time). Karena apabila terjadi kegagalan imbasnya reputasi dan citra Kepala Daerah. Apalagi ada persoalan rutin yang melanda APBD Provinsi Riau, baik sektor pendapatan hingga realisasi sektor belanja yang sangat dinantikan sebagai stimulus roda ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Semua sulit dibenahi selagi SDM perangkatnya tidak punya gain management dan kemauan merubah cara berpikir dan bertindak dari cara hidup lama (old normal) ke cara hidup baru (new normal).***

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab LC MM, Anggota Komisi III DPRD Riau
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Siapa Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Pilihan Anda?

Berita Terkait
Minggu, 21 Juni 2020 06:33 WIB
Pancasila Sudah final!
Sabtu, 19 September 2020 09:10 WIB
Demokrasi Bukanlah “Kursi”
Minggu, 05 Juli 2020 21:02 WIB
Berdayakan Ormas untuk Kepentingan Bangsa
Minggu, 30 Agustus 2020 19:02 WIB
Malaysia dan Hari Kemerdekaan
Kamis, 28 Mei 2020 13:27 WIB
Setengah New Normal
Selasa, 30 Juni 2020 13:15 WIB
Jangan Buru-buru Sahkan Perda RTRW
Jum'at, 08 Mei 2020 18:00 WIB
Stempel Miskin
Senin, 10 Agustus 2020 14:23 WIB
Tanggapan Pidato Gubri pada HUT ke-63 Riau
Senin, 21 September 2020 11:26 WIB
Rahasia di Balik Sengsara
Kamis, 06 Agustus 2020 17:01 WIB
New Normal, New Life Style
Jum'at, 22 Mei 2020 12:08 WIB
Wabah yang Berujung Pasrah
Selasa, 07 April 2020 12:00 WIB
Ayolah, Jangan Gamang
Sabtu, 11 April 2020 08:24 WIB
Kampanye #JanganMudik
Selasa, 22 September 2020 09:34 WIB
Mempertanyakan Fokus APBD Riau 2020
Sabtu, 30 Mei 2020 19:04 WIB
New Normal Jangan Ngasal
Sabtu, 02 Mei 2020 10:27 WIB
Refleksi Milad ke-88 Pemuda Muhammadiyah
Kamis, 20 Februari 2020 19:04 WIB
3 And 1
Rabu, 01 Januari 2020 09:00 WIB
2020, Tahun Para Milenial
Kamis, 20 Februari 2020 13:51 WIB
Menunggu Ketepatan Respon Policy
Sabtu, 08 Agustus 2020 07:18 WIB
Riau Bermarwah di Tengah Wabah
Selasa, 18 Agustus 2020 09:58 WIB
Hijrah Butuh Pembuktian
Senin, 16 September 2019 15:00 WIB
Darurat Asap dan KPK
Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 28 September 2020
Polsek Teluk Meranti Sosialisasi Saber Pungli di Kantor Camat
Senin, 28 September 2020
Tekan Penyebaran Covid-19, Polsek Pangkalan Lesung Pasang Spanduk Ajakan Pakai Masker
Senin, 28 September 2020
Kapolsek Kuala Kampar Hadiri Acara Uji Publik DPS Pilkada Pelalawan di Kuala Kampar
Senin, 28 September 2020
Cegah Covid-19, Polsek Kerumutan Gelar Operasi Yustisi dengan Upika

Serantau lainnya ...
Rabu, 23 September 2020
Strategi Mengelola Pinjaman Online Saat Pandemi Corona
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 12 September 2020
Bantu Pemutusan Mata Rantai Covid-19, Kelompok 49 Kukerta Univrab Bagikan Masker Gratis dan Kampanyekan Hidup Sehat
Sabtu, 12 September 2020
Besok, Ikatan Mahasiswa Inhu Gelar Mubes
Sabtu, 12 September 2020
KLHK Serahkan Dua Unit Motor Sampah Plus ke Unilak
Kamis, 10 September 2020
Kukerta Kelompok 39 Abdurrab Kampanye Corona dan Bantu Sembako di Panti Asuhan As-Salam

Kampus lainnya ...
Polling
Siapa Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Pilihan Anda?


Zukri Misran - Nasaruddin 4 September 2020
Terpopuler

01

Selasa, 22 September 2020 16:01 WIB
Pelayat Terus Berdatangan ke Rumah Almarhum Alhadar
Dapo Kanisya September 2020
Foto
APRIL RAPP HUT RI 75
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
BOB PT BSP HUT RI 75
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
PLN Inhu HUT RI ke-75
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP Hut Riau ke-63
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran

Religi lainnya ...
APRIL RAPP HUT Riau ke-36
Indeks Berita
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 OkAPRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020Polres Rohul 27 Juni 2020APRIL HUT KAMPARAMPI RiauHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www