Minggu, 27 September 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 18 September 2020
Polling
Siapa Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Pilihan Anda?


Peran HTI Lindungi Satwa Liar
Kamis, 23 Juli 2020 20:21 WIB
Peran HTI Lindungi Satwa Liar

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Upaya perlindungan terhadap satwa liar terus dilakukan oleh perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) PT Arara Abadi. Bukan tanpa sebab upaya ini terus dilakukan karena memang kelestarian ekosistem satwa liar menjadi tanggungjawab semua pihak, salah satunya adalah perusahaan.

Untuk itu, sedini mungkin berbagai upaya terus dilakukan oleh PT. Arara Abadi yang berada dalam naungan APP Sinar Mas bersama seluruh mitra pemasok APP Sinarmas.

Kehadiran HTI sendiri sebenarnya diakui oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau dapat menyelamatkan satwa liar. Bahkan dikatakan jika tak ada HTI satwa ini malah bisa habis.

"Untung ada HTI, kalau tidak bisa habis," ujar Kepala Bidang BBKSDA Wilayah II Heru Sutmantoro.

Ia mengatakan hal tersebut dikarenakan satwa ini memang tidak mau di wilayah konservasi.

"Contohnya gajah, itu kalau di wilayah gambut kan tenggelam. Akan masuk dia, jadi nggak mau. Kecuali harimau, itupun hanya melintas-melintas saja. Bukan untuk hidup artinya berkembang biak, kawin dan punya anak. Terlalu banyak resiko untuk hidup di wilayah gambut," Cakap Heru di Minas.

"Untuk itu saya katakan beruntung ada HTI, kalau tidak bisa lebih parah lagi," imbuhnya.

Dikatakan Heru lagi, untuk kawasan HTI yang memang disukai oleh satwa adalah yang jenis tanahnya mineral.

"Kawasan konservasi kita juga kan langsung berhubungan dengan PT Arara Abadi yang berada di kawasan tanah mineral. Jadi memang satwa senang berada disana. Tapi ketika musim panen tiba, satwa akan banyak masuk ke area hutan lindung tadi. Jadi gerakan satwa liar itu kalau akasia ini udah ditebangi semua, dia akan masuk ke hutan lindung. Nah masyarakat tahu akan hal itu, makanya mereka akan banyak masang jerat di hutan lindung. Makanya saya katakan waktu panen itu harus diatur sebenarnya. Panennya diatur, jangan langsung panen semua gitu," ungkapnya.

Sisir Jerat Area Konsesi

Upaya untuk melindungi satwa liar dari banyaknya jerat yang dipasang oleh masyarakat menjadi dasar bagi Tim yang terdiri dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Perwakilan Distrik PT Arara Abadi, Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Tahura, Forum Harimau Kita, unsur TNI/Polri dan masyarakat bersama-sama menelusuri kawasan rawan pemasangan jerat tepatnya di Kawasan Lindung Distrik Minas Gelombang.

Terdiri dari 20 orang yang dibagi menjadi 2 tim, masing-masing kelompok menyusuri kawasan lindung untuk mencari apakah ada jerat yang dipasang oleh oknum tak bertanggungjawab. Total ada sekitar 22,6 Hektar kawasan lindung yang disisir oleh tim. Alhasil sebanyak 18 jerat ditemukan di kawasan lindung tersebut.

Dari pantauan langsung di lapangan, jerat yang dipasang sepertinya sudah lama, bisa sekitar 2-3 minggu. Pasalnya kayu yang digunakan sudah tampak mengelupas. Selain itu, kayu yang digunakan sebagai pancang juga sudah nampak tumbuh daun baru.

Dari keterangan Tim BBKSDA, ada 18 jerat yang ditemukan di lokasi. Terdiri dari 2 jenis macam jerat yakni jerat Popah dan jerat Osok. Masing-masing mempunyai ciri khas. Untuk jerat Popah dibuat dengan menyusun kayu seperti pagar dengan panjang hingga 203 Meter. Setiap 20-25 Cm dipasang pintu dengan perangkap yang gunanya untuk menjerat satwa liar yang melewatinya.

Untuk jenis jerat Popah ini dipasang bukan di tempat yang datar, melainkan dipilih dari tempat yang tinggi hingga ke tempat yang landai atau rawa-rawa.


Dengan tujuan hewan akan fokus melewati perangkap yang sudah dipasang jerat.

Sementara itu untuk jenis jerat Osok, jeratnya berdiri sendiri. Tidak berbentuk pagar memanjang. Dan ini biasanya dipasang di tempat-tempat yang biasa dilalui oleh satwa seperti tempat minum dan lain sebagainya.

"Kita mulai melakukan penelusuran sejak pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Dan hasilnya kita mendapatkan 18 jerat dengan rincian Jerat Popah dengan 11 pintu dan jerat Osok sebanyak 7 buah. Total ada 18," ujar perwakilan BBKSDA Riau M Raden Sulaiman saat berbincang dengan CAKAPLAH.COM di Minas.

Ia mengatakan untuk jerat yang dipasang tidak spesifik untuk menangkap salah satu satwa liar, namun bisa menjerat semua satwa liar baik rusa, kijang, babi hutan maupun harimau. "Kalau ditanya soal mana yang lebih berbahaya, jawabannya adalah jerat popah. Karena jerat popah inikan dibuat seperti pagar dan memanjang. Jadi hewan itu terperangkap di dalamnya dan mau tak mau harus melewati pintu pagar yang sudah dipasang jerat, sehingga kemungkinan terjeratnya lebih besar jika dibandingkan dengan jerat osok yang memang jeratnya hanya berdiri sendiri," Cakapnya lagi.

Ia mengatakan pihaknya akan menyampaikan hasil temuan ini kepada pimpinan BBKSDA, namun untuk apa tindakan selanjutnya masih belum tahu. "Kalau laporan dari pihak perusahaan mereka sudah melakukan sisir jerat ini setiap sebulan sekali dan saya rasa itu sudah maksimallah. Tinggal diteruskan saja," sebutnya.

Ketua Tim Sisir Jerat Johannes Koto menyampaikan ada sekitar 20 orang yang ikut dalam sisir jerat yang dilakukan di Kawasan Lindung Distrik Minas Gelombang. Tim ini terdiri dari BBKSDA Riau, Perwakilan Distrik PT Arara Abadi, Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Tahura, Forum Harimau Kita, unsur TNI/Polri dan masyarakat setempat.

"Sisir jerat berjalan lancar dan Alhamdulillah tak ada kendala sama sekali. Seluruh tim kembali dengan selamat dan tak ada gangguan sama sekali. Dan hasilnya ditemukan 18 jerat di kawasan lindung Distrik Minas Gelombang," ujar Johannes Koto.

Forest Sustainibility - Health Safety & Enviroment Regional Riau Muhammad Syarif Hidayat menambahkan kegiatan sisir jerat yang digelar selama 5 hari yakni dari tanggal 20-25 Juli ini bagi perusahaan PT Arara Abadi yang berada dalam naungan APP Sinarmas bersama seluruh Mitra pemasok APP Sinarmas selain merupakan tindakan dalam meningkatkan keamanan kawasan juga merupakan salah satu komitmen dan kontribusi yang optimal PT Arara Abadi dan APP Sinarmas guna mewujudkan ko-eksistensi antara masyarakat dan satwa kunci di sekitar wilayah operasional perusahaan sekaligus sebagai sarana edukasi.

"Kami mengharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga keberlangsungan satwa kunci dan mengurangi resiko terjadinya konflik manusia dan satwa serta sebagai salah satu bentuk kegiatan dalam rangka memperingati hari konservasi harimau oleh PT Arara Abadi dan APP Sinarmas," Cakapnya.

Dikatakan Syarif lagi, pencegahan konflik di area konsesi PT Arara Abadi selama ini sudah dilakukan melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap para pekerja dan masyarakat di sekitar hutan produksi.

"Tindakan pengamanan kawasan seperti patroli dan larangan melakukan perburuan juga dilakukan. Sisir jerat juga dilakukan sebagai salah satu pencegahan untuk menekan perburuan dan menekan timbulnya konflik antara manusia dan satwa khususnya harimau sumatera," ucapnya lagi.

Lanjut Syarif, sisir jerat ini masalah bersama dan tanggungjawab bersama. "Butuh kolaborasi aktif dari berbagai pihak, baik NGO, masyarakat, TNI/ Polri, pemerintah, dan stakeholder terkait. Jadi, sisir jerat tidak hanya masalah pihak perusahaan pemegang konsesi semata. Namun tanggungjawab bersama," tukasnya.

Penulis : Unik Susanti
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Lingkungan, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Siapa Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Pilihan Anda?

Berita Terkait
Senin, 07 Mei 2018 14:12 WIB
PTUN Jakarta Putuskan Pembubaran HTI Sah
Selasa, 28 Agustus 2018 15:08 WIB
RAPP Gelar Konsultasi Publik Re-Sertifikasi PHPL
Komentar
Berita Pilihan
Minggu, 28 Juni 2020
Video Jokowi Marah 18 Juni, Kenapa Baru Dirilis Sekarang?
Minggu, 28 Juni 2020
Keroyok 5 Polisi, 11 WNA Nigeria Ditangkap Polda Metro
Minggu, 28 Juni 2020
Ratusan Warga Uji Swab dan Rapid Test di Pasar Agus Salim, Ini Hasilnya
Minggu, 28 Juni 2020
Ini Penyebab PPDB Jalur Zonasi di Riau Banyak Diprotes
Sabtu, 27 Juni 2020
Unilever, Coca Cola Dkk Setop Iklan di Facebook, IG & Twitter
Sabtu, 27 Juni 2020
Putusan Sudah Inkrah, 1.300 Hektare Lahan Gondai Diminta Segera Dieksekusi
Kamis, 04 Juni 2020
Terungkap! Miliaran Rupiah Duit Korupsi Jiwasraya untuk Main Judi Kasino
Rabu, 03 Juni 2020
Chef Peterseli Kitchen Pekanbaru Wakili Indonesia di Kompetisi Chef International
Rabu, 03 Juni 2020
Curi Tiga Tandan Sawit untuk Beli Beras, Ibu Tiga Anak di Rohul Dihukum Percobaan
Selasa, 02 Juni 2020
PPDB SMA/SMK di Riau Dimulai 17 Juni
Selasa, 02 Juni 2020
Pasien Positif Sembuh dan Tidak Ada Tambahan, Pekanbaru Sudah Masuk Zona Kuning
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 27 September 2020
Gubri Apresiasi Anak-anak Melayu Konten Kreator Sosialisasikan Penggunaan Masker
Minggu, 27 September 2020
Jelang Pilkada, Polsek Bandar Sei Kijang Sosialisasi Maklumat Kapolri Tentang Protokol Kesehatan
Minggu, 27 September 2020
Cegah Penyebaran Covid-19, Polsubsekor Pelalawan Gelar Operasi Yustisi
Minggu, 27 September 2020
Polsek Pangkalan Kembali Lakukan Sosialisasi Saber Pungli Kepada Anggota SPSI

Serantau lainnya ...
Rabu, 23 September 2020
Strategi Mengelola Pinjaman Online Saat Pandemi Corona
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta
Minggu, 21 Juli 2019
5 Keunggulan ASUS ROG Mothership, Laptop Gaming Rp130 Jutaan
Jumat, 19 Juli 2019
Dell Rilis Laptop Gaming G7 Seharga Rp27 Jutaan

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19
Kamis, 09 April 2020
Wangi Jahe Merah dan Kopi Petani Hutan Saat Pandemi Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Sabtu, 12 September 2020
Bantu Pemutusan Mata Rantai Covid-19, Kelompok 49 Kukerta Univrab Bagikan Masker Gratis dan Kampanyekan Hidup Sehat
Sabtu, 12 September 2020
Besok, Ikatan Mahasiswa Inhu Gelar Mubes
Sabtu, 12 September 2020
KLHK Serahkan Dua Unit Motor Sampah Plus ke Unilak
Kamis, 10 September 2020
Kukerta Kelompok 39 Abdurrab Kampanye Corona dan Bantu Sembako di Panti Asuhan As-Salam

Kampus lainnya ...
Polling
Siapa Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Siak Pilihan Anda?


Zukri Misran - Nasaruddin 4 September 2020
Terpopuler

01

Selasa, 22 September 2020 16:01 WIB
Pelayat Terus Berdatangan ke Rumah Almarhum Alhadar
Dapo Kanisya September 2020
Foto
APRIL RAPP HUT RI 75
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
BOB PT BSP HUT RI 75
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
PLN Inhu HUT RI ke-75
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP Hut Riau ke-63
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran

Religi lainnya ...
APRIL RAPP HUT Riau ke-36
Indeks Berita
Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 OkAPRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020Polres Rohul 27 Juni 2020APRIL HUT KAMPARAMPI RiauHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www