Senin, 26 Juli 2021

Breaking News

  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!   ●   
  • Israel Tawarkan Vaksin yang Nyaris Kedaluwarsa ke Negara Lain   ●   
  • Singkirkan Spanyol Lewat Adu Penalti, Italia Lolos ke Final   ●   
  • Sindikat Vaksin Covid Palsu Ditangkap setelah Suntikkan Air Garam ke 2.000 Warga
Yamaha 17 Juli 2021
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?


Sidang Suap Proyek Duri-Sei Pakning
Amril Mukminin Beberapa Kali Minta Uang ke PT CGA
Kamis, 06 Agustus 2020 19:29 WIB
Amril Mukminin Beberapa Kali Minta Uang ke PT CGA
Suasana persidangan kasus dugaan suap proyek Jalan Duri=Seik Pakning, dengan terdakwa Amril Mukminin di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis (7/8/2020) sore. (cakaplah.com)

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Fakta baru terungkap di persidangan kasus suap proyek Jalan Duri-Sei Pakning dengan terdakwa Amril Mukminin, Kamis (6/8/2020) sore. Bupati Bengkalis itu beberapa kali meminta uang ke PT Citra Gading Asritama (CGA), termasuk untuk keperluan Lebaran pada tahun 2017.

Hal itu terungkap di persidangan dengan saksi Triyanto, staf PT CGA, di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Persidangan berlangsung dengan video conference, di mana Triyanto berada di Kejaksaan Negeri Malang sedangkan Amril di Rutan Klas I Pekanbaru.

Uang untuk Amril diberikan Triyanto melalui ajudan, Azrul Nur Manurung. Jumlahnya uang yang diberikan bervariasi dengan waktu dan tempat berbeda.

Triyanto mengatakan, pemberian uang itu berawal ketika dirinya diperintah oleh pemilik PT CCA, Ichsan Suaidi agar menemui Amril Mukminin untuk mengurus kelanjutan pengerjaan proyek Duri-Sei Pakning, di Kabupaten Bengkalis.

"Saya disuruh ke Bengkalis menemui bupati. Waktu itu diperintahkan untuk mengurus kelanjutan proyek Duri-Sei Pakning agar bisa kontrak," ujar Triyanto di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor Pekanbaru yang diketuai, Lilin Herlina.

Lalu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Feby Dwi Andospendy, membacakan keterangan Triyanto di BAP. "Pokoknya kamu temui bupati, pasti sudah beres karena sudah pernah saya kasih," kata Feby mengulangi ucapan Ichsan Suaidi di keterangan Triyanto.

Triyanto membenarkan perintah itu. JPU kemudian mempertanyakan maksud kata 'pasti sudah beres karena saya sudah kasih'.

"Menurut saya Pak Ichsan pernah memberikan sejumlah uang pada Pak Bupati sehingga saya tindak lanjut untuk mengurus sampai terjadi kontrak," kata Triyanto.

Jumlah uang yang diberikan kepada Amril menurut Ichsan Suaidi sekitar Rp1 miliar sampai Rp2 miliar tapi dia tidak tahu kapan penyerahan uang itu "Di BAP, saudara sebut Rp2,5 miliar, mana yang benar," kata JPU yang akhirnya dibenarkan oleh Triyanto.

Dua minggu setelah mendapat perintah pada Mei 2016, Triyanto pergi ke Kabupaten Bengkalis dan menemui Amril. Ketika itu Triyanto menyampaikan kalau dirinya utusan dari PT CGA dan diminta Ichsan Suaidi untuk mengurus proyek Jalan Duri-Sei Pakning.

Amril ketika itu menyuruh Triyanto menindaklanjuti masalah proyek Jalan Duri-Sei Paknik tersebut ke Dinas Pekerjaan Umum Bengkalis. "Saya disuruh ke Plt Kepala PUPR," kata Triyanto.

Dalam pertemuan itu juga disebutkan kalau PT CGA mengerjakan proyek Jalan Duri-Sei Pakning. Namun ketika disinggung, apakah ada membicarakan masalah fee proyek dengan Amril, langsung dibantah Triyanto. "Kalau dengan Pak Amril Mukminin tidak pernah ada, juga tidak ada tawarkan fee," ucapnya.

Pada awal 2017, Triyanto bertemu dengan Amril dan ajudannya Azrul di Hotel Adi Mulya, Medan, Provinsi Sumatera Utara. Ketika itu, Triyanto ditemani oleh Rhemon Jamil yang diakui sebagai orang mengetahui secara historis terkait proyek jalan di Bengkalis.

"Saya sampaikan ke Pak Bupati, kami sudah siap kerjakan proyek Jalan Duri-Sei Pakning," ungkap Triyanto.

JPU kembali mempertanyakan apakah ketika itu Triyanto ada membicarakan jumlah komitmen fee dengan Amril tapi tidak dijawab. "Saat itu saya tanya Pak Bupati, berapa nilai komitmen fee. Pak Bupati jawab, kamu kerja dulu yang bagus," kata Triyanto.

Untuk mengingatkan, JPU membaca BAP Triyanto ketika diperiksa penyidik KPK. "Selain itu, saya sempat tanya pada Pak Bupati. Pak ini nanti kalau sudah kontrak, gimana adat istiadatnya (fee). Benar begitu?

Triyanto tidak membantah keterangannya itu. Menurutnya, ketika itu Amril tetap tidak menjawab terkait fee. "Tunjukkan hasil kerja dulu, kalau sudah kerja gampang," ujar Triyanto mengulangi ucapan Amril kepada dirinya.

Meski tidak ada membicarakan komitmen fee, tapi Amril beberapa kali meminta uang dari PT CGA. Uang itu diserahkan Triyanto melalui Azrul, ajudan Amril.

Dijelaskan Triyanto, permintaan pertama sebelum lebaran 2017 sebesar Rp1,7 miliar. "Itu sebelum lebaran, ada permintaan. Saya dipanggil ke rumah dinas bupati. Di sana, Pak Amril sampaikan ada butuh dana jelang lebaran. Dia minta Rp 3 miliar," jelas Triyanto.

Atas permintaan itu, Triyanto berkoordinasi dengan Ichsan Suaidi. Lalu Triyanto dimint menghubungi Heri Mursyid (dari grup PT CGA) yang merupakan adik Ichsan Suaidi di Malang. "Itu sekitar Juni 2017, sebelum lebaran," tambah Triyanto.

Oleh Suheri, Triyanto diberi uang sebesar Rp2 miliar. Uang itu dibagi dua, sebesar Rp1,7 miliar diserahkan kepada Amril melalui Azrul. Uang dalam bentuk Dollar Singapura itu diberikan tunai dan dibawa dengan paper bag pada 21 Juni 2017.

Sementara uang Rp300 juga diberi kepada Plt Kepala Dinas PUPR Bengkalis, Tajul Mudaris sebesar Rp150 juta dan PPTK, Ardiansyah sebesar Rp150 juta. "Keduanya diserahkan di parkiran Grand Elit Pekanbaru," ungkap Triyanto.

Tidak hanya itu, setelah lebaran, pada awal Juli 2017, Amril melalui ajudannya Azrul menelpon Triyanto dan kembali meminta uang. Permintaan itu kembali disampaikan Ichsan Suaidi dan Triyanto kembali diarahkan menghubungi Heri di Malang.

Triyanto diberi uang sebesar Rp1,5 miliar. Sebesar Rp1 miliar diserahkan kepada Azrul, sedangkan sisanya Rp500 juta diserahkan kepada Tajul sebesar Rp300 juta dan Ardiansyah Rp200 juta.

"Sekitar satu minggu atau pertengahan Juli, ditelpon lagi oleh Azrul minta tambahan (uang). Sama seperti sebelumnya, saya sampaikan ke Ichsan Suaidi dan minta ke Heri. Oleh Heri diberi Rp1,5 miliar dalam bentuk Dollar Singapura dan Amerika. Uang diserahkan ke Azrul," jelas Triyanto.

Sebenarnya, kata Triyanto, tambahan uang yang diminta sebesar Rp2 miliar tapi hanya disanggupi Rp1,5 miliar. Uang itu diserahkan di Hotel Jaya Mulia, Jalan Riau, Pekanbaru.

"Cara serahkannya, saya sewa satu kamar di hotel kecil di Jalan Riau, namanya saya lupa. Uang diletakkan dalam paper bag di bawah tempat tidur. Saya keluar, kunci kamar diserahkan ke Azrul. Jadi, Azrul sendiri yang ambil uangnya," tutur Triyanto.

Tidak berhenti sampai disitu, ternyata Amril juga menerima uang dari Ichan Suaidi di Plaza Senayan Jakarta. Menurut Triyanto, uang yang diberikan sebesar Rp2,5 miliar.

Amril, lanjut Triyanto, juga pernah menanyakan masalah uang untuk anggota DPRD Bengkalis. Amril meminta agar kekurangan uang yang belum diberikan diserahkan saja kepada dirinya.

"Pak bupati bilang kalau masih ada, satu pintu melewati saya saja biar anggota dewan tidak ribut. Tapi permintaan itu terlaksana," papar Triyanto.

Sejumlah keterangan Triyanto dibantah oleh Amril. Dia menyatakan tidak benar menerima uang sebesar Rp2,5 miliar dari Ichsan Suaidi tapi hanya sebesar Rp1 miliar.

"Saya terima uang sebesar Rp1 miliar dan Rp4,2 miliar melalui ajudan saya. Uang itu sudah saya kembalikan melalui rekening KPK," tutur suami Kasmarni tersebut.

Amril juga membantah kalau dirinya pernah meminta agar uang untuk anggota DPRD Bengkalis diserahkan melalui dirinya. "Tidak pernah minta uang untuk anggota dewan. Kami tidak mengetahui apa pembicaraan PT CGA dan dewan," tegas Amril.

Atas bantahan Amril itu, Triyanto menyebutkan, kalau dirinya hanya mendapat informasi kalau Amril diserahkan uang Rp2,5 miliar. "Itu yang saya dengar," tukas Triyanto.

Penulis : CK2
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Hukum, Kabupaten Bengkalis
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?

Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Kamis, 22 Juli 2021
MPR Desak Vaksin Dosis Ketiga untuk Nakes Dilakukan Secepatnya
Rabu, 14 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemerintah Telah Tetapkan PPKM Darurat MPR Minta Semua Harus Berdoa
Senin, 12 Juli 2021
MPR: Koperasi Sebagai Panglima Menjaga Ketahanan Ekonomi Nasional
Jumat, 09 Juli 2021
MPR: Penting untuk Hadirkan Kolaborasi dalam Hadapi Covid-19

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 25 Juli 2021
Polsek Langgam Kembali Pantau Kampung Tangguh di Desa Segati
Minggu, 25 Juli 2021
Polsek Pangkalan Kuras Kembali Patroli Karhutla dan Sebarkan Maklumat Kapolda Riau
Minggu, 25 Juli 2021
Polsek Ukui Patroli Sambangi Objek Vital untuk Cegah Kejahatan C3
Minggu, 25 Juli 2021
Cegah Kejahatan C3, Polsubsektor Pelalawan Rutin Patroli

Serantau lainnya ...
Rabu, 21 Juli 2021
Anak Didik AMS Juarai Pemilihan Bujang Dara Pekanbaru 2021
Selasa, 13 Juli 2021
Famys Hijab, Pilihan Tepat untuk Tampil Cantik Saat Idul Adha
Jumat, 09 Juli 2021
Berkembang Pesat, Irvan Asmara Sukses Dirikan AMS Modelling School
Kamis, 08 Juli 2021
DRV Beauty Store Jadi Ikon Kosmetik di Sungai Penuh, Produknya Lengkap dan Original

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas

Advertorial lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?
Jumat, 02 Juli 2021
Heboh Bill Gates dan Istrinya Sebenarnya sudah Meninggal Tahun 2013 Lalu
Minggu, 09 Mei 2021
5 Smartphone Terbaru dari Oppo Tahun 2021
Senin, 03 Mei 2021
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Kurang dari 2 Pekan Lagi

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Minggu, 25 Juli 2021
Abdul Wahid: Tidak Perlu Banyak yang Penting Kompak
Jumat, 23 Juli 2021
Gelar FGD, Unilak Hadirkan Pakar dari Berbagai Disiplin Ilmu
Jumat, 23 Juli 2021
Dorong Terbentuk Presedium IKA UIN Kabupaten/kota, Abdul Wahid Roadshow ke Daerah
Sabtu, 17 Juli 2021
36 Lulusan STIA-I Diwisuda

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?


PCR 15 Juli 2021
Terpopuler

02

Kamis, 22 Juli 2021 16:08 WIB
Ditahan Jaksa, Donna Fitria Menangis
Permata
Foto
Unilak 1 Juni 2021
Pelantikan Bupati Siak - Pemkab Siak
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah
Kamis, 01 Juli 2021
Peramal Mbak You Meninggal Dunia
Kamis, 29 April 2021
7 Artis Indonesia dengan Bayaran Selangit

Selebriti lainnya ...
Bhayangkara 2021 CAKAPLAH
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
UIR 2021
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban
Jumat, 02 Juli 2021
Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Seperti Apa yang Bisa Disebut Syahid?
Senin, 14 Juni 2021
Santri Rumah Qur'an Hajjah Rohana Tak Hanya Fokus Tahfiz Tapi Juga Belajar Pokok Keislaman
Selasa, 18 Mei 2021
Hukum Menggabung Puasa Qada Ramadan dan Syawal

Religi lainnya ...
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRD
Indeks Berita
Idul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www