Kamis, 26 November 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 25 November 2020

Tinggal Sebatang Kara di Gubuk, Gatot Sempat Tak Makan Nasi Selama 7 Bulan
Selasa, 25 Agustus 2020 17:00 WIB
Tinggal Sebatang Kara di Gubuk, Gatot Sempat Tak Makan Nasi Selama 7 Bulan

Pekanbaru (CAKAPLAH) - Hidup sebatang kara terpaksa harus dijalani Gatot Sugianto (64) setelah lama berpisah dengan istrinya. Meski memiliki anak, namun saat ini mereka tinggal terpisah dan sudah jarang bertemu satu sama lain.

Pria yang mendekati Lansia tersebut tinggal di kawasan Jalan Pelita, RT 018 RW 005, Desa Tasik Serai Barat, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Ia tinggal jauh dari pemukiman warga, tepatnya di tengah-tengah kebun sawit.

Dulunya, rumah yang ditempati Gatot sangat alakadarnya dan hanya cukup untuk beristirahat di malam hari. Kemudian, Ia bangun rumah tersebut dengan sangat sederhana, yakni menyusunkan batu bata tanpa diplester.

Dinding rumahnya hanya terbuat dari batang-batang kayu yang ditutupi terpal dengan tiang-tiang kayu sebagai penyangga. Sementara atap rumahnya hanya ditutupi seng bekas yang dialasi terpal.

Kondisi bangunan rumah yang serba alakadarnya dan tidak tertutupi semua tersebut tentu tidak mampu kuat bertahan. Bahkan tatkala hujan mengguyur, air yang cukup lebat dan deras masuk ke rumah Gatot.

"Kalau hujan turun saya berlari ke sana sini buat nutupin yang bocor dan agar rumahnya tidak banjir. Sekarang saya pindah di rumah sebelah yang dibangun alakadarnya berkat bantuan dari bapak kepala desa dulunya. Alhamdulillah agak lebih baik dari bangunan kemarin," ujar Gatot menceritakan kepahitan hidupnya yang sudah tinggal 18 tahun di tempat tersebut.

Mungkin sebutan yang tepat untuk tempatnya tinggal bukanlah rumah, melainkan hanya bangunan gubuk. Saat ini, kondisi bangunan atau gubuk tempat Gatot tinggal nampaknya hanya tinggal menunggu hari-hari untuk kayunya satu persatu roboh, manakala hujan deras disertai angin kencang menerjang.

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, Gatot bekerja sebagai pembuat batu bata. Tiap harinya, Ia sendiri yang mencangkul dan mengambil tanah liat untuk kemudian dicetak, dijemur, hingga mengangkat serta membakar batu bata tersebut. Padahal, kondisi kesehatan matanya sudah tidak berfungsi sebelah dan hanya bisa melihat dengan satu mata.

Seiring tubuh yang dimakan usia, kini Gatot tidak mampu lagi memproduksi batu bata dengan jumlah banyak layaknya masih muda. Padahal, Ia dulu mampu menghasilkan Rp 4-3 juta dari harga Rp 300 per bata yang dijual. Saat ini, Gatot pun memiliki harapan untuk memiliki pekerjaan lain, seperti menanam cabe dan lainnya yang lebih mudah dan ringan.

Bahkan di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Gatot menceritakan, dirinya amat sangat terdampak. Semenjak pandemi, Ia sudah hampir tujuh bulan tidak makan nasi. Gatot hanya makan kates atau pepaya yang Ia rebus dan hanya ditambahi bumbu penyedap dari warung, termasuk makanan dari hutan lainnya.

"Setiap hari saya hanya makan itu untuk mengganjal rasa lapar karena saya tidak punya uang sama sekali untuk membeli beras. Dan mungkin saya sudah lupa bagaimana rasa nasi itu sekarang" ucap Gatot lirih menceritakan kepahitan hidupnya yang sudah tidak bisa membeli beras untuk makan.

Kendati demikian, Gatot sangat semringah dan mengaku bahagia ketika mendapat Bantuan Biaya Hidup dari Rumah Yatim. Sebelumnya, Ia juga mengaku sempat mendapat bantuan dari pemerintah setempat, sehingga dapat merasakan kembali makan nasi.

"Dulunya bukan dapur yang berasap, malah yang berasap tungku dari pembuatan batu bata saja. Alhamdulillah, pak Gatot tetap semangat dalam jalani hidup," ujar Relawan Rumah Yatim Cabang Riau, Rahmat.

#pejuangkebaikan, masih banyak saudara-saudara kita yang ada dipelosok negeri membutuhkan uluran tangan kita. Satu uluran tanganmu sangat berarti bagi mereka. Donasi terbaikmu bisa disalurkan melalui Rekening Donasi: BCA 220 139 8888 atau Mandiri 1720 000 384 125 An Yayasan Rumah Yatim Arrohman.

Penulis : Rilis
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Serba Serbi, Kabupaten Bengkalis
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 25 November 2020
Kadispora Kampar Buka Sosialisasi Penyusunan dan Penilaian SKP bagi Jabatan Fungsional
Rabu, 25 November 2020
Polsek Pangkalan Kuras Gencar Edukasi Buruh Tentang Saber Pungli
Rabu, 25 November 2020
Kemenag Rohil Sosialisasikan Penyelenggaraan Haji dan Umrah
Rabu, 25 November 2020
Pastikan Warga Patuhi Protokol Kesehatan, Polsubsektor Pelalawan Gencar Gelar Operasi Yustisi

Serantau lainnya ...
Senin, 09 November 2020
KD Tea & Coffee House, Tempat Ngeteh Asik di Pekanbaru
Rabu, 23 September 2020
Strategi Mengelola Pinjaman Online Saat Pandemi Corona
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 25 November 2020
Yudisium XI, Direktur Pascasarjana Unilak Beri Penghargaan ke Pemuncak
Kamis, 05 November 2020
UIR Wisuda 1.495 Mahasiswa Secara Daring, Lusi Eka Raih IPK Pemuncak 3,92
Senin, 26 Oktober 2020
Rektor Unilak Lantik Pejabatnya Secara Virtual, Ini Nama-nama yang Dilantik
Jumat, 23 Oktober 2020
Didukung Kemenristek/Brin, Dosen UIR Lakukan PKM Sistem Informasi Berbasis Pengaduan Masyarakat

Kampus lainnya ...

Protokol Kesehatan 11 November 2020
Terpopuler

01

Selasa, 24 November 2020 17:23 WIB
Ketua FPI Pekanbaru Dijemput Polisi Subuh Tadi

05

Duka cita Haidir Anwar Tanjung
Foto
Dapo Kanisya September 2020
RAPP - APRIL HUT Pelalawan Siak Kuansing 12 Oktober 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Hari Jadi Rohul dari Polres Rohul 12 Oktober 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
HUT Siak - BSP 12 Oktober 2020
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
HUT Kabupaten Pelalawan - BSP 12 Oktober 2020
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran

Religi lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Indeks Berita
FunBike New Normal 12 Oktober 2020NasDem 30 September 2020BSP Hut Riau ke-63APRIL RAPP HUT RI 75BOB PT BSP HUT RI 75APRIL RAPP HUT Riau ke-36Unilak Juli 2020Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 OkPolres Rohul 27 Juni 2020APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020APRIL HUT KAMPARHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPPRAPP Idul Fitri 1441 / 2020
www www