Jumat, 15 Januari 2021

Breaking News

  • Jargas di Pekanbaru Bakal Mati Total hingga Sore Nanti   ●   
  • Stimulus dan Penghapusan Denda Pajak di Pekanbaru Berlanjut   ●   
  • PAN Tolak Rencana Gubernur Riau Ngutang untuk Infrastruktur   ●   
  • Walikota Minta Dinas PUPR Gesa Pengerjaan Komplek Perkantoran Tenayan Raya   ●   
  • KUA-PPAS APBD Provinsi Riau 2021 Disepakati Rp9,032 Triliun   ●   
  • KUA-PPAS APBD Provinsi Riau 2021 Disepakati Rp9,032 Triliun   ●   
  • Terdampak Covid-19, Realisasi Retribusi KIR di Pekanbaru Menurun   ●   
  • BEM UIR Siap Kawal Kedatangan Habib Rizieq ke Riau   ●   
  • Pemko Pekanbaru Ingatkan Pelaku Usaha Tetap Patuhi Protokol Kesehatan   ●   
  • Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Wafat
Yamaha 14 Januari 2021

Sidang Suap Amril Mukminin
Saksi Sebut Uang Hasil Bisnis Tidak Masuk Gratifikasi
Kamis, 10 September 2020 18:40 WIB
Saksi Sebut Uang Hasil Bisnis Tidak Masuk Gratifikasi

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Bupati Bengkalis non aktif, Amril Mukminin, kembali menjalani sidang dugaan kasus suap proyek pengadaan Jalan Duri-Sei Pakning, Kamis (10/9/2020). Dua saksi ahli dihadirkan oleh Amril terkait kasus tersebut.

Kedua saksi itu adalah Erdiansyah, saksi ahli pidana dari Universitas Riau dan Zulkarnain saksi ahli pidana dari Universitas Islam Riau. Saat persidangan, kedua saksi hadir di Pengadilan Tipikor Pekanbaru bersama tim penasihat hukum dan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Erdiansyah dicecar terkait suap dan gratifikasi. Diketahui Amril menerima suap sebesar Rp 5,2 miliar PT Citra Gading Asritama (CGA), dan gratifikasi Rp 23,6 miliar dari dua pengusaha perkebunan sawit Jonny Tjoa dan Adyanto.

Uang suap Rp 5,2 miliar sudah dikembalikan Amril saat proses penyidikan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut Erdiansyah dengan dikembalikannya uang tidak pidana korupsi, berarti negara tidak dirugikan.

Meski begitu, tidak menutup proses hukum terhadap kasus yang dihadapi. "Dari sisi pidana harus tetap dipertanggungjawabkan," kata Erdiansyah di hadapan majelis hakim yang diketuai Lilin Herlina.

Untuk gratifikasi diterima Amril saat menjabat anggota DPRD Bengkalis pada 2014-2019 dan Bupati Bengkalis pada tahun 2016-2021. Terkait gratifikasi, kata Erdiansyah, harus dilihat dari asal usul uang yang diterima.

Ia menjelaskan, gratifikasi adalah pendapatan yang tidak sah. Jika hal itu dilakukan oleh pejabat negara maka harus dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Terkait itu, Asep mempertanyakan tentang seorang yang menjalankan bisnis sebelum menjabat sebagai kepala daerah. Menurut Erdiansyah, tindakan itu boleh dilakukan sepanjang tidak menyalahgunakan kekuasaan.

"Boleh saja seseorang berbisnis sepanjang tidak bertentangan dengan hukum. Sepanjang, tidak menggunakan kekuasaan," kata Erdiansyah.

Menurut Erdiansyah, perjanjian selama itu tidak menggunakan kekuasaan melekat dan merupakan ranah privat antara kedua belah pihak. Hal itu tidak bisa dikatakan gratifikasi tapi murni hasil bisnis.

Apalagi perjanjian itu, tambah Erdiansyah, ada akta notaris. Beda halnya dengan gratifikasi yang diberikan secara diam-diam tanpa ada perjanjian dan termasuk pendapatan tidak sah.

"Perjanjian bisnis bisa berlangsung meskipun seseorang itu menjadi pejabat. Syaratnya harus dilaporkan dalam bentuk LHKPN, yang memuat sumber pendapatan dan ada item-item lain," jelas Erdiansyah.

Erdiansyah juga ditanyai terkait seseorang yang menjadi pengepul sawit dari warga dan mendapatkan Rp10 per kilogram. Usaha ini pernah dilakoni Amril sewaktu menjadi anggota DPRD Bengkalis.

Kata Erdiansyah, itu tidak bisa dikatakan gratifikasi kalau ada perjanjian kerjasama dan akta notaris. Apalagi dalam perjanjian ada dimuat persenan yang diterima.

Sementara JPU KPK, Frenky, mempertanyakan apakah seorang pegawai negeri atau pejabat negara bisa menerima pemberian dari seseorang. Erdiansyah menyebutkan boleh saja asal tidak bersangkutan jabatan. "Kalau ada hubungan dengan jabatan tidak boleh," ucap Erdiansyah.

Mendengar itu, JPU mempertanyakan pemberian dari kontraktor. "Kalau dari kontraktor?" tanya JPU.

Erdiansyah menyebutkan, intinya kalau menyangkut jabatan yang dimiliki tidak boleh menerima pemberian dari kontraktor. "Kalau terima tidak ada kaitan dengan jabatan atau kedudukan, bisa saja," tutur Erdiansyah.

Tidak puas JPU mempertanyakan tentang pemberian uang dari PT CGA yang diterima Amril melalui ajudannya. "Seperti punya ajudan menerima (uang) dan tahu itu dari kontraktor dan tidak suruh kembalikan? tanya JPU.

Erdiansyah menegaskan, sesuatu yang diterima dari orang lain patut dicurigai. "Saya terima sesuatu dari orang lain tapi tidak melewati saya. Di sini ada unsur patut diduga. Seharusnya kalau bertentangan dengan undang-undang harus dikembalikan," tegas Erdiansyan.

Sementara hakim mempertanyakan, apakah hasil yang didapat meski dari bisnis harus disembunyikan. Erdiansyah menegaskan tidak boleh dan harus dilaporkan.

Sementara saksi Zulkarnain, menyebutkan, suatu yang diawali dengan perjanjian tidak bisa dikatakan gratifikasi.

"Kalau gratifikasi terkait jabatan. Uang yang masuk hasil bisnis atau usaha tidak bisa dikategorikan gratifikasi," kata dia.

Dia menjelaskan, ciri khas suatu gratifikasi adalah berkaitan dengan jabatan seseorang. Dengan jabatan itu, seseorang akan mempengaruhi keputusan yang diambil.

Zulkarnain merincikan tentang apa itu suap. Menurutnya, seseorang yang tiba-tiba menerima suap harus dilihat, apakah itu ada kaitannya dengan jabatan. Jika bisnis dan tidak ada kaitan dengan jabatan maka itu tidak masuk dalam suap maupun gratifikasi.

Ia juga menyinggung terkait dakwaan JPU. Menurutnya, sebuah dakwaan harus memenuhi unsur formul dan materil. Jika tidak, dakwaan dapat dinyatakan tidak sah atau batal demi hukum. "Konsekuensinya, terhadap terdakwa bisa saja dibebaskan," tuturnya.

Atas keterangan saksi-saksi itu, Amril tidak mengajukan keberatan. "Tidak ada yang mulia," tutup Amri.

Penulis : CK2
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Hukum, Kabupaten Bengkalis
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Kamis, 06 Februari 2020 20:18 WIB
Bupati Bengkalis Amril Mukminin Ditahan KPK
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 15 Januari 2021
Polsubsektor Pelalawan Imbau Masyarakat Tetap Patuhi Prokes
Jumat, 15 Januari 2021
Polsek Langgam Gelar Patroli untuk Cegah Kriminal C3 dan Tekan Penyebaran Covid-19
Jumat, 15 Januari 2021
Polsek Pangkalan Kuras Lakukan Pengamanan Penyuntikan Vaksin
Jumat, 15 Januari 2021
Kapolsek Kerumutan Hadiri Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kerumutan

Serantau lainnya ...
Sabtu, 09 Januari 2021
Pilih Salah Satu Hewan untuk Prediksi Masa Depanmu
Rabu, 06 Januari 2021
Puteri Ekowisata Indonesia Perwakilan Riau Endang Sri Rezki Percayakan Perawatan Kulit ke Klinik Isabells Beauty Treatment
Rabu, 06 Januari 2021
Tak Perlu Susah Payah, Ini Untungnya Pakai Aplikasi Pinjam Uang Online
Selasa, 29 Desember 2020
Duo FIFA Liga Dangdut 2018 Kunjungi Isabell's Beauty Treatment

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Rabu, 30 Desember 2020
Intip Spesifikasi Realme C11, Smartphone Rp1,5 Jutaan dengan Beragam Fitur Menarik
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 06 Januari 2021
Jembatan Siak IV Kerap Jadi Titik Kumpul Pesepeda di Pekanbaru
Selasa, 08 Desember 2020
Miss Interglobal Indonesia 2020 Kunjungi Isabell's Beauty Treatment
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Ini Dia Pemenang Lomba Film Dokumenter dan Fotografi Sempena Milad FIB Unilak
Selasa, 22 Desember 2020
Politeknik Caltex Riau Jalin Kerjasama dengan Universitas Baiturrahmah
Senin, 14 Desember 2020
Di Tangan Dosen Unilak, Urine Ternak Diubah Menjadi Pupuk Cair
Senin, 14 Desember 2020
Webinar Mental Health and Social Media Komunikasi Unri Sukses Digelar

Kampus lainnya ...

Telkomsel 7 Desember 2020
Terpopuler

01

Sabtu, 09 Januari 2021 20:39 WIB
PKB Optimis Tembus Tiga Besar di Pemilu 2024
RAPP APRIL NATAL 2020
Foto
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Jumat, 15 Januari 2021
Sempat Menimba Ilmu 3 Tahun di Pesantren, Vicky Prasetyo Ingin Jadi Penceramah
Senin, 11 Januari 2021
Setelah Sebulan Jalani Karantina, Akhirnya Nirina Zubir Negatif Covid-19
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Jumat, 15 Januari 2021
Membuka Pintu Rezeki di Waktu Pagi
Sabtu, 09 Januari 2021
Bersyahadat di Masjid Ar Rahman Pekanbaru, Sampang Ganti Nama Jadi Abdul Aziz
Kamis, 26 November 2020
Ustaz Abdul Somad Launching "SPBU" Bersama YTWU
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www