Sabtu, 31 Oktober 2020

Breaking News

  • KPK Tuntut Direktur PT Mitra Bungo Abadi 10 Tahun Penjara Dalam Kasus Korupsi Jalan Poros di Bengkalis   ●   
  • Bos Pertamina Gerah Diserang Gara-gara Harga BBM Tak Turun   ●   
  • 10 Staf DPR RI Dinyatakan Positif Covid-19   ●   
  • Pelantikan Pengurus DPD I Golkar Riau Ditunda karena Covid-19   ●   
  • DPD RI Tetap Tolak Pilkada Serentak 9 Desember 2020   ●   
  • Kejaksaan Agung akan Periksa Jaksa Penuntut 2 Polisi Penyiraman Novel Baswedan   ●   
  • Kecewa Putusan Bebas Tiga WNA, Mahasiswa Demo PN Bengkalis   ●   
  • Bulan Depan Pemko Pekanbaru 'Lelang' Jabatan Sekda dan Kepala OPD   ●   
  • Hasto Akui RUU HIP Diusulkan PDIP   ●   
  • Infeksi Virus Corona di Seluruh Dunia Tembus 10 Juta Kasus
Yamaha 20 Oktober 2020
Polling
Siapa Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan Pilihan Anda?


CAKAP RAKYAT
Hati-Hati Berinvestasi
Sabtu, 17 Oktober 2020 08:54 WIB
Hati-Hati Berinvestasi
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM

Investasi menjadi kata paling populer akhir-akhir ini. Paling gres kata tersebut melatarbelakangi terbitnya Omnibus Law Undang Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) yang mendapat protes keras banyak pihak terutama kalangan buruh, akademisi, mahasiswa, praktisi hingga daerah. Kata sama juga menjadi objek pembahasan di lembaga DPRD Provinsi Riau pasca dibentuk Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Investasi Daerah. Bedanya investasi yang dibahas di DPRD Riau tidak sekontroversi UU Ciptaker yang disebut obral diskon kemudahan. Sampai dituding mengabaikan kualitas hidup buruh dan pekerja ke depan, mereduksi aspek kepedulian lingkungan dan kembalinya praktik sentralisasi yang lama dicampakan. Sementara di DPRD Riau justru ingin mengatur secara ketat investasi oleh Pemerintah Daerah (Pemda) agar dalam koridor peraturan; agar penggunaan “duit rakyat” dapat dipertanggungjawabkan; dan output-nya mendatangkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat Riau. Intinya agar tidak ugal-ugalan mempergunakan duit APBD dengan berlindung dibalik kata investasi daerah. 

Lahirnya Raperda tentang Penyelenggaraan Investasi Daerah yang digagas Komisi III DPRD Provinsi Riau sebagai pedoman. Selama ini investasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau masih jauh dari efektif, efisien dan menguntungkan ekonomi daerah dan bagi kesejahteraan masyarakat. Dalam beberapa kasus malah merugikan. Tak sedikit malah jadi temuan dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Masih misteri kenapa ini terus terjadi. Investasi yang dilakukan secara sembrono turut memicu prasangka apa ada modus dibalik fenomena tidak cermatnya investasi yang telah dilakukan. Wallahualam. Temuan terkait investasi dipicu abainya terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Mulai syarat utama investasi hingga aspek pertanggungjawaban atau output dari investasi yang telah dilakukan. Ke depan catatan-catatan merah ini perlu dibenahi agar ke depan lebih baik lagi, diantaranya dengan menerbitkan regulasi.

Harus Jeli

Investasi pemerintah daerah pada dasarnya adalah penempatan sejumlah dana dan/atau barang milik daerah oleh pemerintah dengan syarat utama yang wajib dipenuhi yakni mampu mengembalikan nilai pokok ditambah dengan manfaat ekonomi, sosial, dan/atau manfaat lainnya dalam jangka waktu tertentu: baik itu investasi jangka pendek maupun investasi jangka panjang. Nilai kemanfaatan jika diurai lebih detail yaitu terjadinya peningkatan pertumbuhan dan perkembangan perekonomian daerah, meningkatkan pendapatan daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mengacu kepada peraturan yang ada, investasi pemerintah daerah bisa berbentuk permanen dan non permanen. Wujudnya bisa penyertaan modal, pembelian surat berharga, pemberian pinjaman, sewa, kerjasama pemanfaatan dan bangun serah guna, deposito dan lain-lain sesuai peraturan berlaku. 

Berkaca pada data dan angka dapat disimpulkan bahwa kontribusi dan efektifitas investasi yang telah dilakukan Pemprov Riau setakad ini masih jauh dari yang diharapkan. Terutama menyorot investasi penyertaan modal ke BUMD yang menyedot anggaran dan bahkan membebani APBD. Ironisnya, hasilnya tidak sepadan dengan nilai tambah dan pemasukan bagi daerah. Selain disebabkan tata kelola BUMD yang tidak optimal, Pemprov Riau juga dinilai kurang cermat. Padahal unsur kehati-hatian dan kecermatan (accountability dan responsibility) merupakan syarat mutlak investasi daerah. Maka tak heran penyertaan modal kerap melahirkan permasalahan kemudian hari. Baik itu persoalan manajerial hingga konsekuensi akibat ketidakpatuhan terhadap aturan. Misalkan aturan yang mengharuskan BUMD menyetor laporan keuangan yang telah diaudit, yang tak habis pikir seringkali lalai dilaksanakan. Padahal sudah banyak kasus investasi daerah berujung ke ranah hukum gara-gara kelalaian tadi. 

Berdasarkan hal di atas sudah barang tentu strategi dan perencanaan kunci utama. Mengingat investasi memakai duit rakyat, maka kajian terhadap berbagai aspek perlu dilakukan. Sehingga diperoleh gambaran utuh apakah BUMD telah melaksanakan efisiensi atas modal yang diterima sebelumnya? Apakah BUMD telah mengelola core bisnis secara optimal? Dan pertanyaan lain yang bisa menambah preferensi Pemprov. Berikut landasan yuridis, ekonomis, dan marketable, secara detail bisa dengan mengkaji struktur neraca BUMD minimal dalam dua tahun terakhir berikut strategi dan proyeksi BUMD dan strategi usaha atau bisnis pada laporan terakhir termasuk keuntungan yang diperoleh diproyeksikan ke mana. Pekerjaan ini tentu butuh SDM dengan kapasitas dan kapabilitas mumpuni. Tanpa bermaksud mendiskreditkan, kayaknya mengandalkan SDM Pemprov bakal susah. Sebab butuh individu yang memiliki paradigma dan mentalitas bisnis. Pemprov butuh kalangan professional entah itu konsultan dan sejenisnya yang dapat memberi masukan dan bahan pertimbangan. Dalam diskusi Pansus, posisi tenaga konsultan nantinya bisa berada dibawah BPKAD atau Biro Perekonomian. Tergantung kebutuhan manajemen dan efektivitas organisasi Pemprov. 

Kunci Ekonomi Daerah

Maka, dalam rangka optimalisasi investasi daerah butuh regulasi yang handal. Melalui Reperda diharapkan dapat mendorong tumbuh kembangnya BUMD, sehingga kedepan dapat mengembangkan core bisnisnya semisal bekerjasama dengan pihak ketiga. Seperti BRK yang sudah melakukan kerjasama dalam pengelolaan e-tol dengan PT. HKI. Mengacu ke provinsi lain, banyak Bank Pembangunan Daerah (BPD) mengalami peningkatan aset yang signifikan setelah melakukan kerja sama dalam pengelolaan tol. Masukan dari sejumlah pihak juga mengharapkan Raperda dapat memberikan solusi bagi BUMD yang saat ini mengalami kesulitan menjalankan kegiatan dan mengembangkan kegiatan bisnis; skema pengelolaan Investasi; dan menyiasati hubungan antar OPD khususnya Biro Perekonomian, BPKAD dan juga pelaksana investasi. Karena sinergitas dan koordinasi merupakan faktor krusial yang menentukan keberhasilan investasi pemerintah.

Selain bicara profitable, juga perlu melirik nilai kemanfaatan lain dari investasi daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat. Terkait ini, investasi non permanen juga tak kalah penting. Karena investasi tersebut bersifat penunjang tumbuh-kembangnya usaha masyarakat. Adapun harapannya dampaknya tidak hanya berupa profit sharing, akan tetapi juga berefek bagi perekonomian masyarakat. Apalagi investasi non permanen peruntukan dana yang disisihkan berupa pemberian pinjaman dalam rangka pelayanan atau pemberdayaan masyarakat seperti bantuan modal kerja, pembentukan dana secara  bergulir, pemberian fasilitas pendanaan kepada usaha mikro dan menengah. Terlebih di masa sulit ini dan beberapa waktu ke depan, pemulihan ekonomi dampak covid-19 masih menjadi narasi utama dalam setiap langkah dan kebijakan Pemda. Melalui regulasi, memberi roadmap agar investasi daerah dapat terencana dan dieksekusi secara apik.

Akhir tulisan, bagaimanapun Raperda ini tentu punya ruang dan batasan. Perda saja percuma tanpa diiringi itikad komitmen dan pembenahan pola pikir dan mentalitas kesungguhan organisasi Pemprov Riau. Apalagi Riau dihadapkan pada kondisi keterbatasan anggaran. Untuk itu peruntukan dan penggunaan anggaran wajib tepat guna. Masukan sejumlah kalangan terhadap Raperda, diharapkan tidak sekedar mengatur bentuk investasi. Tetapi paling penting menjadi guide line bagi Pemda untuk memutuskan apakah sebuah investasi layak dilakukan (baca: diperketat). Intinya, investasi daerah harus mempertimbangkan dan mengkaji segala aspek. Semua demi satu tujuan: supaya duit rakyat dapat dipakai tepat guna dan rakyat dapat merasakan nilai manfaatnya secara nyata.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM (Anggota Pansus Ranperda Tentang Penyelenggaraan Investasi Daerah DPRD Provinsi Riau)
Editor : Ali Azumar
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Siapa Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan Pilihan Anda?

Berita Terkait
Jum'at, 31 Juli 2020 19:15 WIB
Kurban, Spirit Berkontribusi dan Wakaf
Rabu, 28 Oktober 2020 11:23 WIB
Maulid Nabi, Pemuda dan Spirit Perubahan
Sabtu, 24 Oktober 2020 08:03 WIB
Perlukah Merivisi RPJMD?
Rabu, 07 Oktober 2020 08:36 WIB
Mencari Berkah Dalam Syariah
Kamis, 18 Juni 2020 19:18 WIB
Indonesia Darurat Implementasi Pancasila
Minggu, 21 Juni 2020 06:33 WIB
Pancasila Sudah final!
Sabtu, 19 September 2020 09:10 WIB
Demokrasi Bukanlah “Kursi”
Minggu, 05 Juli 2020 21:02 WIB
Berdayakan Ormas untuk Kepentingan Bangsa
Kamis, 28 Mei 2020 13:27 WIB
Setengah New Normal
Selasa, 30 Juni 2020 13:15 WIB
Jangan Buru-buru Sahkan Perda RTRW
Senin, 10 Agustus 2020 14:23 WIB
Tanggapan Pidato Gubri pada HUT ke-63 Riau
Minggu, 19 Juli 2020 16:34 WIB
Ketika Pendapatan Ikut 'Jaga Jarak'
Jum'at, 08 Mei 2020 18:00 WIB
Stempel Miskin
Minggu, 30 Agustus 2020 19:02 WIB
Malaysia dan Hari Kemerdekaan
Selasa, 07 April 2020 12:00 WIB
Ayolah, Jangan Gamang
Jum'at, 22 Mei 2020 12:08 WIB
Wabah yang Berujung Pasrah
Kamis, 06 Agustus 2020 17:01 WIB
New Normal, New Life Style
Sabtu, 11 April 2020 08:24 WIB
Kampanye #JanganMudik
Rabu, 01 Januari 2020 09:00 WIB
2020, Tahun Para Milenial
Kamis, 20 Februari 2020 13:51 WIB
Menunggu Ketepatan Respon Policy
Sabtu, 02 Mei 2020 10:27 WIB
Refleksi Milad ke-88 Pemuda Muhammadiyah
Senin, 21 September 2020 11:26 WIB
Rahasia di Balik Sengsara
Kamis, 20 Februari 2020 19:04 WIB
3 And 1
Selasa, 22 September 2020 09:34 WIB
Mempertanyakan Fokus APBD Riau 2020
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 31 Oktober 2020
Kapolsek Pangkalan Kuras Pimpin Operasi Yustisi Penerapan Protokol Kesehatan
Sabtu, 31 Oktober 2020
Kapolsek Bunut Lakukan Pemantauan dan Pengamanan Lokasi Kampanye Pilkada Pelalawan
Sabtu, 31 Oktober 2020
Polsek Ukui Rutin Gelar Operasi Yutisi Penerapan Protokol Kesehatan
Sabtu, 31 Oktober 2020
Cegah Karhutla, Polsek Pangkalan Lesung Gencar Sosialisasi Maklumat Kapolda Riau ke Warga

Serantau lainnya ...
Rabu, 23 September 2020
Strategi Mengelola Pinjaman Online Saat Pandemi Corona
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan
Kamis, 05 Maret 2020
Cegah Virus Corona, Ini Dia Tips Dari Dompet Dhuafa

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 26 Oktober 2020
Rektor Unilak Lantik Pejabatnya Secara Virtual, Ini Nama-nama yang Dilantik
Jumat, 23 Oktober 2020
Didukung Kemenristek/Brin, Dosen UIR Lakukan PKM Sistem Informasi Berbasis Pengaduan Masyarakat
Selasa, 13 Oktober 2020
UNISSA Brunei Gandeng UIR Kerjasama Buka Fakultas Pertanian
Minggu, 11 Oktober 2020
Predatech FST UIN Suska Taja 5 Webinar Nasional Bidang Ilmu Data dan Teknologi

Kampus lainnya ...
Polling
Siapa Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pelalawan Pilihan Anda?


Protokol Kesehatan 31 Oktober 2020
Terpopuler
Duka cita
Foto
Dapo Kanisya September 2020
RAPP - APRIL HUT Pelalawan Siak Kuansing 12 Oktober 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Hari Jadi Rohul dari Polres Rohul 12 Oktober 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
HUT Siak - BSP 12 Oktober 2020
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
HUT Kabupaten Pelalawan - BSP 12 Oktober 2020
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT
Rabu, 29 Mei 2019
Dewan: Bayar Zakat Fitrah Jangan Mepet Lebaran

Religi lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Indeks Berita
FunBike New Normal 12 Oktober 2020NasDem 30 September 2020BSP Hut Riau ke-63APRIL RAPP HUT RI 75BOB PT BSP HUT RI 75APRIL RAPP HUT Riau ke-36Unilak Juli 2020Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 OkPolres Rohul 27 Juni 2020APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020APRIL HUT KAMPARHUT Meranti APRILImlek 2019 RAPP
www www