Sabtu, 28 November 2020

Breaking News

  • PAN Tolak Rencana Gubernur Riau Ngutang untuk Infrastruktur   ●   
  • Walikota Minta Dinas PUPR Gesa Pengerjaan Komplek Perkantoran Tenayan Raya   ●   
  • KUA-PPAS APBD Provinsi Riau 2021 Disepakati Rp9,032 Triliun   ●   
  • KUA-PPAS APBD Provinsi Riau 2021 Disepakati Rp9,032 Triliun   ●   
  • Terdampak Covid-19, Realisasi Retribusi KIR di Pekanbaru Menurun   ●   
  • BEM UIR Siap Kawal Kedatangan Habib Rizieq ke Riau   ●   
  • Pemko Pekanbaru Ingatkan Pelaku Usaha Tetap Patuhi Protokol Kesehatan   ●   
  • Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Wafat   ●   
  • Sekolah Tatap Muka di Pekanbaru akan Dimulai Awal 2021   ●   
  • DPR Sebut 5 Juta Hektare Hutan Indonesia Rusak Akibat Karhutla
Yamaha 25 November 2020

CAKAP RAKYAT
Perlukah Merivisi RPJMD?
Sabtu, 24 Oktober 2020 08:03 WIB
Perlukah Merivisi RPJMD?
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM

Kita berada di masa tersulit. Dirasakan mulai kalangan masyarakat, pelaku usaha, pihak swasta dan koorporasi bahkan pemerintah; negara maju apatah lagi negara berkembang. Wabah Covid-19 seolah berjangkit menjadi “wabah” sosial, politik dan ekonomi. Merubah tatanan hidup yang sudah terbentuk sebelumnya. Banyak lembaga nasional dan internasional serta pemerintahan kewalahan. Terpaksa melakukan perubahan fundamental: me-reka ulang perencanaan mengingat target semula ditetapkan tidak mungkin lagi untuk direalisasikan dan membatalkan serangkaian program yang tak mungkin dilaksanakan. Negara maju dan lembaga internasional Bank Dunia dan IMF melakukan revisi target pertumbuhan ekonomi global. Indonesia ikut dengan skenario pesimis dimana pertumbuhan ekonomi diproyeksikan terkontraksi minus. Peliknya situasi global turut berimbas ke tingkat lokal. berangkat dari fenomena itu, pemerintah daerah perlu menyiasati perubahan situasi dan kondisi dengan mengevaluasi target serta menyesuaikan proyeksi ke depan.

Bicara evaluasi dan proyeksi bicara perencanaan. Dalam melaksanakan program pembangunan, Pemerintah Daerah punya pedoman agar agenda dan kegiatan terkoordinasi, terintegrasi dan terukur. Semua terangkum dalam Rencana Pembangunan, baik Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJPD) dan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Adapun yang diangkat dalam tulisan ini adalah RPJMD sebagai arah pembangunan 5 tahun ke depan, yang secara politis manifestasi visi dan misi pasangan Kepala Daerah Riau. Secara teoritis RPJMD mesti holistik-tematik, terintegrasi dan berbasis spasial berdasarkan capaian pembangunan, permasalahan dan isu strategis pembangunan serta kemampuan keuangan daerah. Mengacu ke paradigma tadi, sudut pandang RPJMD bukan hanya sisi keinginan kepemimpinan daerah saja. Tetapi juga mendasarkan atas kondisi multidimensional yang berangkat dari realita permasalahan dan kebutuhan masyarakat. Maka pertanyaannya: masih relevankah RPJMD Provinsi Riau saat ini sebagai rujukan?

Kaji Ulang

Mengkaji ulang RPJMD Provinsi Riau dipandang perlu karena RPJMD memuat prioritas pembangunan daerah dan fokus penyelenggaraan pemerintah daerah serta program strategis daerah. Asumsi saat penyusunan dulu perlu disesuaikan untuk menjawab tuntutan terkini. Seumpama orang dulunya gemuk sekarang kurus perlu menyesuikan pakaian. Jika urusan sederhana perlu penyesuaian apalagi urusan pemerintahan. Setidaknya ada beberapa alasan melatarbelakangi urgensi perubahan RPJMD:

Pertama, secara kebutuhan, situasi dan kondisi terkini praktis mempengaruhi fokus dan prioritas kebijakan secara makro dan mikro. Permendagri nomor 86 Tahun 2017 dalam pasal 342 ayat 1 menyebutkan bahwa salah satu syarat perubahan RPJMD adalah “terjadi perubahan yang mendasar” yang mencakup terjadinya bencana alam, goncangan politik, krisis ekonomi, konflik sosial budaya, gangguan keamanan, pemekaran daerah, atau perubahan kebijakan nasional. Pandemi jelas sangat memukul segala dimensi, terutama perekonomian daerah. Hampir semua sektor terdampak, baik langsung maupun tidak langsung. Bahkan terjadi perubahan pola dan perilaku sosial dan ekonomi secara radikal dan ekstrim. Muncul analisis bahwa ada sektor-sektor ekonomi yang tidak mampu bangkit, tapi ada sektor lainnya yang dinamis dan mampu bertahan, serta adanya sektor yang butuh pendekatan kebijakan untuk dinamis dan tetap bertahan. Sektor seperti industri, perdagangan dan jasa diantaranya paling terdampak. Keadaan tersebut apabila dibiarkan tanpa skenario yang terencana dan terprogram dengan baik akan berakibat buruk. Paling nyata implikasinya pada perekonomian daerah dan menurunnya pendapatan daerah secara signifikan. Apalagi Pemda disaat sama harus arif dan bijaksana, memberi ruang bagi kegiatan ekonomi masyarakat dan sektor usaha agar bisa “bernafas” melalui sejumlah treatment semisal melalui relaksasi pajak dan berbagai insentif. Dari sini saja sudah bagai makan buah simalakama.

Berkurangnya pendapatan daerah jelas mimpi buruk bagi belanja daerah. Untuk APBD Riau 2020, berkurangnya pendapatan dari 10,2 T menjadi 8,7 T sudah jauh dari proyeksi dalam RPJMD. Belum menyoal refocusing kebutuhan penanganan Covid-19. Pengurangan membuat perencanaan dan pelaksanaan indikator pembangunan yang telah ditetapkan berubah total. Dengan ujung pandemi tak bisa diprediksi, “horor” keuangan bakal berlanjut. Disamping soal pendapatan, paling penting dipikirkan kesulitan yang dihadapi masyarakat. Profesi tenaga pengajar semisal guru bantu, nelayan, pedagang kecil (UMKM) dan profesi lain yang terdampak butuh perhatian khusus. Angka masyarakat rentan miskin dan angka pengangguran bakal bertambah. Artinya perubahan data dan angka bisa saja diluar toleransi. Sebagai aspek paling penting dalam dokumen rencana pemerintah, perlu pembaharuan. Sebab data dan angka tadilah penentu fokus dan prioritas Pemprov. Dalam hal ini kita bisa meniru Pemda DKI yang juga sedang mengkaji perubahan RPJMD, dari hasil kajian dengan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Pemda DKI melakukan penyesuaian data terutama angka kemiskinan dengan berbagai asumsi dan proyeksi. Perubahan kebijakan lain adalah menyasar sektoral. Untuk Sumber Daya Manusia (SDM) contoh kecilnya dunia pendidikan berupa perubahan dari pembelajaran konvensional ke online. Boleh jadi berpengaruh terhadap daya saing SDM ke depan. Belum lagi bicara aspek kesehatan SDM dan lain-lain. Begitujuga urusan belanja infrastruktur, tetap ada tapi harus seselektif mungkin dengan memprioritaskan sektor pendidikan, kesehatan dan sarana prasarana yang bisa mengungkit perekonomian masyarakat secara nyata.

Kedua, disamping berkaca pada realita dan darurat kondisi kekinian, juga ada aspek lain bersifat yuridis. Sebagaimana diatur dalam Permendagri yang sama pasal 342 ayat 2, secara aturan perubahan RPJMD dapat dilakukan apabila sisa masa berlaku RPJMD tidak kurang dari 3 (tiga) tahun. Mengingat RPJMD Provinsi Riau berlaku 2019-2024 maka kajian perlunya perubahan mesti sesegera mungkin. Disamping dengan mengevaluasi perjalanan RPJMD Provinsi Riau setakad ini, paling utama perubahan RPJMD Provinsi Riau diharmonisasikan dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 18 Tahun 2020 tentang RPJMN tahun 2020-2024 yang mengharuskan penyelarasan dengan arah kebijakan nasional dan fokus pembangunan nasional. Tidak hanya menindaklanjuti Perpres, juga Permendagri 90 tahun 2019 yang merubah indikator kinerja daerah tentang klasifikasi, kodifikasi, dan nomenklatur perencanaan pembangunan daerah dan keuangan daerah.

Pemaparan di atas sedikit pemikiran mengapa perlunya mempertimbangkan perubahan RPJMD Provinsi Riau. Dimana pandemi yang memicu kegoncangan perekonomian, hambatan bagi kinerja keuangan dan kinerja pemerintahan sebagai alasan mendasar. Pertimbangan perubahan diajukan murni agar strategi dan fokus Pemprov untuk menghadapi pandemi dan ketidakjelasan situasi dan kondisi ke depan tergambar jelas di atas kertas. Sehingga tidak seumpama orang berjalan di kegelapan meraba-raba tanpa cahaya yang memandu. Kami sebagai lembaga legislatif dan masyarakat Riau berkepentingan dan perlu tahu kemana gerak langkah kaki Pemprov menyiasati situasi dan fokus ke depan; bagaimana menyiasati pelaksanaan kegiatan dan program pembangunan daerah dalam keterbatasan anggaran dan menurunnya pendapatan. Sehingga kita bisa menyatukan persepsi dan langkah. Akan sulit bagi Pemprov Riau untuk mewujudkan capaiannya jika tidak segera beradaptasi dan merancang strategi menghadapi perubahan situasi dan kondisi yang serba mengejutkan saat ini. Juga akan kewalahan jika bekerja sendiri mengandalkan ide dan gagasan pembangunan versi sendiri tanpa melibatkan lembaga legislatif baik itu sebagai mitra dan perwakilan masyarakat berbagai kabupaten/kota, berikut modal sosial dari unsur masyarakat yang ada. Bisa-bisa malah ditaklukan oleh keadaan.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM (Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau)
Editor : Ali Azumar
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Rabu, 04 November 2020 10:26 WIB
Misi Riau Bangkitkan Pariwisata Dan UMKM
Selasa, 24 November 2020 12:02 WIB
UMKM Dan Koperasi Kunci Pemulihan Ekonomi
Selasa, 10 November 2020 08:01 WIB
Melestarikan Warisan Pahlawan
Jum'at, 31 Juli 2020 19:15 WIB
Kurban, Spirit Berkontribusi dan Wakaf
Minggu, 21 Juni 2020 06:33 WIB
Pancasila Sudah final!
Kamis, 18 Juni 2020 19:18 WIB
Indonesia Darurat Implementasi Pancasila
Rabu, 07 Oktober 2020 08:36 WIB
Mencari Berkah Dalam Syariah
Senin, 26 Oktober 2020 22:31 WIB
Komoditi Kelapa Sawit Sebagai Sumber PAD Riau
Sabtu, 19 September 2020 09:10 WIB
Demokrasi Bukanlah “Kursi”
Minggu, 05 Juli 2020 21:02 WIB
Berdayakan Ormas untuk Kepentingan Bangsa
Sabtu, 17 Oktober 2020 08:54 WIB
Hati-Hati Berinvestasi
Kamis, 28 Mei 2020 13:27 WIB
Setengah New Normal
Selasa, 30 Juni 2020 13:15 WIB
Jangan Buru-buru Sahkan Perda RTRW
Senin, 10 Agustus 2020 14:23 WIB
Tanggapan Pidato Gubri pada HUT ke-63 Riau
Minggu, 19 Juli 2020 16:34 WIB
Ketika Pendapatan Ikut 'Jaga Jarak'
Jum'at, 08 Mei 2020 18:00 WIB
Stempel Miskin
Selasa, 07 April 2020 12:00 WIB
Ayolah, Jangan Gamang
Jum'at, 22 Mei 2020 12:08 WIB
Wabah yang Berujung Pasrah
Sabtu, 11 April 2020 08:24 WIB
Kampanye #JanganMudik
Rabu, 01 Januari 2020 09:00 WIB
2020, Tahun Para Milenial
Kamis, 06 Agustus 2020 17:01 WIB
New Normal, New Life Style
Sabtu, 30 Mei 2020 19:04 WIB
New Normal Jangan Ngasal
Kamis, 20 Februari 2020 13:51 WIB
Menunggu Ketepatan Respon Policy
Minggu, 30 Agustus 2020 19:02 WIB
Malaysia dan Hari Kemerdekaan
Kamis, 20 Februari 2020 19:04 WIB
3 And 1
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 28 November 2020
Cegah Kejahatan, Polsek Pangkalan Kerinci Gelar Patroli C3
Jumat, 27 November 2020
Perubahan Data Kependudukan Imbas Pemekaran, DPRD Ingatkan Jangan Persulit Warga
Jumat, 27 November 2020
Selain Harus Hadapi Corona, Warga Pekanbaru Juga Dihantui DBD
Jumat, 27 November 2020
Terapkan Protokol Kesehatan Ketat, ICS Gelar Open House

Serantau lainnya ...
Senin, 09 November 2020
KD Tea & Coffee House, Tempat Ngeteh Asik di Pekanbaru
Rabu, 23 September 2020
Strategi Mengelola Pinjaman Online Saat Pandemi Corona
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 25 November 2020
Yudisium XI, Direktur Pascasarjana Unilak Beri Penghargaan ke Pemuncak
Rabu, 25 November 2020
Tingkatkan Kompetensi, 80 Mahasiswa Penerima Bidik Misi Ikuti Pembinaan Mutu Akademik
Kamis, 05 November 2020
UIR Wisuda 1.495 Mahasiswa Secara Daring, Lusi Eka Raih IPK Pemuncak 3,92
Senin, 26 Oktober 2020
Rektor Unilak Lantik Pejabatnya Secara Virtual, Ini Nama-nama yang Dilantik

Kampus lainnya ...

Protokol Kesehatan 11 November 2020
Terpopuler

01

Selasa, 24 November 2020 17:23 WIB
Ketua FPI Pekanbaru Dijemput Polisi Subuh Tadi
Duka cita Haidir Anwar Tanjung
Foto
Dapo Kanisya September 2020
RAPP - APRIL HUT Pelalawan Siak Kuansing 12 Oktober 2020
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Hari Jadi Rohul dari Polres Rohul 12 Oktober 2020
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
HUT Siak - BSP 12 Oktober 2020
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
HUT Kabupaten Pelalawan - BSP 12 Oktober 2020
Kamis, 26 November 2020
Ustaz Abdul Somad Launching "SPBU" Bersama YTWU
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT

Religi lainnya ...
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Indeks Berita
FunBike New Normal 12 Oktober 2020NasDem 30 September 2020APRIL RAPP HUT RI 75APRIL RAPP HUT Riau ke-36Unilak Juli 2020Pemkab Siak New Normal 17 Juni 2020 OkPolres Rohul 27 Juni 2020APRIL RAPP - Waisak 7 Mei 2020
www www