Selasa, 01 Desember 2020

Breaking News

  • PAN Tolak Rencana Gubernur Riau Ngutang untuk Infrastruktur   ●   
  • Walikota Minta Dinas PUPR Gesa Pengerjaan Komplek Perkantoran Tenayan Raya   ●   
  • KUA-PPAS APBD Provinsi Riau 2021 Disepakati Rp9,032 Triliun   ●   
  • KUA-PPAS APBD Provinsi Riau 2021 Disepakati Rp9,032 Triliun   ●   
  • Terdampak Covid-19, Realisasi Retribusi KIR di Pekanbaru Menurun   ●   
  • BEM UIR Siap Kawal Kedatangan Habib Rizieq ke Riau   ●   
  • Pemko Pekanbaru Ingatkan Pelaku Usaha Tetap Patuhi Protokol Kesehatan   ●   
  • Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Wafat   ●   
  • Sekolah Tatap Muka di Pekanbaru akan Dimulai Awal 2021   ●   
  • DPR Sebut 5 Juta Hektare Hutan Indonesia Rusak Akibat Karhutla
Yamaha 1 Desember 2020

CAKAP RAKYAT
Maulid Nabi, Pemuda dan Spirit Perubahan
Rabu, 28 Oktober 2020 11:23 WIB
Maulid Nabi, Pemuda dan Spirit Perubahan
H Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM

Pekan ini ada 2 peristiwa besar yang kita peringati. Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober disusul hari berikutnya 12 Rabi’ul Awal bertepatan dengan 29 Oktober memperingati Maulid Nabi. Dua momen istimewa penuh makna. Meski punya konteks berbeda, yang mana sumpah pemuda merefleksikan sejarah perjuangan kemerdekaan membebaskan bangsa Indonesia dari penjajahan, sementara Maulid Nabi hadirnya sosok Nabi Muhammad SAW sebagai seorang pribadi yang membawa risalah perubahan ke seluruh pelosok dunia, membebaskan manusia dari praktik-praktik yang merendahkan kemuliaan, dan membebaskan dari belenggu kebodohan yang menghantarkan manusia ke jurang kebinasaan, namun kedua peristiwa punya kesamaan. Melepaskan manusia dari belenggu penjajahan, perbudakan secara pikiran dan tindakan serta menuju kehidupan yang merdeka sebagai bagian dari fitrah.

Refleksi tak hanya itu. Sumpah Pemuda merupakan manifestasi kesungguhan niat dan kebulatan tekad para pemuda terhadap tanah air. Ikhlas berkorban bagi kepentingan bangsa dan kemanusiaan. Inilah bentuk kesalehan sosial, muncul bukan seketika tapi ditempa, dipupuk di atas keyakinan kepada Sang Pencipta. Dalam konteks Maulid Nabi, risalah inilah yang dibawa Nabi Muhammad SAW. Ketauhidan yang berbuah akhlak dan perilaku serta kepedulian akan nilai kebenaran. Jadi, seseorang yang memahami Islam secara paripurna harusnya punya kepekaan terhadap lingkungan, bukan abai dan cuek ketika menyaksikan kezaliman, kesewenangan, ketidakadilan dan berbagai bentuk penyimpangan. Tingkatan menyikapinya dalam Islam paling tinggi dengan aksi nyata dengan memberdayakan potensi dan kapasitas yang dimiliki, mengingatkan secara lisan hingga paling lemah berazam untuk tidak mengikuti atau membenarkan perbuatan keliru. Dalam peristiwa Sumpah Pemuda, para pemuda dulu mengambil level tertinggi: menyatakan dalam bentuk tindakan dengan memerangi penjajahan.

Integritas

Kaum muda identik dengan jiwa yang bersemangat dan tubuh yang selalu energik. Di fase ini banyak potensi untuk melakukan perubahan. Masa muda simbol sesuatu yang baru, menantang adrenalin, kreatif dan inovatif serta berpikir kritis. Tak heran dalam sejarah dunia pemuda kerap dicatat sebagai aktor utama dan punya keterlibatan aktif dalam suatu peristiwa penting. Termasuk aktor dibalik Sumpah Pemuda, kemerdekaan Indonesia, era reformasi dan tuntutan diantaranya paling hangat protes UU Omnibus Law beberapa waktu belakangan akibat tidak berpihak kepada kepentingan rakyat, penyusunannya terkesan ugal-ugalan dan tidak transparan serta minim partisipasi unsur masyarakat.

Ada pemeo bahwa idealisme merupakan unsur penting bagi kaum muda. Ini benar tapi tak sepenuhnya tepat. Idealisme bukan faktor tunggal yang perlu ada dalam diri seorang pemuda. Selain itu harus ada integritas. Ketika ini absen maka memunculkan pemuda yang rela menggadaikan akal sehat dan nuraninya. Bukannya buzzer bagi kepentingan bangsa dan rakyat tapi justru buzzer bagi yang bayar dan punya kuasa. Integritas jualah muncul di masa muda Nabi Muhammad SAW. Julukan Al Amin telah tersemat kepada beliau sejak usia 17 tahun. Sifat Al Amin tidak hanya membuat beliau sukses dalam perdagangan tapi juga secara sosial dan politik. Kisah paling fenomenal saat suku-suku berkonflik memutuskan siapa yang pantas meletakkan hajar aswad kembali ke tempat. Saat itu hampir berujung pertumpahan darah. Setelah berunding mereka putuskan menyerahkan ke yang paling dipercaya diantara mereka yaitu Rasulullah. Dengan kerendahan hati Rasul membentangkan kain dan memberikan satu sisi kain pada setiap kepala suku, sehingga hajar aswad bisa diletakkan bersama-sama. Integritas juga membuat beliau diakui bahkan oleh pembencinya. Dalam sebuah riwayat dikisahkan, Al-Masur bin Mukhramah, keponakan Abu Jahal, anak dari saudari perempuannya, bertanya kepada Abu Jahal tentang pribadi Nabi Muhammad SAW. “Wahai pamanku, apakah kalian menuduh Muhammad itu berdusta?” “Wahai anak saudariku, demi Allah! Sungguh ia digelari Al-Amin di tengah-tengah kami. Kami sama sekali tak pernah mencoba menyebutnya pendusta,” kata Abu Jahal.

Dari kisah di atas, tergambar jelas betapa integritas sangat bernilai dan wajib ditempa di usia muda. Mengapa usia muda? Karena di rentang usia ini manusia merumuskan konsensus dari pergulatan dalam kehidupan: benar atau salah; baik atau buruk. Ketika orang di masa muda terbiasa melakukan hal baik, insya Allah baiklah di masa tuanya, begitu sebaliknya. Makanya rentang usia ini mendapat perhatian besar dalam Islam. Sebagaimana hadist menyebutkan bahwa satu dari lima hal yang kelak di tanya di hari kiamat adalah tentang masa muda untuk apa dihabiskan. Juga dari 7 golongan manusia yang akan dinaungi oleh Allah SWR kelak diantaranya seorang pemuda yang tumbuh dalam ketaatan kepada Allah (HR. al-Bukhari). Oleh karenanya para pemuda perlu menaruh perhatian penting terhadap usia mereka, karena apa yang ditanam hari ini itulah yang akan dituai esok hari. Terkait integritas satu-satunya cara untuk membentuknya dengan komitmen dan konsistensi. Bukan soal hasil tapi soal proses; bukan semata kuantitas tapi kualitas. Sebagaimana hadits Nabi: “amalan paling dicintai Allah SWT adalah yang berkesinambungan walau sedikit” (HR. Bukhari dan Muslim).

Tantangan Lebih Berat

Memupuk integritas sejak usia muda akan membentuk pribadi kokoh. Ibarat benteng yang tahan dari berbagai serangan. Apalagi tantangan ke depan sungguh berat. Godaan tak hanya Narkoba, Miras dan pergaulan bebas, tapi juga kompetisi materi tak terkendali berikut kesewenangan, kebohongan dan ketidakadilan yang seolah hal biasa bahkan dipoles agar tampak baik. Di sisi lain diperparah hilangnya keteladanan dari orang yang dituakan dan dihormati serta pemegang amanah. Suara kritikan pemuda dianggap miring dan dipojokan dengan berbagai tudingan. Bahkan eksistensi pemuda coba dikebiri. Bagi pemuda sekarang jelas sebuah kegamangan luar biasa. Namun itu bukan akhir segalanya. Optimisme harus tetap ada. Bisa jadi semua untuk mendidik pemuda saat ini lebih dewasa dan melahirkan generasi lebih baik kedepannya. Yang terpenting sekarang mempersiapkan diri secara seksama.

Diawali niat dan mencari lingkungan yang baik sebagai tempat persemaian karakter dan potensi. Karena memilih lingkungan faktor penting. Sekuat apapun iman dan karakter seseorang jika di lingkungan bobrok boleh jadi akan terkontaminasi. Kita sering dengar cerita diriwayatkan dalam sebuah hadits, tentang seorang pemuda yang membunuh 99 orang lalu sadar dan ingin bertaubat. Ketika berjumpa seseorang dia bertanya apa Tuhan akan mengampuninya dan dijawab “tidak!”, dia pun membunuh orang itu. Dengan keinginan bertaubat masih kuat, ia berjumpa orang lain dan kembali bertanya apa dia akan diampuni Tuhan, orang itu menjawab: “iya” karena rahmat-Nya lebih luas dari segala dosa. Sang pemuda pun disuruh ke sebuah kampung dimana di sana berkumpul orang saleh. Singkat cerita di perjalanan meninggal dunia. Karena jaraknya lebih dekat ke kampung, dia diampuni dan masuk syurga. Kisah pemuda tersebut menyiratkan bahwa perjuangannya bertaubat tak cukup modal kesadaran pribadi dan meminta ampun. Untuk menunjukkan komitmennya si pemuda harus mencari lingkungan kondusif.

Dengan idealisme, komitmen dan dukungan lingkungan maka akan lahir pemuda yang diharapkan menjadi motor perubahan yang mampu menciptakan lingkungan yang baik pula. Saya yakin, di tengah beratnya tantangan yang dipaparkan di atas, masa pemuda bangsa untuk bangkit dan melakukan perbaikan tinggal menunggu waktu. Kuncinya bagaimana pemuda sadar akan tanggung jawab perubahan dan berani berkata: inilah saya. Bukan mengikut arus apalagi yang nyata-nyata membawa ke keburukan. Sebagaimana sejarah saat para pemuda dulu bersumpah bertumpah tanah air satu, berbangsa satu, berbahasa satu. Walaupun kemerdekaan tidak langsung terjadi, tapi komitmen telah mereka ucapkan. Seiring waktu mampu mendorong ke arah perubahan. Namun itu tidak bisa diraih jika paradigma para pemuda masih memosisikan diri sebatas agent of change. Pemuda seharusnya menjadi director of change. Umat dan bangsa selalu merindukan para pemuda untuk kembali menyatukan hati dan pikiran untuk kepentingan bangsa menuju kejayaannya.

Penulis : H Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM (Anggota DPRD Provinsi Riau)
Editor : Ali Azumar
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Rabu, 04 November 2020 10:26 WIB
Misi Riau Bangkitkan Pariwisata Dan UMKM
Selasa, 24 November 2020 12:02 WIB
UMKM Dan Koperasi Kunci Pemulihan Ekonomi
Selasa, 10 November 2020 08:01 WIB
Melestarikan Warisan Pahlawan
Jum'at, 31 Juli 2020 19:15 WIB
Kurban, Spirit Berkontribusi dan Wakaf
Sabtu, 24 Oktober 2020 08:03 WIB
Perlukah Merivisi RPJMD?
Minggu, 21 Juni 2020 06:33 WIB
Pancasila Sudah final!
Kamis, 18 Juni 2020 19:18 WIB
Indonesia Darurat Implementasi Pancasila
Rabu, 07 Oktober 2020 08:36 WIB
Mencari Berkah Dalam Syariah
Senin, 26 Oktober 2020 22:31 WIB
Komoditi Kelapa Sawit Sebagai Sumber PAD Riau
Sabtu, 19 September 2020 09:10 WIB
Demokrasi Bukanlah “Kursi”
Minggu, 05 Juli 2020 21:02 WIB
Berdayakan Ormas untuk Kepentingan Bangsa
Sabtu, 17 Oktober 2020 08:54 WIB
Hati-Hati Berinvestasi
Selasa, 30 Juni 2020 13:15 WIB
Jangan Buru-buru Sahkan Perda RTRW
Kamis, 28 Mei 2020 13:27 WIB
Setengah New Normal
Senin, 10 Agustus 2020 14:23 WIB
Tanggapan Pidato Gubri pada HUT ke-63 Riau
Minggu, 19 Juli 2020 16:34 WIB
Ketika Pendapatan Ikut 'Jaga Jarak'
Jum'at, 08 Mei 2020 18:00 WIB
Stempel Miskin
Selasa, 07 April 2020 12:00 WIB
Ayolah, Jangan Gamang
Jum'at, 22 Mei 2020 12:08 WIB
Wabah yang Berujung Pasrah
Sabtu, 11 April 2020 08:24 WIB
Kampanye #JanganMudik
Rabu, 01 Januari 2020 09:00 WIB
2020, Tahun Para Milenial
Kamis, 06 Agustus 2020 17:01 WIB
New Normal, New Life Style
Kamis, 20 Februari 2020 13:51 WIB
Menunggu Ketepatan Respon Policy
Sabtu, 30 Mei 2020 19:04 WIB
New Normal Jangan Ngasal
Kamis, 20 Februari 2020 19:04 WIB
3 And 1
Sabtu, 02 Mei 2020 10:27 WIB
Refleksi Milad ke-88 Pemuda Muhammadiyah
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 30 November 2020
Ciptakan Lingkungan Kondusif, Polsek Kerumutan Patroli dan Sosialisasi Prokotol Kesehatan
Senin, 30 November 2020
Kapolsek Kuala Kampar Hadiri Bimbingan Teknis Pemungutan dan Penghitungan Suara Tingkat KPPS
Senin, 30 November 2020
Polwan Polsek Teluk Meranti Turun ke Pasar Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru
Senin, 30 November 2020
Polsek Langgam Patroli dan Sosialisasi Protokol Kesehatan

Serantau lainnya ...
Senin, 09 November 2020
KD Tea & Coffee House, Tempat Ngeteh Asik di Pekanbaru
Rabu, 23 September 2020
Strategi Mengelola Pinjaman Online Saat Pandemi Corona
Sabtu, 04 Juli 2020
Lebih dari 5 Juta Orang Berebut Dapatkan Air Jordan 1 x Dior
Rabu, 18 Maret 2020
7 Cara Liburan Murah nan Menyenangkan

Gaya Hidup lainnya ...
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu
Sabtu, 15 Agustus 2020
Optimalkan Portofilio Hilir, PGN Kejar Pengembangan Bisnis Global LNG

Advertorial lainnya ...
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas
Sabtu, 04 Juli 2020
Sony Bakal Berubah Nama?
Selasa, 30 Juli 2019
Telkomsel Bundling Smartphone 4G dengan Cashback hingga Rp2 Juta

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren
Rabu, 16 September 2020
Yuk Mengenal Langkah-langkah Perawatan Gigi Anak-anak
Sabtu, 04 Juli 2020
Minta Disetop, Pakar Sebut Rapid Test Sangat Tak Akurat, Publik Rugi
Selasa, 12 Mei 2020
Cegah Penularan Wabah, Mahasiswa Kukerta Universitas Riau 2020 Bentuk Tim Relawan Covid-19

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 25 November 2020
Yudisium XI, Direktur Pascasarjana Unilak Beri Penghargaan ke Pemuncak
Rabu, 25 November 2020
Tingkatkan Kompetensi, 80 Mahasiswa Penerima Bidik Misi Ikuti Pembinaan Mutu Akademik
Kamis, 05 November 2020
UIR Wisuda 1.495 Mahasiswa Secara Daring, Lusi Eka Raih IPK Pemuncak 3,92
Senin, 26 Oktober 2020
Rektor Unilak Lantik Pejabatnya Secara Virtual, Ini Nama-nama yang Dilantik

Kampus lainnya ...

Dapo Kanisya September 2020
Terpopuler

01

Selasa, 24 November 2020 17:23 WIB
Ketua FPI Pekanbaru Dijemput Polisi Subuh Tadi
Pesonna Hotel Pekanbaru - April 2020
Foto
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia
Rabu, 11 Maret 2020
Besok, Didi Kempot akan Goyang Ribuan Sobat Ambyar Pekanbaru
Selasa, 18 Februari 2020
Ashraf Sinclair Suami BCL Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Kamis, 26 November 2020
Ustaz Abdul Somad Launching "SPBU" Bersama YTWU
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya
Sabtu, 04 Juli 2020
Batas Usia Daftar Haji Diminta Lebih Muda
Jumat, 12 Juni 2020
Ini Tiga Golongan yang Diberikan Ujian oleh Allah SWT

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www