Rabu, 28 Juli 2021

Breaking News

  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!   ●   
  • Israel Tawarkan Vaksin yang Nyaris Kedaluwarsa ke Negara Lain   ●   
  • Singkirkan Spanyol Lewat Adu Penalti, Italia Lolos ke Final   ●   
  • Sindikat Vaksin Covid Palsu Ditangkap setelah Suntikkan Air Garam ke 2.000 Warga
Yamaha 26 Juli 2021
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?


CAKAP RAKYAT
Bela Negara Untuk Ekonomi Yang Berdaulat
Sabtu, 19 Desember 2020 07:01 WIB
Bela Negara Untuk Ekonomi Yang Berdaulat
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM

SEJATINYA bela negara diartikan alat/cara memotivasi masyarakat untuk meningkatkan nasionalisme dan patriotisme. Secara konteks memang lekat dengan kemiliteran. Namun dalam cakupan lebih luas, sudut pandang pertahanan tak melulu soal fisik tapi juga non-fisik. Secara fisik, jelas usaha pertahanan menghadapi serangan atau agresi dari pihak yang mengancam eksistensi negara. Sementara non-fisik berperan aktif memajukan bangsa dan negara di segala bidang agar tak dipandang sebelah mata oleh negara luar. Bisa melalui politik, ekonomi, sosial dan budaya, revolusi akhlak dan moralitas serta kualitas sumber daya manusia. Dari yang disebut tadi, bela negara dalam bidang ekonomi perlu diangkat sebagai sorotan khusus. Bukan tanpa asbab, berangkat dari gejolak di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara belakangan secara kasatmata memperlihatkan betapa ekonomi bisa berimplikasi serius bagi kedaulatan bangsa. Ancaman yang perlu diwaspadai sesungguhnya bukan Ormas dan baliho. Bukan pula ujaran kebencian dan hoaks yang latah dipakai untuk memenjarakan yang berseberangan. Namun ancaman paling nyata adalah ekonomi.

“Kemiskinan mendekatkan pada kekufuran”, begitu sabda Nabi Muhammad SAW. Perkataan Beliau mengandung hikmah bahwa lemahnya ekonomi bisa menyeret ke jurang kehinaan. Hal sama berlaku bagi negara. Negara yang tidak berdaulat secara ekonomi akan abai terhadap marwah bangsa. fenomena itulah yang sedang terjadi. “Demi ekonomi dan investasi” menjadi jargon utama Pemerintah. Untuk meraihnya, berbagai kemudahan melalui kebijakan dan regulasi pun ditempuh. Langkah tersebut satu sisi memang diperlukan untuk menggerakan dan menyelamatkan perekonomian negara. Tapi sisi lain memicu keprihatinan tatkala kebijakan dan regulasi dihasilkan justru tak sejalan dengan filosofi Pancasila dan UUD 1945. Melihat ke belakang, upaya menggenjot perekonomian dan investasi 5 tahun belakangan mengundang pertanyaan: kemana arah diinginkan? Di awal ada kebijakan tax amnesty, yang terkesan memberi perlakuan istimewa bagi pengemplang pajak kelas kakap, di saat yang sama melukai rasa keadilan bagi pengusaha baik itu level atas hingga ke bawah yang sudah taat pajak.

Berlanjut ke paket kebijakan ekonomi yang berjilid-jilid, pertanyaan juga mengemuka. Menurut catatan Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), kebijakan Pemerintah belum sepenuhnya berpihak kepada Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro (UMKM). Sebut saja pemangkasan bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) belum sesuai dengan harapan pelaku UMKM yang semestinya bisa satu digit. Jangan lupa pula kebijakan impor yang melemahkan industri dalam negeri seperti tekstil, baja, semen dan mematikan petani lokal. Paling anyar ada Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker), sejak fase pembahasan diwarnai minimnya partisipasi dan keterwakilan masyarakat serta melabrak kaidah umum hukum. Ujungnya mengundang protes berkala dan masif dari berbagai penjuru nusantara. Tak heran, muatannya dinilai mengancam kedaulatan ekonomi. Terkait kedaulatan pangan misalnya, idealnya Indonesia sebagai negara agraris sektor pertanian bisa berperan sebagai penopang ekonomi bangsa. Namun UU Cipta Kerja justru membuka lebar peluang impor pangan. Mulai penghapusan sanksi pidana larangan impor saat ketersediaan pangan mencukupi, hingga aturan yang bisa mempermudah alih fungsi lahan pertanian dan lain-lain. keberpihakan beleid sapu jagad tadi juga diragukan bagi kesejahteraan dan perlindungan terhadap para pekerja, buruh dan pelaku ekonomi UMKM.

Kewaspadaan Bagi Daerah

Alarm ancaman kedaulatan bangsa dari sisi ekonomi dirasakan hingga ke daerah sebagai penyangga utama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bisa terdampak. Apalagi di era globalisasi, ekonomi negara begitu terbuka dari pengaruh negara lain. Negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi bak dua sisi mata uang, membuka peluang meraih keuntungan sekaligus ancaman. Membuka peluang pasar produk dan arus investasi dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif. Di sisi lain membuka peluang masuknya produk dan arus investasi global ke domestik.

Masalahnya sejauhmana kesiapan daerah secara terukur sehingga mampu menghadapi tantangan tersebut? Pemerintah pusat hingga daerah memang dituntut agresif dan inovatif untuk menggaet investor. Namun tanpa instrumen yang bisa memperkuat eksistensi pelaku usaha seperti UMKM, petani, nelayan dan perlindungan HAM pekerja, hanya akan menggerogoti marwah bangsa. Bicara aturan terkait upaya akselerasi ekonomi dan investasi masih harap-harap cemas seperti apa peraturan pelaksana UU Ciptaker. Harapannya supaya Pemerintah terbuka mendengar suara dan aspirasi daerah. “Karpet merah” jangan hanya diperuntukkan kepada investor, pemilik modal dan pelaku usaha besar saja. Kebijakan dan regulasi harus memprioritaskan keberpihakan kepada sektor-sektor penopang kedaulatan ekonomi bangsa.

Pemaparan diatas sekaligus asa bagi Riau. Kebijakan perekonomian Pemda wajib berangkat dari filosofi ekonomi kerakyatan. Diawali kesiapan daerah menghadapi tantangan globalisasi ekonomi melalui pembenahan kualitas SDM dan aksesibilitas masyarakat terhadap sarana dan prasarana mendasar dan mendongkrak kesejahteraan masyarakat. Adapun Riau mengacu dari data masih ketinggalan baik itu pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Kemudian, konversi Bank Riau Kepri ke syariah ke depan harus tetap on the track dengan fungsinya sebagai BUMD. Target BRK masuk 5 besar bank syariah nasional patut diapresiasi. Namun ambisi tadi jangan sampai membuat segmentasi dan fokus ke depan hanya pro dan ramah kepada “kelas kakap” saja, sementara program memperkuat UMKM dan pelaku usaha di daerah dikesampingkan.

Sektor lain yang berperan strategis memperkuat kedaulatan perekonomian bangsa seperti pertanian perlu dikembalikan kepada tempatnya. Karena menentukan ketahanan pangan daerah dan memperkuat perekonomian daerah. Termasuk perkebunan dan perikanan dimana tren pertumbuhannya positif sayangnya kurang dilirik dan pengelolaannya jauh dari optimal. Riau dengan segala keunggulan geografis dan alamnya harusnya sejalan dengan peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat tempatan dan Riau, plus mendatangkan keuntungan ekonomi bagi Pemda. Sungguh ironis jika anugerah yang diberikan Tuhan atas negeri sendiri justru dieksploitasi dan banyak dinikmati oleh pihak luar. Akhirnya rakyat terjajah secara ekonomi di negeri sendiri. Saatnya bela negara diarahkan untuk ekonomi yang berdaulat.

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM. (Anggota DPRD Provinsi Riau)
Editor : Ali Azumar
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?

Berita Terkait
Rabu, 07 Juli 2021 11:24 WIB
UMKM Kuat Ekonomi Hebat
Rabu, 09 Juni 2021 09:00 WIB
Agar Peluang tak Hilang
Selasa, 13 Juli 2021 11:04 WIB
Koperasi Dan Pemulihan Ekonomi
Kamis, 17 Juni 2021 08:04 WIB
Pajak Dari Rakyat Untuk Rakyat
Jum'at, 23 April 2021 08:02 WIB
Sumber Daya Alam Dan Kesenjangan Ekonomi
Selasa, 18 Mei 2021 09:14 WIB
Pembangunan Berkeadilan Bagi Riau
Jum'at, 29 Januari 2021 13:59 WIB
Alam Merana Kerugian Bagi Kita
Senin, 19 Juli 2021 19:28 WIB
Idul Adha Dan Momentum Kepahlawanan Sosial
Minggu, 02 Mei 2021 11:11 WIB
Buruh Aset Bangsa
Minggu, 28 Maret 2021 20:33 WIB
Sumber Daya Alam Terjaga, Riau Berjaya
Kamis, 13 Mei 2021 06:00 WIB
Fitrah, Berbagi dan Kekuatan Sosial
Minggu, 21 Maret 2021 21:20 WIB
Menjaga Optimisme Melalui Kebijakan
Jum'at, 02 April 2021 20:54 WIB
Asa Keberkahan di HUT BRK
Kamis, 01 Juli 2021 07:07 WIB
Riau dan Mimpi Asia Tenggara
Rabu, 23 Juni 2021 08:22 WIB
Pekanbaru dan Mindset "Ban Depan"
Rabu, 24 Februari 2021 14:30 WIB
Alarm Meningkatnya Angka Kemiskinan
Senin, 05 Juli 2021 16:35 WIB
Manajemen Kolaboratif
Selasa, 01 Juni 2021 22:25 WIB
Pancasila Butuh Bukti
Senin, 15 Maret 2021 07:19 WIB
Pangan Aman, Ekonomi Mapan
Jum'at, 04 Desember 2020 10:39 WIB
COVID-19 dan Pentahelix
Minggu, 11 April 2021 21:00 WIB
Modal Sosial Adalah Aset Berharga
Rabu, 04 November 2020 10:26 WIB
Misi Riau Bangkitkan Pariwisata Dan UMKM
Sabtu, 06 Februari 2021 16:44 WIB
Runtuhnya Demokrasi di Myanmar?
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Kamis, 22 Juli 2021
MPR Desak Vaksin Dosis Ketiga untuk Nakes Dilakukan Secepatnya
Rabu, 14 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemerintah Telah Tetapkan PPKM Darurat MPR Minta Semua Harus Berdoa
Senin, 12 Juli 2021
MPR: Koperasi Sebagai Panglima Menjaga Ketahanan Ekonomi Nasional
Jumat, 09 Juli 2021
MPR: Penting untuk Hadirkan Kolaborasi dalam Hadapi Covid-19

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 28 Juli 2021
Kapolres Pelalawan Kunjungi Vaksinasi Gotong Royong yang Ditaja Perusahaan
Rabu, 28 Juli 2021
Polsek Langgam Terus Kontrol Kampung Tangguh Binaannya
Rabu, 28 Juli 2021
Polsek Kuala Kampar Gelar Operasi Yustisi di Masa PPKM Berbasis Mikro
Rabu, 28 Juli 2021
Polsek Teluk Meranti Intens Pantau Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas

Serantau lainnya ...
Rabu, 21 Juli 2021
Anak Didik AMS Juarai Pemilihan Bujang Dara Pekanbaru 2021
Selasa, 13 Juli 2021
Famys Hijab, Pilihan Tepat untuk Tampil Cantik Saat Idul Adha
Jumat, 09 Juli 2021
Berkembang Pesat, Irvan Asmara Sukses Dirikan AMS Modelling School
Kamis, 08 Juli 2021
DRV Beauty Store Jadi Ikon Kosmetik di Sungai Penuh, Produknya Lengkap dan Original

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas

Advertorial lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?
Jumat, 02 Juli 2021
Heboh Bill Gates dan Istrinya Sebenarnya sudah Meninggal Tahun 2013 Lalu
Minggu, 09 Mei 2021
5 Smartphone Terbaru dari Oppo Tahun 2021
Senin, 03 Mei 2021
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Kurang dari 2 Pekan Lagi

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 27 Juli 2021
Tingkatkan Inovasi Teknologi Terapan Bidang MKG, PCR dan BMKG Jalin Kerja Sama
Selasa, 27 Juli 2021
Tim Kukerta Balek Kampung Unri Sialang Sakti Berikan Spanduk dan Logo
Selasa, 27 Juli 2021
Kukerta Unri Desa Ujung Batu Timur Serahkan 1.000 Batang Bibit Tanaman Buah kepada Masyarakat
Senin, 26 Juli 2021
Mahasiswa Kukerta Unri di Desa Pulau Terap Kampar Lakukan Penyemprot Disinfektan

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?


PCR 15 Juli 2021
Terpopuler

03

Kamis, 22 Juli 2021 16:08 WIB
Ditahan Jaksa, Donna Fitria Menangis
Permata
Foto
Unilak 1 Juni 2021
Pelantikan Bupati Siak - Pemkab Siak
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah
Kamis, 01 Juli 2021
Peramal Mbak You Meninggal Dunia
Kamis, 29 April 2021
7 Artis Indonesia dengan Bayaran Selangit

Selebriti lainnya ...
Bhayangkara 2021 CAKAPLAH
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
UIR 2021
Selasa, 27 Juli 2021
Sabah Ahmedi, Imam Termuda Inggris Lawan Stereotip Lewat Medsos
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban
Jumat, 02 Juli 2021
Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Seperti Apa yang Bisa Disebut Syahid?
Senin, 14 Juni 2021
Santri Rumah Qur'an Hajjah Rohana Tak Hanya Fokus Tahfiz Tapi Juga Belajar Pokok Keislaman

Religi lainnya ...
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRD
Indeks Berita
Idul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www