Selasa, 19 Januari 2021

Breaking News

  • Jargas di Pekanbaru Bakal Mati Total hingga Sore Nanti   ●   
  • Stimulus dan Penghapusan Denda Pajak di Pekanbaru Berlanjut   ●   
  • PAN Tolak Rencana Gubernur Riau Ngutang untuk Infrastruktur   ●   
  • Walikota Minta Dinas PUPR Gesa Pengerjaan Komplek Perkantoran Tenayan Raya   ●   
  • KUA-PPAS APBD Provinsi Riau 2021 Disepakati Rp9,032 Triliun   ●   
  • KUA-PPAS APBD Provinsi Riau 2021 Disepakati Rp9,032 Triliun   ●   
  • Terdampak Covid-19, Realisasi Retribusi KIR di Pekanbaru Menurun   ●   
  • BEM UIR Siap Kawal Kedatangan Habib Rizieq ke Riau   ●   
  • Pemko Pekanbaru Ingatkan Pelaku Usaha Tetap Patuhi Protokol Kesehatan   ●   
  • Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo Wafat
Yamaha 14 Januari 2021

Yuyun Minta Investigasi Kapal Karam di Danau PLTA, Pemkab Kampar akan Berikan Kompensasi
Rabu, 23 Desember 2020 17:44 WIB
Yuyun Minta Investigasi Kapal Karam di Danau PLTA, Pemkab Kampar akan Berikan Kompensasi
Anggota DPRD Riau Yuyun Hidayat ketika menyampaikan pendapat pada konferensi pers

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Musibah karamnya kapal Banawa Nusantara 58 di perairan Danau PLTA Koto Panjang di Desa Pulau Gadang, Kabupaten Kampar, Sabtu (19/12/2020) menuai perhatian berbagai pihak.

Selasa (22/12/2020) Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Riau menggelar konferensi pers di Pekanbaru untuk mencari titik terang bagaimana peristiwa naas yang menyebabkan Wakil Ketua ASPPI DPD Riau Salman Alfarisi (38) tewas akibat peristiwa tenggelamnya kapal bantuan dari Kementerian Perhubungan tersebut.

Selain puluhan wartawan, konferensi pers ini juga hadir dari pihak keluarga korban, rekan-rekan korban Sekretaris Jendral Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Osvian Putra dan Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar David Hendra Nasution.

Salah satu yang menarik perhatian puluhan insan pers yang mengikuti jalannya konferensi pers ini adalah pernyataan Yuyun Hidayat, anggota DPRD Provinsi Riau Daerah Pemilihan Kabupaten Kampar.

Ia menyampaikan duka cita mendalam kepada koleganya dalam pengembangan wisata Salman Alfarisi yang juga merupakan Ketua Bidang di Kadin Kota Pekanbaru, dimana Yuyun adalah sebagai ketuanya.

Yuyun yang tidak bisa turun ke lokasi setelah mendengar peristiwa pilu itu setelah mendengar informasi dari beberapa pihak diantaranya penggiat wisata Osvian, pihak keluarga korban dan dari Pemerintah Kabupaten Kampar sendiri menurutnya memang banyak sekali yang perlu menjadi pemikiran yang lebih lanjut.

Bahkan dengan suara lantang Yuyun menegaskan bahwa harus ada investigasi lanjutan terhadap permasalahan ini.

"Ini memang sangat fatal dan saya pribadi, saya sebetulnya ingin menyampaikan kepada media bahwa perlu dilakukan investigasi lanjutan masalah ini," tegas politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Secara tegas juga anak Almarhum H Azis Zaenal mantan Bupati Kampar itu, mengatakan bahwa apa yang disampaikannya ini dan sikapnya ini


bukan menyalahkan Pemkab Kampar.  "Saya menginginkan ini tidak terjadi lagi ke depan," tegas pria yang juga akrab disapa Yuda ini.

"Saya mohon betul kalau tak ada yang melapor saya akan melapor. Saya akan minta investigasi betul karena saya lihat saling lempar," ucapnya. "Yang kita cari hari ini adalah solusi bagaimana kejadian yang sama tak terulang, terjadi lagi," kata Yuyun lagi.

Ia minta bagaimana Pemkab Kampar juga punya sistem lebih baik lagi. "Dan bagaimana kita orang kita undangan, yang ikut memajukan pariwisata mendapatkan perlakuan lebih baik lagi," katanya.

Yuyun juga mempertanyakan mengenai kapal yang digunakan ini menurutnya bukanlah diperuntukkan di Danau apalagi perairannya dangkal. Sebagai orang yang pernah menjadi penguji pembuatan kapal di Kementerian Riset dan Teknologi, ia yakin kapal Banawa Nusantara ini adalah berjenis pemecah ombak.

Kemudian ia juga bertanya apakah nakhoda kapal punya sertifikasi karena kalau sudah punya sertifikasi sudah tahu dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Ia juga menyoroti cara kerja beberapa pihak terkait di lokasi kejadian seperti BPBD, Dishub dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar sendiri yang tidak menjalankan kerjanya secara baik dan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

"Pertanyaan saya pertama ketika saya jumpa dengan Bang Osvian, satu pertanyaan saya, dikasih pelampung atau tidak (penumpang kapal red)," kata Yuyun.

Karena menurut Yuyun, standar keselamatan bagi awak dan penumpang harus nomor satu. Ia juga menceritakan pengalamannya ketika mengembangkan objek wisata Gulamo yang juga melewati perairan Danau PLTA Koto Panjang. Meskipun para tamu dibawa dengan kapal kecil namun semua yang ada di dalam kapal dikasih pelampung.

Oleh sebab itu Yuyun juga menyoroti sistem pada saat kegiatan yang dibuat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar mulai awal perjalanan kapal sampai terjadinya bencana dan penangangan terhadap korban meninggal dunia dan ia juga menyayangkan penangangan terhadap jenazah yang menurut kabar jenazah dibawa ke rumah duka tidak diselimuti dan masih dalam keadaan berpakaian basah.

Menurutnya, mestinya Pemkab Kampar memberikan perhatian kepada keluarga korban meskipun ia mendapatkan kabar bahwa Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Aulia Dharma telah mendatangi keluarga korban di Ujung Batu namun masih perlu adanya perhatian dan adanya etika dari Pemkab Kampar dan itu tak terlalu sulit untuk dilakukan.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar David Hendra Nasution yang hadir pada konferensi pers ini menyampaikan secara panjang bagaimana tragedi ini terjadi.

Ia juga berjanji akan menyampaikan kepada pimpinan mengenai apa yang ia dapatkan dalam konferensi pers ini. Ia juga menyampaikan turut duka cita mendalam kepada keluarga korban, kerabat korban dan masyarakat secara umum.

Akan Beri Kompensasi

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar David Hendra Nasution pada konferensi pers yang diikuti puluhan wartawan menyampaikan kronologi kejadian naas yang tak diduga-duga tersebut.

Kondisi setelah kapal karam sebagian pejabat di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar yang juga menjadi korban kapal karam masih trauma. Semua alat komunikasi seperti handphone mati karena basah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Zulia Dharma yang tak ikut dalam rombongan juga tak bisa dihubungi karena mereka terpaksa mencari-cari nomor Kadis dan meminjam hp.

"Kami langsung berusaha mencari nomor hp pak Kadis saat itu, tapi tak langsung dapat, makanya agak lambat," ucap David.

Pada saat ingin menggiring jenazah ke Pekanbaru, mobilnya yang dipakai oleh rekannya mengalami kerusakan di jalan. "Mobil kawan rusak, lalu mobil saya yang dipakai sampai di Kampa juga rusak," ungkap David.

Kemudian komunikasi mereka dengan supir ambulan terputus payah.

Dalam pertemuan itu David menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan semua pihak atas musibah ini dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga. David juga siap menyampaikan ke pimpinan terhadap kritikan, usulan dan saran pada konferensi pers ini.

Kemudian ketika dihubungi Rabu (13/12/2020) David menyampaikan, informasi terakhir akan ada kompensasi dari Pemkab Kampar untuk keluarga korban yang meninggal. "Jumlahnya berapa, nilainya tak dapat kita sebutkan," ulasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa sejak kejadian, pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan juga telah beberapa kali datang sekaligus ikut mendoakan dan tahlilan di rumah almarhum di Ujung Batu.

Penulis : Tim
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Pemerintahan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 19 Januari 2021
Tekan Penyebaran Covid-19, Polsubsektor Pelalawan Rutin Gelar Operasi Yustisi
Selasa, 19 Januari 2021
Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek Ukui Intens Gelar Operasi Yustisi
Selasa, 19 Januari 2021
Polsek Bunut Lakukan Pengamanan Mako
Selasa, 19 Januari 2021
Polsek Bandar Sei Kijang Lakukan Operasi Yustisi Prokes di Pasar Tradisional

Serantau lainnya ...
Selasa, 19 Januari 2021
Glowing Treatment Kini Hadir di Isabell's Beauty Treatment
Sabtu, 09 Januari 2021
Pilih Salah Satu Hewan untuk Prediksi Masa Depanmu
Rabu, 06 Januari 2021
Puteri Ekowisata Indonesia Perwakilan Riau Endang Sri Rezki Percayakan Perawatan Kulit ke Klinik Isabells Beauty Treatment
Rabu, 06 Januari 2021
Tak Perlu Susah Payah, Ini Untungnya Pakai Aplikasi Pinjam Uang Online

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Senin, 18 Januari 2021
Kaget dengan Harga Samsung Galaxy S21 Ultra
Rabu, 30 Desember 2020
Intip Spesifikasi Realme C11, Smartphone Rp1,5 Jutaan dengan Beragam Fitur Menarik
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 18 Januari 2021
Terlalu Lama Pakai Masker Sebabkan Mata Kering, Ini Cara Mencegahnya
Rabu, 06 Januari 2021
Jembatan Siak IV Kerap Jadi Titik Kumpul Pesepeda di Pekanbaru
Selasa, 08 Desember 2020
Miss Interglobal Indonesia 2020 Kunjungi Isabell's Beauty Treatment
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Ini Dia Pemenang Lomba Film Dokumenter dan Fotografi Sempena Milad FIB Unilak
Selasa, 22 Desember 2020
Politeknik Caltex Riau Jalin Kerjasama dengan Universitas Baiturrahmah
Senin, 14 Desember 2020
Di Tangan Dosen Unilak, Urine Ternak Diubah Menjadi Pupuk Cair
Senin, 14 Desember 2020
Webinar Mental Health and Social Media Komunikasi Unri Sukses Digelar

Kampus lainnya ...

Telkomsel 7 Desember 2020
Terpopuler
RAPP APRIL NATAL 2020
Foto
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Jumat, 15 Januari 2021
Sempat Menimba Ilmu 3 Tahun di Pesantren, Vicky Prasetyo Ingin Jadi Penceramah
Senin, 11 Januari 2021
Setelah Sebulan Jalani Karantina, Akhirnya Nirina Zubir Negatif Covid-19
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Jumat, 15 Januari 2021
Membuka Pintu Rezeki di Waktu Pagi
Sabtu, 09 Januari 2021
Bersyahadat di Masjid Ar Rahman Pekanbaru, Sampang Ganti Nama Jadi Abdul Aziz
Kamis, 26 November 2020
Ustaz Abdul Somad Launching "SPBU" Bersama YTWU
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www