Sabtu, 23 Januari 2021

Breaking News

  • Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih   ●   
  • Dewan Dukung Polisi Periksa Kadis DLHK Soal Tumpukan Sampah   ●   
  • Nunggak PBB di Pekanbaru Rumah Ditempel Stiker   ●   
  • Fraksi PKS DPRD Pekanbaru Siap Potong Gaji untuk Korban Bencana Alam   ●   
  • Sekolah di Pekanbaru Dilarang Ambil Kebijakan Sendiri Soal Pembelajaran Tatap Muka   ●   
  • Dispora dan Disdik Riau Bakal Bentuk Sekolah Kejuruan Olahraga   ●   
  • DPR Minta Erick Thohir Pecat Direksi Perusahaan Pupuk Plat Merah   ●   
  • Walhi Nilai Provinsi Riau Rentan Bencana Ekologis   ●   
  • RSUD Arifin Achmad Siapkan Tempat Vaksin untuk Nakes   ●   
  • ASN Setdaprov Belum Gajian karena KPA Tersandung Kasus
Yamaha 14 Januari 2021

CAKAP RAKYAT:
Wakaf dan Kapitalisme
Rabu, 06 Januari 2021 21:37 WIB
Wakaf dan Kapitalisme

Mungkinkah wakaf malah semakin mengokohkan kapitalisme? Jika berbicara pada tataran konsep wakaf dalam Islam, semestinya tidak terjadi. Wakaf justru menjadi antitesis dari kapitalisme. Dengan kata lain, kehadiran wakaf justru semestinya semakin melemahkan kapitalisme, bahkan sampai menghapuskannya.

Namun, lain soal jika berbicara pada tataran praktisnya. Salah kelola wakaf memang bisa berpotensi semakin mengokohkan kapitalisme. Prinsip dasar wakaf adalah tahan pokoknya, alirkan hasilnya (habbasta ashlaha wa tashadaqta biha). Pengejawantahan dari prinsip dasar wakaf ini tergantung pada pemahaman nazhir (pengelola wakaf). Maka, potensi misimplementation wakaf mungkin saja terjadi.

Sebagaimana zakat, infak, dan sedekah, wakaf merupakan pembelaan dan jaminan sosial bagi fakir dan miskin. Artinya, wakaf mesti membuahkan kebermanfaatan bagi fakir dan miskin dari surplus wakaf yang dihasilkan.

Dalam hal ini, karakter wakaf dalam menghasilkan surplus adalah dengan menggerakan ekonomi sektor ril. Sehingga, roda perekonomian masyarakat berputar. Inilah manfaat lain dari wakaf. Karena itu, dana wakaf yang terhimpun melalui wakaf tunai, semestinya diproduktifkan pada aktivitas ekonomi sektor ril. Di sinilah dampak ekonomi wakaf akan terasa oleh masyarakat.

Tantangannya, memproduktifkan dana wakaf pada ekonomi sektor ril memang perlu kompetensi memadai. Dalam hal ini, nazhir memang mesti memiliki kompetensi handal. Namun demikian, nazhir tidak harus melakukannya secara langsung. Nazhir bisa bermitra dengan para pelaku UMKM dengan akad mudharabah melalui pembelian aset-aset usaha produktif yang dikelola oleh para pelaku UMKM.

Misalnya, dana wakaf tunai yang terhimpun dibelikan lahan persawahan dan perkebunan sekian hektar. Lahan sawah dan kebun ini digarap oleh kelompok tani. Hasil panennnya dibagi sesuai kesepakatan akad. Sebagian menjadi hak milik para petani, sebagian lagi menjadi surplus wakaf.

Surplus wakaf ini kemudian disalurkan untuk memberikan layanan pendidikan dan kesehatan gratis bagi fakir dan miskin, termasuk bagi para petani tersebut. Satu sisi secara nilai intrinsik, aset wakaf berupa persawahan dan perkebunan nilainya tidak berkurang, pada sisi lain aset wakaf tersebut terus menghasilkan surplus bagi mauquf ‘alaih (penerima manfaat wakaf).

Contoh lain, dana wakaf tunai yang terhimpun digunakan untuk membangun pasar rakyat. Para pelaku UMKM dapat menyewa kios-kios dalam pasar tersebut dengan harga murah dibandingkan harga sewa pada umumnya. Sehingga, para pelaku UMKM bisa memperoleh marjin keuntungan lebih besar dari hasil perniagaannya, karena penghematan pada biaya sewa kios.

Hasil dari sewa kios tersebut menjadi surplus wakaf. Sebagian digunakan untuk pemeliharaan dan perawatan aset pasar tersebut. Sebagian lagi bisa disalurkan kepada mauquf ‘alaih. Inilah model pengembangan dana wakaf yang berkah dan berdampak multiplier benefit (manfaat berlipat).

Sementara itu, ada model lain pengembangan dana wakaf tunai yang relatif mudah dan tidak memerlukan energi besar. Di sinilah letak godaannya. Model tersebut adalah menempatkan dana wakaf tunai dalam bentuk deposito, saham, atau reksadana (syariah).

Dari sinilah penyimpangan tujuan wakaf bermula. Ketika dana wakaf ditempatkan dalam bentuk deposito, saham, atau reksadana, maka wakaf telah berubah seperti endowment fund (dana abadi). Paradigma endowment fund tidak bisa dilepaskan dari paradigma kapitalisme dalam menghasilkan keuntungan.

Memang ada sisi persamaan antara wakaf dan endowment fund. Persamaannya, sama-sama memiliki prinsip produktif dan abadi. Artinya, baik dana wakaf maupun endowment fund mestilah bersifat produktif (terus menghasilkan surplus) dan abadi (surplusnya berkelanjutan).

Namun demikian, ada perbedaan mendasar antara wakaf dan endowment fund. Perbedaannya, terletak pada prinsip memproduktifkannya agar menghasilkan surplus abadi. Pengembangan endowment fund tidak menyoal apakah diproduktifkan pada ekonomi sektor ril ataukah dalam bentuk penempatan deposito, saham, dan reksadana. Bahkan, pada praktiknya, hampir mayoritas endowment fund ditempatkan dalam bentuk deposito, saham, dan reksadana, sehingga menghasilkan bunga.

Sifat dasar produktivitas dalam wakaf berbeda dengan endowment fund. Pengembangan dana wakaf haruslah pada ekonomi sektor ril. Karena, wakaf bertujuan memutar uang agar tidak hanya berputar di kalangan orang-orang kaya.

Bila pengembangan dana wakaf dilakukan dalam bentuk penempatan deposito, saham, atau reksadana, maka para pelaku UMKM tidak bisa merasakan manfaat dari adanya dana wakaf tersebut. Malahan, menguntungkan para pelaku ekonomi kelas kakap. Ketika saham perusahaan mereka dibeli, mereka semakin mendapatkan suntikan modal untuk menjadikan usahanya semakin menggurita.

Memang dari aset wakaf berupa saham itu bisa mendatangkan deviden yang bisa menjadi surplus wakaf. Namun demikian, semestinya bukan seperti ini model pengembangan wakaf. Demikian pula ketika dana wakaf didepositokan dalam sebuah bank. Maka, para pelaku usaha kelas kakaplah yang berpotensi memanfaatkan dana tersebut untuk pembiayaan usaha mereka.

Jika praktik pengembangan dana wakaf model tersebut yang banyak dijalankan oleh para nazhir, pada titik inilah wakaf berpotensi akan mengokohkan kapitalisme. Tentu saja kita tidak menginginkannya. Karena itu, paradigma wakaf sebagai pengembangan dan pemberdayaan ekonomi sektor ril harus menjadi prinsip dalam pengembangan dana wakaf.***

Penulis : Muhammad Syafi’ie el-Bantanie, Direktur Dompet Dhuafa Pendidikan
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
Minggu, 17 Januari 2021 15:21 WIB
Partai Golkar Dukung Penguatan Kelembagaan BPIP
Sabtu, 12 Desember 2020 14:48 WIB
Irmi Syakip Tampung Aspirasi Saat Reses
Senin, 11 Januari 2021 05:57 WIB
Tottenham Cukur Marine 5-0
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 23 Januari 2021
Polsek Pangkalan Kuras Edukasi Buruh Soal Saber Pungli
Sabtu, 23 Januari 2021
Polsek Kuala Kampar Imbau Warga di Dermaga Teluk Dalam Terapkan Prokes
Sabtu, 23 Januari 2021
Akhir Pekan, Polsek Ukui Terus Ingatkan Warga Terapkan Prokes
Sabtu, 23 Januari 2021
Polsek Bunut Lakukan Operasi Yustisi Pendisiplinan Prokes

Serantau lainnya ...
Selasa, 19 Januari 2021
Glowing Treatment Kini Hadir di Isabell's Beauty Treatment
Sabtu, 09 Januari 2021
Pilih Salah Satu Hewan untuk Prediksi Masa Depanmu
Rabu, 06 Januari 2021
Puteri Ekowisata Indonesia Perwakilan Riau Endang Sri Rezki Percayakan Perawatan Kulit ke Klinik Isabells Beauty Treatment
Rabu, 06 Januari 2021
Tak Perlu Susah Payah, Ini Untungnya Pakai Aplikasi Pinjam Uang Online

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Senin, 18 Januari 2021
Kaget dengan Harga Samsung Galaxy S21 Ultra
Rabu, 30 Desember 2020
Intip Spesifikasi Realme C11, Smartphone Rp1,5 Jutaan dengan Beragam Fitur Menarik
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 18 Januari 2021
Terlalu Lama Pakai Masker Sebabkan Mata Kering, Ini Cara Mencegahnya
Rabu, 06 Januari 2021
Jembatan Siak IV Kerap Jadi Titik Kumpul Pesepeda di Pekanbaru
Selasa, 08 Desember 2020
Miss Interglobal Indonesia 2020 Kunjungi Isabell's Beauty Treatment
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 20 Januari 2021
Usia 20 Tahun, PCR Komit Beri Kontribusi Besar bagi Kemajuan Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Ini Dia Pemenang Lomba Film Dokumenter dan Fotografi Sempena Milad FIB Unilak
Selasa, 22 Desember 2020
Politeknik Caltex Riau Jalin Kerjasama dengan Universitas Baiturrahmah
Senin, 14 Desember 2020
Di Tangan Dosen Unilak, Urine Ternak Diubah Menjadi Pupuk Cair

Kampus lainnya ...

Pesonna Hotel Januari 2021
Terpopuler

02

Kamis, 21 Januari 2021 12:29 WIB
Ramai-ramai Tinggalkan WhatsApp, Beralih ke BiP
RAPP APRIL NATAL 2020
Foto
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Jumat, 15 Januari 2021
Sempat Menimba Ilmu 3 Tahun di Pesantren, Vicky Prasetyo Ingin Jadi Penceramah
Senin, 11 Januari 2021
Setelah Sebulan Jalani Karantina, Akhirnya Nirina Zubir Negatif Covid-19
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Jumat, 15 Januari 2021
Membuka Pintu Rezeki di Waktu Pagi
Sabtu, 09 Januari 2021
Bersyahadat di Masjid Ar Rahman Pekanbaru, Sampang Ganti Nama Jadi Abdul Aziz
Kamis, 26 November 2020
Ustaz Abdul Somad Launching "SPBU" Bersama YTWU
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www