Jumat, 22 Januari 2021

Breaking News

  • Dewan Dukung Polisi Periksa Kadis DLHK Soal Tumpukan Sampah   ●   
  • Nunggak PBB di Pekanbaru Rumah Ditempel Stiker   ●   
  • Fraksi PKS DPRD Pekanbaru Siap Potong Gaji untuk Korban Bencana Alam   ●   
  • Sekolah di Pekanbaru Dilarang Ambil Kebijakan Sendiri Soal Pembelajaran Tatap Muka   ●   
  • Dispora dan Disdik Riau Bakal Bentuk Sekolah Kejuruan Olahraga   ●   
  • DPR Minta Erick Thohir Pecat Direksi Perusahaan Pupuk Plat Merah   ●   
  • Walhi Nilai Provinsi Riau Rentan Bencana Ekologis   ●   
  • RSUD Arifin Achmad Siapkan Tempat Vaksin untuk Nakes   ●   
  • ASN Setdaprov Belum Gajian karena KPA Tersandung Kasus   ●   
  • Jalan S Parman Pekanbaru Sudah Terapkan One Way
Yamaha 14 Januari 2021

Fakta di Balik Bebasnya Abu Bakar Baasyir, Sosok yang Takut kepada Suharto Namun Mendebarkan Australia
Jum'at, 08 Januari 2021 09:50 WIB
Fakta di Balik Bebasnya Abu Bakar Baasyir, Sosok yang Takut kepada Suharto Namun Mendebarkan Australia
Abu Bakar Baasyir. (Foto: Republika.co.id)

JAKARTA (CAKAPLAH) - Akhirnya setelah 11 tahun mendekam di balik jeruji besi, terhitung sejak 9 Agustus 2010, pagi ini Jumat (8/1/2021), Abu Bakar Baasyir resmi dibebaskan dengan kategori bebas murni dari Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Mantan narapidana terorisme itu diketahui bebas dan meninggalkan Lapas Gunung Sindur usai melaksanakan Salat Subuh sekitar pukul 05.21 WIB tadi. Menggunakan mobil minibus putih jenis Hyundai nomor polisi AD 1138 WA, dia dijemput beberapa kerabat dan keluarga.

"Sudah bebas pagi tadi. Pak Baasyir sehat dan hanya dijemput oleh keluarganya saja. Tidak ada kerumunan di sini," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Gunung Sindur, Mujiarto kepada CAKAPLAH.com, Jumat (8/1/2021).

Abu Bakar Baasyir diketahui sebagai sosok yang sangat takut kepada Presiden Suharto itu, tepat pada 16 Juni 2011 lalu, dijatuhi hukuman 15 tahun penjara karena terbukti terlibat dalam pendanaan latihan teroris di Aceh dan disebut mendukung terorisme di Indonesia.

Ketakutan Baasyir terhadap Suharto terbukti ketika pada tahun 1985 dirinya memutuskan untuk melarikan diri dan keluar dari Indonesia. Dia menetap di Malaysia selama 14 tahun.

Pada tahun 1979, Baasyir untuk pertama kali dipidana oleh pemerintahan Suharto selama 9 tahun penjara, karena diyakini menghasut orang menolak asas tunggal Pancasila dan melarang hormat kepada bendera Merah Putih. Baasyir sendiri, menyebut itu perbuatan syirik.


Kemudian ia kembali ke Indonesia setelah masa pemerintahan Presiden Suharto berakhir.

Baasyir juga disebut sebagai pemimpin spiritual jaringan Jemaah Islamiah (JI) dan terkait dengan al-Qaeda, yang dituduh mengatur pengeboman klub malam di Pulau Bali dan menewaskan 88 warga Australia.

Keluarnya Baasyir dari jeruji ini menarik perhatian dunia dan turut mendebarkan bagi negara Australia yang mengaku prihatin atas pembebasan tersebut. Bahkan terkait kebebasan Baasyir itu, Australia secara resmi meminta kepada Pemerintah Indonesia untuk mengawasi gerak-gerik dan mencegah Baasyir kembali melancarkan aksi terornya.

"Kedutaan kami di Jakarta telah menjelaskan keprihatinan kami bahwa orang-orang seperti itu dicegah untuk menghasut orang lain untuk melakukan serangan di masa depan terhadap warga sipil yang tidak bersalah," kata Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan.

Berikut beberapa fakta tentang Baasyir yang berhasil dihimpun CAKAPLAH.com dari berbagai sumber.

- Lahir pada tahun 1938 di Jawa Timur, Bashir mendirikan Pondok Pesantren Al-Mukmin di dekat kota Solo pada tahun 1970-an. Pernah dicap oleh International Crisis Group sebagai pimpinan tertinggi dari “Ivy League” sekolah JI, itu menghasilkan serangkaian lulusan yang terkait dengan jaringan militan, termasuk seorang pria yang dieksekusi karena bom Bali.

- Dia pertama kali dipenjara pada tahun 1979, selama 9 tahun di bawah pemerintahan Presiden Suharto yang otokratis karena melakukan agitasi untuk mendirikan negara Islam.

-Pada tahun 1985, ia melarikan diri ke Malaysia, di mana selama 14 tahun ia meningkatkan pengaruhnya di antara militan Muslim dari Asia Tenggara dan diyakini ikut mendirikan JI sebelum kembali ke Indonesia setelah Suharto mundur.

- Anggota JI telah dikaitkan dengan serangkaian serangan, termasuk pemboman Bali tahun 2002 yang menewaskan lebih dari 200 orang, termasuk 88 warga Australia.

- Bashir membantah terlibat dalam serangan Bali, meskipun ia mengaku sebagai pengagum Osama bin Laden, pemimpin al Qaeda yang tewas dalam serangan AS di Pakistan, dan pernah menyebut para pembom Bali sesat tetapi pejuang yang patut dipuji. Dia juga bersumpah setia kepada ISIS pada 2014.

- Menariknya, dari operasi yang dilatih di Afghanistan, Pakistan dan Filipina selatan, JI disalahkan atas serangan lain, termasuk serangan 2003 terhadap J.W. Hotel Marriott di Jakarta yang menewaskan 12 orang dan pemboman kedutaan Australia tahun 2004 yang menewaskan sembilan orang.

Penulis : Edyson
Editor : Azzumar
Kategori : Nasional, Hukum
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Jumat, 22 Maret 2019
Plastik Masih Menjadi Permasalahan Utama Pencemaran Lingkungan di Kuansing
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 21 Januari 2021
Polsek Bunut Gelar Operasi Yustisi Prokes Siang dan Malam
Kamis, 21 Januari 2021
Polsek Pangkalan Kuras Gelar Patroli KRYD untuk Menjaga Kenyaman dan Keamanan Warga
Kamis, 21 Januari 2021
Polsek Pangkalan Lesung Kembali Kawal Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Bersinar
Kamis, 21 Januari 2021
Antisipasi Kejahatan C3, Polsek Ukui Rutin Patroli Siang dan Malam

Serantau lainnya ...
Selasa, 19 Januari 2021
Glowing Treatment Kini Hadir di Isabell's Beauty Treatment
Sabtu, 09 Januari 2021
Pilih Salah Satu Hewan untuk Prediksi Masa Depanmu
Rabu, 06 Januari 2021
Puteri Ekowisata Indonesia Perwakilan Riau Endang Sri Rezki Percayakan Perawatan Kulit ke Klinik Isabells Beauty Treatment
Rabu, 06 Januari 2021
Tak Perlu Susah Payah, Ini Untungnya Pakai Aplikasi Pinjam Uang Online

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Senin, 18 Januari 2021
Kaget dengan Harga Samsung Galaxy S21 Ultra
Rabu, 30 Desember 2020
Intip Spesifikasi Realme C11, Smartphone Rp1,5 Jutaan dengan Beragam Fitur Menarik
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 18 Januari 2021
Terlalu Lama Pakai Masker Sebabkan Mata Kering, Ini Cara Mencegahnya
Rabu, 06 Januari 2021
Jembatan Siak IV Kerap Jadi Titik Kumpul Pesepeda di Pekanbaru
Selasa, 08 Desember 2020
Miss Interglobal Indonesia 2020 Kunjungi Isabell's Beauty Treatment
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 20 Januari 2021
Usia 20 Tahun, PCR Komit Beri Kontribusi Besar bagi Kemajuan Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Ini Dia Pemenang Lomba Film Dokumenter dan Fotografi Sempena Milad FIB Unilak
Selasa, 22 Desember 2020
Politeknik Caltex Riau Jalin Kerjasama dengan Universitas Baiturrahmah
Senin, 14 Desember 2020
Di Tangan Dosen Unilak, Urine Ternak Diubah Menjadi Pupuk Cair

Kampus lainnya ...

Telkomsel 7 Desember 2020
Terpopuler

05

Kamis, 21 Januari 2021 12:29 WIB
Ramai-ramai Tinggalkan WhatsApp, Beralih ke BiP
RAPP APRIL NATAL 2020
Foto
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Jumat, 15 Januari 2021
Sempat Menimba Ilmu 3 Tahun di Pesantren, Vicky Prasetyo Ingin Jadi Penceramah
Senin, 11 Januari 2021
Setelah Sebulan Jalani Karantina, Akhirnya Nirina Zubir Negatif Covid-19
Sabtu, 04 Juli 2020
Trending di Twitter, Maudy Ayunda Diduga Adu Mulut dengan Pria saat Live Instagram
Rabu, 01 April 2020
5 Fakta 'Aisyah Istri Rasulullah' yang Aslinya Lagu Cinta dari Malaysia

Selebriti lainnya ...
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Jumat, 15 Januari 2021
Membuka Pintu Rezeki di Waktu Pagi
Sabtu, 09 Januari 2021
Bersyahadat di Masjid Ar Rahman Pekanbaru, Sampang Ganti Nama Jadi Abdul Aziz
Kamis, 26 November 2020
Ustaz Abdul Somad Launching "SPBU" Bersama YTWU
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya

Religi lainnya ...
Indeks Berita
www www