Sabtu, 06 Maret 2021

Breaking News

  • Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih   ●   
  • Dewan Dukung Polisi Periksa Kadis DLHK Soal Tumpukan Sampah   ●   
  • Nunggak PBB di Pekanbaru Rumah Ditempel Stiker   ●   
  • Fraksi PKS DPRD Pekanbaru Siap Potong Gaji untuk Korban Bencana Alam   ●   
  • Sekolah di Pekanbaru Dilarang Ambil Kebijakan Sendiri Soal Pembelajaran Tatap Muka   ●   
  • Dispora dan Disdik Riau Bakal Bentuk Sekolah Kejuruan Olahraga   ●   
  • DPR Minta Erick Thohir Pecat Direksi Perusahaan Pupuk Plat Merah   ●   
  • Walhi Nilai Provinsi Riau Rentan Bencana Ekologis   ●   
  • RSUD Arifin Achmad Siapkan Tempat Vaksin untuk Nakes   ●   
  • ASN Setdaprov Belum Gajian karena KPA Tersandung Kasus
Yamaha 22 Februari 2021
EMP
Polling
2 Tahun Kepemimpinan Catur Sugeng Susanto Sebagai Bupati Kampar, Bagaimana Kinerjanya Menurut Anda?


Ketua DPRD Riau Sambut Baik Usulan Perkumpulan Scale Up Bentuk Perlembagaan Resolusi Konflik di Riau
Jum'at, 22 Januari 2021 14:37 WIB
Ketua DPRD Riau Sambut Baik Usulan Perkumpulan Scale Up Bentuk Perlembagaan Resolusi Konflik di Riau
Launching Catatan Akhir Tahun Perkumpulan Scale Up 2020 dilaksanakan via Zoom.

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Ketua DPRD Provinsi Riau, Yulisman menyambut baik usulan Perkumpulan Scale Up, untuk mendirikan perlembagaan resolusi konflik di Riau. Hal itu disampaikannya pada saat menanggapi pemaparan Direktur Perekumpulan Scale Up pada launching Catatan Akhir Tahun.

“Kami sangat mengapresiasi usulan Perkumpulan Scale Up ini, kami dukung dan meminta agar dilakukan kajian lebih dalam, melibatkan kelompok masyarakat yang lebih besar tentu berdasarkan hukum yang ada. Ternyata Scale Up sudah mempunyai data konflik sejak tahun 2003," katanya, Kamis (22/1/2021).

Launching Catatan Akhir Tahun Perkumpulan Scale Up 2020 dilaksanakan via Zoom dihadiri 61 peserta dari Riau dan nasional termasuk dari Kantor Sektretariat Presiden. Selain Ketua DPRD Provinsi Riau, Catatan Akhir Tahun ini juga dibahas oleh Prof Ward Barenschoot peneliti dari KITLV Belanda, Usep Setiawan, M.A Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, dan Ilya M Moelliono, Penasehat Senior Conflict Resolution Unit (CRU).

Bukan hanya Ketua DPRD Provinsi Riau yang menyambut baik usulan Perkumpulan Scale Up tersebut, Usep Setiawan, M.A juga menyambut baik dan menyampaikan bahwa usulan Perkumpulan Scale Up ini sejalan dengan upaya yang sedang dilakukan Kantor Staf Presiden yang sedang membentuk Tim Kerja untuk kelembagaan penyelesaian konflik. Catatan Akhir Tahun Perkumpulan Scale Up ini menjadi input penting bagi tim yang sedang bekerja.

“Kami meminta agar data lebih detail dan stuktur yang baru ditulis secara singkatnya disampaikan ke kami dalam bentuk yang lebih detail lagi,” ungkap Usep Setiawan.

Prof Ward Barenschoot, yang baru saja selesai melakukan riset konflik sawit juga sangat mengapresiasi karena ini merupakan dari hasil penelitian yang diharapkan.

Direktur Perkumpulan Scale Up, M.Rawa El Amady menyampaikan, untuk membentuk perlembagaan resolusi konflik, perlu didukung menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) tentang perlembagaan resolusi konflik Sumber Daya Alam sebab terdapatnya kondisi-kondisi yang mendesak.

Beberapa kondisi yang menyebabkan Perda itu seharusnya sudah terbentuk, diantaranya adalah pada tahun 2004 KOMNAS HAM beserta jaringan masyarakat sipil telah mendesak dibentuknya KNuPK (Komisi Nasional untuk Penyelesaian Konflik Agraria), kemudian pada tahun 2011 KPA juga mendorong dibentuknya perlembagaan resolusi konflik agraria, tahun 2014 Laksmi A Safitri, peneliti UGM juga mengusulkan perlembagaan resolusi konflik dalam pertemuan KPA di Sumatera Selatan.

Selain itu, tahun 2012 Provinsi Kalimantan Tengah juga telah membentuk Kelembagaan Penyelesaian Konflik, tahun 2015 Provinsi Nusa Tenggara Barat mendirikan Bale Mediasi hingga ke tingkat desa yang merupakan kelembagaan resolusi konflik di NTB, tahun 2017 Kabupaten Kapuas Hulu mendirikan Desk Resolusi Konflik dan tahun 2017 Kantor Sekretariat Presiden mendirikan desa resolusi konflik.

“Sejak tahun 2015, Perkumpulan Scale Up sudah mendorong pembentukan perlembagaan resolusi konflik, kemudian tahun 2018 perkumpulan Scale Up juga menjadikan isu pembentukan perlembagaan konflik sebagai catatan akhir tahun. Di tahun 2019 Perkumpulan Scale Up terlibat pada program riset POCAJI yang meneliti konflik perkebunan sawit dan mendorong pembentukan perlembagaan media penyelesaian konflik. Selanjutnya di akhir tahun 2020, policy brief Pocaji dengan tegas mendorong pembentukan perlembagaan tersebut dan Catatan Akhir Tahun 2020 kembali mendesak Pemerintah Riau dan DPRD Provinsi Riau, untuk membentuk perlembagaan resolusi konflik, karena belum adanya tanda-tanda konflik akan menurun,” papa Rawa.

Ia menjelaskan bahwa di pemerintah juga terdapat upaya penyelesaian konflik, namun sangat teknis, birokratis, dan tumpang tindih, belum ada koordinasi antara departemen baik antar pusat dan daerah, masih menganggap konflik sebagai gangguan pembangunan dan perkebunan serta sangat eksklusif dan beranggapan hanya pemerintah yang boleh terlibat dalam penyelesaian konflik dan masyarakat masih sulit mendapatkan akses ke kelembagaan penyelesaian konflik.

“Oleh sebab itu, kami perkumpulan Scale Up mengusulkan pembentukan perlembagaan resolusi konflik dengan penyelesaian konflik yang tepat dan cepat dan juga berkelanjutan, hal ini berkaitan dengan Visi Scale Up yaitu 'Terciptanya tata pengaturan kehidupan sosial yang baik dan kesejahteraan sosial yang berkeadilan melalui penyelenggaraan pembangunan sosial yang akuntabel dan berkelanjutan melalui kemitraan (partnership) yang dinamis antara masyarakat sipil (civil society), pemerintah (government) dan sektor swasta (private sector)'," cakapnya.

"Visi ini kami perjuangkan melalui misi mengembangkan model pembangunan sosial yang akuntabel dan berkelanjutan berbasis kemitraan antara para pihak (multi stakeholder) dan mendorong perbaikan kebijakan dan tanggung jawab sosial para pihak melalui strategi penyelesaian konflik di luar pengadilan (ADR). Untuk itulah Perkumpulan Scale Up sangat berkepentingan untuk menyelesaikan seluruh konflik yang ada di Provinsi Riau khususnya dan Indonesia umumnya karena konflik berbiaya besar, menghambat pencapaian pembangunan dan menyebabkan berbagai pihak terkendala dalam menjalani kehidupan secara normal,” tukasnya.

Penulis : Satria Yonela
Editor : Azzumar
Kategori : Pemerintahan, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
2 Tahun Kepemimpinan Catur Sugeng Susanto Sebagai Bupati Kampar, Bagaimana Kinerjanya Menurut Anda?

Berita Terkait
Komentar
Berita Pilihan
Jumat, 30 Oktober 2020
Ini 342 Nama Peserta Lulus CPNS 2019 Kota Pekanbaru, Lihat Linknya di Sini
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 05 Maret 2021
Pemprov Lelang 39 Paket Konsultan Pengawas Kegiatan Fisik PUPR Riau
Jumat, 05 Maret 2021
Bangga Diundang KLHK, Peternak Sapi Binaan PT RAPP Presentasikan Teknik Produksi Kompos
Jumat, 05 Maret 2021
Dandim 0313 KPR Tinjau Pembukaan Jalan Penghubung Antar Dusun Program TMMD di Desa Ujung Batu Timur
Jumat, 05 Maret 2021
Bupati Harris Optimis Pemkab Pelalawan Raih Predikat WTP ke-9 Kalinya

Serantau lainnya ...
Minggu, 28 Februari 2021
Klinik Kecantikan dr. Vee Pekanbaru Hadirkan ‘Vampire Treatment’
Sabtu, 27 Februari 2021
Maret, Isabell's Beauty Treatment Gelar Promo untuk Treatment Laser Accure
Kamis, 25 Februari 2021
Jalan Teropong Kampar akan Diusulkan Jadi Jalan Provinsi
Rabu, 24 Februari 2021
Isabell's Beauty Treatment Berikan Layanan Tanam dan Tarik Benang yang Optimal

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Senin, 18 Januari 2021
Kaget dengan Harga Samsung Galaxy S21 Ultra
Rabu, 30 Desember 2020
Intip Spesifikasi Realme C11, Smartphone Rp1,5 Jutaan dengan Beragam Fitur Menarik
Selasa, 27 Oktober 2020
Tentang Rapid Test Antigen, Pengganti Rapid Test Antibodi
Selasa, 13 Oktober 2020
Tim Umri Serahkan Alat Pengering Buah untuk Masyarakat Desa Kualu Nenas

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 18 Januari 2021
Terlalu Lama Pakai Masker Sebabkan Mata Kering, Ini Cara Mencegahnya
Rabu, 06 Januari 2021
Jembatan Siak IV Kerap Jadi Titik Kumpul Pesepeda di Pekanbaru
Selasa, 08 Desember 2020
Miss Interglobal Indonesia 2020 Kunjungi Isabell's Beauty Treatment
Jumat, 16 Oktober 2020
Tips Hindari Covid-19 di Pondok Pesantren

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 05 Maret 2021
TPBML BMR Selenggarakan Penilaian Buku Mulok BMR
Kamis, 04 Maret 2021
Rektor Unilak Dikukuhkan sebagai Ketua Asosiasi Trainer Indonesia Wilayah Riau
Rabu, 24 Februari 2021
Masa Jabatan Berakhir Juni, Prof Syafrinaldi Siap Maju Calon Rektor UIR Lagi
Minggu, 14 Februari 2021
Tingkatkan Sumber Daya ASN, Unilak MoU dengan Pemkab Inhil

Kampus lainnya ...
Polling
2 Tahun Kepemimpinan Catur Sugeng Susanto Sebagai Bupati Kampar, Bagaimana Kinerjanya Menurut Anda?


HUT CAKAPLAH ke-4 Zukri - Nasarudin
Terpopuler
Foto
HUT CAKAPLAH.com APRIL - PLN
Pesonna Hotel Januari 2021
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
APRIL/RAPP - Imlek
Rabu, 03 Maret 2021
Posting Aneka Obat untuk Covid-19, Ashanty: Nggak Semua Bagus
Minggu, 14 Februari 2021
Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar Menikah Maret, Lokasi Masih Dirahasiakan
Senin, 01 Februari 2021
Nyaris Rp 10 Miliar Per Bulan, Ini 7 YouTuber dengan Penghasilan Fantastis di Indonesia
Jumat, 15 Januari 2021
Sempat Menimba Ilmu 3 Tahun di Pesantren, Vicky Prasetyo Ingin Jadi Penceramah

Selebriti lainnya ...
HUT CAKAPLAH ke-4 Pemkab Pelalawan Sekda
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
CEO
Jumat, 15 Januari 2021
Membuka Pintu Rezeki di Waktu Pagi
Sabtu, 09 Januari 2021
Bersyahadat di Masjid Ar Rahman Pekanbaru, Sampang Ganti Nama Jadi Abdul Aziz
Kamis, 26 November 2020
Ustaz Abdul Somad Launching "SPBU" Bersama YTWU
Kamis, 10 September 2020
Mau Ikutan Bedah Buku UAS dan Pelatihan Cara Bahagia Menghapal Al-Quran, Begini Cara Mendaftarnya

Religi lainnya ...
HUT CAKAPLAH.com ke-4 PLN
Indeks Berita
RAPP APRIL NATAL 2020Diskes Rohul 2021
www www