Rabu, 19 Januari 2022

Breaking News

  • Pengamanan Nataru Riau Kerahkan 2.527 Personel Gabungan   ●   
  • Varian Omicron Belum Ditemukan di Riau   ●   
  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula
Yamaha 19-21 Januari 2022

CAKAP RAKYAT
Alarm Meningkatnya Angka Kemiskinan
Rabu, 24 Februari 2021 14:30 WIB
Alarm Meningkatnya Angka Kemiskinan
H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM

Pandemi semakin terasa dahsyat dampaknya. Teranyar dari data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah dan persentase penduduk miskin di Provinsi Riau periode September 2019-September 2020 mengalami kenaikan. Jumlah penduduk miskin September 2020 mencapai 491,22 ribu orang. Naik 7,30 ribu orang dibandingkan September 2019. Secara persentase, penduduk miskin September 2020 tercatat sebesar 7,04 persen. Jika diurai lebih lanjut berdasarkan daerah tempat tinggal, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan naik sebesar 8,6 ribu orang, sementara di perdesaan turun 1,3 ribu orang. Secara persentase, kemiskinan di perkotaan naik dari 6,00 persen menjadi 6,39 persen. Mengacu ke data di atas, Pekanbaru termasuk salah satu yang mengalami peningkatan. Berdasarkan data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)  tercatat sebanyak 34 ribu jiwa. Jika berkaca pada tren tahun sebelum pandemi warga miskin yang ada di Pekanbaru cenderung menurun, namun berdasar sensus penduduk terakhir angka kemiskinan di Pekanbaru kembali meningkat.

Meningkatnya angka kemiskinan di perkotaan tentu menjadi sorotan tersendiri, tanpa bermaksud mengenyampingkan di pedesaan yang keduanya sama-sama butuh solusi jangka pendek. Pandemi akibat Covid-19 yang mendera seantero dunia merupakan asbab utama mengingkatnya angka kemiskinan. Mulai pemerintah hingga perusahaan-perusahaan besar mengakui mengalami masa-masa paling sulit bahkan gulung tikar dan berjuang untuk sekedar survive. Maka dituntut revolusi ide untuk menyiasatinya. Sebenarnya akar permasalahan bukanlah pada produktivitas, akan tetapi lebih disebabkan pembatasan interaksi sehingga aktivitas ekonomi yang selama ini berjalan normal menjadi terganggu. Oleh karena mau tak mau kita dituntut mampu beradaptasi dan menemukan pola-pola interaksi baru. Supaya lini kehidupan dapat terus terjaga untuk dapat terus berproduksi atau setidaknya bertahan.

Faktor Kunci

Untuk menjaga roda perekonomian, Pemerintah Daerah punya peran strategis. Pengambilan keputusan dan kebijakan yang tepat adalah faktor kunci yang dapat membantu masyarakat bertahan dalam pandemi. Mengingat ancaman kemiskinan akibat kondisi perekonomian di depan mata, ada sejumlah catatan yang perlu disampaikan.

Pertama, Perlunya optimalisasi kebijakan. Sangat disayangkan output kebijakan baik itu penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi yang ditempuh setakad ini belum optimal. Terutama untuk skala Riau, implementasi program utama terkait penanganan wabah yang sudah dianggarkan di APBD Riau 2020 masih terbilang seret dan tidak jelas outputnya. Lihat saja program seperti Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang menyerap anggaran besar tetapi efektivitas dan penyerapannya tidak maksimal, bahkan tak sedikit terjadi penyimpangan. Selain itu, diperparah inkonsistensi kebijakan dari atas ke bawah akibat kebimbangan pemerintah terhadap programnya sendiri. Ambil contoh instruksi Mendagri 3/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKMBM). Pemprov Riau menyatakan siap menjalankan. Namun pidato Presiden beberapa waktu lalu justru meragukan efektivitas PPKM. Pernyataan tadi jelas bikin ruwet. Tidak sedikit pengorbanan masyarakat akibat kebijakan yang serupa selama pandemi tapi outputnya nihil. Begitupula dunia usaha dan sektor swasta juga banyak merugi. Kami yakin masyarakat dan setiap unsur siap mendukung kebijakan pemerintah yang ditujukan untuk mencegah resiko penularan Covid-19. Namun melihat penerapan yang tidak konsekuen dan mencla-mencle tentu menggerus tingkat kepercayaan ke pemerintah. Ketidakjelasan ini pemicu amblasnya perekonomian.

Kedua, Perlunya aksi jangka pendek untuk menyikapi tumbuhnya angka kemiskinan. Dalam hal ini pemerintah sudah membekali dengan berbagai program jaring semisal pengaman sosial dan berbagai insentif lain. Namun program-program yang telah berjalan dinilai belum cukup mumpuni menyasar mereka yang paling rentan. Bisa dibilang fokus kebijakan pemerintah agaknya masih tercurah ke pekerja formal. Padahal secara data yang paling terkena dampak pandemi justru sektor informal, persis laporan yang dirilis Flourish Ventures, sebuah perusahaan modal ventura global mengenai perjuangan sektor informal di Indonesia di masa pandemi. Di sinilah ada para ojek, peniaga, dan pekerja lainnya. Bahkan pekerja informal mengalami peningkatan signifikan. BPS mencatat persentase pekerja informal meningkat menjadi 60,47 persen akibat pandemi Covid-19. Sebaliknya, pekerja formal selama Covid-19 justru turun menjadi 39,53 persen dari sebelumnya 44,12 persen pada Agustus 2019. Boleh jadi menggelumbungnya angka pekerja informal dari pekerja formal akibat banyaknya PHK atau lainnya.

Antisipasi

Meningkatnya kemiskinan dan mengantisipasi bertambahnya angka kemiskinan dari mereka yang rentan jelas memerlukan siasat. Apalagi saat ini muncul fenomena perpindahan arus penduduk dari kota ke desa sebagai dampak makin beratnya kehidupan di perkotaan. Seakan ada peralihan dari tren sebelumnya urbanisasi ke ruralisasi. Oleh karena itu, pendekatan terhadap masalah selain jangka pendek juga jangka panjang. Apalagi di saat sama pandemi bukan hanya menghantam perkotaan tapi juga pedesaan. Berdasarkan hal tersebut, program pemulihan ekonomi mesti memprioritaskan dan menyasar desa. Sehingga desa bisa menjadi penyangga ekonomi utama daerah sekaligus menyikapi perpindahan arus masyarakat yang mengalami kesulitan di kota ke desa. Selain program pemulihan ekonomi, dalam upaya menyikapi bertambahnya angka kemiskinan dari kelompok yang rentan secara ekonomi, APBD hendaknya bisa menjadi instrumen untuk mencegah meningkatnya kemiskinan dan meminimalisir ketimpangan ekonomi. Intervensi melalui realisasi kegiatan Pemda seperti kegiatan fisik diyakini bisa memberi “angin segar”, menyerap banyak tenaga kerja dengan tetap menjaga memperhatikan anggaran dalam rangka menyikapi kebutuhan penanganan selama pandemi.

Upaya yang dipaparkan tadi merupakan ikhtiar untuk memelihara asa di saat lesunya perekonomian dan kegentingan situasi. Kerangka berpikir dan aksi sekarang adalah bagaimana konsumsi dan daya beli masyarakat tidak tergerus dan mereka yang terdampak dan rentan dapat lebih diperhatikan. Selain konsistensi kebijakan dan efektivitas program pemulihan ekonomi, pemerintah juga dituntut dapat mencegah terjadinya ketimpangan antara kaya dan miskin yang selama pandemi tampak kasatmata. Dalam kesempatan ini pula kami mengusulkan kepada Pemerintah Pusat agar ada terobosan terkait pajak kekayaan. Semakin banyaknya muncul orang tajir melintir dan miliuner di Indonesia namun mereka hanya terkena pajak penghasilan ataupun pajak lainnya yang masih berupa aktivitas ekonomi. Padahal keberadaan pajak yang menyasar kekayaan bisa sangat membantu memotong kemiskinan dan memperkecil ketimpangan ekonomi. Tirulah sejarah Islam bagaimana dulu pemerintah “memburu” zakat dari mereka yang mampu secara harta. Maka jangan heran tercatat dalam sejarah Islam di masa pemerintahan Umar bin Abdul Azis sulit ditemukan orang miskin. 

Penulis : H. Sofyan Siroj Abdul Wahab, LC, MM (Anggota Komisi III DPRD Provinsi Riau).
Editor : Ali Azumar
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Kamis, 30 Desember 2021 12:58 WIB
Riau Menatap 2022
Senin, 17 Januari 2022 21:27 WIB
Tancap Gas Di Awal Tahun
Kamis, 09 Desember 2021 21:00 WIB
Memaknai Hari Antikorupsi Sedunia
Senin, 27 Desember 2021 08:02 WIB
Revitalisasi Desa Sebagai Pilar Bangsa
Selasa, 21 Desember 2021 08:02 WIB
Bela Negara Tanggung Jawab Bersama
Rabu, 10 November 2021 17:29 WIB
Warisan Berharga Para Pahlawan
Selasa, 04 Januari 2022 16:40 WIB
“Membangun” Kebahagiaan Penduduk
Jum'at, 29 Januari 2021 13:59 WIB
Alam Merana Kerugian Bagi Kita
Selasa, 02 November 2021 19:30 WIB
Myanmar ‘Duri’ dalam ASEAN
Minggu, 31 Oktober 2021 19:28 WIB
Berani Berinovasi Itu Hebat!
Selasa, 16 November 2021 20:56 WIB
Penguatan Otonomi Daerah di Kabupaten/Kota
Kamis, 09 Desember 2021 16:34 WIB
Menanti Tuah Tuan Rumah Anti Rasuah
Jum'at, 03 September 2021 08:02 WIB
Mendulang Berkah Dari Musibah
Kamis, 16 September 2021 21:10 WIB
Mandiri Mengelola Kekayaan Negeri
Sabtu, 04 Desember 2021 08:01 WIB
Investasi Butuh Yang Pasti-pasti
Jum'at, 24 Desember 2021 08:04 WIB
Menanti Angin Surga UU HKPD
Minggu, 21 November 2021 19:57 WIB
Membangunkan Lahan Yang Tertidur
Minggu, 19 September 2021 19:24 WIB
Menata Bahasa demi Alam Semesta
Kamis, 23 September 2021 20:46 WIB
Misi Penyelamatan UMKM
Selasa, 28 September 2021 08:08 WIB
Sejahterakan Petani Demi Keberlangsungan Negeri
Jum'at, 04 Desember 2020 10:39 WIB
COVID-19 dan Pentahelix
Jum'at, 27 Agustus 2021 08:16 WIB
Mengurai “Benang Kusut” Aset Daerah
Selasa, 16 November 2021 08:05 WIB
Mengembalikan Kejayaan Sungai Riau
Sabtu, 08 Januari 2022 18:48 WIB
Asa Teruntuk Kapolda Baru
Rabu, 06 Oktober 2021 08:02 WIB
RTRW Dan Arah Pembangunan Riau
Minggu, 10 Oktober 2021 07:01 WIB
Mengawal Spirit Otonomi Daerah
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 02 November 2021
Gajah Seberat 2 Ton Ditemukan Mati di Bukit Apolo Pelalawan
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 19 Januari 2022
Ajak Masyarakat Gunakan Masker, Polsek Pangkalan Kuras Lakukan Ini
Rabu, 19 Januari 2022
Kapolda Riau Silaturrahmi bersama OKP dan BEM se-Riau
Rabu, 19 Januari 2022
Minta Warga Terapkan Prokes, Polsek Teluk Meranti Bagi-bagi Masker
Rabu, 19 Januari 2022
Polsek Pangkalan Lesung Terus Buka Layanan Vaksinasi Covid-19

Serantau lainnya ...
Rabu, 12 Januari 2022
UMKM Makin Berkembang, Partai Perindo Ungkap Ide Usaha Potensial di 2022
Rabu, 12 Januari 2022
4 Alternatif Nasi Putih untuk Menurunkan Berat Badan
Kamis, 06 Januari 2022
Fashion Trendi Famys Hijab Collection, Kualitas Terjamin, Harga Bersahabat
Kamis, 30 Desember 2021
Kostum Penjual Jamu Gendong Juarai Parade Kostum Kreasi 2021

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 06 Desember 2021
Raih WTP Lima Kali Berturut-turut, Pekanbaru Terima Penghargaan dari Kemenkeu
Jumat, 03 Desember 2021
Pemko Pekanbaru Terima Aset Fasos dan Fasum dari Pengembang Perumahan
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau

Advertorial lainnya ...
Rabu, 19 Januari 2022
Punya iPhone 12 Sekarang Lebih Gampang, Siapapun Bisa Memilikinya!
Selasa, 11 Januari 2022
Mengenal Risiko dan Peluang Investasi Bitcoin
Jumat, 17 Desember 2021
Ikan Alien Kepala Transparan Tertangkap Kamera
Rabu, 15 Desember 2021
Ahmad Ghani Al Ghifari Ukir Prestasi di Bidang Robotik, Mulai Rakit Robot Hingga Memprogram Drone

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 18 Desember 2021
Mantan Wakil Rektor UIN Suska Didapuk sebagai Pembicara oleh Perusahaan Nutrisi Terbesar di Dunia
Jumat, 17 Desember 2021
Amerika Izinkan Pil Aborsi Dikirim Lewat Pos
Selasa, 30 November 2021
Wanita Malaysia Punya Golongan Darah Emas, Cuma 43 Orang di Bumi
Rabu, 27 Oktober 2021
Dikira Kena Covid-19, Gadis Ini Ternyata Sakit Parah Akibat Isap Vape

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 17 Januari 2022
Pascasarjana UIR Sosialisasikan Program S2 dan S3 ke Anggota DPRD Pelalawan
Jumat, 14 Januari 2022
Diinisiasi BEM Unilak, Perahu Penyeberangan Warga Dusun Air Mabuk Meranti Hampir Selesai
Kamis, 13 Januari 2022
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Yasmuha Meranti Kirim Guru dan Siswa ke Kuansing
Rabu, 12 Januari 2022
Ikatan Alumni Manajemen Dakwah UIN Resmi Dilantik, Ini Pesan Dekan

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

Khas Rabu
Terpopuler
Foto
HUT Meranti 2021 - APRIL
Nataru - April
Kamis, 13 Januari 2022
Tayang Besok, Adakah Kesamaan Virgin The Series dan Film Virgin 2004?
Selasa, 11 Januari 2022
Sinopsis Penyalin Cahaya, Film Original Netflix Tayang 13 Januari 2022
Jumat, 24 Desember 2021
Kontroversi Syuting Sinetron di Lokasi Bencana Semeru, Ini Faktanya...
Senin, 22 November 2021
Bikin Mewek, Gala Ingin Telepon Vanessa Angel & Bibi karena Rindu

Selebriti lainnya ...
PT PER 2021
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 15 Desember 2021
Ada 7.139 Masjid di Riau, Bagaimana Kondisi Remaja Masjidnya?
Rabu, 24 November 2021
Rangkaian HUT ke-23, BKMT Riau Gelar 'Musabaqah Menterjemah Alquran'
Kamis, 04 November 2021
Persembahkan Karya Tenas Effendy, LAMR dan Tafaqquh Taja Kajian Tunjuk Ajar Melayu Dalam Perspektif Alquran dan Hadis
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat

Religi lainnya ...
Selasa, 28 Desember 2021
Legislator Pekanbaru Doakan Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2020
Selasa, 28 Desember 2021
Aplikasi PeduliLindungi Sudah Diterapkan di Pekanbaru, Robin: Tim Vaksin juga Harus Disiapkan
Selasa, 28 Desember 2021
Respon Cepat Pemkab Rohul Tangani Banjir Berhasil Hindarkan Jatuhnya Korban Jiwa
Senin, 27 Desember 2021
Legislator Pekanbaru Sebut Razia BPOM Terkesan Tebang Pilih

ADV lainnya ...
Indeks Berita
www www