Jumat, 23 April 2021

Breaking News

  • Truck Terguling di Jalan Sudirman Pekanbaru   ●   
  • Jalan Arifin Achmad menuju Jalan Soekarno Hatta terjadi kemacetan parah, Jumat (26/3/2021) malam, pukul 20.00 wib, akibat banjir paska hujan deras.   ●   
  • Penembakan Kembali Terjadi di Pekanbaru, DPRD Minta Polisi Rutin Tes Psikologi   ●   
  • Kepala BPKAD Kuansing Tidak Penuhi Panggilan Jaksa   ●   
  • Kabar Baik, Tunjangan ASN Pemprov Riau segera Cair   ●   
  • Dukung Vaksinasi Covid-19, Pemprov Riau Refocussing Anggaran DAU 8 Persen   ●   
  • Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih   ●   
  • Dewan Dukung Polisi Periksa Kadis DLHK Soal Tumpukan Sampah   ●   
  • Nunggak PBB di Pekanbaru Rumah Ditempel Stiker   ●   
  • Fraksi PKS DPRD Pekanbaru Siap Potong Gaji untuk Korban Bencana Alam
Yamaha 23 April 2021
Polling
Jika Pilkada Provinsi Riau Digelar Hari Ini, Siapa Yang Anda Pilih?

Helat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau baru akan digelar pada 2024 mendatang. Namun, sejumlah nama tokoh dan politikus yang digadang-gadang bakal dijagokan maju sudah bermunculan. Karena itu, CAKAPLAH.com kembali membuka polling pembaca mengenai siapa figur yang layak memimpin Riau pada 2024 mendatang versi pembaca. Setidaknya terdapat 8 nama yang diperkirakan bakal maju di Pilgubri mendatang. Mulai dari Petahana, Ketua Partai, Kepala Daerah hingga anggota DPR RI disebut-sebut bakal turun gelanggang pada 2024 mendatang.

Kasus Korupsi Pipa Transmisi di Inhil,
Eks Wabup Bengkalis Divonis 6,5 Tahun Penjara
Kamis, 01 April 2021 18:17 WIB
Eks Wabup Bengkalis Divonis 6,5 Tahun Penjara

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Mantan Wakil Bupati (Wabup) Bengkalis, Muhammad, dijatuhi hukuman selama 6 tahun 6 bulan atau 6,5 tahun penjara.

Muhammad dinyatakan terbukti bersalah melakukan korupsi proyek pengadaan pipa transmisi PDAM di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) yang merugikan negara Rp2,6 miliar.

Muhammad melanggar Pasal 2 ayat 1 junto Pasal 18 Undang-Undang (UU) RI Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat 1 KUHPidana.

"Menyatakan terdakwa Muhammad terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun 6 bulan, dipotong masa tahanan," ujar Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Mahyudin, Kamis (1/4/2021).

Selain penjara, Muhammad juga dihukum membayar denda Rp300 juta. Apabila tidak dibayarkan, maka dapat diganti dengan pidana 3 bulan kurungan badan.

Hal memberatkan hukuman, perbuatan Muhammad bertentangan dengan kebijakan pemerintah yang giat memberantas korupsi. Hal meringankan, terdakwa belum pernah dihukum.

Vonis terhadap Muhammad lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Muhammad Haris. Sebelumnya JPU menghukum Muhammad dengan penjara selama 8 tahun penjara.

Selain penjara, JPU juga meminta Muhammad membayar denda sebesar Rp400 juta. Apabila tidak dibayar dapat diganti dengan subsider 6 bulan kurungan.

Atas hukuman itu, Muhammad melalui penasehat hukumnya menyatakan pikir-pikir, apakah mengajukan upaya hukum banding atau tidak. Hal serupa jiga dilakukan JPU. "Pikir-pikir yang mulia," kata JPU.

JPU dalam dakwaannya menyebutkan, dugaan korupsi terjadi di Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air Provinsi Riau tahun 2013. Ketika itu Muhammad menjabat Kepala Bidang pada Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam kegiatan pengadaan dan pemasangan pipa transmisi PE 100 DN 500 MM.

Pada tahun 2013, di Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air Provinsi Riau terdapat paket pekerjaan pengadaan dan pemasangan pipa PE 100 DN 500 mm. Anggaran bersumber dari APBD Provinsi Riau sebesar Rp 3.836.545.000.

Dalam proyek itu ditunjuk SF Harianto selaku Pengguna Anggaran (PA), Muhammad selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Edi Mufti selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Rio Amdi selaku Ketua Pokja, dan Tri Riswanto selaku Ketua Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan (P2HP).

Edi dan Eri melaporkan kepada Muhammad bahwa pada pekerjaan pengadaan dan pemasangan pipa transmisi itu tidak ada konsultan perencana dan belum ada dokumen lelang berupa dokumen perencanaan kegiatan. Tanpa adanya dokumen perencanaan tersebut kegiatan dimaksud tidak dapat dilelang.

Meski begitu, Muhammad meminta Edi untuk memerintahkan Jajang, Konsultan Perencana Pekerjaan Pemasangan Pipa di tahun anggaran sebelumnya, mempersiapkan dan membuat dokumen perencanaan pengadaan berupa Enginering Estimate (EE), Owner Estimate (OE), desain gambar, perhitungan RAB dan spesifikasi teknis.

Atas perintah itu, Jajang tanpa melalui mekanisme yang resmi membuat dokumen perencanaan dalam pekerjaan pengadaan dan pemasangan pipa transmisi itu. Lelang diumumkan pada tanggal 14 Mei 2013 sampai 21 Mei 2013 melalui website LPSE Riau www.lpse.riau.go.id, Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang dibuat oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) adalah sejumlah Rp 3.828.770.000.

"Ketika lelang dimulai, saudara Harris Anggara alias Lion Tjai selaku Direktur PT Cipta Karya Bangun Nusa yang mengaku sebagai supplier pipa dari Medan. Ia mengajak Suangro Sitanggang untuk mengikuti proses pelelangan dengan memakai 3 perusahaan, PT Panotari Raja, PT Harry Graha Karya dan PT Andry Karya Cipta," kata JPU.

Harris Anggara akan memberikan surat dukungan kepada 3 perusahaan itu. Ketika proses lelang (tahap evaluasi), Rio Amdi selaku Ketua Pokja Pengadaan, dipanggil oleh terdakwa dan ditanya mengenai kemajuan proses lelang pekerjaan pengadaan.

Atas hal itu saksi Rio menyampaikan, ada satu calon pemenang yang memenuhi syarat yaitu PT Panotari Raja tapi panitia masih mendalami tentang ada tidaknya persaingan tidak sehat/persekongkolan dalam proses pengadaan. Namun, Muhammad memerintahkan Rio segera mengumumkan perusahaan yang dimaksud sebagai pemenang dan memerintahkan anggota Pokja untuk segera menandatangani Berita Acara Evaluasi Lelang.

Selanjutnya, Rio menemui menyampaikan tentang perintah terdakwa kepada anggota Pokja, yakni Budiman, Desi Iswanti, Benny Saputra, dan Ari Djanuari, bahwa mereka mau menandatangani Berita Acara Evaluasi Lelang. Hanya, Pokja lainnya Benny Saputra dan Ari Djanuari tidak mau menandatangani.

Mengetahui itu, Muhammad memanggil Benny Saputra dan Ari Djanuari. Hanya saja, cuma Benny Saputra yang menyanggupi panggilan itu dan Muhammad memerintahkan Benny Saputra dan Ari Djanuari untuk segera menandatangani Berita Acara Evaluasi Lelang.

"Apabila tidak mau menandatangani Berita Acara tersebut, maka terdakwa tidak akan melibatkan lagi saksi Benny Saputra dan Saksi Ari Djanuari dalam kegiatan di dinas tersebut," ucap JPU.

Benny Saputra dan Ari Djanuari akhirnya menandatangani Berita Acara Evaluasi Lelang setelah pengumuman pemenang lelang, sehingga PT Panotari Raja ditetapkan sebagai pemenang lelang.

Selanjutnya tanggal 20 Juni 2013 bertempat di Kantor Cipta Karya pada Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Sumber Daya Air Provinsi Riau, Jalan SM Amin, Edi Mufti selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) telah melakukan penandatangan kontrak No.PPK.03/KONTR/FSK-PIPA.TBH/VI/2013 dengan saksi Sabar Stefanus P Simalongo, selaku Direktur PT Panotari Raja, selaku pelaksana pekerjaan pengadaan dan pemasangan pipa transmisi PE 100 DN 500 mm di Parit II Desa Sungai Salak, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir, yang bersumber APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2013 dengan nilai kontrak sebesar Rp3.415.618.000. Proyek dengan jangka waktu 150 hari kalender dari tanggal 20 Juni 2013 sampai dengan 16 November 2013.

Dalam pelaksanaannya, ternyata bukan Sabar Stefanus P selaku Direktur PT Panatori Raja tapi Harris Anggara, yang juga selaku Direktur Utama PT Cipta Karya Bangun Nusa, yang semula hanyalah sebagai perusahaan pendukung suplier.

Atas hal itu, Edi Mufti selaku PPK melaporkan kepada Muhammad kalau yang mengerjakan kegiatan tersebut bukan PT Panotari Raja, melainkan Harris Anggara dan Nasib Sitanggang dari PT Cipta Karya Bangun Nusa. Mereka produsen pipa yang pinjam bendera perusahaan.

Bukan menghentikan pekerjaan, Muhammad justru meminta pekerjaan dilanjutkan. Ia juga meminta Edi Mufti selaku PPK untuk segera mungkin mempercepat/menyelesaikan pelaksanaan pekerjaan.

JPU menilai, perbuatan terdakwa selaku KPA bersama-sama dengan Edi Mufti selaku PPK yang membiarkan saudara Harris Anggara alias Lion Tjai mengerjakan pekerjaan pipa transmisi PE 100 DN 500 MM di Tembilahan TA 2013, yang seharusnya dikerjakan oleh saksi Sabar Stefanus P Simalongo selaku Direktur PT Panotari Raja adalah merupakan perbuatan melawan hukum.

"Hal ini bertentangan dengan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang telah dirubah dengan Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2011 dan Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2012 Pasal 87 ayat (3)," ungkap JPU.

Aturan itu menyatakan bahwa “Penyedia Barang/Jasa dilarang mengalihkan pelaksanaan pekerjaan utama berdasarkan Kontrak, dengan melakukan subkontrak kepada pihak lain, kecuali sebagian pekerjaan utama kepada Penyedia Barang/Jasa spesialis.

Dalam pelaksanaan pengadaan dan pemasangan pipa transmisi di Tembilahan, saksi Sabar Stefanus P Simalongo dan Harris Anggara, tidak mempedomani spesifikasi teknis yang termuat di dalam Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS). Pipa yang digunakan tidak sesuai spesifikasi.

Akibat perbuatan terdakwa bersama-sama dengan saksi Edi Mufti, saksi Syafrizal Thaher, saksi Sabar Stevanus P Simalango Harris Anggara alias Lion Tjai, telah mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp2.638.314.827.***

Penulis : CK2
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Hukum, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Indragiri Hilir
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Jika Pilkada Provinsi Riau Digelar Hari Ini, Siapa Yang Anda Pilih?

Helat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau baru akan digelar pada 2024 mendatang. Namun, sejumlah nama tokoh dan politikus yang digadang-gadang bakal dijagokan maju sudah bermunculan. Karena itu, CAKAPLAH.com kembali membuka polling pembaca mengenai siapa figur yang layak memimpin Riau pada 2024 mendatang versi pembaca. Setidaknya terdapat 8 nama yang diperkirakan bakal maju di Pilgubri mendatang. Mulai dari Petahana, Ketua Partai, Kepala Daerah hingga anggota DPR RI disebut-sebut bakal turun gelanggang pada 2024 mendatang.
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Rabu, 21 April 2021
Rusia Siap Pasok 20 Juta Dosis Vaksin Sputnik untuk Vaksinasi Gotong Royong
Rabu, 21 April 2021
Ketua MPR RI Kembali Tegaskan Pentingnya Pendidikan Pancasila kepada Anggota MPR Baru
Selasa, 20 April 2021
Ketua MPR Minta Airlangga Hartarto Terbitkan Payung Hukum Pencairan THR
Jumat, 16 April 2021
Pancasila Tidak Masuk Mata Pelajaran Wajib, MPR RI dan BPIP Minta Revisi Standar Nasional Pendidikan

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 22 April 2021
Peringati Hari Bumi, RAPP-APR Dukung Edukasi Dini Anak Lewat Lomba Menggambar dan Mewarnai
Kamis, 22 April 2021
Personel Lantas Berumur 54 Tahun Ini Jadi Petugas Teladan, Warga: Polisi Baik Itu Memang Ada
Kamis, 22 April 2021
Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek Kerumutan Pasang Spanduk Imbauan Protokol Kesehatan
Kamis, 22 April 2021
Polsek Pangkalan Kuras Sosialisasikan Saber Pungli ke Anggota SPSI

Serantau lainnya ...
Kamis, 15 April 2021
6 Mall Terbesar di Jakarta dengan Fasilitas yang Lengkap
Selasa, 13 April 2021
Gebrakan Terbaru dari Maybank Indonesia Lewat Program My Happy & Lucky Bank
Selasa, 13 April 2021
Agar Tetap Sehat, Ini 7 Cara Makan yang Baik Ketika Berbuka Puasa
Kamis, 01 April 2021
Bingung Cari Tempat Nongkrong di Pekanbaru? Ke Foodpedia Jalan Tanjung Datuk Aja

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Selasa, 13 April 2021
Bukan Mimpi Lagi, Ini 2 Mobil Terbang yang sudah Dapat Izin Mengudara
Jumat, 12 Maret 2021
Picu Penggumpalan Darah, Negara-negara di Eropa Hentikan Vaksin AstraZeneca
Senin, 08 Maret 2021
Trik Melihat Status WhatsApp Orang Lain Tanpa Ketahuan
Senin, 18 Januari 2021
Kaget dengan Harga Samsung Galaxy S21 Ultra

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi
Senin, 18 Januari 2021
Terlalu Lama Pakai Masker Sebabkan Mata Kering, Ini Cara Mencegahnya
Rabu, 06 Januari 2021
Jembatan Siak IV Kerap Jadi Titik Kumpul Pesepeda di Pekanbaru
Selasa, 08 Desember 2020
Miss Interglobal Indonesia 2020 Kunjungi Isabell's Beauty Treatment

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Minggu, 18 April 2021
Di Webinar Unilak, Sandiaga Jabarkan Strategi Peluang Usaha di Masa Pandemi
Jumat, 16 April 2021
Lestarikan Lingkungan, Dosen Teknik UIR Turun ke Masyarakat
Minggu, 11 April 2021
FIA Unilak Tandatangani PKS Perubahan Iklim, Menteri LHK: Rintisan dan Akan Terus Meluas
Sabtu, 10 April 2021
Sambut Ramadan, IKA PCR Bagikan Paket Sembako ke Masyarakat Pekanbaru

Kampus lainnya ...
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan
Jumat, 20 Maret 2020
PKS Sindora Rohil Segera Beroperasi, Manajemen Siapkan Program CSR Jangka Panjang

CSR lainnya ...
Polling
Jika Pilkada Provinsi Riau Digelar Hari Ini, Siapa Yang Anda Pilih?

Helat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Riau baru akan digelar pada 2024 mendatang. Namun, sejumlah nama tokoh dan politikus yang digadang-gadang bakal dijagokan maju sudah bermunculan. Karena itu, CAKAPLAH.com kembali membuka polling pembaca mengenai siapa figur yang layak memimpin Riau pada 2024 mendatang versi pembaca. Setidaknya terdapat 8 nama yang diperkirakan bakal maju di Pilgubri mendatang. Mulai dari Petahana, Ketua Partai, Kepala Daerah hingga anggota DPR RI disebut-sebut bakal turun gelanggang pada 2024 mendatang.

PKB Kampar - Catur Sugeng
Terpopuler

05

Senin, 19 April 2021 14:01 WIB
Gubernur Riau Cabut Izin Mudik Lokal
Ucapan Ramadan Syahrul Aidi
Foto
Pesonna Hotel Januari 2021
Selasa, 13 April 2021
Diungkap Sahabat, Billy Sering Bengong Sulit Lupakan Pesona Amanda Manopo
Rabu, 31 Maret 2021
Aa Gym Cabut Gugatan Cerai ke Teh Ninih
Jumat, 19 Maret 2021
Diduga Terlibat Perdagangan Anak sebagai PSK, Artis Cynthiara Alona Terancam 10 Tahun Penjara
Minggu, 14 Maret 2021
"Budak" Meranti dan Dumai Wakili Riau di Kompetisi LIDA 2021

Selebriti lainnya ...
Diskes Rohul 2021
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Selasa, 13 April 2021
Fatwa MUI Perbolehkan Buka Puasa Bersama
Jumat, 26 Maret 2021
Bermartabat dengan Zakat
Sabtu, 06 Maret 2021
Subhanallah, Anggota TNI Ini Ajarkan Mengaji Anak-anak di Pedesaan Rohul
Jumat, 15 Januari 2021
Membuka Pintu Rezeki di Waktu Pagi

Religi lainnya ...
Ucapan Ramadan
Indeks Berita
Nyepi 14 Maret 2021 - APRIL RAPPHUT Kampar 2021 - APRIL-RAPP
www www