Minggu, 25 Juli 2021

Breaking News

  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!   ●   
  • Israel Tawarkan Vaksin yang Nyaris Kedaluwarsa ke Negara Lain   ●   
  • Singkirkan Spanyol Lewat Adu Penalti, Italia Lolos ke Final   ●   
  • Sindikat Vaksin Covid Palsu Ditangkap setelah Suntikkan Air Garam ke 2.000 Warga
Yamaha 17 Juli 2021
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?


Deretan Tragedi Maut Kapal Selam di Dunia
Selasa, 27 April 2021 06:01 WIB
Deretan Tragedi Maut Kapal Selam di Dunia
Ilustrasi kapal selam TNI Angkatan Laut, KRI Nanggala-402. (ANTARA/Penal-9)

(CAKAPLAH) - Indonesia tengah berduka lantaran kapan selam TNI Angkatan Laut, KRI Nanggala-402, dinyatakan tenggelam dan 53 awak kapal gugur.

Insiden tersebut menjadikan Indonesia termasuk negara yang mengalami bencana kapal selam terburuk dalam sejarah.

Tragedi kapal selam juga terjadi di berbagai negara di dunia. Berikut ini deretan insiden kapal selam mulai yang dirangkum CNNIndonesia.com.

USS Thresher (1963)

Tragedi kapal selam Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Thresher, menjadi bencana paling mematikan dalam insiden sejarah negara itu.

Kapal selam bertenaga nuklir itu meledak dan tenggelam di Samudera Atlantik pada pada 10 April 1963.

Sebanyak 16 perwira angkatan laut AS, 96 pelaut dan 17 warga sipil tewas dalam kecelakaan mematikan itu.

Mengutip History, di hari nahas itu, tepat sebelum pukul 08.00, USS Thresher melakukan latihan di perairan Tanjung Cod.

Pada pukul 09.13, USS Skylark, kapal AL AS yang berpartisipasi dalam latihan, menerima komunikasi dari Thresher bahwa kapal selam itu mengalami masalah.

Percobaan komunikasi lainnya gagal. Lima menit kemudian, gambar sonar menunjukkan kapal selam itu pecah saat jatuh ke dasar laut.

Investigasi selanjutnya mengungkapkan bahwa terjadi kebocoran pada sambungan perak di ruang reaktor nuklir dan menyebabkan korsleting pada sistem kelistrikan. Korsleting itu dengan cepat menyebar di dalam kapal, membuat peralatan yang dibutuhkan untuk membawa kapal selam milik AS ini ke permukaan tidak dapat dioperasikan.

K-141 Kursk (2000)

Kapal selam bertenaga nuklir milik Angkatan Laut Rusia itu menghilang di Laut Barents dan menewaskan 118 awak kapal pada 12 Agustus 2000.

Pemerintah Rusia menyatakan kapal itu meledak setelah salah satu torpedo mengalami kebocoran bahan bakar dan meledak sebelum diluncurkan.

Saat kapal selam itu menghantam dasar laut, masih ada 23 awak yang bertahan di kompartemen 9. Namun, mereka akhirnya tewas karena kekurangan oksigen.

Bangkai kapal itu berhasil diangkat lewat operasi yang rumit dan menyedot anggaran cukup besar. Namun, bagian haluan diledakkan di bawah laut karena masih terdapat torpedo dengan hulu ledak aktif.

Tragedi ini juga memicu pembentukan International Submarine Escape and Rescue Liaison Office (ISMERLO), organisasi koordinasi internasional untuk operasi penyelamatan kapal selam.

ISMERLO didirikan untuk menyediakan layanan penghubung internasional demi mencegah dan merespons dengan cepat jika ada insiden kapal selam.

USS Scorpion (1968)

Kapal selam Angkatan Laut AS, USS Scorpion, menghilang secara misterius bersama 99 pelaut di Samudera Atlantik pada 22 Mei 1968.

Tidak ada yang mengetahui penyebab hilangnya kapal selam milik AS itu. Lima bulan kemudian, kapal itu ditemukan di kedalaman 3000 meter di perairan barat daya Azores.

Scorpion diketahui sebagai salah satu dari empat kapal yang hilang secara misterius pada 1968.

Mengutip military.com, menurut dokumen pada 1984 diduga USS Scorpion tenggelam akibat ledakan torpedo yang tidak disengaja sehingga menghancurkan lambung kapal.

"Hilangnya USS Scorpion adalah salah satu tragedi non-perang terbesar dalam sejarah Angkatan Laut kami," kata juru bicara Angkatan Laut AS, Letnan Lauren Chatmas, dalam sebuah pernyataan memperingati 50 tahun hilangnya, Scorpion.

K-129 (1968)

Kapal selam milik Uni Soviet yang bisa membawa dan meluncurkan rudal balistik itu tenggelam bersama 98 awak pada 8 Maret 1968 di Samudera Pasifik.

Enam tahun kemudian, kapal itu baru ditemukan di kedalaman 4.800 meter oleh Amerika Serikat.

Minerve (1968)

Pada 27 Januari 1968, kapal selam milik Angkatan Laut Prancis, Minerve, menghilang beserta 52 awak kapal saat berlayar dalam cuaca buruk ketika akan kembali ke pangkalan.

Setelah setengah abad lebih tanpa kabar, pada 2019 bangkai kapal selam itu ditemukan di lepas pantai kota Toulon, Prancis, pada kedalaman 2.300 meter.

INS Dakar (1968)

Kapal selam milik Angkatan Laut Israel, INS Dakar, tenggelam di Laut Mediterania, saat berlayar pada 25 Januari 1965.

Sebanyak 69 awak kapal selam itu tewas. Setelah 34 tahun berlalu, kapal itu ditemukan di kedalaman 2.800 meter.

Hingga kini tak ada yang tahu penyebab tenggelamnya kapal itu.

ARA San Juan (2017)

Kapal selam diesel listrik milik Angkatan Laut Argentina, ARA San Juan, menghilang saat berpatroli dengan 44 awak kapal pada 15 November 2017.

Satu tahun kemudian, kapal selam itu ditemukan di laut Atlantik pada kedalaman 900 meter.

K-278 Komsomolets (1989)

Kapal selam bertenaga nuklir milik Uni Soviet itu tenggelam di Laut Norwegia pada 7 April 1989.

Sebelum kapal selam itu tenggelam, terjadi kebakaran yang begitu dahsyat.

Sebanyak 42 dari 49 awak kapal tewas dalam insiden ini. Beberapa tewas di atas kapal. Kru lain yang berusaha keluar dari kapal juga tewas karena tak tahan dengan suhu air yang sangat dingin di laut itu.

Padahal, kapal selam itu disebut sebagai salah satu yang paling canggih di masanya karena bisa menyelam hingga kedalaman 1.020 meter.

Eurydice (1970)

Kapal selam milik Angkatan Laut Prancis, Eurydice, hilang di Laut Mediterania saat menyelam di Cape Camerot pada 4 Maret 1970.

Kementerian Pertahanan Prancis menyatakan kapal itu tenggelam bersama 57 awak kapal, setelah diduga mengalami ledakan.

Editor : Ali
Sumber : Cnnindonesia.com
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?

Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Kamis, 22 Juli 2021
MPR Desak Vaksin Dosis Ketiga untuk Nakes Dilakukan Secepatnya
Rabu, 14 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemerintah Telah Tetapkan PPKM Darurat MPR Minta Semua Harus Berdoa
Senin, 12 Juli 2021
MPR: Koperasi Sebagai Panglima Menjaga Ketahanan Ekonomi Nasional
Jumat, 09 Juli 2021
MPR: Penting untuk Hadirkan Kolaborasi dalam Hadapi Covid-19

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 25 Juli 2021
Polsek Langgam Kembali Pantau Kampung Tangguh di Desa Segati
Minggu, 25 Juli 2021
Polsek Pangkalan Kuras Kembali Patroli Karhutla dan Sebarkan Maklumat Kapolda Riau
Minggu, 25 Juli 2021
Polsek Ukui Patroli Sambangi Objek Vital untuk Cegah Kejahatan C3
Minggu, 25 Juli 2021
Cegah Kejahatan C3, Polsubsektor Pelalawan Rutin Patroli

Serantau lainnya ...
Rabu, 21 Juli 2021
Anak Didik AMS Juarai Pemilihan Bujang Dara Pekanbaru 2021
Selasa, 13 Juli 2021
Famys Hijab, Pilihan Tepat untuk Tampil Cantik Saat Idul Adha
Jumat, 09 Juli 2021
Berkembang Pesat, Irvan Asmara Sukses Dirikan AMS Modelling School
Kamis, 08 Juli 2021
DRV Beauty Store Jadi Ikon Kosmetik di Sungai Penuh, Produknya Lengkap dan Original

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas

Advertorial lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?
Jumat, 02 Juli 2021
Heboh Bill Gates dan Istrinya Sebenarnya sudah Meninggal Tahun 2013 Lalu
Minggu, 09 Mei 2021
5 Smartphone Terbaru dari Oppo Tahun 2021
Senin, 03 Mei 2021
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Kurang dari 2 Pekan Lagi

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Minggu, 25 Juli 2021
Abdul Wahid: Tidak Perlu Banyak yang Penting Kompak
Jumat, 23 Juli 2021
Gelar FGD, Unilak Hadirkan Pakar dari Berbagai Disiplin Ilmu
Jumat, 23 Juli 2021
Dorong Terbentuk Presedium IKA UIN Kabupaten/kota, Abdul Wahid Roadshow ke Daerah
Sabtu, 17 Juli 2021
36 Lulusan STIA-I Diwisuda

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?


PCR 15 Juli 2021
Terpopuler

02

Kamis, 22 Juli 2021 16:08 WIB
Ditahan Jaksa, Donna Fitria Menangis
Permata
Foto
Unilak 1 Juni 2021
Pelantikan Bupati Siak - Pemkab Siak
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah
Kamis, 01 Juli 2021
Peramal Mbak You Meninggal Dunia
Kamis, 29 April 2021
7 Artis Indonesia dengan Bayaran Selangit

Selebriti lainnya ...
Bhayangkara 2021 CAKAPLAH
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
UIR 2021
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban
Jumat, 02 Juli 2021
Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Seperti Apa yang Bisa Disebut Syahid?
Senin, 14 Juni 2021
Santri Rumah Qur'an Hajjah Rohana Tak Hanya Fokus Tahfiz Tapi Juga Belajar Pokok Keislaman
Selasa, 18 Mei 2021
Hukum Menggabung Puasa Qada Ramadan dan Syawal

Religi lainnya ...
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRD
Indeks Berita
Idul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www