Rabu, 16 Juni 2021

Breaking News

  • Tahun Ini Pemberangkatan Jamaah Haji Indonesia Kembali Dibatalkan   ●   
  • Truck Terguling di Jalan Sudirman Pekanbaru   ●   
  • Jalan Arifin Achmad menuju Jalan Soekarno Hatta terjadi kemacetan parah, Jumat (26/3/2021) malam, pukul 20.00 wib, akibat banjir paska hujan deras.   ●   
  • Penembakan Kembali Terjadi di Pekanbaru, DPRD Minta Polisi Rutin Tes Psikologi   ●   
  • Kepala BPKAD Kuansing Tidak Penuhi Panggilan Jaksa   ●   
  • Kabar Baik, Tunjangan ASN Pemprov Riau segera Cair   ●   
  • Dukung Vaksinasi Covid-19, Pemprov Riau Refocussing Anggaran DAU 8 Persen   ●   
  • Zukri-Nasarudin Ditetapkan Sebagai Bupati dan Wakil Pelalawan Terpilih   ●   
  • Dewan Dukung Polisi Periksa Kadis DLHK Soal Tumpukan Sampah   ●   
  • Nunggak PBB di Pekanbaru Rumah Ditempel Stiker
Yamaha 12 Juni 2021
Polling
Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mewajibkan warganya melampirkan bukti sudah vaksin Covid-19/sudah mendaftar jika ingin mengurus dokumen administrasi. Apakah Anda setuju?


CAKAP RAKYAT:
Mengukur Integritas Diri
Selasa, 08 Juni 2021 22:02 WIB
Mengukur Integritas Diri

Pilih orang pintar atau jujur? Jika pertanyaan tersebut dilontarkan kepada diri kita untuk memilih mitra atau teman, maka saya yakin kita akan memilih orang yang jujur. Meskipun saat ini ilmu pengetahuan dan teknologi seakan menjadi kunci utama kesuksesan pribadi ataupun suatu bangsa, namun krisis kepercayaan hari ini merupakan persoalan yang tidak dapat disepelekan. Bahwa kejujuran lebih utama dari pada kepintaran merupakan fakta yang tidak terbantahkan. Orang pintar yang tidak jujur akan membawa kerusakan lebih besar karena kepintarannya. Maka tepat yang dikatakan Bung Hatta tempo dulu: “Kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar, kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman, namun tidak jujur sulit diperbaiki.”

Lihatlah negeri ini. Fakar dan ahli berserakan. Tapi banyak persoalan tidak mendapatkan solusi dan jawaban. Politik yang berkecamuk, hukum yang diragukan, ekonomi jalan di tempat, korupsi makin menjadi, dan banyak lagi persoalan yang antri butuh penyelesaian. Sehingga, terjadi krisis kepercayaan baik terhadap individu tokoh maupun terhadap instansi. Cobalah tunjuk hidung sendiri. Siapa sekarang yang bisa kita percaya? Instansi apa sekarang yang benar-benar tanpa cela? KPK saja yang dipercaya sangat ketat dalam hal integritas, masih saja kecolongan. Di awal tahun ini sudah beberapa oknum pegawai KPK yang diproses hukum dan etik. Belum lagi polemik yang belum usai di balik puluhan pegawai senior yang tidak lulus TWK (Tes Wawasan Kebangsaan).

Rekrutmen berbagai bidang hari ini menuntut integritas. Namun, jika nilai integritas seseorang ditentukan dari hasil subjektifitas tanpa parameter yang jelas dan mengingkari nilai objektif keadilan, maka pribadi yang berintegritas tidak akan ditemukan alias tersingkir ke pinggiran. Tidak hanya itu, lambat laun negeri ini menuju pada kepunahan integritas.

Jika kita amati, integritas lebih dekat dengan sifat jujur. Namun integritas memiliki makna yang lebih luas berupa kesatuan kebaikan secara integral. Pribadi yang berintegritas bukanlah gelar akademik atau pangkat dan jabatan. Integritas merupakan sematan dari banyak orang yang bersumber dari nurani yang murni dan melalui interaksi yang panjang. Tidak ujuk-ujuk beberapa hari muncul ke permukaan atau lulus tes multiple choice, lalu dicap sebagai orang yang berintegritas.

Tidak sulit kita mencari contoh. Tidak asing terdengar banyak kisah teladan yang menyejarah. Pada zaman Tabi’in, Khalifah (Penguasa Negara) Umar bin Abdul Aziz memadamkan lampu ruangan kerja ketika anaknya datang di malam hari. Umar meniup lampu teplok yang merupakan satu-satunya sumber penerangan di ruangan itu. Di kegelapan sang anak bertanya, “mengapa?” Khalifah menjawab tegas, “Kau datang dalam urusan pribadi. Sementara minyak lampu ini bersumber dari kas negara.”

Sebegitukah mereka? Ya. Mereka merupakan pelaku sejarah. Kisah mereka patut diulang terus menerus untuk menjadi teladan. Lalu di zaman ini, bagaimana kita mengukur integritas diri? Secara sederhana, mengukur integritas diri yaitu dengan cara mengenali diri sendiri. Pertama, sejauh mana kita memahami baik dan buruk, pantas atau tidak pantas, hak dan bukan hak. Kedua, sejauh mana kita mampu bertanggung jawab secara penuh terhadap kewajiban tanpa ada yang dikurangi dan mengambil hak tanpa melebihi.

Persoalannya adalah, integritas seseorang terciderai oleh penghianatan kepada nurani diri sendiri dan mencari dalil pembenaran terhadap penghianatan itu. Sesungguhnya kita dapat berhakim kepada hati nurani sendiri. Dapat membedakan yang baik dan yang buruk. Namun, karena nafsu tanpa kendali akan melahirkan dalil pembenaran sehingga hati nurani menjadi mati.

Setidaknya, ada 3 tingkatan integritas seseorang, yaitu: Pertama, integritas tinggi. Orang-orang yang berintegritas tinggi betul-betul selektif dengan ucapan dan perbuatannya. Menunaikan tugas dan tanggung jawab serta kewajibannya secara total. Lalu, dia mengerti mana yang hak dan mana yang bukan haknya. Jika dia seorang petani, maka dia akan menanam bibit yang baik di atas lahan sendiri. Menyirami dengan air dan pupuk milik sendiri. Membayar upah para pekerja tanpa menunda dan mengurangi. Jika dia seorang pedagang, maka dia tidak mengurangi timbangan dan tidak menyembunyikan cacat pada barang. Jika dia seorang kontraktor, maka dia akan memenuhi ukuran, bentuk dan merek suatu bahan bangunan. Jika dia seorang karyawan, maka dia tidak akan terlambat datang ke kantor dan tidak akan pulang sebelum waktunya. Bahkan, kita dapat menjumpai orang yang tidak mau menggunakan printer dan mesin foto copy kantor untuk keperluan pribadinya. Dia tidak mau menggunakan kendaraan dinasnya untuk kepentingan lain. Jika dia terbentur dengan sistem yang memaksa untuk melanggar prinsip hidupnya, maka dia akan memilih mundur dari jabatannya. Masa depan mereka penuh dengan keberkahan. Keluarga dan generasi ke depan terjamin dari makanan buruk dan haram. Kepribadian ini juga merupakan aset bagi lembaga atau instansi. Karena seiring waktu ia akan terus belajar mengembangkan diri dan pantang menghianati.

Kedua, integritas sedang. Orang-orang yang berintegritas sedang hampir mendekati tipe integritas tinggi. Dia akan berupaya melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal. Sangat teliti memilah mana yang menjadi haknya dan mana yang bukan. Dia berusaha menghindari yang subhat apalagi haram. Namun ia kadang berdamai pada kondisi tertentu dan dalam persoalan yang kecil. Jika terbentur kepada sistem yang memaksa dia mendapatkan sesuatu yang bukan haknya, maka ia akan menyalurkannya untuk keperluan sosial. Dia tidak menggangap pemberian itu sebagai sedekah. Dia hanya mengalihkan yang bukan haknya untuk keperluan orang lain yang dianggap membutuhkan. Tipe ini tentu sudah sangat pantas mendapat apresiasi di zaman ini. Jumlahnya pun belum banyak. Jika diupgrade sedikit, mereka akan dapat digolongkan menjadi pribadi yang berintegritas tinggi.

Ketiga, integritas rendah. Orang-orang yang berintegritas rendah secara sadar mengetahui mana yang hak dan bukan hak. Mereka berusaha untuk menunaikan kewajibannya sesuai ketentuan. Dan mereka tidak memiliki upaya untuk mengambil sesuatu yang bukan haknya. Namun, terkadang mereka lalai dalam tugas dan kewajibannya. Jika ada kesempatan menerima sesuatu melebihi haknya, maka mereka akan menerimanya tanpa rasa bersalah. Tipe ini berada pada posisi yang rentan. Peran di luar dirinya akan sangat berpengaruh terhadap kepribadiannya. Jika mereka berada pada lingkungan orang-orang yang beritegritas, maka ada harapan mereka menjadi orang yang beritegritas pula. Namun, jika mereka berada pada lingkungan orang-orang yang buruk, maka akan terkikislah benih integritas pada dirinya.

Di bawah tingkatan integritas rendah, maka dapat digolongkan seseorang tidak memiliki integritas sama sekali. Dia akan menjadi racun dalam instansi birokrasi negara ataupun swasta. Tipe ini akan berpotensi menjadi penipu atau penghianat bagi teman sendiri. Hati nuraninya tidak dapat lagi dijadikan hakim bagi dirinya sendiri. Karena hatinya telah mati. Dia selalu berusaha menghindar dari kewajibannya. Di sisi yang lain dia berupaya ingin mendapatkan imbalan dari mana saja yang bersumber dari apa saja dan dengan segala cara. Tipe ini dekat dengan istilah 3 H, (Halal, Haram, Hantam).

Yang lebih parah, mereka yang tidak memiliki integritas akan menjadi virus bagi suatu instansi/lembaga. Kehadiran mereka dapat mempengaruhi orang-orang yang lemah integritasnya menjadi sama seperti mereka. Dan menunggu waktu, mereka juga akan mendapatkan balasan di dunia berupa pemecatan atau terjerat pidana. Dalam kondisi tersebut, instansi/lembaga yang menaunginya akan tercoreng dan kehilangan kepercayaan publik. Selain itu, jika ajal datang sebelum bertobat, maka semuanya akan diminta pertanggungjawabannya di akhirat. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Al-Quran Surat Az-Zalzalah ayat 7 dan 8, “Maka barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat balasannya.”

Maka, sudah saatnya kita kembali memperbaiki diri. Menyimak terus-menerus kisah teladan para tokoh yang jujur dan berintegritas. Kepribadian mereka akan menjadi role model bagi kita. Sehingga kita kokoh tak tergoda dengan silau dinia yang tidaklah lama.

Tentu kita sudah bisa meraba tingkat integritas diri. Setelahnya, tinggal kita membangun motivasi dan komitmen untuk menjadi pribadi yang berintegritas. Semoga kita dapat menjadi teladan dan contoh yang akan menebar kebaikan. Menjaga integritas secara konsisten selamanya sampai ajal menutup mata.

Pribadi yang berintegritas akan membentuk keluarga yang berintegritas. Lalu menyebar menjadi masyarakat dan instansi/lembaga yang berintegritas. Setelahnya, akan berkumpul menjadi negara Indonesia yang berintegritas. Anak sekolah, guru, petani, buruh, pelajar, mahasiswa, ASN, Jaksa, Polisi, Hakim, Advokat, DPR dan semuanya sampai kepada Presiden dan Wakil Presiden yang berintegritas. Maka dapat dipastikan negara ini akan menjadi negeri yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghofur.***

Penulis : El Hadi, Staf Hukum Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mewajibkan warganya melampirkan bukti sudah vaksin Covid-19/sudah mendaftar jika ingin mengurus dokumen administrasi. Apakah Anda setuju?

Berita Terkait
Rabu, 09 Juni 2021 09:00 WIB
Agar Peluang tak Hilang
Jum'at, 23 April 2021 08:02 WIB
Sumber Daya Alam Dan Kesenjangan Ekonomi
Minggu, 02 Mei 2021 11:11 WIB
Buruh Aset Bangsa
Kamis, 13 Mei 2021 06:00 WIB
Fitrah, Berbagi dan Kekuatan Sosial
Selasa, 18 Mei 2021 09:14 WIB
Pembangunan Berkeadilan Bagi Riau
Jum'at, 29 Januari 2021 13:59 WIB
Alam Merana Kerugian Bagi Kita
Selasa, 01 Juni 2021 22:25 WIB
Pancasila Butuh Bukti
Minggu, 28 Maret 2021 20:33 WIB
Sumber Daya Alam Terjaga, Riau Berjaya
Minggu, 21 Maret 2021 21:20 WIB
Menjaga Optimisme Melalui Kebijakan
Jum'at, 02 April 2021 20:54 WIB
Asa Keberkahan di HUT BRK
Rabu, 24 Februari 2021 14:30 WIB
Alarm Meningkatnya Angka Kemiskinan
Minggu, 07 Maret 2021 06:15 WIB
Transportasi Urat Nadi Ekonomi
Senin, 15 Maret 2021 07:19 WIB
Pangan Aman, Ekonomi Mapan
Minggu, 11 April 2021 21:00 WIB
Modal Sosial Adalah Aset Berharga
Jum'at, 16 April 2021 05:11 WIB
Ramadhan dalam Masa Pandemi Covid-19
Jum'at, 04 Desember 2020 10:39 WIB
COVID-19 dan Pentahelix
Sabtu, 19 Desember 2020 07:01 WIB
Bela Negara Untuk Ekonomi Yang Berdaulat
Rabu, 04 November 2020 10:26 WIB
Misi Riau Bangkitkan Pariwisata Dan UMKM
Sabtu, 06 Februari 2021 16:44 WIB
Runtuhnya Demokrasi di Myanmar?
Jum'at, 31 Juli 2020 19:15 WIB
Kurban, Spirit Berkontribusi dan Wakaf
Selasa, 10 November 2020 08:01 WIB
Melestarikan Warisan Pahlawan
Rabu, 07 Oktober 2020 08:36 WIB
Mencari Berkah Dalam Syariah
Sabtu, 24 Oktober 2020 08:03 WIB
Perlukah Merivisi RPJMD?
Minggu, 19 Juli 2020 16:34 WIB
Ketika Pendapatan Ikut 'Jaga Jarak'
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 08 Juni 2021
Pemerintah Diimbau Hentikan Impor Alkes, Bamsoet: Sektor Kesehatan Ini Justru Dinikmati oleh Asing
Senin, 07 Juni 2021
Soal Wawasan Kebangsaan, FPKB MPR RI: Itu Sesuatu yang Fundamental, Penting untuk Indonesia
Jumat, 28 Mei 2021
Ketua MPR RI Luncurkan Buku ke-19 Berjudul ‘Cegah Negara Tanpa Arah’
Selasa, 25 Mei 2021
Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan, Achmad: MPR Dorong 4 Pilar Masuk Kurikulum Pendidikan Nasional

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 15 Juni 2021
Pemkab Kampar dan KTNA Riau Patok Target Penanam Padi Hingga 6.440 Hektare Sepanjang 2021
Selasa, 15 Juni 2021
Polsek Pangkalan Lesung Kembali Lakukan Tracing Contact Terhadap Pasien Terkonfirmasi Covid-19
Selasa, 15 Juni 2021
Polsek Bunut Sosialisasi Maklumat Kapolda Riau Terkait Karhutla
Selasa, 15 Juni 2021
Kapolsek Ukui Gandeng Tokoh Masyarakat Sukseskan Vaksinasi

Serantau lainnya ...
Senin, 31 Mei 2021
Segera Diluncurkan, Biografi Presiden Penyair Sutardji Calzoum Bachri
Minggu, 30 Mei 2021
UIR dan IAEI Riau Edukasi Pelaku Usaha di Pekanbaru tentang Konsep Laundry Syariah
Selasa, 11 Mei 2021
Tampil Cantik saat Lebaran, Fajar Cosmetic Ramai Pengunjung
Rabu, 05 Mei 2021
7 Cara Gampang Agar Lebih Mudah Bangun untuk Sahur

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas
Senin, 17 Agustus 2020
Promo Merdeka 17 LSP, Program PGN Gratis Isi Gas kepada Pelanggan GasKu

Advertorial lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
5 Smartphone Terbaru dari Oppo Tahun 2021
Senin, 03 Mei 2021
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Kurang dari 2 Pekan Lagi
Kamis, 29 April 2021
Dua Minggu Lagi WhatsApp akan Blokir Kamu
Selasa, 13 April 2021
Bukan Mimpi Lagi, Ini 2 Mobil Terbang yang sudah Dapat Izin Mengudara

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi
Senin, 18 Januari 2021
Terlalu Lama Pakai Masker Sebabkan Mata Kering, Ini Cara Mencegahnya
Rabu, 06 Januari 2021
Jembatan Siak IV Kerap Jadi Titik Kumpul Pesepeda di Pekanbaru

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 11 Juni 2021
Perdana di Pekanbaru, Santri di Pondok Pesantren Terima Vaksin Covid-19
Rabu, 09 Juni 2021
Tingkatkan SDM Daerah, PCR Lakukan Pertemuan dengan Pemkab Meranti
Selasa, 01 Juni 2021
Alumni di Meranti Dukung Dr Moris Jadi Ketua IKA Unri
Kamis, 27 Mei 2021
ISAIS UIN Suska Riau Gelar Bincang Santai, Bahas Moderasi Beragama

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...
Polling
Pemerintah Kota Pekanbaru mulai mewajibkan warganya melampirkan bukti sudah vaksin Covid-19/sudah mendaftar jika ingin mengurus dokumen administrasi. Apakah Anda setuju?


Unilak 1 Juni 2021
Terpopuler
Waisak 26 Mei 2021 - APRIL
Foto
Idul Fitri 1442 BRK
Idul Fitri 1442 Syahrul Aidi
Kamis, 29 April 2021
7 Artis Indonesia dengan Bayaran Selangit
Selasa, 13 April 2021
Diungkap Sahabat, Billy Sering Bengong Sulit Lupakan Pesona Amanda Manopo
Rabu, 31 Maret 2021
Aa Gym Cabut Gugatan Cerai ke Teh Ninih
Jumat, 19 Maret 2021
Diduga Terlibat Perdagangan Anak sebagai PSK, Artis Cynthiara Alona Terancam 10 Tahun Penjara

Selebriti lainnya ...
Muswil PPP 29 Mei 2021
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
PKB Kampar - Catur Sugeng
Senin, 14 Juni 2021
Santri Rumah Qur'an Hajjah Rohana Tak Hanya Fokus Tahfiz Tapi Juga Belajar Pokok Keislaman
Selasa, 18 Mei 2021
Hukum Menggabung Puasa Qada Ramadan dan Syawal
Jumat, 07 Mei 2021
Rilis Lagu Bertema 'Tak Mudik', Azwa Nasyid dan Azam Voice Bikin Sedih Hilang
Rabu, 05 Mei 2021
4 Golongan Manusia Mendapat Kebahagian dan Kesengsaraan

Religi lainnya ...
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRD
Indeks Berita
Pesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021APRIL/RAPP - ImlekNyepi 14 Maret 2021 - APRIL RAPPHUT Kampar 2021 - APRIL-RAPP
www www