Rabu, 22 September 2021

Breaking News

  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!
Yamaha 21-25 September 2021

Selama Indonesia Merdeka Hak-hak Masyarakat Adat Melayu Kian Tergerus, LAMR akan Lakukan Ini
Rabu, 09 Juni 2021 08:00 WIB
Selama Indonesia Merdeka Hak-hak Masyarakat Adat Melayu Kian Tergerus, LAMR akan Lakukan Ini

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu (LAMR) Datuk Seri Syahril Abubakar optimistis keberadaan LAMR akan dapat mengangkat marwah masyarakat adat Melayu Riau.

Untuk mewujudkannya, perlu pemberdayaan masyarakat guna mengejar, minimal mensejajarkan langkah dalam hal perbaikan ekonomi.

"Kita sedang berusaha keras mensejahterakan masyarakat adat. Dalam rangka membina, mengembangkan adat budaya Melayu. Kemudian dalam rangka pemberdayaan masyarakat adat, ini tidak kalah penting lagi, bagaimana mereka bisa bekerja, menyaingi, minimal sama, baik dari sisi pekerjaan dan pendidikan," kata Datuk Seri Syahril bersempena Syukuran Milad ke-51 LAMR, di Balai Adat Melayu Riau, Senin (7/6/2021).

Menurut Datuk Seri Syahril, pada usia setengah abad lebih LAMR [berdiri 6 Juni 1970], dirinya bersama Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Datuk Seri Al Azhar, berusaha mewujudkan kesejahteraan masyarakat adat Riau, yang hingga kini masih berproses. Bicara kesejahteraan adalah pondasi dasar, sebelum berbicara kemajuan.

Datuk Seri Syahril kemudian mengulas kerisauannya, semakin tergerusnya hak-hak yang sudah semestinya didapatkan masyarakat adat Melayu Riau sendiri. Jutaan hektare lahan di provinsi ini, justru dikelola oleh orang lain. Sebagai anak jati Riau, rasa keadilan pun terusik. Dia pun berharap, masyarakat Riau, nantinya bisa menjadi tuan di negerinya sendiri.

"Selama Indonesia merdeka, hak-hak masyarakat adat semakin tergerus. Dijarah oleh pihak-pihak lain. Lahan sekian juta hektare yang ada, orang lain menggarap sampai 2 juta hektare bikin kebun. Lahan 1,6 juta hektare, digarap oleh 2 orang, dibuatkan HTI [hutan tanaman industri]. Tentu rasa keadilan kita sebagai orang Melayu, sebagai suku asli negeri ini, sangat tersentuh. Kalaulah ada yang menentang LAMR, apalagi dia puak Melayu pula, sedih kita menengoknya," tegasnya.

Karena itu, melalui momentum Milad ke-51 LAMR ini, Datuk Seri Syahril menegaskan perlunya satu usaha memajukan ekonomi masyarakat adat Riau, jika ingin bersaing, di tengah semakin pesatnya kemajuan.

Datuk Seri Syahril lantas menyinggung soal ekonomi, yang disebutnya sebagai kunci utama memajukan masyarakat adat, Datuk Seri Syahril kemudian juga menyinggung soal amanah yang tertuang dalam Perda Nomor 1 Tahun 2012 tentang LAMR, termasuk AD/ART dalam rangka mengembalikan hak-hak masyarakat adat.

Pengejawantahan amanah yang tertuang dalam Perda Nomor 1 Tahun 2012 tentang LAMR itu, harus ada terobosan yang kuat, untuk mengangkat masyarakat adat. LAMR sendiri, tengah berusaha memasuki bisnis perminyakan dengan membentuk Badan Usaha Masyarakat Adat (BUMA).

Menyinggung soal bisnis, menurut Datuk Seri Syahril, LAMR tidak berbisnis seperti anggapan banyak pihak. Tetapi, melalui BUMA-lah yang memainkan peran guna bersaing dalam usaha mengelola perminyakan di Blok Rokan.

"Hal inilah mendasari kita, berusaha bagaimana mengangkat masyarakat adat Melayu ini lebih baik. Tapi saya tegaskan, bukan LAMR, tidak. Yang berbisnis BUMA, badan usaha yang dibentuk," ungkap Datuk Seri Syahril.

Mengapa ini dilakukan, menurut dia, peluang yang sudah dibuka lebar oleh pemerintah pusat, harus cepat direspons. Salah satunya membentuk BUMA, agar bisa bersaing merebut peluang investasi di Blok Rokan itu.

Datuk Seri Syahril kemudian memberikan analogi, sebuah organisasi keagamaan seperti Muhammadiyah bisa berbisnis, padahal yang diurusnya agama. Pertanyaannya, apakah tergerus agama Islam, karena bisnisnya. Mereka buat sekolah, rumah sakit. Tujuannya, dalam rangka penguatan ekonomi.

"Kalau ekonomi kita kuat, kita pun bisa berbuat banyak," tegas Datuk Syahril.

Datuk Seri Syahril juga menyatakan tetap menghargai adanya kritikan, LAMR melalui BUMA yang dibentuknya ikut ke dalam bisnis perminyakan yang padat modal. Tetapi menurut dia, inilah upaya mengangkat marwah untuk masyarakat adat Riau.

Karena jika harapan ini berhasil, akan ada peluang untuk anak kemanakan menikmati Blok Rokan yang sudah sangat lama dikelola PT Chevron Pacific Indonesia (dulu PT Caltex Pacific Indonesia).

"Kalau kita tak boleh berbisnis. Tapi kita dituntut sejahtera, apakah cukup dengan hanya berpantun dan bersyair saja. Dulu Datuk-datuk kita memang berpantun-pantun, bersyair, bersajak. Tetapi hutan tanahnya belum ada yang mengusik. Dia bisa menggunakan tanah dan lautnya, maka dia bersenang dengan berpantun, bersajak, bersyair. Karena ekonominya terpenuhi," ujar Datuk Seri Syahril.

Di sisi lain, Datuk Seri Syahril juga menyinggung agar semua pihak melihat apa yang tengah diusahakan LAMR saat ini melihat dengan mindseat terbuka. Tidak hanya melihat sekarang, tetapi ke depan, termasuk masa lalu.

"Sepertinya, pemimpin-pemimpin Melayu masa lalu, intropeksi diri, siapa pun, kita ubah mindseat kita, jika memang mau maju bersama dengan masyarakat lainnya. Mungkin saja dulu, orang-orang tua kita saat menjadi pejabat tak bisa melawan aturan yang ketat. Tapi dengan alam demokrasi sekarang, pemerintah juga sudah membuka ruang, mengapa tidak kita manfaatkan," ujar Datuk Seri Syahril.

"Tinggal kita berupaya membuka komunikasi itu dengan baik. Kita tidak berkepentingan mengusik pemerintah. Tetapi bagaimana kepentingan kita diperhatikan. Ini bukan kepentingan LAMR secara individu, tetapi kalau masyarakat kita sejahtera, juga bagian dari bangsa Indonesia juga," papar Datuk Seri Syahril lagi.

Penulis : Satria Yonela Putra
Editor : Ali
Kategori : Ekonomi, Serba Serbi, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Senin, 20 September 2021
Wakil Ketua MPR Ingatkan Publik Tak Mengklaim Diri sebagai Kelompok Pancasilais
Senin, 13 September 2021
Kata NasDem Jika Amandemen Terbatas UUD 1945 Dilakukan, Malah Akan Buka Kontak Pandora
Kamis, 19 Agustus 2021
Tak Ingin Partainya dan MKD Dianggap Disfungsi, Junimart Pastikan Tindak Lanjuti Dugaan Pelanggaran Etik Arteria
Selasa, 17 Agustus 2021
Ajak Rakyat Merdeka Dari Pandemi, Aboebakar: Selalu Ada yang Berkhianat Seperti Korupsi Bansos

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 21 September 2021
Wabup Siak Hadiri Peresmian Tim Restorasi Gambut dan Rehabilitasi Mangrove Riau
Selasa, 21 September 2021
Wabup Siak Salurkan BantuanĀ  untuk Korban Kebakaran di Tualang
Selasa, 21 September 2021
PT RAPP dan PT APR Dorong Vaksinasi Capai 'Herd Immunity'
Selasa, 21 September 2021
Berjamaah, UAS Gandeng Lembaga Dakwah Bangun MTs di Bagan Benio

Serantau lainnya ...
Senin, 20 September 2021
Kabar Gembira, Mulai Hari Ini Sudah Bisa Sarapan di Warung Koffie Batavia Lagi
Jumat, 17 September 2021
Cara Pakai Aplikasi PeduliLindungi untuk Masuk Bioskop
Jumat, 10 September 2021
Pemuda Pancasila Turunkan 22 Kadernya untuk Bantu Pemerintah Tangani Covid-19
Selasa, 07 September 2021
Binatang Kesepian di Jerman Pakai Aplikasi Kencan Tinder Temukan Pemilik Baru

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...
Kamis, 26 Agustus 2021
Mau Investasi Kripto? Ini Kelebihan dan Kekurangan Bitcoin dan Ethereum yang Perlu Diketahui
Selasa, 17 Agustus 2021
PT CDI Siap Koneksikan Jaringan Internet Seluruh Kecamatan di Pelalawan
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 26 Agustus 2021
Agar Paru-Paru Kuat saat Terserang Covid-19, Rajin Konsumsi 4 Bahan Makanan Ini
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 20 September 2021
Dosen Unri Beri Pelatihan Warga Desa Sungai Masjid Membuat Kain Motif Ecoprint dari Tumbuhan dan Gulma
Sabtu, 18 September 2021
Fekonsos UIN Suska Riau Teken MoA dengan Fekon Unilak
Rabu, 15 September 2021
Inovatif, Mahasiswa KKN Unri Buat Handsanitizer Touchless untuk Masyarakat
Selasa, 14 September 2021
Tim PTDM UMRI Diseminasikan Dehydrator Betel Nut kepada Petani Desa Tanjung Alai Kampar

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

HUT TNI AL 10 September 2021 - DPRD Riau
Terpopuler

05

Kamis, 16 September 2021 23:38 WIB
PSPS Riau Tunjuk Jafri Sastra Sebagai Pelatih
HUT RI Ke-76 - APRIL
Foto
DPRD 1
DPRD 2
Jumat, 17 September 2021
Rizky Billar Jawab Isu Lesti Kejora Hamil Duluan, Muncul Isu Nikah Siri
Kamis, 26 Agustus 2021
Istri Buka Suara Soal Kabar Epy Kusnandar Pindah Agama
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah

Selebriti lainnya ...
DPRD 3
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Permata
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah
Selasa, 24 Agustus 2021
Rumah Yatim Salurkan Ratusan Paket Alquran dan Kitab ke Berbagai Ponpes di Pekanbaru dan Kampar Riau
Selasa, 27 Juli 2021
Sabah Ahmedi, Imam Termuda Inggris Lawan Stereotip Lewat Medsos
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban

Religi lainnya ...
PCR 3 Agustus 2021
Indeks Berita
HUT Riau 9 Agustus 2021 - SitiBhayangkara 2021 CAKAPLAHPelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakUIR 2021HUT Pekanbaru ke-237Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRDIdul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www