Minggu, 25 Juli 2021

Breaking News

  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!   ●   
  • Israel Tawarkan Vaksin yang Nyaris Kedaluwarsa ke Negara Lain   ●   
  • Singkirkan Spanyol Lewat Adu Penalti, Italia Lolos ke Final   ●   
  • Sindikat Vaksin Covid Palsu Ditangkap setelah Suntikkan Air Garam ke 2.000 Warga
Yamaha 17 Juli 2021

CAKAP RAKYAT:
Karla yang Tak Kunjung Padam di Riau
Senin, 14 Juni 2021 12:45 WIB
Karla yang Tak Kunjung Padam di Riau

(CAKAPLAH) - Karla adalah singkatan dari kebakaran lahan. Saya kayaknya kurang setuju ke depan dimasukkan 'hutan' menjadi Karhutla atau kebakaran hutan dan lahan untuk di Riau. Sebab, di daerah ini yang banyak adalah lahannya, bukan hutannya.

Beberapa kali kami ikut memadamkan Karhutla beberapa waktu lalu dengan heli, mobil dan main trabas dengan motor trail. Saya jarang melihat lagi yang namanya hutan (pohon besar) khususnya di Riau, yang banyak adalah lahan yang berbentuk lahan sawit, lahan gambut, lahan perkebunan, lahan sawah, bahkan ada lahan ilegal seluas 1,2 juta hektar yang isunya tak jelas pemiliknya, sudah menjadi lahan sawit.

Kalau pun ada hutan, yakni hutan sawit, hutan karet, hutan untuk bahan kertas seperti hutan konservasi. Kalau pun ada hutan alam, paling sedikit.

Kenapa ya kebakaran lahan terus terjadi di Indonesia, khususnya Riau? Dari tahun ke tahun sampai sekarang, sejarah yang pernah saya baca, awalnya banyak hutan alam yang dibakar, dikosongkan, ditumbangkan untuk sawit, karet, HTI dan lainnya.

Pokoknya semenjak toke-toke besar masuk, hancurlah hutan alam itu berubah fungsi. Termasuk masyarakat tempatan dan pendatang ikut membuka menanam sawit. Mulailah kebakaran lahan di Indonesia dan Riau terjadi sampai sekarang, dan tiap tahun juga negara membuang uang ratusan miliar untuk menghentikan kebakaran lahan yang terjadi untuk menyewa helikopter, pesawat, dan beli garam untuk hujan buatan. Belum biaya operasinalnya. Singkatnya, kebakaran lahan di Riau seakan tak pernah benar-benar padam.

Penindakan hukum juga dikenakan bagi pembakar lahan, tapi tetap juga ada hutan terbakar. Riau yang katanya mempunyai lahan sawit hampir 3,4 juta hektar lebih, bahkan yang terbesar di Indonesia dan info nya ada ratusan pabrik kelapa sawit. Sampai orang mengistilahkan, kalau dilihat dari bulan, Riau tak pernah mati kalau malam hari, kelihatan lampu mobil truk hilir mudik di semua jalan membawa sawit dan HTI.

Biasanya, sawit yang tua akan ditumbangkan untuk diremajakan. Butuh biaya juga dalam prosesnya. Ada oknum yang nekat memilih cara pintas dengan cara membakarnya saja. Akibatnya, polusi asap terjadi dan tak jarang api menyebar ke area lain.

Belum lagi, ada orang yang membuka lahan gambut dengan cara murah yakni juga dengan cara dibakar juga.

Apa kita setiap tahun harus jatuh di lubang yang sama, terus buang uang untuk memadamkan lahan yang terbakar. Ratusan miliar untuk menyewa heli dan lainnya. Sampai kapan? Kalau pun kita lihat, khususnya di Riau, yang terbakar lahan itu ya di daerah itu-itu saja.

Dari data yang dihimpun, kebakaran hutan dan lahan tahun 2017 dan 2018 kebakaran hutan dan lahan di Riau berturut-turut mencakup area seluas 6.866 ha dan 37.236 ha.

Sementara selama 2019 Karhutla mencakup area seluas 75.871 hektare (ha), jauh lebih luas dibandingkan cakupan karhutla tahun sebelumnya.

Kemudian, sepanjang tahun 2020, tepatnya sejak 11 Februari hingga Oktober 2020, luas hutan dan lahan yang terbakar di Riau mencapai 1587,66 hektar dengan jumlah hotspot 2.730 titik.

Untuk angggaran sendiri, tiap tahunnya di angka ratusan miliar. Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di Provinsi Riau pada tahun 2019 saja contohnya menyedot anggaran dana siap pakai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) lebih dari Rp468,66 miliar.

Melihat data di atas, apa tidak bisa dideteksi sedari awal bahwa kalau musim kemarau daerah itu harus dijaga, harus diawasi, jangan sampai terbakar, atau daerah tersebut seperti lahan gambut dibuat danau supaya airnya tidak kering agar tidak mudah terbakar. Sekali buang biaya mahal, tapi hasilnya efektif, dari pada tiap tahun buang miliaran rupiah hanya untuk memadamkan api. Belum capeknya tenaga dan fikiran.

Atau dicari sistem, bagaimana supaya lahan itu tidak terbakar tiap tahun di musim kemarau, dan kadang - kadang malu juga lahan yang terbakar itu mati karena hujan turun. Di samping ada yang mati karena semprotan heli dan manusia.

Kepada pemangku kebijakan, berfikirlah ke depan bagaimana lahan itu tidak terbakar dan bagaimana mencegahnya supaya tidak terbakar. Masak tidak bisa sih? Apa kita tunggu dulu lahan itu gundul baru tak ada yang membakar dan terbakar lagi.

Padahal kita tahu, tiap tahun khususnya di Riau sebelum kemarau datang selalu membuat status siaga kebakaran tapi tetap juga terbakar. Ayo Riau kita mampu ke depan mencegah hutan tidak terbakar lagi. Aamiin.

Penulis : Dr Zulkarnain Kadir SH MA, Pembina YLPI Riau.
Editor : Yusni
Kategori : Lingkungan, Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Kamis, 22 Juli 2021
MPR Desak Vaksin Dosis Ketiga untuk Nakes Dilakukan Secepatnya
Rabu, 14 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemerintah Telah Tetapkan PPKM Darurat MPR Minta Semua Harus Berdoa
Senin, 12 Juli 2021
MPR: Koperasi Sebagai Panglima Menjaga Ketahanan Ekonomi Nasional
Jumat, 09 Juli 2021
MPR: Penting untuk Hadirkan Kolaborasi dalam Hadapi Covid-19

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 25 Juli 2021
Sukamdi Terpilih sebagai Ketua Umum Masjid Paripurna An-Najah Tangkerang Utara
Sabtu, 24 Juli 2021
Patroli Skala Besar, Polres Rohul Salurkan Bantuan untuk Pedagang Kecil
Sabtu, 24 Juli 2021
APHI Lapor ke DLHK Riau Soal Dugaan 500 Ribu Hektare Lahan Konsesi IUPHHK-HTI Jadi Kebun Sawit Ilegal
Sabtu, 24 Juli 2021
Kwarcab Pramuka Pekanbaru gelar 45 Kegiatan di Seluruh Kwartir Ranting

Serantau lainnya ...
Rabu, 21 Juli 2021
Anak Didik AMS Juarai Pemilihan Bujang Dara Pekanbaru 2021
Selasa, 13 Juli 2021
Famys Hijab, Pilihan Tepat untuk Tampil Cantik Saat Idul Adha
Jumat, 09 Juli 2021
Berkembang Pesat, Irvan Asmara Sukses Dirikan AMS Modelling School
Kamis, 08 Juli 2021
DRV Beauty Store Jadi Ikon Kosmetik di Sungai Penuh, Produknya Lengkap dan Original

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas

Advertorial lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?
Jumat, 02 Juli 2021
Heboh Bill Gates dan Istrinya Sebenarnya sudah Meninggal Tahun 2013 Lalu
Minggu, 09 Mei 2021
5 Smartphone Terbaru dari Oppo Tahun 2021
Senin, 03 Mei 2021
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Kurang dari 2 Pekan Lagi

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 23 Juli 2021
Gelar FGD, Unilak Hadirkan Pakar dari Berbagai Disiplin Ilmu
Jumat, 23 Juli 2021
Dorong Terbentuk Presedium IKA UIN Kabupaten/kota, Abdul Wahid Roadshow ke Daerah
Sabtu, 17 Juli 2021
36 Lulusan STIA-I Diwisuda
Sabtu, 17 Juli 2021
Digembleng Selama Enam Bulan, Shifthink Ingin Ciptakan Para Programer Handal

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

PCR 15 Juli 2021
Terpopuler

02

Kamis, 22 Juli 2021 16:08 WIB
Ditahan Jaksa, Donna Fitria Menangis
Permata
Foto
Unilak 1 Juni 2021
Pelantikan Bupati Siak - Pemkab Siak
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah
Kamis, 01 Juli 2021
Peramal Mbak You Meninggal Dunia
Kamis, 29 April 2021
7 Artis Indonesia dengan Bayaran Selangit

Selebriti lainnya ...
Bhayangkara 2021 CAKAPLAH
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
UIR 2021
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban
Jumat, 02 Juli 2021
Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Seperti Apa yang Bisa Disebut Syahid?
Senin, 14 Juni 2021
Santri Rumah Qur'an Hajjah Rohana Tak Hanya Fokus Tahfiz Tapi Juga Belajar Pokok Keislaman
Selasa, 18 Mei 2021
Hukum Menggabung Puasa Qada Ramadan dan Syawal

Religi lainnya ...
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRD
Indeks Berita
Idul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www