Sabtu, 24 Juli 2021

Breaking News

  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!   ●   
  • Israel Tawarkan Vaksin yang Nyaris Kedaluwarsa ke Negara Lain   ●   
  • Singkirkan Spanyol Lewat Adu Penalti, Italia Lolos ke Final   ●   
  • Sindikat Vaksin Covid Palsu Ditangkap setelah Suntikkan Air Garam ke 2.000 Warga
Yamaha 17 Juli 2021

Ini Curhatan GTKHNK 35+ Riau di Hadapan Komisi II DPR RI
Kamis, 01 Juli 2021 21:51 WIB
Ini Curhatan GTKHNK 35+ Riau di Hadapan Komisi II DPR RI

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Forum Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori usia di atas tiga lima tahun (GTKHNK 35+) Provinsi Riau mendukung bahkan mendesak legislatif dan eksekutif untuk segera mengesahkan rancangan perubahan UU nomor 5 tahun 2014, terutama pada pasal 131 A hingga pasal 135 A.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Forum GTKHNK 35+ Provinsi Riau Desy Qadarsy saat diundang dalam acara Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Panitia Kerja (Panja) Komisi II DPR RI yang digelar 28 Juni 2021 lalu.

Kepada CAKAPLAH.COM, Desy mengatakan dalam pertemuan tersebut, pihaknya menekankan soal pasal tersebut karena sudah jelas dalam pasal 131 A, bahwa tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non PNS, pegawai pemerintah non pegawai negeri dan tenaga kontrak yang bekerja terus menerus berdasarkan keputusan yang dikeluarkan pada tanggal 15 Januari 2014 diangkat secara langsung menjadi PNS dengan memperhatikan batasan usia pensiun sebagaimana dimaksud dalam pasal 90.

"Kami ingin menegaskan bahwa benar-benar kami bermohon kepada Panja Revisi UU ASN nomor 5 tahun 2014 ini, bahwa masalah usia benar-benar diperhatikan. Kami terutama yang usia di atas 35 tahun ini sudah larut dalam usia kami dengan pekerjaan. Bukanlah kami selama ini tak bisa lulus PNS, bukan kami tidak ingin PNS, tapi memang di masa kami bekerja, pembukaan untuk PNS jarang sekali terjadi," ujar Desy, Kamis (1/7/2021).

Bahkan ada yang hampir 10 tahun pengabdian, belum juga dibuka untuk menjadi PNS. "Jadi inilah yang membuat kami sampai dengan usia kami yang terus bertambah, tak juga kami menjadi PNS. Jadi kami mohon ini untuk soal usia pengangkatan menjadi bisa menjadi perhatian," Cakapnya.

Selanjutnya adalah pada poin 2, pengangkatan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat 1 hanya didasarkan pada seleksi administrasi berupa verifikasi dan validasi surat keputusan pengangkatan.

"Kami berharap data ini benar-benar final dan diambil dari data kami para guru honorer yang betul-betul terdata di Dapodik. Kami tidak ingin, kami yang selama ini berjuang, kami yang bekerja, kami yang sudah bekerja sebagai honorer tapi kami tidak terdata bahkan tidak terangkat karena lain-lain hal," sebutnya.

Selanjutnya pada poin 3, pengangkatan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dilakukan dengan memprioritaskan yang memiliki masa kerja paling lama serta bekerja pada bidang fungsional, administratif dan pelayan publik.

"Kami tegaskan di sini pada masa kerja. Kami yang guru honor ini ada 2 model tingkatan daripada SK kami. Ada SK yang di-SK-kan oleh kepala sekolah dan ada yang SK oleh Pemerintah Daerah. Jangan sampai ini menjadi polemik pada saat pengangkatan," cakapnya.

Jadi diharapkan jika memang revisi ini benar-benar disahkan maka diharapkan pengangkatan ini benar-benar dari SK pengangkatan yang pertama.

"Karena jika nanti dihitung pada SK guru honor daerahnya atau diangkat dari APBD tentu kami tak termasuk. Karena banyak dari teman-teman kami baru mendapatkan pengangkatan SK itu diatas 2014. Ini yang menjadi persoalan," ungkapnya.

Selanjutnya terkait dengan adanya regulasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang membuat guru honorer galau. Bahkan di berita telah disampaikan regulasi PPPK akan diturunkan.

"Jujur saja kami dari seluruh honorer guru tenaga kependidikan 35 plus selama ini merasa di-PHP. Ini hanya angin segar untuk kami. Nyatanya sampai saat ini kami menganggap program PPPK itu adalah program yang gagal dan kami tidak mendapatkan sedikitpun keadilan terhadap kami guru honorer di atas 35 tahun," sebutnya.

"Bahkan formasi PPPK yang turun saat ini sama sekali tidak mengakomodir seluruh tenaga honorer dan jumlahnya sangat sedikit sekali," imbuhnya.

Lebih lanjut Desy mengatakan pihaknya sangat mendukung penuh dengan revisi ini.

"Dengan revisi UU tersebut kami akan dapat mewujudkan cita-cita kami menjadi PNS. Inilah yang kami inginkan dan kami sangat berharap dan mendukung penuh kerja dari Panja Revisi UU agar ini segera terwujud," pungkasnya.

Penulis : Unik Susanti
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Pendidikan, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Lainnya
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Kamis, 22 Juli 2021
MPR Desak Vaksin Dosis Ketiga untuk Nakes Dilakukan Secepatnya
Rabu, 14 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemerintah Telah Tetapkan PPKM Darurat MPR Minta Semua Harus Berdoa
Senin, 12 Juli 2021
MPR: Koperasi Sebagai Panglima Menjaga Ketahanan Ekonomi Nasional
Jumat, 09 Juli 2021
MPR: Penting untuk Hadirkan Kolaborasi dalam Hadapi Covid-19

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 23 Juli 2021
Ikut Berperan Aktif Penanganan Covid-19, Kapolres Pelalawan Beri Penghargaan Kepada FPK
Jumat, 23 Juli 2021
Kapolres Pelalawan Sosialisasi dan Imbau Warga Patuhi Prokes Sembari Salurkan Sembako
Jumat, 23 Juli 2021
Bupati Siak dan Bunda PAUD Buka Peringatan Hari Anak Nasional
Jumat, 23 Juli 2021
Serahkan Satu Unit Ambulan, Waka DPRD Pelalawan Apresiasi PT SLS

Serantau lainnya ...
Rabu, 21 Juli 2021
Anak Didik AMS Juarai Pemilihan Bujang Dara Pekanbaru 2021
Selasa, 13 Juli 2021
Famys Hijab, Pilihan Tepat untuk Tampil Cantik Saat Idul Adha
Jumat, 09 Juli 2021
Berkembang Pesat, Irvan Asmara Sukses Dirikan AMS Modelling School
Kamis, 08 Juli 2021
DRV Beauty Store Jadi Ikon Kosmetik di Sungai Penuh, Produknya Lengkap dan Original

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas

Advertorial lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?
Jumat, 02 Juli 2021
Heboh Bill Gates dan Istrinya Sebenarnya sudah Meninggal Tahun 2013 Lalu
Minggu, 09 Mei 2021
5 Smartphone Terbaru dari Oppo Tahun 2021
Senin, 03 Mei 2021
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Kurang dari 2 Pekan Lagi

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 23 Juli 2021
Gelar FGD, Unilak Hadirkan Pakar dari Berbagai Disiplin Ilmu
Jumat, 23 Juli 2021
Dorong Terbentuk Presedium IKA UIN Kabupaten/kota, Abdul Wahid Roadshow ke Daerah
Sabtu, 17 Juli 2021
36 Lulusan STIA-I Diwisuda
Sabtu, 17 Juli 2021
Digembleng Selama Enam Bulan, Shifthink Ingin Ciptakan Para Programer Handal

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

PCR 15 Juli 2021
Terpopuler

02

Kamis, 22 Juli 2021 16:08 WIB
Ditahan Jaksa, Donna Fitria Menangis
Permata
Foto
Unilak 1 Juni 2021
Pelantikan Bupati Siak - Pemkab Siak
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah
Kamis, 01 Juli 2021
Peramal Mbak You Meninggal Dunia
Kamis, 29 April 2021
7 Artis Indonesia dengan Bayaran Selangit

Selebriti lainnya ...
Bhayangkara 2021 CAKAPLAH
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
UIR 2021
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban
Jumat, 02 Juli 2021
Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Seperti Apa yang Bisa Disebut Syahid?
Senin, 14 Juni 2021
Santri Rumah Qur'an Hajjah Rohana Tak Hanya Fokus Tahfiz Tapi Juga Belajar Pokok Keislaman
Selasa, 18 Mei 2021
Hukum Menggabung Puasa Qada Ramadan dan Syawal

Religi lainnya ...
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRD
Indeks Berita
Idul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www