Minggu, 01 Agustus 2021

Breaking News

  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!   ●   
  • Israel Tawarkan Vaksin yang Nyaris Kedaluwarsa ke Negara Lain   ●   
  • Singkirkan Spanyol Lewat Adu Penalti, Italia Lolos ke Final   ●   
  • Sindikat Vaksin Covid Palsu Ditangkap setelah Suntikkan Air Garam ke 2.000 Warga
Yamaha 30 Juli 2021
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?


Merasa Ditipu 20 Tahun Lamanya, Warga Ngadu ke DPRD Siak Minta Usir PT WSSI
Kamis, 15 Juli 2021 15:25 WIB
Merasa Ditipu 20 Tahun Lamanya, Warga Ngadu ke DPRD Siak Minta Usir PT WSSI
Puluhan warga Kampung Buatan I dan Buatan II, Kecamatan Kotogasib, Kabupaten Siak, Riau melakukan aksi demo di Gedung DPRD Siak, Kamis (15/7/2021).

SIAK (CAKAPLAH) - Puluhan warga dari Kampung Buatan I dan Buatan II, Kecamatan Kotogasib, Kabupaten Siak, Riau melakukan aksi demo di Gedung DPRD Siak, Kamis (15/7/2021). Massa meminta perusahaan kebun kelapa sawit PT Wana Subur Sawit Indah (WSSI) agar diusir dan dicabut izin operasinya.

"Usir WSSI dari bumi Siak ini, kami sudah muak dibohongi, 20 tahun kami ditipu, kami ingin mereka hengkang saja," kata koordinator aksi Syafrizal, Kamis (15/7/2021).

Pendemo terus melakukan orasinya di depan Gedung DPRD Siak meminta pimpinan dewan untuk menemui mereka. Pendemo ingin mengadu tentang perbuatan PT WSSI terhadap warga tempatan yang dianggap sudah membodohi mereka.

"Mana anggota dewan? Sebelum datang kami tetap berdiri di sini sampai kalian carikan solusi untuk kami," kata para pendemo.

Setelah 30 menit berorasi, Ketua DPRD didampingi Wakil Ketua I Fairus dan anggota Komisi II Awaludin akhirnya mendatangi para pendemo. Fairus berhasil mendinginkan suasana, ia mengatakan akan menindaklanjuti aspirasi warga terkait konflik dengan PT WSSI.

"Persoalan WSSI ini kami di DPRD sudah lama mengamati. Memang sudah tidak benar perusahaan itu. Jangankan plasma, kebun inti mereka saja tidak digarap. Pokoknya kami di dewan akan pasang badan untuk masyarakat," kata Fairus.

Kemudian puluhan pendemo itu diajak berdiskusi di ruang hearing DPRD Siak untuk menjelaskan secara rinci apa yang diinginkan masyarakat terhadap PT WSSI.

Aksi warga itu dipicu oleh terjadinya konflik soal jatah lahan kebun plasma yang tak kunjung diberikan PT WSSI kepada warga tempatan. Padahal sesuai ketentuannya perusahaan perkebunan wajib membangun plasma 20 persen dari total konsesinya untuk petani lokal.

Tokoh masyarakat Kampung Buatan II, Thamrin mengatakan PT WSSI bahkan tidak mampu menggarap 50 persen dari total lahannya sesuai Izin Usaha Perkebunan (IUP) yang diketahui seluas 6.097 hektare.

"Sejak berdiri mereka tak pernah memperhatikan kami, sekarang kondisi lahan mereka sudah jadi hutan tak terurus. Kami ingin dicabut saja izinnya dan kembalikan saja lahan tersebut ke masyarakat," katanya.

Kemarahan memuncak saat warga mengetahui bahwa PT WSSI baru-baru ini mendapat Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) dari Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Riau untuk memanen kayu Akasia yang tumbuh di kawasan konsesinya seluas 1.577 hektare.

"WSSI sudah kelewatan, kemarin pihak WSSI mengadakan pertemuan dengan kepala kampung Buatan I, Buatan II, Sri Gemilang dan Rantau Panjang untuk membahas fee dari kayu Akasia yang akan dijual. WSSI menawarkan kepada pihak kampung akan mendapat Rp8.000 per ton, ini sudah tak masuk akal dan kami tolak. Kenapa mereka tidak memberikan pengelolaan kayu itu kepada koperasi, padahal mereka sudah bekerjasama dengan empat koperasi di Kotogasib," terang Thamrin.

Karena hal itu, warga meminta kepada DPRD untuk menghentikan aktifitas pemanenan kayu di kawasan PT WSSI itu, sampai masyarakat mendapatkan negosiasi dan kejelasan dari pihak perusahaan.

"Tolong Pak dewan tinjau ke lokasi agar perusahaan menghentikan aktifitasnya di sana sebelum konflik selesai, kalau tidak masyarakat ambil tindakan sendiri," ancam warga.

Menanggapi apa yang disampaikan warga, Ketua DPRD Siak H Azmi mengaku akan komitmen untuk menyelesaikan konflik antara warga dan PT WSSI. Bahkan Azmi sudah melayangkan surat kepada Polda Riau agar membackup dan mengamankan lokasi konflik.

"DPRD sudah melayangkan surat untuk Kapolda Riau meminta agar WSSI tidak melakukan aktifitas apapun di tengah konflik. Bahkan kami berencana hari Senin besok akan mendatangi DPMPTSP untuk meminta mencabut IPK WSSI itu, karena menurut kami IPK itu juga menjadi tanda tanya kenapa bisa diterbitkan," kata Azmi.

Azmi mengatakan akan memperjuangkan hak masyarakat yang diabaikan oleh PT WSSI. Terkait pemanfaatan kayu Azmi mendukung pengelolaan dialihkan kepada koperasi sebagai kompensasi atas tidak adanya plasma dari perusahaan tersebut.

"Kami paham seandainya ada plasma dibangun perusahaan itu maka masyarakat pasti sudah sejahtera sekarang. Tapi karena tidak adanya itikad baik perusahaan akhirnya warga marah itu wajar. Sekarang muncul IPK, artinya mereka masih akan menipu masyarakat dengan memanfaatkan hutan alam yang akan mereka jual, dan masyarakat tidak dapat apa-apa selama 20 tahun. Jujur saya geram mendengarnya. Apapun dan siapapun yang intimidasi saya tidak mundur, saya akan tuntaskan persoalan ini," katanya berapi-api.

Ternyata, Pemkab Siak juga telah mengajukan surat ke Menteri Pertanian RI dengan Nomor:590/BPT/IV/2021/140.0 itu meminta kepada Kementerian Pertanian RI agar meninjau ulang izin usaha perkebunan PT WSSI.

Alasannya, karena hingga saat ini perusahaan belum dapat memenuhi kewajiban-kewajiban sesuai dengan aturan yang berlaku sehingga menimbulkan konflik berkepanjangan di lapangan baik dengan masyarakat maupun dengan pihak swasta lainnya.

Salah satunya, seperti yang dikutip dari surat yang ditandatangani langsung oleh Bupati Siak Alfedri tersebut, PT WSSI hingga saat ini belum membangun kebun plasma paling sedikit 20 persen dari luas areal diusahakan.

Sebelumnya pada 23 Juni 2021 lalu, Bupati Alfedri juga menyampaikan langsung kepada Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Surya Tjandra, agar lahan konsesi PT WSSI dijadikan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).

Sebab menurut Alfedri, jika lahan tersebut diberikan ke masyarakat, akan dapat meningkatkan perekonomian, terkhusus warga tempatan.

Penulis : Wahyu
Editor : Yusni
Kategori : Peristiwa, Hukum, Kabupaten Siak
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?

Berita Lainnya
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Sabtu, 31 Juli 2021
MPR Desak Mensos Tindak Lanjuti Temuan Data Ganda Penerima Bansos
Kamis, 22 Juli 2021
MPR Desak Vaksin Dosis Ketiga untuk Nakes Dilakukan Secepatnya
Rabu, 14 Juli 2021
Darurat Covid-19, Pemerintah Telah Tetapkan PPKM Darurat MPR Minta Semua Harus Berdoa
Senin, 12 Juli 2021
MPR: Koperasi Sebagai Panglima Menjaga Ketahanan Ekonomi Nasional

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 31 Juli 2021
Cegah Pungutan Liar, Polsek Ukui Sosialisasi Rutin Saber Pungli kepada Masyarakat
Sabtu, 31 Juli 2021
Jamin Keamanan Masyarakat, Polsek Pangkalan Lesung Giatkan KRYD
Sabtu, 31 Juli 2021
Operasi Yustisi di Masa AKB, Polsek Pangkalan Kuras Kembali Pantau Wilkum dari Paparan Covid-19
Sabtu, 31 Juli 2021
Polsek Kuala Kampar Laksanakan Patroli KRYD

Serantau lainnya ...
Rabu, 21 Juli 2021
Anak Didik AMS Juarai Pemilihan Bujang Dara Pekanbaru 2021
Selasa, 13 Juli 2021
Famys Hijab, Pilihan Tepat untuk Tampil Cantik Saat Idul Adha
Jumat, 09 Juli 2021
Berkembang Pesat, Irvan Asmara Sukses Dirikan AMS Modelling School
Kamis, 08 Juli 2021
DRV Beauty Store Jadi Ikon Kosmetik di Sungai Penuh, Produknya Lengkap dan Original

Gaya Hidup lainnya ...
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional
Jumat, 28 Agustus 2020
Jaga Ketahanan Listrik di Batam, PGN dan PT Energi Listrik Batam (ELB) Teken Perjanjian Jual Beli Gas

Advertorial lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?
Jumat, 02 Juli 2021
Heboh Bill Gates dan Istrinya Sebenarnya sudah Meninggal Tahun 2013 Lalu
Minggu, 09 Mei 2021
5 Smartphone Terbaru dari Oppo Tahun 2021
Senin, 03 Mei 2021
Aturan Privasi Baru WhatsApp Berlaku Kurang dari 2 Pekan Lagi

Tekno dan Sains lainnya ...
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak
Selasa, 13 April 2021
Tips Sehat saat Puasa: Olahraga Ringan dan Penuhi Nutrisi

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Selasa, 27 Juli 2021
Tingkatkan Inovasi Teknologi Terapan Bidang MKG, PCR dan BMKG Jalin Kerja Sama
Selasa, 27 Juli 2021
Tim Kukerta Balek Kampung Unri Sialang Sakti Berikan Spanduk dan Logo
Selasa, 27 Juli 2021
Kukerta Unri Desa Ujung Batu Timur Serahkan 1.000 Batang Bibit Tanaman Buah kepada Masyarakat
Senin, 26 Juli 2021
Mahasiswa Kukerta Unri di Desa Pulau Terap Kampar Lakukan Penyemprot Disinfektan

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...
Polling
Perlukah Gubernur Riau dan Walikota/Bupati Menyampaikan Permohonan Maaf atas Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Pemberlakuan PPKM Level 4?


PCR 15 Juli 2021
Terpopuler
Permata
Foto
Unilak 1 Juni 2021
Pelantikan Bupati Siak - Pemkab Siak
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah
Kamis, 01 Juli 2021
Peramal Mbak You Meninggal Dunia
Kamis, 29 April 2021
7 Artis Indonesia dengan Bayaran Selangit

Selebriti lainnya ...
Bhayangkara 2021 CAKAPLAH
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
UIR 2021
Selasa, 27 Juli 2021
Sabah Ahmedi, Imam Termuda Inggris Lawan Stereotip Lewat Medsos
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban
Jumat, 02 Juli 2021
Meninggal Dunia Akibat Covid-19 Seperti Apa yang Bisa Disebut Syahid?
Senin, 14 Juni 2021
Santri Rumah Qur'an Hajjah Rohana Tak Hanya Fokus Tahfiz Tapi Juga Belajar Pokok Keislaman

Religi lainnya ...
Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRD
Indeks Berita
Idul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www