Jumat, 17 September 2021

Breaking News

  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!
Yamaha 17 September 2021

CAKAP RAKYAT
Akselerasi Reformasi Birokrasi
Senin, 02 Agustus 2021 10:27 WIB
Akselerasi Reformasi Birokrasi

KATA birokrasi rasanya sudah akrab di telinga kita, dan tentunya sudah lazim digunakan dalam kehidupan kita sehari-hari. Mendengar kata birokrasi, pikiran kita akan langsung terhubung dengan sesuatu yang berbelit-belit, kaku, penuh dengan formalitas, termasuk juga didalamnya adalah hierarki yang panjang dan kekuasaan.

Birokrasi memang sering digambarkan sebagai sesuatu yang buruk, lambat, dan cenderung menghambat kemajuan. Kata ini juga biasa diidentikkan dengan proses administrasi pemerintahan yang kolot dan tidak adaptif dengan perubahan kemajuan teknologi.

Intinya, kalau kita bicara birokrasi maka akan selalu dikaitkan dengan hal-hal yang cenderung negatif. Padahal jika kita kembali pada substansi, istilah birokrasi itu sendiri sebenarnya bukanlah diasosiasikan pada sesuatu yang buruk, namun lebih pada suatu sistem kerja yang bersifat teratur dan sistematis.

Bahkan jika kita mereview kembali pendapat Maximilian Karl Emil Weber yang dikenal sebagai Bapak Birokrasi Modern dalam bukunya The Theory of Social and Economic Organization, birokrasi itu dimaksudkan sebagai cara bekerja dengan efisien dan rasional.

Lebih lanjut Sosiolog berkebangsaan Jerman itu juga memperkenalkan prinsip-prinsip dasar birokrasi rasional dan profesional yaitu: standardisasi dan formalisasi, pembagian kerja dan spesialisasi, hierarki otoritas, profesionalisasi, dan dokumen tertulis. Alih-alih untuk menghambat, kelima prinsip birokrasi itu justru untuk menjamin kelancaran dan efektivitas pelaksanaan tugas kerja.

Seiring berjalannya waktu, birokrasi perlahan-lahan kemudian berubah makna menjadi kebalikan dari substansinya. Bahkan kalau kita merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata birokrasi memiliki arti yang salah satunya adalah cara bekerja atau susunan pekerjaan yang serba lamban, serta menurut tata aturan (adat dan sebagainya) yang banyak liku-likunya dan sebagainya.

Pengertian kata birokrasi dalam KBBI tersebut, menunjukkan bagaimana birokrasi itu sebenarnya digambarkan di Indonesia. Hal ini mengindikasikan bahwa memang ada permasalahan birokrasi yang nyata dan telah lama berakar dalam kehidupan kita.

Secara lebih rinci, terdapat enam permasalahan utama birokrasi di Indonesia yang dirumuskan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia (Perpres) Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformasi Birokrasi 2010-2025, yaitu:

organisasi pemerintahan belum tepat fungsi dan tepat ukuran (right sizing);
adanya peraturan perundang-undangan di bidang aparatur negara yang masih tumpang tindih, inkonsisten, tidak jelas, dan multitafsir;
alokasi SDM aparatur negara dalam hal kuantitas, kualitas, dan distribusi PNS menurut teritorial tidak seimbang, tingkat produktivitas PNS masih rendah, dan manajemen SDM aparatur belum dilaksanakan secara optimal untuk meningkatkan profesionalisme, kinerja pegawai, dan organisasi;
masih adanya praktek penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dan belum mantapnya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah;
pelayanan publik belum dapat mengakomodasi kepentingan masyarakat dan belum memenuhi hak-hak dasar warga negara/penduduk;
pola pikir (mind-set) dan budaya kerja (culture-set) birokrat belum sepenuhnya mendukung birokrasi yang efisien, efektif dan produktif, dan profesional, serta birokrat belum benar-benar memiliki pola pikir yang melayani masyarakat, belum mencapai kinerja yang lebih baik (better performance), dan belum berorientasi pada hasil (outcomes).

Keenam masalah utama birokrasi tersebut dinilai masih relevan dengan kondisi saat ini. Masalah dasar lainnya yang juga tidak kalah pentingnya, yaitu faktor kepemimpinan. Faktor ini merupakan kunci yang menentukan bagaimana birokrasi itu dijalankan. Pimpinan yang berorientasi pada kepentingan sepihak dan kekuasaan semata, akan menjadi masalah serius yang menghambat reformasi birokrasi.

Fungsi pimpinan pada institusi pemerintahan itu sebenarnya adalah sebagai leader yang memberikan keteladanan, dan merupakan orang terdepan yang memulai perubahan birokrasi ke arah yang lebih baik. Betapapun baiknya peraturan dan kebijakan yang ada, tidak akan menghasilkan dampak yang berarti bila pimpinannya tidak mau bersungguh-sungguh dalam mewujudkan birokrasi yang berkualitas.

Berpijak dari berbagai permasalahan birokrasi pemerintahan tersebut, maka pemerintah melalui Perpres Nomor 81 Tahun 2010 telah menetapkan tujuan reformasi birokrasi yaitu untuk menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik adaptif, berintegritas, berkinerja tinggi, bersih dan bebas korupsi, kolusi dan nepotisme, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.

Tujuan reformasi birokrasi tersebut merupakan pengembangan dari visi reformasi birokrasi yang telah ditetapkan melalui Perpres yang sama, yaitu terwujudnya pemerintahan kelas dunia. Pada Perpres tersebut dijelaskan bahwa pemerintahan kelas dunia yaitu pemerintahan yang profesional dan berintegritas tinggi yang mampu menyelenggarakan pelayanan prima kepada masyarakat dan manajemen pemerintahan yang demokratis agar mampu menghadapi tantangan pada abad ke-21 melalui tata kelola pemerintahan yang baik pada tahun 2025.

Pelaksanaan reformasi birokrasi di Indonesia kini telah berada pada periode ketiga atau tahap terakhir dari grand design reformasi birokrasi nasional, yaitu periode 2020-2024. Berdasarkan pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Permen PAN-RB) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Road Map Reformasi Birokrasi 2020-2024, reformasi birokrasi pada tahap akhir ini diharapkan menghasilkan karakter birokrasi yang berkelas dunia (world class bureaucracy) yang dicirikan dengan beberapa aspek, yaitu pelayanan publik yang semakin berkualitas dan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif dan efisien.

Lebih lanjut Permen PAN-RB tersebut menguraikan bahwa pencapaian tujuan reformasi birokrasi diukur melalui indikator global yaitu diantaranya: Ease of Doing Business yang dikeluarkan oleh World Bank, Corruption Perceptions Index dari Transparency International, Government Effectiveness Index oleh World Bank, dan Trust Barometer oleh Edelman. Sedangkan sasaran reformasi birokrasi yang akan dicapai adalah birokrasi yang bersih dan akuntabel, birokrasi yang kapabel, dan pelayanan publik yang prima. Capaian ketiga sasaran tersebut diukur dari tujuh indikator yang dinilai oleh institusi dalam negeri yang diakui dan terpercaya.

Mengingat akan berakhirnya tahapan terakhir dari grand design reformasi birokrasi nasional, maka sangat perlu bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi reformasi birokrasi di semua area perubahan. Untuk itu pemerintah perlu mengevaluasi sampai sejauh mana capaian ataupun progress dari upaya reformasi birokrasi yang dilakukan. Melalui evaluasi yang terbuka dan holistik akan diperoleh data dan informasi yang akurat tentang berbagai faktor yang menjadi penghambat dari pencapaian tujuan reformasi birokrasi. Langkah berikutnya dilanjutkan dengan menyusun formulasi dan strategi yang efektif untuk dapat diimplementasikan menjadi aksi konkret.

Akselerasi reformasi birokrasi tentunya dapat terwujud bila adanya partisipasi aktif dan dukungan dari semua elemen masyarakat di luar pemerintah, seperti masyarakat sipil, dunia usaha, dan media massa. Karenanya pemerintah perlu membangun komunikasi dan menjalin kerja sama yang harmonis dengan semua pihak terkait, sebagai mitra yang sejajar dalam mewujudkan birokrasi kelas dunia sebagaimana yang diharapkan.

Terakhir, kata kunci dari keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi itu adalah meningkatnya kepercayaan atau trust masyarakat kepada pemerintah. Kepercayaan masyarakat inilah yang menjadi pondasi yang menguatkan suatu pemerintahan. Masyarakat yang percaya pada suatu pemerintahan akan memberikan dukungan tanpa diminta, karena sejatinya mereka yakin bahwa dukungan yang mereka berikan adalah manfaat yang akan mereka terima kembali di kemudian hari.

Penulis : Dr. Biryanto, Ketua Pokja Penguatan Pengawasan Tim Reformasi Birokrasi Bappedalitbang Provinsi Riau
Editor : Yusni
Kategori : Pemerintahan, Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Rabu, 20 Maret 2019 22:01 WIB
KI Riau Dorong Terbentuknya KI Inhu
Selasa, 14 Agustus 2018 15:00 WIB
KPK: LHKPN Modal untuk Bersih dan Anti Korupsi
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Senin, 13 September 2021
Kata NasDem Jika Amandemen Terbatas UUD 1945 Dilakukan, Malah Akan Buka Kontak Pandora
Kamis, 19 Agustus 2021
Tak Ingin Partainya dan MKD Dianggap Disfungsi, Junimart Pastikan Tindak Lanjuti Dugaan Pelanggaran Etik Arteria
Selasa, 17 Agustus 2021
Ajak Rakyat Merdeka Dari Pandemi, Aboebakar: Selalu Ada yang Berkhianat Seperti Korupsi Bansos
Sabtu, 14 Agustus 2021
Anggota DPR Ini Sebut Kebijakan PPKM Bawa Indonesia Keluar dari Puncak Kasus Covid-19

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 17 September 2021
Latihan Perang Kota, Sat Brimob Polda Riau Beraksi di Mal SKA Pekanbaru
Jumat, 17 September 2021
Dekranasda dan PKK Siak Berikan Mesin Cuci untuk Ponpes Darul Hupaz
Jumat, 17 September 2021
Duet Alfedri-Putra Berhasil Juarai Turnamen Tenis PU Tarukim Siak Cup 2021
Jumat, 17 September 2021
Ciptakan Lingkungan Belajar Berkualitas, PKG PAUD Rumbai Gelar Bimtek

Serantau lainnya ...
Jumat, 17 September 2021
Cara Pakai Aplikasi PeduliLindungi untuk Masuk Bioskop
Jumat, 10 September 2021
Pemuda Pancasila Turunkan 22 Kadernya untuk Bantu Pemerintah Tangani Covid-19
Selasa, 07 September 2021
Binatang Kesepian di Jerman Pakai Aplikasi Kencan Tinder Temukan Pemilik Baru
Selasa, 24 Agustus 2021
Jam Tangan Pria Bermerek yang Sayang Anda Lewatkan

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...
Kamis, 26 Agustus 2021
Mau Investasi Kripto? Ini Kelebihan dan Kekurangan Bitcoin dan Ethereum yang Perlu Diketahui
Selasa, 17 Agustus 2021
PT CDI Siap Koneksikan Jaringan Internet Seluruh Kecamatan di Pelalawan
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 26 Agustus 2021
Agar Paru-Paru Kuat saat Terserang Covid-19, Rajin Konsumsi 4 Bahan Makanan Ini
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 15 September 2021
Inovatif, Mahasiswa KKN Unri Buat Handsanitizer Touchless untuk Masyarakat
Selasa, 14 September 2021
Tim PTDM UMRI Diseminasikan Dehydrator Betel Nut kepada Petani Desa Tanjung Alai Kampar
Senin, 13 September 2021
Mahasiswa Umri Ajarkan Pelaku UMKM Bencah Lesung Cara Packing dan Branding Produk
Jumat, 10 September 2021
Kerjasama dengan BI, Fekonsos UIN Suska Riau Gelar Kuliah Umum

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

HUT TNI AL 10 September 2021 - DPRD Riau
Terpopuler

03

05

HUT RI Ke-76 - APRIL
Foto
DPRD 1
DPRD 2
Jumat, 17 September 2021
Rizky Billar Jawab Isu Lesti Kejora Hamil Duluan, Muncul Isu Nikah Siri
Kamis, 26 Agustus 2021
Istri Buka Suara Soal Kabar Epy Kusnandar Pindah Agama
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah

Selebriti lainnya ...
DPRD 3
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Permata
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah
Selasa, 24 Agustus 2021
Rumah Yatim Salurkan Ratusan Paket Alquran dan Kitab ke Berbagai Ponpes di Pekanbaru dan Kampar Riau
Selasa, 27 Juli 2021
Sabah Ahmedi, Imam Termuda Inggris Lawan Stereotip Lewat Medsos
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban

Religi lainnya ...
PCR 3 Agustus 2021
Indeks Berita
HUT Riau 9 Agustus 2021 - SitiBhayangkara 2021 CAKAPLAHPelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakUIR 2021HUT Pekanbaru ke-237Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRDIdul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www