Jumat, 03 Desember 2021

Breaking News

  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen
Yamaha 1-3 Desember 2021

Hakim Minta JPU Beri Salinan BAP ke Korban Kejahatan Perbankan di BJB Pekanbaru
Senin, 23 Agustus 2021 19:53 WIB
Hakim Minta JPU Beri Salinan BAP ke Korban Kejahatan Perbankan di BJB Pekanbaru

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Arif Budiman, korban perkara kejahatan perbankan di Bank Jawa Barat Banten (BJB) cabang Pekanbaru menjadi saksi di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Senin (23/8/2021). Keterangan diberikan untuk terdakwa Indra Osmer Gunawan Hutahuruk.

Arif dihadirkan langsung oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Zurwandi, ke Pengadilan Negeri Pekanbaru sedangkan terdakwa berada di Rutan Klas I. Saksi memberikan keterangan di hadapan majelis hakim yang diketuai Dahlan Tarigan.

Arif menjelaskan, dirinya sudah menjadi nasabah BJB Pekanbaru sejak 2011. Dia menjadi nasabah membawa 26 perusahaan, beberapa di antara atas nama pribadi. "Selebihnya kuasa, rekening atas nama perusahaan yang saya bawa dan uang masuk ke saya," kata Arif.

Seiring berjalannya waktu, Arif mulai curiga ada transaksi mencurigakan. Uang pencairan pekerjaan dirinya sebagai kontraktor masuk tapi tidak pernah diterima oleh dirinya.

Transaksi mencurigakan itu terungkap setelah Arif melakukan rekonsiliasi dengan manajemen BJB Pekanbaru. Dari sana terungkap ada transaksi dari ratusan juta hingga miliaran. "Uang saya dicuri, dia (terdakwa Osmer) yang melakukan, saya ada buktinya," tegas Arif.

Arif menjelaskan, transaksi sering dilakukan terdakwa Osmer tanpa sepengetahuan dirinya. Tanda tangannya juga dipalsukan dan terdakwa Osmer mengambil cek rekening atas nama dirinya.

"Jadi pernah dia mengambil cek ketika berurusan dengan karyawan saya. Transaksi dilakukan hari berikutnya tanpa sepengetahuan saya," kata Arif.

Arif menyebut ada transaksi terhadap delapan perusahaan atas nama pribadinya. Nilainya bahkan pernah mencapai Rp1,2 miliar tanpa sepengetahuan dirinya sebagai nasabah.

Beberapa transaksi sudah dikantongi buktinya oleh Arif saat rekonsiliasi dengan BJB. Namun dirinya tidak diberikan semua bukti oleh BJB Pekanbaru meskipun sudah mengirimkan surat resmi.

Bukti-bukti itu juga diserahkan Arif ke penyidik Polda Riau. Arif ingin kasus ini dikembangkan karena dirinya mengaku kehilangan uang puluhan miliar, bukan Rp3 miliar lebih yang disebut penyidik. "Kata penyidik saat itu akan dikembangkan tapi sampai sekarang tidak ada," sebut Arif.

Hakim mempertanyakan terkait aliran dana ke rekening sesuai yang tertuang dalam Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) tapi, Arif tidak mengetahuinya secara detail. "Anda kan korban, harusnya dikasih oleh penyidik berita acaranya. Biar bisa menjelaskan secara rinci," kata hakim ketua, Dahlan.

Arif menyebut, dirinya sudah berulang kali meminta kepada penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau tapi tidak diberi. "Itu adalah hak Anda. Harus transparan, tidak ada yang ditutupi," kata Dahlan.

Dahlan mengingatkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), Zurwendi, untuk memberikan terdakwa salinan berkas perkara. JPU menyebut, sebelum persidangan saksi korban sudah membaca berkas tersebut. "Tidak bisa begitu jaksa, harus diberi, kita saja kalau diminta salinan putusan, diberi," tutur Dahlan.

Karena ada sejumlah bukti tidak dipegang Arif, hakim menunda persidangan untuk dilanjutkan Kamis depan. "Persidangan memang membuktikan materil tapi juga formil, perlu bukti surat, ini harus diserahkan ke saksi apalagi dia korban agar mempermudah sidang," pinta Arif.

Usai persidangan, Arif menyebut sudah mensomasi BJB Pekanbaru. Hal itu terkait permintaan bukti transaksi yang dilakukan terdakwa Osmer tapi tidak pernah diserahkan pihak bank. "Ada ribuan transaksi, tidak semua yang diberitahukan kepada saya, somasi ini meminta bukti-bukti itu," kata Arif.

Menurut Arif, pihaknya belum mendapat data dari penyidik. Bukti yang dibawanya ke persidangan hanya bukti pengaduan dari BJB dan tambahan transaksi korban yang belum ditindaklanjuti oleh penyidik.

"Kita puas (dengan pertanyaan hakim) tidak ada tanda tangan saya (di cek), bukan dari pihak saya (pencairan) dan pada saat rekonsiliasi di BJB pernah cek keluar satu hari dengan salah satu perusahaan. Itu dua kali buku cek keluar makanya itu dipertanyakan siapa yang ambil cek, sampai saat ini tidak pernah dikasih," jelas Arif.

Arif mengungkapkan, ada sekitar 1.800 sampai 1.900 lebih transaksi melalui rekeningnya. "Ada sebagian yang sepengetahuan saya, nilai yang tidak saya ketahui sekitar Rp20 miliar lebih. Untuk yang 9 transaksi Rp3 miliar tapi 9 itu dengan transaksi yang dilakukan BJB," papar Arif.

Perkara ini juga menjerat teller BJB, Tarry Dwi Cahya (berkas penuntut terpisah). Untuk terdakwa Tarry mengajukan keberatan atau eksepsi atas dakwaan JPU sedangkan Osmer tidak.

JPU dakwaannya menyebutkan, terdakwa Indra Osmer secara bersama-sama dengan Tarry Dwi Cahya (dilakukan penuntutan terpisah) pada 13 Oktober 2017 sampai 30 Desember 2017 di Kantor BJB Pekanbaru melakukan perbuatan yang melawan hukum.

"Terdakwa (Osmer) sebagai orang yang melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan perbuatan dengan sengaja membuat atau menyebabkan adanya pencatatan palsu dalam pembukuan atau dalam laporan, maupun dalam dokumen atau laporan kegiatan usaha, laporan transaksi atau rekening suatu bank," kata JPU.

Akibat perbuatannya, kedua terdakwa diancam pidana dalam Pasal 49 ayat (1) huruf a dan Pasal 49 ayat (2) huruf b Undang-undang RI Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1992, tentang Perbankan jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Penulis : CK2
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Hukum, Kota Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Minggu, 31 Oktober 2021
Arzetti Dukung Pemerintah Sosialisasikan Bahaya BPA
Minggu, 31 Oktober 2021
Komisi III Segera Bahas RUU Jabatan Hakim
Sabtu, 30 Oktober 2021
Rachmat Gobel Kritik APBN Dialokasikan untuk Proyek Kereta Cepat
Jumat, 29 Oktober 2021
BKSAP Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkualitas Capai SDGs

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 02 November 2021
Gajah Seberat 2 Ton Ditemukan Mati di Bukit Apolo Pelalawan
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 03 Desember 2021
Kunjungi Para Korban Kebakaran, Jhoni Charles Berikan Bantuan Sembako
Kamis, 02 Desember 2021
BKNDI Siap Fasilitasi Desa di Bengkalis Ikut Workshop Tajaan Kemendagri
Kamis, 02 Desember 2021
PPID Kabupaten Siak Raih Predikat Menuju Informatif
Kamis, 02 Desember 2021
Siak Juara 1 Lomba Masak Kenduri Riau

Serantau lainnya ...
Selasa, 30 November 2021
Kisah Sukses Famys Hijab, Pelopor dan Produsen Gamis Malaysia Terbesar
Minggu, 28 November 2021
Kunjungi Butik Sakinah, Menteri Koperasi dan UKM Dorong Industri Fashion Angkat Kearifan Lokal
Senin, 22 November 2021
Dukung Pebalap di Mandalika World Superbike 2021, Komunitas Honda CBR Nobar hingga Meet & Greet
Minggu, 21 November 2021
Dihadiri Bupati dan Wabup Rohil, Forci Riau Pesisir Serahkan 100 Paket Sembako kepada Masyarakat

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Senin, 29 November 2021
WHO Akui Belum Ada Bukti Varian Omicron Covid-19 Lebih Menular
Kamis, 21 Oktober 2021
Ubah Citra, Facebook akan Ganti Nama Perusahaan?
Senin, 04 Oktober 2021
Trump Minta Hakim Paksa Twitter Kembalikan Akunnya
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 30 November 2021
Wanita Malaysia Punya Golongan Darah Emas, Cuma 43 Orang di Bumi
Rabu, 27 Oktober 2021
Dikira Kena Covid-19, Gadis Ini Ternyata Sakit Parah Akibat Isap Vape
Sabtu, 23 Oktober 2021
Kisah Penyintas Covid-19, Berpikiran Positif dan Bermental Baja hingga Sembuh
Senin, 04 Oktober 2021
Gaya Hidup Tak Sehat Biang Banyak Anak Muda Derita Penyakit Jantung

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 29 November 2021
Kembangkan Potensi Daerah, UIR Teken Kerjasama dengan Pemkab Pelalawan
Sabtu, 27 November 2021
Mahasiswa Prodi Perminyakan UIR Raih Juara pada Northern Sumatera Forum SKK Migas
Kamis, 25 November 2021
Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab Ikuti Leadership Camp
Rabu, 24 November 2021
HKI STAIN Gelar Seminar Peran dan Tantangan Hukum Keluarga di Era Revolusi Industri 4.0

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

Permata
Terpopuler
DPRD Riau 1 Panglima
Foto
PT PER 2021
Senin, 22 November 2021
Bikin Mewek, Gala Ingin Telepon Vanessa Angel & Bibi karena Rindu
Kamis, 04 November 2021
Vanessa Angel dan Suami Tewas Kecelakaan di Tol Jombang
Rabu, 27 Oktober 2021
Lucinta Luna Blak-blakan Soal Muhammad Fattah, Ungkap Settingan Bikin Tertekan dan Prank
Kamis, 21 Oktober 2021
Penampilan Terbaru Ivan Gunawan Ramai Disebut Mirip Nikita Mirzani

Selebriti lainnya ...
Diskes Riau November 2021 Ok
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
DPRD Riau 1
Rabu, 24 November 2021
Rangkaian HUT ke-23, BKMT Riau Gelar 'Musabaqah Menterjemah Alquran'
Kamis, 04 November 2021
Persembahkan Karya Tenas Effendy, LAMR dan Tafaqquh Taja Kajian Tunjuk Ajar Melayu Dalam Perspektif Alquran dan Hadis
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah

Religi lainnya ...
DPRD Riau 2
Indeks Berita
DPRD Riau Hari Guru 2Pelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakDPRD Riau 5Bhayangkara 2021 CAKAPLAHDPRD Riau 3DPRD Riau 6Diskes Rohul 2021DPRD Riau Hari GuruDPRD Riau 2 Panglima
www www