Jumat, 17 September 2021

Breaking News

  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!
Yamaha 14 September 2021 Ok

Warga Sebut Ada Oknum Kades Jual Lahan di Kawasan Konflik dengan PT NWR
Senin, 23 Agustus 2021 20:42 WIB
Warga Sebut Ada Oknum Kades Jual Lahan di Kawasan Konflik dengan PT NWR

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Konflik warga dengan PT Nusa Wana Raya (NWR) sebagai pemegang izin Hutan Tanaman Industri terjadi di Desa Rantau Kasih, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, belum usai. Puluhan warga menginap di kebun sawit mereka karena khawatir ditumbangi dengan alat berat perusahaan.

Warga bernama Hasanul Arifin mengatakan, konflik bermula dari salah satu oknum kepala desa (kades) yang menjual lahan di kawasan HTI PT NWR. Sebab, dari 4.226 hektare kawasan HTI PT NWR, 18 ribu hektare di antaranya berada di areal Desa Rantau Kasih.

Hasanul menyebut, sebagian dari lahan itu sudah dikapling dan juga ada yang dijual. "Ada yang dijual oknum kepala desa dan sudah ditanami sawit dan dijadikan kebun sawit oleh warga," katanya, Senin (23/8/2021).

Dugaan penjualan lahan di kawasan HTI PT NWR, kata Hasanul, diketahui dari nota/faktur penjualan kaplingan lahan dengan penjualnya adalah kades tersebut.

"Kita berharap pihak kepolisian segera menangkap oknum kepala desa dan melakukan penelusuran kasus jual beli lahan kaplingan di kawasan HTI," kata Hasanul.

Hasanul menyatakan, penjualan lahan di kawasan Hutan HTI tidak diperbolehkan aturan perundang-undangan. Seperti tertuang dalam Undang-undang Kehutanan Nomor 51 Tahun 1999.

"Dalam UU No 41 Tahun 1999 itu juga dijelaskan bahwa kawasan HTI adalah milik negara. Siapa pun tidak boleh menduduki, memiliki dan menjualbelikan kawasan tersebut. Perusahaan hanya mendapatkan izin mengelola kawasan tersebut pada kurun waktu tertentu. Setelah masa perizinan habis, maka lahan harus dikembalikan ke negara," tegas dia.

Hasanul menjelaskan, bagi masyarakat yang merasa dirugikan dengan penjualan lahan di atas lahan perizinan HTI PT NWR, dapat melaporkan orang yang menjual lahan tersebut ke pihak kepolisian.

"Karena perusahaan pemegang HTI juga sudah melaporkan oknum kepala desa yang mengkapling dan menjual lahan HTI PT NWR ke pihak kepolisian," kata dia.

Hasanul juga meminta kepada warga agar tidak terpengaruh adanya campur tangan organisasi pemuda yang bukan warga setempat dalam persoalan tersebut.

"Ada pihak yang sengaja menghasut dan membenturkan masyarakat dengan pihak perusahaan (PT NWR), dengan memprovokasi ibu-ibu dan anak-anak melakukan aksi demo dan menduduki lahan konsesi HTI PT NWR," tutur dia.

Adanya campur tangan organisasi pemuda itu, dinilai akan membuat suasana semakin kisruh. "Organisasi pemuda harus mengedukasi masyarakat Rantau Kasih dan menjelaskan peraturan perundang-undangan yang berlaku sehingga masyarat bisa nyaman dalam mencari nafkah dan tidak ada pelanggaran peraturan perundang-undangan," pungkas Hasanul.

Sementara itu, Kepala Dusun Sei Belanti Desa Rantau Kasih, Al Qadri Syam, kepada awak media menyebut, perkampungan Rantau Kasih adalah hasil relokasi warga dari sekitar bantaran Sungai Kampar Kiri sejak tahun 2000 silam.

Pemerintah Kabupaten Kampar memindahkan sekitar 180 kepala keluarga menjauhi bantaran sungai yang rawan banjir.

Warga pun memulai kehidupan baru di kawasan relokasi tersebut yang berada dalam kawasan hutan Produksi dan diberikan izin HTI kepada PT NWR. "Namun, jauh sebelumnya permukiman di bantaran sungai adalah perkampungan tua," ucap Al Qadri.

Awalnya warga mencari nafkah dengan menjadi nelayan tangkap. Kemudian warga belajar bertani tapi mereka dihantui kawanan gajah yang kerap meluluhlantakkan tanaman mereka.

"Akhirnya warga kompak menanam kelapa sawit setelah kawanan gajah tidak lagi datang," tutur Al Qadri.***

Penulis : CK2
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Peristiwa, Kabupaten Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Senin, 13 September 2021
Kata NasDem Jika Amandemen Terbatas UUD 1945 Dilakukan, Malah Akan Buka Kontak Pandora
Kamis, 19 Agustus 2021
Tak Ingin Partainya dan MKD Dianggap Disfungsi, Junimart Pastikan Tindak Lanjuti Dugaan Pelanggaran Etik Arteria
Selasa, 17 Agustus 2021
Ajak Rakyat Merdeka Dari Pandemi, Aboebakar: Selalu Ada yang Berkhianat Seperti Korupsi Bansos
Sabtu, 14 Agustus 2021
Anggota DPR Ini Sebut Kebijakan PPKM Bawa Indonesia Keluar dari Puncak Kasus Covid-19

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Kamis, 16 September 2021
Demokrat: Bukti yang diberikan Moeldoko di Pengadilan Tidak Nyambung
Kamis, 16 September 2021
NasDem Sumbar Tegaskan Jokowi dan Kapolri Sangat Menghargai Demokrasi
Kamis, 16 September 2021
Rizki Faisal: Langkah Kapolri Soal Mural Tepat dan Cepat
Kamis, 16 September 2021
Seleksi Calon Hakim Agung Dimulai, Besok Para Calon Buat Makalah di Komisi III DPR

Serantau lainnya ...
Jumat, 10 September 2021
Pemuda Pancasila Turunkan 22 Kadernya untuk Bantu Pemerintah Tangani Covid-19
Selasa, 07 September 2021
Binatang Kesepian di Jerman Pakai Aplikasi Kencan Tinder Temukan Pemilik Baru
Selasa, 24 Agustus 2021
Jam Tangan Pria Bermerek yang Sayang Anda Lewatkan
Senin, 23 Agustus 2021
Cari Hunian Praktis dan Strategis? ‘Taman Bupati Regency’ Wujudkan Impian Anda

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...
Kamis, 26 Agustus 2021
Mau Investasi Kripto? Ini Kelebihan dan Kekurangan Bitcoin dan Ethereum yang Perlu Diketahui
Selasa, 17 Agustus 2021
PT CDI Siap Koneksikan Jaringan Internet Seluruh Kecamatan di Pelalawan
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 26 Agustus 2021
Agar Paru-Paru Kuat saat Terserang Covid-19, Rajin Konsumsi 4 Bahan Makanan Ini
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Rabu, 15 September 2021
Inovatif, Mahasiswa KKN Unri Buat Handsanitizer Touchless untuk Masyarakat
Selasa, 14 September 2021
Tim PTDM UMRI Diseminasikan Dehydrator Betel Nut kepada Petani Desa Tanjung Alai Kampar
Senin, 13 September 2021
Mahasiswa Umri Ajarkan Pelaku UMKM Bencah Lesung Cara Packing dan Branding Produk
Jumat, 10 September 2021
Kerjasama dengan BI, Fekonsos UIN Suska Riau Gelar Kuliah Umum

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

HUT TNI AL 10 September 2021 - DPRD Riau
Terpopuler

03

05

HUT RI Ke-76 - APRIL
Foto
DPRD 1
DPRD 2
Kamis, 26 Agustus 2021
Istri Buka Suara Soal Kabar Epy Kusnandar Pindah Agama
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah
Kamis, 01 Juli 2021
Peramal Mbak You Meninggal Dunia

Selebriti lainnya ...
DPRD 3
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Permata
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah
Selasa, 24 Agustus 2021
Rumah Yatim Salurkan Ratusan Paket Alquran dan Kitab ke Berbagai Ponpes di Pekanbaru dan Kampar Riau
Selasa, 27 Juli 2021
Sabah Ahmedi, Imam Termuda Inggris Lawan Stereotip Lewat Medsos
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban

Religi lainnya ...
PCR 3 Agustus 2021
Indeks Berita
HUT Riau 9 Agustus 2021 - SitiBhayangkara 2021 CAKAPLAHPelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakUIR 2021HUT Pekanbaru ke-237Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRDIdul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www