Jumat, 24 September 2021

Breaking News

  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen   ●   
  • Gubri: Zona Merah dan Oranye Dilarang Salat Idul Adha di Masjid   ●   
  • Ditanya Perkembangan Perkara Suap Annas Maamun di RAPBD Riau Tahun 2014-2015, KPK Bungkam   ●   
  • WNA Masuk Indonesia, PKS: Jangan Sampai Publik Mengira PPKM Darurat Hanya Lip Service!
Yamaha 21-25 September 2021

Apindo Riau Minta Tinjau Ulang Penutupan Akses Jalan dan Akses Ekonomi Masyarakat Selama PPKM
Selasa, 24 Agustus 2021 18:31 WIB
Apindo Riau Minta Tinjau Ulang Penutupan Akses Jalan dan Akses Ekonomi Masyarakat Selama PPKM
Ilustrasi

Pekanbaru (CAKAPLAH) - Wabah pandemi Covid-19 sejak 1,5 tahun terakhir telah memberikan dampak pada semua sektor dan dimensi kehidupan. Dunia usaha berada pada kondisi titik nadir dan menghadapi tantangan yang teramat sangat berat, tersebab banyak sektor perekonomian yang terganggu dan tidak berjalan karena saling ketergantungan satu dengan yang lainnya.

Aktivitas produksi dan transaksi bisnis terhenti. Sekitar setengah dari 3,3 miliar pekerja di dunia menghadapi risiko kekurangan uang dan atau kehilangan pekerjaan dalam berbagai tingkatannya. Sektor UMKM dan ekonomi informal juga terpukul hebat. Jutaan petani di dunia, begitu juga pekerja migran menghadapi situasi ekonomi yang berat dengan berkurang atau bahkan hilangnya penghasilan mereka. Semua sektor dan lapangan usaha rakyat terganggu, sehingga mengakibatkan berkurangnya pendapatan, meningkatnya pengangguran, meningkatnya angka kemiskinan dan menurunnya derajat kesejahteraan rakyat secara luas.

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menangani dan mencegah penyebaran pandemi covid-19 maupun berbagai kebijakan untuk mengatasi dampak yang terjadi. Pemerintah juga telah menerapkan kebijakan pembatasan aktivitas yang telah dilakukan sejak April 2020 lalu, dimulai dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan di 18 wilayah di Indonesia.

Kemudian dengan beberapa aturan lain yang berbeda, Pemerintah menerapkan beberapa kebijakan yang disinyalir dapat mempengaruhi pergerakan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19,yakni Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro mulai Januari 2021 lalu, yang bertujuan untuk menekan penularan covid, sehingga aktivitas ekonomi diharapkan dapat kembalipulih.

Sebenarnya dampak PPKM darurat terhadap perekonomian tidak lebih dalam jika dibandingkan dengan dampak PSBB tahun 2020, karena beberapa sektor esensial sudah diperbolehkan untuk beroperasi walaupun dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

“Namun jika PPKM dijalankan terlalu lama apalagi diterapkan secara berjilid dan mencicil, tanpa ada kepastian maka akan berdampak pada konsumsi rumah tangga. Kebijakan pembatasan mobilitas yang inkonsisten dan tanpa kepastian akan meningkatkan resiko sektor industri menghadapi gangguan signifikan dari sisi rantai pasok, tenaga kerja, kesinambungan bisnis hingga arus kas usaha.Pada akhirnya perpanjangan PPKM akan kembali berdampak pada ekonomi nasional,” kata Sekretaris DPP Apindo Riau, Edi Darmawi, kepada CAKAPLAH.COM, Selasa (24/8/2021).

Edi Darmawi mengatakan, agar perekonomian bergerak maka daya beli masyarakat harus kembali normal, untuk itu mobilitas harus kembali normal dan pendapatan masyarakat pulih. Namun inilah yang justru jadi persoalannya, akibat dari pemberlakuan PPKM yang tidak jelas arah dan metodologi sehingga semakin memperparah perekonomian rakyat. “Ketika daya beli terus lesu maka akan berimbas pada terganggunya proses produksi dan perdagangan, yang pada akhirnya akan mengakibatkan terjadinya PHK dan angka pengangguran bakal tinggi karena investasi tertunda atau usaha tutup,” jelasnya.

“Pada dasarnya, Apindo dan Dunia Usaha di Riau memahami bahkan mendukung berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dalam menangani dan mencegah penyebaran pandemi covid-19, demikian juga adanya penerapan PPKM. Namun, Apindo Riau berharap pemerintah lebih arif dan bijak serta cermat untuk menentukan metode dan strategi yang lebih cepat dan tepat,” katanya lagi.

Edy menyebut, idealnya, setiap metodologi yang diterapkan haruslah dilakukan evaluasi secara komprehensif, diperlukan pengamatan terhadap efektivitas dan dampak penerapannya. Tidak sekedar menerapkan kebijakan PPKM dengan cara berjilid-jilid dan dicicil-cicil, selain tidak efektif juga akan mengakibatkan ketidakpastian yang berkepanjangan.

Penerapan PPKM yang dilakukan dengan membatasi mobilitas melalui penyekatan dan penutupan ruas jalan dalam praktiknya terjadi ketidakjelasan maksud dan tujuannya, justru menimbulkan persoalan baru yang memperparah kondisi sosial ekonomi masyarakat. Memperparah kemacetan dan bahkan menimbulkan prilaku pungli sebagian oknum yang mengatasnamakan pemuda tempatan pada ruas jalan yang dijadikan akses alternatif. Ironisnya, fenomena faktual ini terbiarkan tanpa ada tindakan dan solusi yang tegas oleh aparat yang berwenang.

“Sebagai contoh konkret, penutupan sebagian ruas jalan di Kota Pekanbaru, sangat membingungkan dan sepertinya di luar akal sehat, akses flyover di Jalan Sudirman ditutup. Sementara jalan lurus melalui bawah dibuka, bagaimana logikanya? Hal sama terjadi di beberapa ruas jalan protokol lainnya ditutup, sementara jalan tikus masih dibuka, sehingga masyarakat memelesetkan arti dari PPKM menjadi Pandai Pandai Keluar dari Macet, dan banyak lagi pelesetan-pelesetan yang viral di medsos,” katanya.

Dari pengaduan yang disampaikan oleh anggota Apindo Riau, sektor Ritel (penutupan mal dan pasar), perhotelan, rumah makan dan cafe, serta UMKM, saat ini mengalami kondisi yang sangat berat. Akibat penurunan omzet yang sangat signifikan, sebagian besar usahanya tutup dan dengan sangat terpaksa melakukan PHK dan merumahkan karyawan. Bahkan beberapa waktu lalu, pedagang pasar Sukaramai telah mengibarkan bendera putih. Sektor perhotelan terpuruk, penutupan jalan menyebabkan akses ke hotel terbatas. Pedagang kecil dan sektor informal tak ada pembeli.

“Untuk itu Apindo Riau meminta Pemerintah meninjau ulang penerapan PPKM yang menutup akses jalan maupun akses aktivitas ekonomi masyarakat. Meminta pemerintah untuk mengintensifkan 3 T dan sosialisasi serta pengawasan Prokes 6 T secara masif dan berkesinambungan,” kata Edi.

Ia menyebut UMKM memiliki peran dan berpengaruh besar dalam perekonomian Indonesia dan menjadi sektor yang harus diprioritaskan oleh pemerintah, mengingat banyaknya jumlah UMKM berikut tenaga kerja maupun keterkaitan ekonomi pada sektor ini sangat besar. Jika kondisi ini tidak segera disikapi, dikhawatirkan akan menimbulkan dampak sosial ekonomi yang semakin kompleks dan parah.

Untuk itu, Apindo Riau berharap pemerintah senantiasa mengajak dan melibatkan dunia usaha serta stakeholder dalam setiap menentukan kebijakan pengendalian dan pencegahan pandemi covid-19, tentunya akan lebih baik lagi jika dilakukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagi peran secara proporsional. Kita semua berharap pandemi covid-19 ini segera dapat diatasi dan kita kembali pada kondisi perekonomian yang normal. Semoga.***

Penulis : Unik Susanti/rls
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Ekonomi, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Senin, 20 September 2021
Wakil Ketua MPR Ingatkan Publik Tak Mengklaim Diri sebagai Kelompok Pancasilais
Senin, 13 September 2021
Kata NasDem Jika Amandemen Terbatas UUD 1945 Dilakukan, Malah Akan Buka Kontak Pandora
Kamis, 19 Agustus 2021
Tak Ingin Partainya dan MKD Dianggap Disfungsi, Junimart Pastikan Tindak Lanjuti Dugaan Pelanggaran Etik Arteria
Selasa, 17 Agustus 2021
Ajak Rakyat Merdeka Dari Pandemi, Aboebakar: Selalu Ada yang Berkhianat Seperti Korupsi Bansos

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Jumat, 07 Mei 2021
Dugaan Penggelapan Jual Beli Tanah, Rico Berharap Proses Hukum Tetap Berjalan
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 24 September 2021
Personel Polsek Pangkalan Lesung Kembali Gelar Patroli Karhutla
Jumat, 24 September 2021
Cegah Penyebaran Covid-19, Polsek Kuala Kampar Lakukan Operasi Yustisi Malam
Jumat, 24 September 2021
Pastikan Masyarakat Patuhi Prokes, Polsek Bunut Terus Galakkan Operasi Yustisi
Jumat, 24 September 2021
Agar Terhindar dari Covid-19, Polsek Teluk Meranti Imbau Warga Terapkan Prokes

Serantau lainnya ...
Senin, 20 September 2021
Kabar Gembira, Mulai Hari Ini Sudah Bisa Sarapan di Warung Koffie Batavia Lagi
Jumat, 17 September 2021
Cara Pakai Aplikasi PeduliLindungi untuk Masuk Bioskop
Jumat, 10 September 2021
Pemuda Pancasila Turunkan 22 Kadernya untuk Bantu Pemerintah Tangani Covid-19
Selasa, 07 September 2021
Binatang Kesepian di Jerman Pakai Aplikasi Kencan Tinder Temukan Pemilik Baru

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...
Kamis, 26 Agustus 2021
Mau Investasi Kripto? Ini Kelebihan dan Kekurangan Bitcoin dan Ethereum yang Perlu Diketahui
Selasa, 17 Agustus 2021
PT CDI Siap Koneksikan Jaringan Internet Seluruh Kecamatan di Pelalawan
Jumat, 16 Juli 2021
Benarkah Dunia Butuh Dosis Ketiga Vaksin Covid-19?

Tekno dan Sains lainnya ...
Kamis, 26 Agustus 2021
Agar Paru-Paru Kuat saat Terserang Covid-19, Rajin Konsumsi 4 Bahan Makanan Ini
Jumat, 16 Juli 2021
Ayah Bunda, Ini 7 Inspirasi Nama Bayi Perempuan Bermakna Lembut
Kamis, 17 Juni 2021
Pentingnya Menjaga Pola Hidup Untuk Kesehatan Kulit, Begini Penjelasan dr Vee Clinic
Rabu, 05 Mei 2021
Kurang Minum Air Putih saat Berbuka Bisa Bikin Berat Badan Melonjak

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Kamis, 23 September 2021
Dosen FT UIR Dr Evizal Penelitian Bersama di Harvard University Amerika
Senin, 20 September 2021
Dosen Unri Beri Pelatihan Warga Desa Sungai Masjid Membuat Kain Motif Ecoprint dari Tumbuhan dan Gulma
Sabtu, 18 September 2021
Fekonsos UIN Suska Riau Teken MoA dengan Fekon Unilak
Rabu, 15 September 2021
Inovatif, Mahasiswa KKN Unri Buat Handsanitizer Touchless untuk Masyarakat

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

HUT TNI AL 10 September 2021 - DPRD Riau
Terpopuler

01

05

HUT RI Ke-76 - APRIL
Foto
DPRD 1
DPRD 2
Jumat, 17 September 2021
Rizky Billar Jawab Isu Lesti Kejora Hamil Duluan, Muncul Isu Nikah Siri
Kamis, 26 Agustus 2021
Istri Buka Suara Soal Kabar Epy Kusnandar Pindah Agama
Jumat, 16 Juli 2021
Jedar Ungkap Pernah Dekat dengan Pria Ternyata Gay, Terbongkar Gara-gara...
Jumat, 02 Juli 2021
Dalang Kondang Ki Manteb Sudharsono Berpulang ke Rahmatullah

Selebriti lainnya ...
DPRD 3
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Permata
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah
Selasa, 24 Agustus 2021
Rumah Yatim Salurkan Ratusan Paket Alquran dan Kitab ke Berbagai Ponpes di Pekanbaru dan Kampar Riau
Selasa, 27 Juli 2021
Sabah Ahmedi, Imam Termuda Inggris Lawan Stereotip Lewat Medsos
Jumat, 16 Juli 2021
Jangan Sampai Salah Beli, Berikut Syarat Hewan Kurban

Religi lainnya ...
PCR 3 Agustus 2021
Indeks Berita
HUT Riau 9 Agustus 2021 - SitiBhayangkara 2021 CAKAPLAHPelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakUIR 2021HUT Pekanbaru ke-237Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRDIdul Fitri 1442 BRKWaisak 26 Mei 2021 - APRILPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www