Minggu, 27 November 2022

Breaking News

  • Pemprov Riau Akui Gubri Batal ke Meranti, Erisman: Katanya Ada Penolakan Bupati Tapi Alasannya Kita Tak Tahu   ●   
  • Setubuhi Wanita Terbelakang Mental, Pria di Bengkalis Ditangkap Polisi   ●   
  • Pimpinan MPR Pastikan Pilkada 2024 Tetap Dipilih Rakyat Langsung   ●   
  • Arab Saudi Percepat Proses Visa Umrah, Hanya Perlu 24 Jam   ●   
  • Jumpai Sekdako Pekanbaru, REI Riau Keluhkan Lambatnya Penerbitan Izin
Yamaha 24-26 November 2022

CAKAP RAKYAT
Geo-Strategis dan Geo-Politik Kepulauan Natuna
Sabtu, 11 September 2021 10:49 WIB
Geo-Strategis dan Geo-Politik Kepulauan Natuna

(CAKAPLAH)-Pemerintah pusat berencana akan membangun bandar udara di Pulau Laut, Kepulauan Natuna Provinsi Kepulauan Riau. Pembangunan bandara di pulau laut yang letaknya di ujung utara Kepulauan Natuna tersebut, secara geo-strategis dan geo-politik dapat bermanfaat bagi kepentingan pertahanan dan keamanan negara secara umum. Posisi Pulau laut yang termasuk pulau terluar di bagian barat Indonesia tersebut sangat berpotensi menjadi kawasan pertahanan dan keamanan sekaligus sebagai kawasan pembangunan ekonomi dan pembangunan perikanan dengan melihat posisi dan letaknya yang sangat strategis tersebut. Seberapa urgensinya pembangunan bandar udara di pulau laut tersebut?.

Pertanyaannya adalah, dilihat dari potensi wilayah dan sumber daya alam sangat mendukung dibangunnya sebuah bandar udara yang dapat digunakan untuk keperluan sipil maupun militer. Dengan kondisi dan keamanan regional di perbatasan luar Indonesia serta dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan wilayah, sebuah bandar udara adalah suatu keniscayaan.

Namun dalam kondisi lainnya, hal tersebut bukanlah hal yang mudah dan perlu pemetaan secara komprehensif dan integral dalam melihat dari segi ancaman dan kedudukan wilayah tersebut. Ancaman dan potensi gangguan terhadap wilayah kepulauan Natuna sangatlah besar. Posisinya yang berada di gugusan Laut Cina Selatan, menjadikannya wilayah tersebut sebagai potensi perebutan wilayah serta seringnya pelanggaran kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berupa banyaknya pelanggaran berupa pencurian ikan di perairan Natuna oleh pihak asing seperti dari Vietnam dan Cina. Oleh sebab itu, perlu adanya pemetaan seberapa urgennya pembangunan bandara di wilayah pulau laut, Kepulauan Natuna tersebut.

Pemerintah Kabupaten Natuna melalui wakil bupatinya, Rodial Huda mengatakan bahwa pemerintah daerah khususnya Kabupaten Natuna menyambut baik rencana pemerintah pusat tersebut, karena Pulau Laut merupakan pulau terujung Indonesia sehingga harus dilengkapi berbagai fasilitas yang memadai. Selain itu, keberadaan bandara di Pulau Laut tersebut juga bisa memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam hal ini menjaga kedaulatan negara. Pemerintah pusat akan menyiapkan kajian khusus. Pemerintah Provinsi dan Kabupaten akan mempersiapkan dan memetakan segala potensi dan kajian pembangunan terhadap keberadaan bandara dilihat dari aspek politik dan pertahanan keamanan.

Wilayah atas Kepulauan Natuna merupakan bagian dari wilayah Negara Kesatuan RepublikIndonesia (NKRI). Dalam beberapa tahun sebelumnya telah terjadi ketegangan dengan Cina berhubung 9 garis putus-putus (nine dash line) yang memasukkan sebagian wilayah Natuna ke wilayah negaranya (Cina). Isu dan klaim tersebut muncul seiring ketegangan yang muncul di kawasan Laut Cina Selatan (LCS) dalam hal memperebutkan wilayah di Gugusan Kepulauan Laut Cina Selatan dan Gugusan Kepulauan Spartly. Cina bersengketa dengan negara negara di kawasan ASEAN seperti Vietnam, Brunai Darussalam, Philipina dan Malaysia di satu pihak dan di pihak lainnya bersengketa pula dengan Taiwan.

Oleh sebab itu, melihat segala potensi yang ada bisa saja terjadi ketegangan, maka pemerintah pusat mesti memetakan segala kemungkinan yang akan terjadi jika akan membangun bandara di pulau laut yang berada di pulau terluar Indonesia tersebut. Potensi dan kekayaan Kepulauan Natuna akan kekayaan migas dan sumber daya perikanan secara tak langsung akan menimbulkan potensi ketegangan dengan negara-negara tetangga di wilayah tersebut (pulau laut). Indonesia sebagai negara kepulauan (Archipelagic State) memiliki 200 mil wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

Tidak saja Indonesia yang terdampak dari peta Cina tersebut, juga Filipina terdampak wilayahnya atas klaim peta Cina tersebut. Arbitrase Internasional (Permanent Court of Arbitration) pada tanggal 12 Juli 2016 yang didukung oleh PBB mengatakan bahwa Tiongkok telah melanggar kedaulatan Filipina di Laut Cina Selatan (LCS). Filipina sebelumnya membawa sengketa Laut Cina Selatan (LCS) ke Arbitrase Internasional karena menentang garis batas yang disebut Tiongkok sebagai Sembilan garis putus putus (nine dash line) yang berdampak pula terhadap Kepulauan Natuna.

Sembilan garis putus putus tersebut yang dihubungkan dari Pulau Hainan tersebut mengklaim wilayah seluas 2 juta kilometer persegi di laut Cina Selatan tersebut sebagai wilayah Cina sehingga akan mengambil kurang lebih 30% laut Indonesia di Natuna, 80% Laut Filipina, 80% laut Malaysia, 50% laut Vietnam dan 90% Laut Brunei Darussalam. Cina mengklaim tersebut didasarkan kepada hak historis bahwa pelaut dan nelayan cina pernah menggunanakan laut Cina Selatan. jika mengacu kepada Hukum Laut Internasional, hak historis tersebut otomatis hilang jika tidak sesuai dengan penetapan kawasan Zona Ekonomi Eksklusif yang disepakati dalam perjanjian Perserikatan Bangsa Bangsa.

Dalam Konvensi Hukum Laut Internasional tahun 1982 (The United Nations Convention on the Law of the Sea = UNCLOS) yang telah diratifikasi oleh pemerintah Indonesia, Indonesia diakui sebagai sebuah negara Kepulauan (Archipelagic State). Ini artinya bahwa, Indonesia sebagai negara Kepulauan dibolehkan menarik atau menetapkan untuk pengukuran perairan Teritorial, Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dan Landasan Kontinental. Dalam Bab IV, Konvensi Hukum Laut Internasional tahun 1982 yang berisikan tentang negara Kepulauan selain mengatur ketentuan-ketentuan yang memperluas kedaulatan dan yurisdiksi suatu negara kepulauan, juga diimbangi dengan kewajiban negara kepulauan untuk mengakomodasikan kepentingan internasional dalam bentuk hak hak lintas yang agak bebas bagi segala jenis kapal dan pesawat udara asing, termasuk kapal dan pesawat udara militer.

Menurut pasal 47 ayat (1) UNCLOS, negara Kepulauan berhak menarik garis pangkal Kepulauan (Archipelagic Base-Line), sebagai dasar oengukuran wilayah perairannya dan titik-titik terluar dan pualu-pulau terluarnya. Penarikan garis tersebut mencakup lebar (batas) Laut Territorial, Zona Tambahan, Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) dan Landas Kontinen. Garis pangkal Kepulauan merupakan garis pangkal lurus yang ditarik menghubungkan titik titik terluar dari pulau-pulau dan karang-karang terluar yang digunakan untuk menutup seluruh atau sebagian dari negara Kepulauan. Penarikan garis pangkal lurus Kepulauan dilakukan dengan memperhatikan tatanan letak Kepulauan atau kelompok pulau-pulau yang letaknya berurutan dan bersambungan secara beraturan. Maka penarikan garis pangkal lurus Kepulauan tidak dapat dilakukan menyimpang dari arah konfigurasi umum Kepulauan.

Membangun bandara di pulau terluar yang berbatasan dengan negara-negara tetangga yang masih memiliki sengketa wilayah khususnya di Perairan Laut Cina Selatan sangat rentan terjadinya ketegangan dan konflik, namun sebaliknya pula keberadaan suatu bandara yang berfungsi sebagai basis militer maupun sipil, tentu sebagai bagian dari menjaga kedaulatan wilayah NKRI dari ancaman negara luar. Oleh sebab itu, perlu upaya pemetaan dari segala potensi ancaman, hambatan dan gangguan yang ada terhadap perairan dan kedaulatan negara. Oleh karenanya, pembangunan bandara di wilayah terluar Indonesia suatu keniscayaan dengan melihat segala potensi terhadap gangguan atas kedaulatan Indonesia khususnya di wilayah Laut Cina Selatan yang masih menimbulkan ketegangan dan konflik.

Penulis : Hasrul Sani Siregar, MA, Widyaiswara di BPSDM Provinsi Riau/Penulis Buku Membangun Masa Depan Natuna
Editor : Yusni
Kategori : Pemerintahan, Cakap Rakyat, Kepulauan Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Sabtu, 19 September 2020 19:15 WIB
Nine Dash Line yang Dipersengketakan
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Sabtu, 26 November 2022
AKBP Indra Wijatmiko Ikut Merayakan HUT PGRI Ke-77 Bersama Guru Se-Kabupaten Bengkalis
Sabtu, 26 November 2022
APBD Siak 2023 Disahkan Rp2,4 Triliun
Sabtu, 26 November 2022
Derita Tumor Usus Stadium 3, Guru Honorer SD di Pekanbaru Dapat Bantuam
Sabtu, 26 November 2022
Akbar Himawan Ketua Umum HIPMI 2022-2025, Rahmad Ilahi: Beliau Kader Terbaik Sumatera

Serantau lainnya ...
Rabu, 23 November 2022
Kenali PHA: Kandungan Skincare untuk Kulit Sensitif
Rabu, 23 November 2022
Lima Tempat Suci di Dunia, Salah Satunya Jadi Kota Suci Tiga Agama
Selasa, 22 November 2022
Gubri "Pamer" Jaket Bomber Tenun Riau Hasil Desain M Abyan Syah Pelajar Kelas 12 SMA Darma Yudha
Selasa, 15 November 2022
Ada Noda Membandel di Pakaian? Atasi dengan 5 Bahan Dapur Ini

Gaya Hidup lainnya ...
Selasa, 08 November 2022
Festival Halloween Itaewon Tewaskan 154 Orang, Ini 4 Festival Berdarah Lainnya yang Tercatat dalam Sejarah
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif

Advertorial lainnya ...
Rabu, 23 November 2022
Walau Bersayap, 7 Burung Ini Tidak Bisa Terbang
Senin, 21 November 2022
Kemenkominfo Gelar Literasi Digital, "Tips Digital: WhatsApp For Business"
Jumat, 18 November 2022
PDS Mudahkan Konsumen Lakukan Transaksi, hanya Lewat Genggaman
Senin, 07 November 2022
Fenomena Gerhana Bulan Total Terjadi Besok, Ini Daftar Wilayah yang Bisa Melihatnya

Tekno dan Sains lainnya ...
Senin, 21 November 2022
Aksesoris Travelling Yang Wajib Anda Bawa Saat Hujan
Jumat, 18 November 2022
Cegah Sakit di Musim Hujan dengan Mengonsumsi 7 Makanan Mengandung Vitamin B6
Kamis, 17 November 2022
Eka Hospital Pekanbaru Gelar Seminar Awam Kendali Komplikasi pada Diabetes
Jumat, 11 November 2022
Peringati Hari Kesehatan Nasional, Pertagas Gelar Kegiatan Pencegahan dan Penanggulangan Stunting di Bengkalis

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 25 November 2022
Pemko Pekanbaru Ajak Hima Persis Beri Kontribusi Nyata Bangun Pekanbaru
Rabu, 23 November 2022
Gelaran Puncak Acara Big Event Predatech 2022 Sukses Dilaksanakan Predatech dan LPI
Selasa, 22 November 2022
Diperkuat Unilak, Riau Tambah Medali dari Sepak Takraw di Pomnas 17 Padang
Jumat, 18 November 2022
Prodik Teknik Mekatronika Resmi Berdiri di Unilak

Kampus lainnya ...
Rabu, 09 November 2022
Wijatmoko Rah Trisno Pimpin Forum CSR Provinsi Riau
Rabu, 12 Oktober 2022
BDI EMP Bersama Bakrie Amanah Salurkan Santunan Pendidikan Tahap II
Senin, 10 Oktober 2022
Wujudkan Kota Dumai Bersih, BRK Syariah Bantu Pengadaan Sarana Angkutan Sampah Lewat Program CSR
Minggu, 09 Oktober 2022
BSI dan BSI Maslahat Bantu Pembuatan Sumur Bor Yayasan Al Muslimin Dumai

CSR lainnya ...

Pegadaian Oktober 2022
Terpopuler

04

Khas Hotel November 2022
Foto
DPRD Riau 2022 1
Diskes Rohul Agustus 2022
Sabtu, 26 November 2022
Indra Prasta Simpati Gempa Cianjur, Lelang Gitar Kesayangan
Senin, 21 November 2022
Blak-blakan Nia Ramadhani kepada Merry Riana; Terjerat Kasus Narkoba Jadi Mukjizat Bagi Pernikahanku
Sabtu, 19 November 2022
DDV dan Aksa Bumi Langit Gelar Nonton Bersama untuk Anak-anak Kurang Beruntung
Sabtu, 19 November 2022
Nia Ramadhani Ungkap Terjerat Narkoba Bukan Akhir Dunia

Selebriti lainnya ...
DPRD Riau 2022 2
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
BSP - HUT Siak 12 Oktober 2022
Jumat, 18 November 2022
Pegadaian Tawarkan Produk Arrum Haji, Cicilan hanya Rp22 Ribu Perhari
Senin, 31 Oktober 2022
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Taja Peringatan Maulid Nabi
Jumat, 28 Oktober 2022
Niat Awal untuk Pendidikan, Alina Kini Mencintai Islam
Selasa, 25 Oktober 2022
Ustaz Yurnalis di Hadapan Warga Binaan: Jika Ingin Jadi Insan Hebat, Lapangkan Hati

Religi lainnya ...
DPRD Riau Hari Kesehatan Nasional 2022
Indeks Berita
DPRD Riau HUT BRIMOB 2022DPRD Riau HGN 2022HUT RI 77 - APRIL RAPPPertaminaHUT Riau 2022 - PT SPR
www www