Minggu, 25 September 2022

Breaking News

  • Vaksinasi Merdeka Pemko Pekanbaru Akhirnya Digelar, 23.880 Dosis Disiapkan   ●   
  • Anggota DPR Tegaskan Rencana Konversi LPG 3 Kg ke Kompor Gas Tidak Sederhana   ●   
  • Galian Pipa PDAM Membahayakan, DPRD Pekanbaru: harus Diperbaiki Seperti Semula   ●   
  • Diduga Bakar Lahan TNTN Seluas 20 Hektare, Dua Warga Ditahan Polisi   ●   
  • Kunjungan di Mall Vaksinasi Riau Menurun, Rata-rata Cuma 100 Orang Perhari   ●   
  • ASN Meninggal di Basement Kantor DPRD Riau, Polisi: Murni Gantung Diri   ●   
  • 1.353 Orang Terserang DBD di Riau Sepanjang Tahun 2022, Pekanbaru Tertinggi   ●   
  • Tarif Listrik Oktober-Desember 2022 Dipastikan Tidak Naik   ●   
  • Ada Lagi Kasus Meninggal Akibat Covid-19 di Riau, Tetap Waspada   ●   
  • Antisipasi Krisis Pangan, Sorgum Ternyata Cocok Dikembangkan di Riau
Yamaha 23-25 September 2022

CAKAP RAKYAT
Beberapa Catatan HAM di ASEAN
Sabtu, 02 Oktober 2021 11:14 WIB
Beberapa Catatan HAM di ASEAN

Dalam 7 tahun ke belakang banyak catatan-catatan pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) yang terjadi di beberapa negara di ASEAN. Beberapa catatan-catatan yang penulis coba uraikan yaitu di Vietnam, Kamboja dan Myanmar.

Vietnam dan Kamboja negara yang dikenal dengan sebutan Indo-Cina masih terdapat pelanggaran HAM khususnya dalam kebebasan berpendapat dan menyampaikan kritikan kepada pemerintah setempat.

Masih di Vietnam, seorang tokoh perjuangan HAM yang sekaligus sebagai aktivis dan pengacara, Cu Huy Ha Vu dinyatakan bersalah karena menyebarkan propaganda melawan negara, yaitu menyerukan pembubaran sistem satu partai komunis di negara tersebut. Akibat tulisannya tersebut, Cu Huy Ha Vu, dijatuhi hukuman penjara 7 tahun penjara dan 3 tahun tahanan rumah.

Sebagai mana diketahui bahwa Cu Huy Ha Vu adalah putra pemimpin revolusioner komunis Vietnam. Cu Huy Ha Vu dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara dan tahanan rumah. Ha Vu dituduh melakukan kegiatan propaganda anti pemerintah dan salah satu kritiknya adalah diakhirinya pemerintahan satu partai komunis di Vietnam. Aktivitas Ha Vu sudah dilakukannya semenjak tahun 2009. Utusan Uni Eropa di Hanoi, Vietnam menyebutkan bahwa keputusan memenjarakan Cu Huy Ha Vu bertentangan dengan hak dasar manusia yaitu hak dasar semua orang untuk menyampaikan pendapat tidak dilarang dan bebas tanpa adanya tekanan dari negara.

Uni Eropa juga mengungkapkan keprihatinan atas ditahannya beberapa orang yang berusaha dengan damai menghadiri persidangan Cu Huy Ha Vu. Ini sebagai tantangan bagi Vietnam di mata Internasional dalam penghargaan HAM dan kebebesan berpendapat di negara tersebut. Cu Huy Ha Vu adalah seorang cendekiawan hukum yang menganjurkan diakhirinya pemerintahan satu partai komunias di negara tersebut.

Ayah Ha Vu adalah anggota yang dihormati dari kabinet Presiden Ho Chi Minh dari tahun 1945. Oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat, hal tersebut telah melanggar kebebasan berpendapat di muka umum. Akibat penahanan tokoh aktivis di Vietnam tersebut, catatan dan reputasi internasional. Vietnam menjadi sorotan dan catatan dari dunia internasional dan begitu juga melanggar piagam ASEAN yang intinya negara-negara anggota ASEAN menghormati hak asasi manusia.

Dari Phnom Penh, Kamboja pula, beritakan bahwa organisasi-organisasi HAM di negara tersebut, mendesak pemerintah Kamboja untuk mencabut sebuah draf undang-undang yang kontroversial yaitu Undang-undang yang bertujuan membatasi kegiatan perjuangan HAM dan para pekerja kemanusiaan di negara tersebut. Human Rights Watch, Amnesty International, dan enam kelompok lain menyatakan draf Undang-undang tersebut mengizinkan pemerintah menolak pendaftaran atau menutup LSM.

Kamboja dan Vietnam memperburuk citra ASEAN dengan pelanggaran HAM tersebut. Oleh sebab itu, catatan-cacatan HAM di ke-2 negara tersebut harus menjadi keprihatinan bersama dalam lingkup regional ASEAN, agar ke depannya dapat diselesaikan. Tentu saja ini akan memposisikan bahwa ASEAN dapat menyelesaikan persoalannya sendiri, tanpa adanya intervensi dari luar ASEAN.

Penindasan dan genosida yang terjadi di Rakhine State, Myanmar telah menjadi catatan dalam pelanggaran HAM yang dilakukan rezim Myanmar yang dikuasai militer hingga saat ini. Pelanggaran terhadap etnis Rohingga telah menimbulkan keprihatinan negara-negara ASEAN terhadap HAM di negara tersebut. Oleh Amnesty Internasional, Rezim militer Myanmar telah melakukan pelanggaran HAM di wilayah tersebut (baca : Rakhine State).

Apa yang diketahui tentang Rakhine State? Negara bagian Rakhine adalah negara bagian yang terletak di pantai barat Myanmar. Negara bagian Rakhine berbatasan dengan Negara Bagian Chin di utara, Bagian Magway, Bagian Bago, dan Bagian Ayeyarwady di timur, Teluk Benggala di barat, dan Divisi Chittagong di barat laut, Bangladesh.

Sebagai negara yang memiliki pengaruh di Organisasi Konferensi Islam (OKI) Mesir dan Arab Saudi secara terbuka mengecam Myanmar terhadap pembersihan etnis muslim Rohingya. Tidak ada alasan Rezim Militer Myanmar untuk menindas dan membunuh etnis Rohingya. Mesir dan Arab Saudi meminta Myanmar melalui PBB untuk menghentikan pembersihan etnis terhadap etnis minoritas Rohingya di negara bagian Rakhine. Berbicara tentang Rakhine State, sesungguhnya berbicara tentang penderitaan dan pelarian pengungsi Rohingya yang ditindas oleh rezim militer Myanmar. Para pengungsi Rohingya tersebut melarikan diri ke negara Bangladesh untuk menghindari kejaran dan pembunuhan (genocide) oleh rezim militer Myanmar.

Dalam perkembangan sejarah modern Myanmar (Burma), etnis Rohingya bukanlah etnis yang baru mendiami wilayah Myanmar di bagian Barat negara tersebut (penduduk illegal seperti pengakuan dari pemerintah Myanmar). Etnis Rohingya menempati di negara bagian (Provinsi) Rakhine, Myanmar Barat yang berbatasan langsung dengan Teluk Benggala Bangladesh dan dipisahkan oleh sungai Naf yang memisahkan antara negara Myanmar dan Bangladesh. Etnis Rohingya yang telah lama mendiami wilayah di Myanmar Barat tersebut juga turut serta dan berperan dalam memperjuangkan kemerdekaan Burma (sekarang Myanmar) dari penjajahan Inggris.

Negara-negara dalam Perhimpunan ASEAN, telah secara tegas dan konstruktif untuk mengingatkan Myanmar telah terjadi pelanggaran HAM berat di wilayah Rakhine State terhadap etnis Rohingya yang berpotensi terhadap kestabilan regional ASEAN khususnya dan Asia umumnya yang menyangkut dengan negara-negara yang bertetangga dengan Myanmar yaitu seperti Bangladesh dan India dalam hal pengungsi dari etnis Rohingya. Oleh sebab itu, apa yang terjadi di Myanmar tentu menjadi keprihatinan negara-negara di Asia Tenggara yang di dalamnya juga ada Myanmar sebagai anggota ASEAN. Persoalan HAM di negara-negara ASEAN mesti terus diselesaikan dalam rangka terwujudnya ASEAN Economic Community tahun 2025.

Penulis : Hasrul Sani Siregar, S.IP, MA, Alumni IKMAS, Malaysia/Widyaiswara di BPSDM Riau
Editor : Yusni
Kategori : Cakap Rakyat
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH.com, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Senin, 11 Januari 2021 05:57 WIB
Tottenham Cukur Marine 5-0
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 26 April 2022
DPRD Dukung Pemprov Riau Tindak Tegas PKS Nakal, Kalau Melanggar Cabut Izin !
Selasa, 26 April 2022
Polemik Rotasi AKD DPRD Riau, Sugeng Pranoto: Hari Kamis Paripurna
Selasa, 26 April 2022
Sikapi Turunnya Harga Sawit di Riau, Ini Upaya Gubri
Selasa, 26 April 2022
CPNS dan PPPK Baru di Rohul Dipastikan Tak Terima THR, Ini Sebabnya...
Selasa, 26 April 2022
Sambut Mudik Lebaran, HK Operasikan 2 Ruas JTTS, Termasuk Tol Pekanbaru-Bangkinang
Senin, 28 Maret 2022
Ibu Muda Ini Ditangkap Polisi Usai Simpan Narkotika di Kandang Anjing
Minggu, 27 Maret 2022
Polda Riau Tingkatkan Kasus Jembatan Selat Rengit Meranti ke Penyidikan
Selasa, 26 April 2022
PPKM Level 2 Kota Pekanbaru Berlanjut hingga 9 Mei
Selasa, 26 April 2022
Parisman: 10 Tahun Visioner yang Menenggelamkan Pekanbaru
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Minggu, 25 September 2022
Hari Kelima 157 Warga Pekanbaru Lamar Lowongan Panwascam
Minggu, 25 September 2022
Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan, Achmad Ajak Pendamping PKH Implementasikan Nilai-nilai Kebangsaan Dalam Bertugas
Minggu, 25 September 2022
Menkumham Resmikan Showroom Sepeda Motor Listrik di Pekanbaru
Minggu, 25 September 2022
Yasonna Ajak Kader PDI Perjuangan Riau Tetap Solid

Serantau lainnya ...
Selasa, 20 September 2022
Buka Rekening bank bjb Bisa Dapat Tiket Nonton Solo Batik Music Festival
Selasa, 20 September 2022
Terobosan Baru AsmaraNur Modeling School Terbukti Antarkan Naomy Angelica Raih 4th Runer Up Miss Indonesia 2022
Senin, 19 September 2022
Wakili Riau, Naomy Angelica Dari AsmaraNur Modeling School Raih 4th Runner Up Miss Indonesia 2022
Kamis, 15 September 2022
Hadirkan Artis Nicky Tirta, MamaSuka dan LOTTE Grosir Ungkap Rahasia Bisnis Cuan Horeka di Pekanbaru

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 05 September 2022
Merindu Wajah Indah Pekanbaru, Muflihun Optimis Raih Piala Adipura
Senin, 29 Agustus 2022
Peringatan HUT RI Ke-77 Jadi Momentum Refleksi Perjuangan Para Pendiri Bangsa
Selasa, 16 Agustus 2022
GALERI FOTO: Dalam Rangka Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Ribuan Masyarakat Hadiri Dzikir Akbar Bersama Ustaz Das'ad Latif
Sabtu, 13 Agustus 2022
Momen HUT Riau dan HUT RI, Hj Misnarni Berbagi Kebahagiaan di Panti Asuhan

Advertorial lainnya ...
Senin, 19 September 2022
Anak Muda Riau Didukung Melek Dunia Digital, LAM: Peluang Kerja Masa Depan Bukan Lagi di Kantor Camat
Jumat, 16 September 2022
Peneliti Sadar ternyata Simpanse Pukul Akar Pohon untuk Kirim Pesan Jarak Jauh
Jumat, 19 Agustus 2022
Kesiapan Isuzu Menyambut Era Elektrifikasi Kendaraan Bermotor di Indonesia
Minggu, 07 Agustus 2022
iPhone 14 Pro Ucapkan Selamat Tinggal Notch

Tekno dan Sains lainnya ...
Rabu, 21 September 2022
Peringati Milad ke-42 Tahun RSI Ibnu Sina, 40 Peserta Ikuti Seminar Awam Kesehatan Ibu dan Anak
Selasa, 20 September 2022
Anak Kejang-kejang Hendak Dibawa ke Rumah Sakit tapi Jalanan Macet, Untung Polisi Turun Tangan
Rabu, 14 September 2022
Jangan Lewatkan! RSI Ibnu Sina Gelar Seminar Awam Gratis 'Ibu Cerdas Anak Sehat'
Selasa, 13 September 2022
Jangan Abaikan! Ini Tanda-Tanda yang Ditunjukkan Tubuh ketika Kehabisan Energi

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 23 September 2022
Wakil Bupati Bengkalis Apresiasi Pengabdian Masyarakat Himadata FH UIR
Rabu, 21 September 2022
Tim Dosen UIR Berikan Sosialisasi Pentingnya Merek Bagi Pelaku UMKM
Rabu, 21 September 2022
Diwisuda Hari Ini, Wakil Rektor I Unilak Raih Gelar Doktor dari UNP
Selasa, 20 September 2022
Monev Mahasiswa KKN, Rektor UMRI: Alhamdulillah KKN UMRI Berjalan HEBAT

Kampus lainnya ...
Selasa, 13 September 2022
PHE Kampar Sosialisasi Kegiatan Hulu Migas dan Serahkan Beasiswa di Kerumutan
Selasa, 07 Juni 2022
7 Perusahaan Keroyokan Bersihkan Sungai Kerumutan Sepanjang 30 Kilometer
Rabu, 01 Juni 2022
MTSN 2 Pangkalan Lesung Dapat Bangunan Baru dari PT Musim Mas
Selasa, 24 Mei 2022
Pentingnya Tingkatkan Perekonomian Masyarakat, Asian Agri Gelar Pelatihan Bagi UMKM Riau, Sumut, dan Jambi

CSR lainnya ...

LAMR Rohul
Terpopuler
Ketua Bawaslu Riau
Foto
Pertamina
Khas 1 September 2022
Selasa, 20 September 2022
KODEgroup Sukses Gelar DO Music Festival 2022 di Alam Mayang
Selasa, 13 September 2022
Ribut-ribut Wudu Nagita Slavina Disebut Salah Semua, Ini Kata Ustadz Adi Hidayat
Minggu, 15 Mei 2022
Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima, Burjobar dan Roti Cha Milik Arya Saloka dan Ferry Ardiansyah Hadir di Pekanbaru
Jumat, 13 Mei 2022
Beredar Foto Menag Yaqut Rangkul 'Ragil Mahardika', Ansor: 1000% Editan!

Selebriti lainnya ...
Diskes Rohul Agustus 2022
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
HUT Riau 2022 - PT SPR
Rabu, 21 September 2022
Sambangi Muslim World League, Gubri Bahas Pengembangan Quran Center
Sabtu, 20 Agustus 2022
Meriahkan HUT RI, Ribuan Warga Desa Suka Mulya Kampar Ikuti Salawat Akbar Kebangsaan
Senin, 04 Juli 2022
FPKB Kembali Salurkan Alquran Untuk Anak - Anak Mengaji di Pekanbaru
Minggu, 26 Juni 2022
Tinjau Kelayakan Pendidikan, Gubri Sambangi Pondok Tahfidz Quran Bengkalis

Religi lainnya ...
HUT Riau 2022 - April RAPP
Indeks Berita
www www