Rabu, 27 Oktober 2021

Breaking News

  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen
Yamaha 25-27 Oktober 2021

Beda Janji dan Formasi PPPK, Koordinasi Pusat-Daerah Dikritik
Selasa, 12 Oktober 2021 07:15 WIB
Beda Janji dan Formasi PPPK, Koordinasi Pusat-Daerah Dikritik
Ilustrasi tuntutan pengangkatan guru honorer. (Foto: Adhi Wicaksono)

(CAKAPLAH) - Pemerintah pusat dan daerah dipandang gagal berkoordinasi terkait pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lantaran tak sesuai janji awal, yakni 1 juta formasi.

Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan Guru (P2G) Satriwan Salim menyebut pembukaan formasi guru honorer menjadi PPPK 2021 hanya sebesar 506.252.

Angka itu, katanya, jauh dari janji Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim yang bakal mengangkat 1 juta guru honorer dari seleksi PPPK.

"Mas Nadiem minta formasi 1 juta, kenapa yang diajukan daerah baru 506 ribu, dan yang terisi baru 170 ribu? Ini berarti ada gagal koordinasi pusat dan daerah," kata Satriwan ketika dihubungi, Senin (11/10).

Ia mengatakan Pemda seharusnya bisa mengajukan formasi lebih banyak agar lebih banyak guru honorer yang menjadi PPPK. Sementara pemerintah pusat harus memastikan formasi tersebut bisa tersedia dan terisi secara berkeadilan.

Pemerintah pusat juga semestinya bisa mendorong Pemda membuka 1 juta formasi jika memang berniat mengangkat sebanyak 1 juta guru honorer sebagai PPPK pada 2021.

Satriawan menyebut Kemendikbudristek, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, atau Kementerian Dalam Negerimestinya menyampaikan kepada daerah bahwa formasi bisa dibuka lebih banyak tanpa khawatir pendanaan karena baik gaji dan tunjangan guru honorer diberikan oleh pemerintah pusat.

"Pemda ini alasannya enggak punya duit buat gaji dan tunjangan. Padahal gaji dan tunjangan itu dari pusat, ini makanya kegagalan koordinasi di antara pusat dan daerah," cetusnya.

Dia juga memprediksi bakal semakin sedikit guru honorer yang lolos seleksi PPPK tahap 2. Pasalnya, dalam seleksi tahap 2 dan 3, guru honorer baik K2 maupun non-K2 harus berhadapan dengan guru honorer swasta yang notabene sudah memiliki sertifikat pendidik.

Sesuai Keputusan Menpan RB nomor 1169, mereka yang sudah memiliki sertifikat pendidik linier dengan formasi yang dilamar, bakal mendapat jumlah tambahan 100 persen dari nilai maksimal kompetensi teknis. Artinya guru swasta yang punya sertifikat pendidik ini lebih mungkin lolos PPPK guru 2021, menggeser guru honorer di sekolah negeri yang tidak punya sertifikat pendidik.

"Saya menduga tahapan kedua dan ketiga bakal lebih sulit untuk lolos karena saingannya guru di sekolah swasta yang biasanya sudah punya sertifikat pendidik," ucap Satriawan.

Pihaknya meminta Nadiem untuk mengkaji kembali pemberian afirmasi kepada guru berdasarkan lama pengabdian bukan usia. Menurut Satriwan, hanya dengan hal itu, pemerintah bisa dinilai adil memberikan nilai bagi peserta PPPK guru.

Dia juga meminta agar guru honorer K2 baik usia 50 tahun atau kurang dari 50 tahun, diprioritaskan menjadi PPPK.

"Harus ada aturan khusus yang mengatur guru honorer K2 menjadi prioritas PPPK, dan nilai afirmasi harus dari lama pengabdian bukan usia," ujar Satriwan.

Sebelumnya Kemendikbudristek mengumumkan sebanyak 173.329 peserta PPPK Guru 2021 lolos seleksi tahap pertama. Peserta yang belum lolos diminta mengikuti seleksi PPPK guru tahap II atau tahap III yang akan dilangsungkan pada tahun ini.

Dalam seleksi pertama ini, Nadiem juga mengatakan bahwa ada banyak guru lolos seleksi namun tak mendapat formasi. Untuk itu, pihaknya berjanji bakal membantu mengoptimalisasi kebijakan agar bisa mengakomodir guru yang tak mendapat formasi.

"Ada beberapa guru, cukup besar angkanya, lolos passing grade tapi belum lolos formasinya, kami akan optimalisasi ini untuk mendapatkan formasi," kata dia.

Editor : Ali
Sumber : Cnnindonesia.com
Kategori : Nasional, Pendidikan
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Rabu, 13 Oktober 2021
Semua Orang Sama Dimuka Hukum, Junimart : Penegak Hukum Mosok Dibiarkan Melanggar Hukum
Rabu, 06 Oktober 2021
Banyak Permasalahan di DKI Jakarta, Alasan Baleg DPR Dukung Pemindahan Ibukota Baru
Senin, 04 Oktober 2021
Ketua MPR: PPHN Keniscayaan Diamanatkan Oleh Konstitusi
Selasa, 28 September 2021
Letjen TNI Mar (Purn) Nono Sampono Sebut Indonesia Negara Maritim yang Kekuatan Lautnya Lemah

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Senin, 12 April 2021
Terapkan Digitalisasi, Operasi PT CPI Makin Kompetitif
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Selasa, 26 Oktober 2021
Polsek Rambah Hilir Sosialisasikan Bahaya Narkoba ke Pelajar
Selasa, 26 Oktober 2021
Persiapan Matang, PPP Pekanbaru Siap Gelar Muscab
Selasa, 26 Oktober 2021
Kelompok Tani Kampung Buatan I Dapat Bantuan Bebek Petelur dari Program Astra Kreatif
Selasa, 26 Oktober 2021
Tiga Kwarcab di Siak Raih Penghargaan Gugus Depan Terbaik Ramah Lingkungan Regional Sumatera

Serantau lainnya ...
Senin, 25 Oktober 2021
DPP Kukuhkan Pengurus HDI Chapter Riau Periode 2021-2023
Minggu, 24 Oktober 2021
Arya Saloka Ajak Masyarakat Pekanbaru Treatment Kecantikan di Klinik Elzagiarmi
Kamis, 14 Oktober 2021
Kini Semakin Mudah Miliki Rumah di D'Village Regency 3, Ada Promo Bunga Hanya 2,3% Fixed 3 Tahun
Senin, 04 Oktober 2021
Memukau, Model AMS Sukses Peragakan Rancangan Busana Siswa SMKN 3 Pekanbaru

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Kamis, 21 Oktober 2021
Ubah Citra, Facebook akan Ganti Nama Perusahaan?
Senin, 04 Oktober 2021
Trump Minta Hakim Paksa Twitter Kembalikan Akunnya
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...
Kamis, 26 Agustus 2021
Mau Investasi Kripto? Ini Kelebihan dan Kekurangan Bitcoin dan Ethereum yang Perlu Diketahui

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 23 Oktober 2021
Kisah Penyintas Covid-19, Berpikiran Positif dan Bermental Baja hingga Sembuh
Senin, 04 Oktober 2021
Gaya Hidup Tak Sehat Biang Banyak Anak Muda Derita Penyakit Jantung
Minggu, 26 September 2021
Vaksinasi Ibu Hamil dan Menyusui, Demi Menjaga Buah Hati dan Kesehatan Keluarga
Kamis, 26 Agustus 2021
Agar Paru-Paru Kuat saat Terserang Covid-19, Rajin Konsumsi 4 Bahan Makanan Ini

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Jumat, 22 Oktober 2021
Fakultas Pertanian Unri Jalin Kerjasama Kewirausahaan dengan Kadin Riau
Jumat, 22 Oktober 2021
Sempat Tertunda, BEM Institut Master Sukses Gelar Lomba Pildacil Virtual 2021
Rabu, 20 Oktober 2021
UIR Kuasai Dua Nomor di Kompetisi Entrepreunership Award V LLDIKTI X
Selasa, 19 Oktober 2021
Fekonsos UIN Suska Riau Teken MoA dengan FAI UIR

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

April HUT 3 Kabupaten 12 Oktober 2021
Terpopuler
DPRD Riau - Maulid Nabi Muhammad SAW
Foto
DPRD Riau - Sekwan - Maulid Nabi Muhammad SAW
DPRD Riau
Kamis, 21 Oktober 2021
Penampilan Terbaru Ivan Gunawan Ramai Disebut Mirip Nikita Mirzani
Senin, 04 Oktober 2021
Pernah Dimiliki Aktor Terkenal, Ini Penampakan Jam Tangan Termahal di Dunia yang Dihargai Rp243 Miliar
Jumat, 17 September 2021
Rizky Billar Jawab Isu Lesti Kejora Hamil Duluan, Muncul Isu Nikah Siri
Kamis, 26 Agustus 2021
Istri Buka Suara Soal Kabar Epy Kusnandar Pindah Agama

Selebriti lainnya ...
HUT SIAK - 12 Oktober 2021 - Kabag
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
DPRD Riau
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah
Selasa, 24 Agustus 2021
Rumah Yatim Salurkan Ratusan Paket Alquran dan Kitab ke Berbagai Ponpes di Pekanbaru dan Kampar Riau
Selasa, 27 Juli 2021
Sabah Ahmedi, Imam Termuda Inggris Lawan Stereotip Lewat Medsos

Religi lainnya ...
DPRD Riau
Indeks Berita
DPRD Riau Ucapan Duka 1DPRD Riau Ucapan Duka 2Pelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakBhayangkara 2021 CAKAPLAHHUT Pekanbaru ke-237Pelantikan Bupati Pelalawan Sukri - Nasarudin dari DPRDPesonna Hotel Januari 2021Diskes Rohul 2021
www www