Senin, 17 Januari 2022

Breaking News

  • Pengamanan Nataru Riau Kerahkan 2.527 Personel Gabungan   ●   
  • Varian Omicron Belum Ditemukan di Riau   ●   
  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula
Yamaha 16-18 Januari 2022

Seru, Diskusi Publik HUT Golkar di Kampar, Bahas Persoalan Banjir, Relokasi Stadion Hingga Taman Kota
Rabu, 20 Oktober 2021 19:07 WIB
Seru, Diskusi Publik HUT Golkar di Kampar, Bahas Persoalan Banjir, Relokasi Stadion Hingga Taman Kota

BANGKINANG (CAKAPLAH) - Dalam rangka memperingati hari ulang tahun partai Golongan Karya (Golkar) ke-57, pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Kampar menggelar diskusi publik dengan tema "Arah Penataan Ibukota Kabupaten Kampar, Selasa (19/10/2021) malam.

Diskusi ini berjalan seru, karena antar pemateri tidak selalu memiliki kesamaan pandangan dalam menyikapi penataan ibu kota Kabupaten Kampar ke depan. Diskusi usai pada Rabu (20/10/2021) pukul 00.30 WIB.

Empat orang pemateri pada diksusi ini adalah anggota DPD RI Edwin Pratama Putra, SH, akademisi dari Universitas Riau Wahyu Hidayat, ST, MURP, Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas PUPR Kampar Erizal, ST, MT dan tokoh masyarakat Kabupaten Kampar H Idris. Diskusi semakin menarik karena dipandu mantan aktivis yang juga pengurus DPD Golkar Kampar Firman Wahyudi, ST.

Turut hadir Ketua DPD Partai Golkar Kampar Repol, Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Kampar H Masnur, SH Korda Ahmad Fikri, S.Ag,,Ketua Komisi IV DPRD Kampar Agus Candra, S.IP, Ketua Karang Taruna Kabupaten Kampar Dhika Asril dan Ketua PWI Kabupaten Kampar Akhir Yani, SE dan undangan lainnya.

Ketua Panitia Diskusi Publik Niko Ardian, S.IP yang juga Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kampar dalam sambutanya menyampaikan, diskusi publik ini diikuti pemuda, mahasiswa, utusan organisasi dan masyarakat. Selain menggelar diskusi publik, Golkar Kampar juga menyelenggarakan kegiatan e-sport, turnamen bola voli putri, stand UMKM, lomba ceramah yang diselenggarakan Al Hidayah dan pada 20 Oktober dilakukan Closing Ceremony HUT Partai Golkar ke-57.

Ketua DPD Partai Golkar Kampar Repol, menyampaikan, diskusi ini akan digelar secara rutin. Dalam waktu dekat akan digelar diskusi berkaitan dengan penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kampar tahun 2022. "Semua kebijakan didiskusikan kedepan. Ini semangat kami bagaimana tradisi akademisi dilakukan," cakap Repol.

Berkaitan penataan kota, pria yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kampar ini menyoroti banyaknya pejabat yang tidak tinggal di Kota Bangkinang atau di Kabupaten Kampar. "Bangkinang kita anggap tak ada kotanya. Karena banyak tokoh, pejabatnya tak tinggal Bangkinang. Tinggal di Pekanbaru," ungkap Repol.

Menurutnya, pejabat Kampar mestinya tinggal di Kampar karena akan banyak berpikir tentang Kampar dan uang akan semakin banyak beredar di Kampar. "Tinggal di Pekanbaru, terima gaji di Kampar tapi belanja di Pekanbaru," imbuhnya.

Ia juga menyatakan sepakat dengan apa yang disampaikan pemateri Wahyu Hidayat bahwa di kota Bangkinang harus ada taman kota. Jalan lingkar yang sudah dibangun harus dimaksimalkan fungsinya sehingga tak ada lagi mobil besar masuk kota yang dapat merusak jalan.

Repol juga setuju dengan pembangunan alun-alun dan dibuat menyatu dengan Balai Bupati, Islamic Centre, beberapa kawasan sekitar Islamic Centre seperti daerah sekitar Puskesmas Bangkinang Kota, kantor Lemtari dan taman kota yang ada saat ini dan itu harus ditunjang dengan sarana prasarana jalan dan jembatan penghubung.

Repol juga berharap penanganan banjir menjadi prioritas, bukan pengaspalan jalan di Kota Bangkinang.

Dalam penataan kota, ia berharap agar rencana detail tata ruang (RDTR) segera digesa karena merupakan dasar acuan dari diterbitkannya dokumen perizinan terkait bangunan.

Sementara itu anggota DPD RI Edwin Pratama Putra mempertanyakan ketidakjelasan fokus dan arah Kota Bangkinang. "Kota Bangkinang ini nggak jelas, apakah untuk publik servis, penyangga jasa atau kota industri," beber Edwin.

Namun ia meyakini bahwa Pemkab Kampar masih memungkinkan menata kota Bangkinang menjadi kota yang lebih baik. "Satu hal dalam SDGes itu yang dilihat dalam penataan kota ramah bagi disabilitas," bebernya.

Menurut senator muda ini, Kampar harus jadi kota satelit dari Pekanbaru dengan ditunjang moda transportasi. "Satu satunya kota yang bisa jadi tempat refreshing adalah Kampar," katanya.

Mengenai wacana pemindahan Stadion Tuanku Tambusai, Edwin menyatakan tidak setuju namun stadion ini perlu renovasi agar menjadi daya tarik kota seperti stadion yang ia lihat ketika berkunjung ke Kota Istanbul, Turki.

"Grand leaving back to nature harus menjadi spirit kita. Kampar harus menjadi kabupaten yang juara bukan naik kelas," ulasnya.

Sementara itu pemateri dari akademisi Wahyu Hidayat mengungkapkan, ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam menata ibu kota.

Pertama adalah dari sisi perencanaan. Menurutnya, Kota Bangkinang saat ini tanpa identitas. Kalau kita melihat kota lain dengan mudah kita bisa mengidentifikasi. Seperti tugu Monas ada di Jakarta, Menara Eiffel terdapat di Kota Paris. "Bangkinang ini datar saja, tak ada simbol," beber dosen di Fakultas Teknik Universitas Riau ini.

Untuk meletakkan simbol ini harus ditentukan titik pusat pertumbuhan di Bangkinang.

Selanjutnya bicara mengenai taman kota, alumni S1 Universitas Gajah Mada dan S2 di Malaysia ini mengungkapkan bahwa taman kota yang saat ini pembangunannya masih terbengkalai tidak layak dikatakan sebuah taman kota.

"Taman kota yang ada ini bukan taman kota pak. Dari segi keilmuan kami. Datang orang kita bilang taman kota itu, malu kita," bebernya.

"Kalau kita gembar-gemborkan ke luar itu taman kota, ini diketawain kita. Taman kota mesti 70 persen ada area hijau. Taman kota harus ada batasan luasan," ulasnya.

Perhitungan luasan taman hijau ini berdasarkan populasi penduduk di kota tersebut. "Dihitung populasi karena sekian orang berhak memenuhi sekian luas taman kota. Ada hitungannya pak," katanya lagi.

Menurutnya, wilayah yang layak dibangun taman kota Bangkinang saat ini adalah di wilayah Embung Sungai Sonsang yang dibangun oleh pihak BWWS (Balai Besar Wilayah Sungai) yang dekat ke perkantoran bupati yang baru.

"Usulan saya di daerah embung. Ada lahan cukup luas bisa dikembangkan. Kalau di kota tak ada lagi. Kalau skala Bangkinang minimal tiga sampai lima hektare. Baru dikatakan taman kota. Kalau sekarang ini eks parkir,
Itu kan parkir stadion dijadikan tempat jualan," bebernya.

Ia juga berpendapat bahwa penataan kota dilakukan di simpul pertama Lapangan Merdeka ke Jalan Prof M Yamin, Balai Bupati, alun-alun, Bukit Cadika, zona antara kantor bupati lama dan perkantoran bupati baru. "Saya pikir akan sangat berubah wajah kota. Terus kawasan pedestriannya. Orang hendaknya bisa berjalan kaki dari Lapangan Merdeka ke kantor bupati. Itu sangat berubah kota Bangkinang," terangnya.

Dalam kesempatan ini Wahyu juga menyorotoi soal belum terbentuknya rencana detail tata ruang (RDTR) Kabupaten Kampar sebagai turunan dari rencana tata ruang wilayah (RTRW).

"Yang jadi dasar sekarang RDTR.
Kedepan amdal hilang gantinya RDTR. Kalau RDTR lengkap cukup RDTR jadi acuan izin lingkungan," ungkapnya.

RDTR disusun tahun 2019 namun belum menjadi Peraturan Daerah (atau diPerdakan) "Saya yakin RDTR disusun waktu itu belum bisa disahkan, masih banyak direvisi lagi. Ini tugas Kabid Tata Ruang Dinas PUPR," tegasnya.

Masalah lainnya yang ia ungkapkan adalah keterbatasan sumber daya di Pemkab Kampar, tidak banyak yang mahir tata ruang. Sehingga mengandalkan konsultan.
"Tak tegas, tak selesai, tak tuntas, tak berguna. Apa gunananya anggaran ratusan juta satu paket tak selesai," sentilnya.

Koordinator Daerah Partai Golkar Ahmad Fikri dalam kesempatan ini mempertanyakan program kepala daerah pada periode 2017-2022 yang menjamin tidak ada lagi banjir di Bangkinang. Ia mengaku kecewa persoalan ini tak tuntas sampai saat ini.

Ia meminta DPRD mengawal program yang telah disampaikan ke masyarakat dan harus banyak duduk bersama untuk mengatasi persoalan Kampar.

Diskusi ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Beberapa peserta diskusi diantaranya H Masnur, Nur Adlin, Edwar dan dari perwakilan pemuda, pengurus AMPG Amir Pakpahan menyampaikan beberapa masukan. Mereka meminta kota Bangkinang benar-benar ditata dengan baik sehingga persoalan banjir tidak terjadi lagi dan kota ini berkembang menjadi salah satu kota yang menarik di Indonesia.

Penulis : Akhir Yani
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Politik, Pemerintahan, Kabupaten Kampar
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 02 November 2021
Gajah Seberat 2 Ton Ditemukan Mati di Bukit Apolo Pelalawan
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 17 Januari 2022
Bhabinkamtibmas Polsek Kerumutan Kawal Vaksinasi di Desa Binaannya
Senin, 17 Januari 2022
Polsek Pangkalan Kuras Gelar Penling Ajak Masyarakat Ikut Vaksinasi di Puskesmas Terdekat
Senin, 17 Januari 2022
Polsek Pangkalan Lesung Buka Layanan Vaksinasi Covid-19 di Sekolah
Senin, 17 Januari 2022
Polsek Teluk Meranti Sosialisasi Pencegahan Karhutla di Lintas Bono

Serantau lainnya ...
Rabu, 12 Januari 2022
UMKM Makin Berkembang, Partai Perindo Ungkap Ide Usaha Potensial di 2022
Rabu, 12 Januari 2022
4 Alternatif Nasi Putih untuk Menurunkan Berat Badan
Kamis, 06 Januari 2022
Fashion Trendi Famys Hijab Collection, Kualitas Terjamin, Harga Bersahabat
Kamis, 30 Desember 2021
Kostum Penjual Jamu Gendong Juarai Parade Kostum Kreasi 2021

Gaya Hidup lainnya ...
Senin, 06 Desember 2021
Raih WTP Lima Kali Berturut-turut, Pekanbaru Terima Penghargaan dari Kemenkeu
Jumat, 03 Desember 2021
Pemko Pekanbaru Terima Aset Fasos dan Fasum dari Pengembang Perumahan
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau

Advertorial lainnya ...
Selasa, 11 Januari 2022
Mengenal Risiko dan Peluang Investasi Bitcoin
Jumat, 17 Desember 2021
Ikan Alien Kepala Transparan Tertangkap Kamera
Rabu, 15 Desember 2021
Ahmad Ghani Al Ghifari Ukir Prestasi di Bidang Robotik, Mulai Rakit Robot Hingga Memprogram Drone
Senin, 29 November 2021
WHO Akui Belum Ada Bukti Varian Omicron Covid-19 Lebih Menular

Tekno dan Sains lainnya ...
Sabtu, 18 Desember 2021
Mantan Wakil Rektor UIN Suska Didapuk sebagai Pembicara oleh Perusahaan Nutrisi Terbesar di Dunia
Jumat, 17 Desember 2021
Amerika Izinkan Pil Aborsi Dikirim Lewat Pos
Selasa, 30 November 2021
Wanita Malaysia Punya Golongan Darah Emas, Cuma 43 Orang di Bumi
Rabu, 27 Oktober 2021
Dikira Kena Covid-19, Gadis Ini Ternyata Sakit Parah Akibat Isap Vape

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 17 Januari 2022
Pascasarjana UIR Sosialisasikan Program S2 dan S3 ke Anggota DPRD Pelalawan
Jumat, 14 Januari 2022
Diinisiasi BEM Unilak, Perahu Penyeberangan Warga Dusun Air Mabuk Meranti Hampir Selesai
Kamis, 13 Januari 2022
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Yasmuha Meranti Kirim Guru dan Siswa ke Kuansing
Rabu, 12 Januari 2022
Ikatan Alumni Manajemen Dakwah UIN Resmi Dilantik, Ini Pesan Dekan

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

Khas Senin
Terpopuler
Foto
HUT Meranti 2021 - APRIL
Nataru - April
Kamis, 13 Januari 2022
Tayang Besok, Adakah Kesamaan Virgin The Series dan Film Virgin 2004?
Selasa, 11 Januari 2022
Sinopsis Penyalin Cahaya, Film Original Netflix Tayang 13 Januari 2022
Jumat, 24 Desember 2021
Kontroversi Syuting Sinetron di Lokasi Bencana Semeru, Ini Faktanya...
Senin, 22 November 2021
Bikin Mewek, Gala Ingin Telepon Vanessa Angel & Bibi karena Rindu

Selebriti lainnya ...
PT PER 2021
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
Rabu, 15 Desember 2021
Ada 7.139 Masjid di Riau, Bagaimana Kondisi Remaja Masjidnya?
Rabu, 24 November 2021
Rangkaian HUT ke-23, BKMT Riau Gelar 'Musabaqah Menterjemah Alquran'
Kamis, 04 November 2021
Persembahkan Karya Tenas Effendy, LAMR dan Tafaqquh Taja Kajian Tunjuk Ajar Melayu Dalam Perspektif Alquran dan Hadis
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat

Religi lainnya ...
Selasa, 28 Desember 2021
Legislator Pekanbaru Doakan Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2020
Selasa, 28 Desember 2021
Aplikasi PeduliLindungi Sudah Diterapkan di Pekanbaru, Robin: Tim Vaksin juga Harus Disiapkan
Selasa, 28 Desember 2021
Respon Cepat Pemkab Rohul Tangani Banjir Berhasil Hindarkan Jatuhnya Korban Jiwa
Senin, 27 Desember 2021
Legislator Pekanbaru Sebut Razia BPOM Terkesan Tebang Pilih

ADV lainnya ...
Indeks Berita
www www