Senin, 06 Desember 2021

Breaking News

  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen
Yamaha 6-7 Desember 2021

Menguntai Asa di Masa Pandemi bersama "Si Hijau" Gojek
Sabtu, 30 Oktober 2021 14:02 WIB
Menguntai Asa di Masa Pandemi bersama Si Hijau Gojek
Driver gojek sedang menunggu pesanan makanan pelanggan. Foto: Unik Susanti

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Dewi, wanita 49 tahun itu telah hilir mudik menyiapkan diri saat mentari masih betah bersemayam jauh di ufuk timur. Jarum panjang jam dinding bergerak pelan mengerek si jarum pendek di angka lima.

Usai menunaikan ibadah sholat subuh, dengan sedikit tergesa-gesa ibu dari 3 anak itu menyiapkan segala keperluan untuk kebutuhan kedai makan miliknya.

Pemilik nama lengkap Dewi Indriani adalah seorang pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) rumah makan Ampera Harapan I yang beralamat di Jalan Hangtuah Harapan I Rejosari Kulim Nomor 113, Pekanbaru. Bersama suami tercintanya, ia telah menggeluti bisnis rumah makan tersebut sejak 14 tahun terakhir. Dengan usaha itu pula, dirinya bersama suami sudah mengantarkan anak-anaknya menjadi seorang sarjana sukses.

Setiap hari, Dewi memang harus menyiapkan seluruh keperluan untuk kedai rumah makan miliknya tersebut. Bersama suami, ia berbagi tugas untuk menyiapkan semuanya. Mulai dari belanja ke pasar untuk keperluan bumbu dan bahan masakan hingga menyiapkan berbagai keperluan lain hingga menu-menu nikmat terhidang di etalase kedai miliknya tersebut.

"Alhamdulillah, sudah sekitar 14 tahun kami berdua menggeluti usaha ini. Jatuh bangun pasti ada," ujar Dewi Indriani, Jumat (29/10/2021).

Ia menceritakan, awal usaha yang dimiliki bukanlah rumah makan namun kedai harian. Kedai tersebut menjual barang-barang sembako, sayur-sayuran, dan bahan-bahan pokok lainnya.

"Tapi pada saat itu banyak sekali pasar kaget, menjamur dimana-mana. Hampir setiap hari ada pasar kaget itu. Jadinya penjualan agak menurun, apalagi seperti sayur-sayur, ikan, ayam, cabai itu banyak terbuang. Nah dari situlah mulai diolah jadi masakan siap saji," ungkap Dewi.

Awalnya hanya coba-coba, namun ternyata mulai banyak peminatnya. Dari yang hanya satu orang, kemudian bertambah menjadi dua orang dan seterusnya.

"Lama kelamaan mulai banyak peminatnya, akhirnya dicoba lah buka kedai makan kecil-kecilan dan kedai harian sudah tidak buka lagi. Kota coba fokus ke jualan nasi, Alhamdulillah sampai sekarang masih bertahan dan peminatnya semakin banyak," ungkapnya.

Setiap hari dikatakan Dewi, dirinya bersama suami berbagi tugas untuk menyiapkan semua keperluan. Biasanya suami yang mendapat jatah pergi ke Pasar. Saat suaminya ke pasar, dirinya mulai mengangsur pekerjaan lagi seperti memasak nasi sembari menunggu suami pulang dari pasar.

"Kita masak nya hampir setiap hari. Jam 06.00 WIB suami sudah harus belanja ke pasar. Untuk belanja keperluan masak dilakukan setiap pagi, supaya bahan-bahan untuk dimasak masih fresh semua. Kita selalu ingin menjaga kualitas makanan untuk para pelanggan, jangan sampai pelanggan setia kabur karena rasanya berbeda atau kualitas makanan kita berkurang," ucapnya.

Ada sekitar 20 menu yang dijual di Kedai Harapan I ini. Mulai dari ayam bakar, ayam pop, ayam bumbu, ayam gulai, asam pedas tongkol, gulai ikan patin, gulai ikan salai dan yang menjadi andalan adalah Ikan Nila Bakar.

"Untuk semua menu-menu tersebut, semuanya kita masak sendiri. Masaknya berdua dengan suami. Alhamdulillah masakan kita disukai oleh pelanggan kita," jelasnya.

Pada tahun 2018, lanjut Dewi, Ampera Harapan 1 resmi bermitra dengan Gojek. Bukan tanpa alasan dirinya membuat keputusan tersebut. Tuntutan zaman yang serba digital membuat Dewi harus memutar otak agar kedai makanan miliknya ini semakin laris dan menjangkau berbagai kalangan.

Meski diakui Dewi, dirinya sempat ragu untuk mencoba hal baru ini, namun ternyata apa yang menjadi keraguannya malah berbalik. Keuntungan dirinya semakin bertambah dibandingkan hanya dengan berjualan secara offline.

"Alhamdulillah banget, sejak bergabung dengan Mitra Gojek, keuntungan saya semakin bertambah. Ada pemasukan tambahan dari orderan gojek, selain itu dapat pelanggan baru juga. Tentu ini menjadi angin segar bagi kami para pedagang makanan. Sangat terbantu," ucapnya.

Bahkan di saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Pekanbaru beberapa waktu lalu, kedai harian miliknya masih mampu bertahan. Padahal waktu itu, sesuai aturan melarang pelanggan makan di tempat. Alhasil Gojek yang memang menjadi penyelamat.

"Kalau pendapatan saat itu memang merosot. Apalagi saat kasus Covid-19 sedang naik, pendapatan berkurang. Tapi kita bersyukur, masih ada Gojek yang sangat membantu. Apalagi selama PPKM berlangsung, tempat makan tidak mengizinkan untuk makan di tempat. Jadi kebanyakan pelanggan order menggunakan go food dan membuat kita bisa bertahan hingga kini," ungkapnya.

Untuk itu Dewi berharap Gojek dan terutama untuk Go food semakin mempu memberikan pelayanan yang lebih baik lagi. Selain itu juga diharapkan semakin banyak promo-promo yang dihadirkan sehingga bisa diakses terus oleh pelanggan setia Gojek ataupun Gofood.

"Kehadiran Gojek bagi pedagang seperti kami memang sangat terasa keberadaannya. Terlebih di masa pandemi seperti sekarang. Di saat orang-orang membatasi mobilitas, kami para pedagang tidak terlalu khawatir. Masih ada Gojek dengan aplikasi Gofood nya yang bisa diakses oleh pembeli kami. Sehingga mereka tetap bisa menikmati makanan kesukaan mereka walau tanpa harus datang ke lokasi," ucapnya.

Bahkan meski pandemi, pelanggan juga tak perlu khawatir karena memang prosedur Gojek sekarang juga semakin ketat agar makanan tetap higienis.

Gojek membuat panduan food safety agar merchant menjaga kebersihan dapur dan operasional restoran. Merchant juga diminta menggunakan segel keamanan dan mengisi Kartu Penanda Suhu Tubuh pihak yang memasak, membungkus, dan mengantarkan makanan. Selain itu, ada inovasi contactless delivery untuk mengurangi kontak fisik supaya kita semua bisa tetap aman.

"Terimakasih untuk Gojek yang tetap membuat kami semangat untuk terus berusaha menghadirkan rezeki untuk keluarga tercinta kami. Pandemi tak bisa menghalangi kami untuk terus berusaha. Semangat juga untuk pejuang rezeki di luaran sana," ajaknya.

Semangat Dewi Indriani ini sejalan dengan semangat Gojek untuk terus menelurkan serangkaian solusi digital yang memudahkan UMKM bermigrasi ke bisnis online. Bahkan melalui inisiatif #MelajuBersamaGojek, ratusan ribu UMKM semakin memahami pentingnya teknologi digital dalam bisnis, dan sukses bertahan di masa pandemi.

Head of Corporate Affairs Indonesia Regions Gojek Arum Prasodjo mengungkapkan di tengah pandemi yang saat ini sedang berjalan, bahkan tanpa terasa sudah 2 tahun, Gojek ingin mengajak semua pihak untuk tetap optimis di masa pandemi.

"Mari kita bangkit bersama, kita lalui pandemi ini dengan optimisme dan tentunya produktivitas agar kita semua bisa pulih dan tentunya ekonomi juga ikut pulih," ujar Arum Prasodjo dalam webinar Gojek dan AMSI bertajuk Layanan Platform Digital Andalan untuk Bangkit Bersama Hadapi Pandemi, beberapa waktu lalu.

Dikatakan Arum, Gojek ingin mengangkat semangat gotong royong dari semua ekosistem gojek mulai dari mitra, baik itu drivernya, mitra usaha Gofood, karyawan dan pelanggan.

"Kita bersama-sama dan bergotong royong mendorong masyarakat untuk tetap optimis melalui masa pandemi ini," jelasnya.

Kata Arum lagi, selama pandemi ini kehidupan masyarakat tidak lepas dari teknologi atau digitalisme. Karena memang keterbatasan dari mobilitas sehingga orang akan banyak melakukan aktivitas yang berbasis teknologi digital.

"Nah penggunaan teknologi digital terlebih pengguna ekosistem kami ini ternyata menjadi lapangan pekerjaan bagi mereka khususnya di sektor informal, para mitra driver kami dan juga di sektor UMKM. Seperti mitra usaha Gofood dan bahkan yang tidak langsung masuk dalam ekosistem tapi menggunakan ekosistem kita. Misalnya UMKM yang sifatnya sosial teller mereka yang berjualan berbasis online dan mereka melibatkan ekosistem gojek dalam ikut memasarkan aktifitas tersebut," ungkapnya.

Sementara itu, VP Corporate Affairs Food and Groceries Gojek Rosel Lavina mengatakan dengan memanfaatkan digitalisasi, Rosel yakin UMKM dapat lebih banyak merambah konsumen lebih luas lagi khususnya saat masa pandemi.

"Sekarang mitra usaha kami di bidang usaha kuliner sudah tumbuh sekitar satu juta mitra usaha. Pada 2020, ada 750 mitra usaha GoFood. Jadi kalau dalam persentase sekitar 33 persen dari tahun lalu," ujar Rosel.

Saat ini GoFood sudah memiliki 34 juta menu makanan dan minuman di aplikasi. Sementara pada 2020 baru menyentuh sekitar 20 juta menu makanan dan minuman.

Selama pandemi, tak dipungkiri UMKM kuliner menjadi salah satu sektor yang terdampak. Bahkan hingga 1.300 toko ritel ditutup. Rosel memastikan, Gojek ingin mencari cara untuk terus melayani masyarakat dan membantu UMKM untuk kembali bangkit.

"Dengan pertumbuhan yang dicapai GoFood, Gojek ingin memastikan pengalaman kuliner terbaik dapat dirasakan para pelanggan. Mulai dari membuka aplikasi Gojek, klik layanan GoFood dan di situlah serunya menjelajahi kuliner," Cakap Rosel.

Untuk itu, Rosel menegaskan Gojek akan terus meningkatkan inovasi. Dengan begitu, Rosel mengharapkan pengguna Gojek dan pelanggan GoFood dapat lebih nyaman dalam menjelajah makanan melalui aplikasi.

Sejumlah fitur yang saat ini disediakan di dalam layanan GoFood yakni GoFood pick up, ganti lokasi, dapur bersama, dan Super Partner. Begitu juga dengan layanan order sekaligus hingga kategori siap masakan juga disediakan untuk memudahkan konsumen dan memaksimalkan bisnis pada pelaku UMKM kuliner.

Gojek Dorong Inovasi di Tiga Layanan Utama

Memasuki usia ke-11, Gojek sebagai platform on-demand terkemuka di Asia Tenggara, memperkenalkan inovasi di tiga layanan utama yakni transportasi, pesan-antar makanan, dan logistik untuk semakin dapat memberikan solusi keseharian dan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat, meningkatkan efisiensi usaha mitra UMKM, serta memperluas peluang mitra driver untuk meningkatkan pendapatan. 

Berbagai inovasi baru di tiga layanan utama akan semakin membuat Gojek jadi andalan masyarakat, di mana saat ini aplikasi Gojek telah diunduh lebih dari 190 juta kali per Juni 2021.

Riset terbaru Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) memperkirakan kontribusi ekonomi ekosistem digital Gojek dan GoTo Financial (di luar Tokopedia) menjadi 1,6% dari PDB Indonesia, atau sekitar Rp 249 triliun di tahun 2021. Kontribusi ekonomi ini meningkat 60% dibandingkan tahun sebelumnya. Riset yang sama juga menemukan bahwa mayoritas konsumen Gojek loyal, bahkan  86% pelanggan tetap terus menggunakan layanan Gojek meskipun tanpa promo.

Kevin Aluwi selaku Co-Founder dan CEO Gojek dalam konferensi pers yang digelar beberapa waktu lalu mengatakan sejak Gojek lahir 11 tahun lalu, inovasi sudah menjadi bagian dari DNA.

"Kami terus hadirkan inovasi dan teknologi terbaru guna menjawab berbagai tantangan dan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Bahkan di tengah pandemi, kami tidak berhenti menghadirkan solusi untuk membantu masyarakat beradaptasi. Inovasi pada ketiga layanan utama yang kami perkenalkan hari ini pun tidak terlepas dari nilai-nilai tersebut. Kami percaya melalui inovasi, kami bisa terus mempermudah keseharian hidup masyarakat termasuk mendukung jutaan mitra driver dan mitra usaha kami, khususnya pelaku UMKM untuk terus tumbuh meski di tengah pandemi," ungkapnya.

Yang pertama adalah Inovasi GoFood hadirkan pengalaman kuliner terbaik.

Sebagai pemimpin pasar layanan online food delivery, GoFood memiliki banyak sekali inovasi untuk memastikan pengalaman kuliner terbaik bagi pelanggan. Salah satu inovasi terkini GoFood yang digemari masyarakat adalah fitur GoFood PLUS dan Order Sekaligus yang terbukti membuat pelanggan semakin setia dan mengandalkan GoFood.

"Kedua fitur ini semakin memperkuat posisi GoFood sebagai penyedia layanan pesan-antar makanan yang value for money. GoFood PLUS merupakan paket berlangganan potongan harga langsung untuk bisa bebas menikmati beragam kuliner nikmat dengan harga terjangkau, termasuk diskon ongkos kirim. Fitur ini terus menjadi andalan pelanggan dengan kenaikan jumlah pelanggan GoFood PLUS hampir 5x lipat dari Januari - Juni 2021," ungkapnya.

Sementara fitur Order Sekaligus memungkinkan pelanggan memesan makanan/minuman dari banyak resto sekaligus di satu lokasi. Hingga kini, sudah ada 41 lokasi di 7 kota besar termasuk Jabodetabek, Bandung dan Surabaya. Ekspansi lokasi untuk Order Sekaligus ini meningkat 8x sejak diperkenalkan pada September 2020.  

"Tidak hanya memanjakan pelanggan dengan pengalaman kuliner terbaik, GoFood juga mendorong eksposur merchant UMKM lokal melalui teknologi personalisasi data yang memungkinkan pelanggan untuk mendapatkan rekomendasi kuliner dari mitra UMKM yang berada di sekitar lokasi pelanggan, sesuai dengan preferensi mereka. Pendekatan hyperlocal ini memberikan merchant UMKM akses yang semakin luas kepada pelanggan sehingga meningkatkan peluang pendapatan mereka," sebutnya.

Tidak berhenti disitu, GoFood juga mendukung mitra UMKM untuk bisa makin maju dengan melengkapi aplikasi untuk mitra usaha, GoBiz, dengan fitur inovatif BizTips yang berisi berbagai tips sukses mengelola bisnis secara mandiri. Fitur ini efektif dalam membantu para mitra UMKM kuliner untuk mengelola bisnisnya secara lebih baik dan efisien. 

Berkat ragam inovasi ini, GoFood terus menjadi platform andalan tidak hanya bagi pelanggan, namun juga bagi para mitra usaha untuk go online dan menumbuhkan usaha mereka di tengah pandemi:

"Saat ini, sudah ada 1 juta mitra usaha kuliner yang memanfaatkan GoFood, yang 99% diantaranya berskala UMKM. Tercatat 250 ribu mitra usaha baru bergabung di GoFood pada 2020, dan 43% dari mereka adalah pengusaha pemula," ungkapnya.

"Kehadiran GoFood tidak hanya mempermudah pengusaha pemula go-online tetapi juga mendukung pertumbuhan usahanya. Data internal perusahaan menunjukkan pendapatan rata-rata bulanan mitra usaha yang baru bergabung ke GoFood pada kuartal dua tahun 2020 tercatat meningkat hingga 7x lipat," imbuhnya.

Inovasi yang kedua adalah layanan transportasi Gojek - pengalaman berkendara yang makin ramah lingkungan & nyaman.

Setelah sukses dengan pilot project pertama untuk kendaraan listrik motor dan mobil, kali ini Gojek memperluas rencana pemanfaatan kendaraan listrik melalui uji coba komersial. Gojek bekerjasama dengan Pertamina untuk penerapan skema battery swap pada motor listrik dari Gesit dan Gogoro.

Pada tahap ini, Gojek akan menggunakan 500 unit motor listrik di Jakarta Selatan, lalu selanjutnya akan meningkatkan skala uji coba dengan target awal pemanfaatan sampai dengan 5.000 unit motor listrik dan jarak tempuh penggunaan kendaraan listrik sebanyak satu juta kilometer.

Dalam uji coba komersial ini, para pengguna setia Gojek akan dapat memilih layanan kendaraan listrik pada saat menggunakan layanan GoRide, GoFood, GoSend Instant, GoShop, dan GoMart  dengan area pick up dan drop off di Jakarta Selatan.

"Uji coba komersial kendaraan listrik merupakan perwujudan salah satu komitmen sustainability kami untuk meraih target karbon netral melalui transisi ke kendaraan listrik di ekosistem Gojek pada 2030. Memahami pentingnya membangun ekosistem yang mumpuni, kami akan terus mencari solusi teknologi, infrastruktur pendukung, serta  terus menjalin kerja sama yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan transisi ke kendaraan listrik dapat berlangsung dengan cepat sekaligus dapat memberikan pengalaman berkendara yang  lebih ramah lingkungan bagi pelanggan dan mitra driver kami. Sebagai bentuk keseriusan kami, Gojek akan membentuk unit usaha independen yang fokus di kendaraan listrik," ungkap Kevin.

Inovasi layanan transportasi terbaru lainnya adalah GoTransit. Gojek dan PT Kereta Commuter Indonesia bekerja sama untuk menjadi yang pertama di dunia dalam mengintegrasikan tiket KRL dengan layanan transport on-demand seperti GoRide dan GoCar.

"Integrasi ini akan semakin mempermudah masyarakat bepergian. Berdasar data internal, sebagian besar pelanggan memanfaatkan layanan  GoRide dan GoCar untuk menuju dan dari stasiun kereta komuter di Jabodetabek," sebutnya.

Selanjutnya Inovasi ketiga adalah layanan logistik - perluas jaringan pastikan GoSend jadi andalan pelaku usaha 

Inovasi juga diterapkan pada layanan logistik guna memudahkan konsumen melakukan pengiriman barang dan di saat sama mendukung para pelaku bisnis dan social seller untuk bertahan dan tetap tumbuh di masa pandemi.

Salah satunya adalah pengembangan GoSend API (integration application interface), yang mengintegrasikan layanan GoSend dengan platform mitra bisnis sehingga menghadirkan layanan pengiriman yang handal, cepat, dan mudah.

"Penguatan dan pengembangan integrasi API GoSend membuat layanan instant dan same day delivery menjadi pilihan pelaku usaha dan pengguna. GoSend API saat ini sudah dimanfaatkan oleh ribuan partner dan jutaan penjual. Data internal kami mencatat jumlah  transaksi dari top partners GoSend seperti platform e-commerce, platform telemedik, meningkat 41% pada H1 2021 dibanding 2020. Pada periode yang sama pengguna layanan GoSend oleh UMKM juga naik dua kali lipat," ungkap Kevin.

GoSend juga akan segera meluncurkan fitur GoSend Multidrop yang memberi kesempatan bagi para pengguna untuk mengirim beberapa paket sekaligus dengan hanya sekali ambil. Lewat fitur ini, pengguna bisa mengatur paket mana yang harus dikirimkan terlebih dahulu. Agar ongkos kirim lebih hemat sampai dengan 30%, pengguna dapat memanfaatkan fitur rekomendasi urutan pengantaran yang disediakan.

Penulis : Unik Susanti
Editor : Yusni
Kategori : Ekonomi, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Rabu, 22 April 2020 11:36 WIB
Riau Ojek, Ojol Lokal Eksis dan Legal
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Minggu, 31 Oktober 2021
Arzetti Dukung Pemerintah Sosialisasikan Bahaya BPA
Minggu, 31 Oktober 2021
Komisi III Segera Bahas RUU Jabatan Hakim
Sabtu, 30 Oktober 2021
Rachmat Gobel Kritik APBN Dialokasikan untuk Proyek Kereta Cepat
Jumat, 29 Oktober 2021
BKSAP Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkualitas Capai SDGs

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 02 November 2021
Gajah Seberat 2 Ton Ditemukan Mati di Bukit Apolo Pelalawan
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Senin, 06 Desember 2021
Wabup Siak Ikut Sampaikan Hasil Kongres V JKPI di Bogor
Senin, 06 Desember 2021
DPMPTSP Pelalawan Gelar Sosialisasi Zona Integritas WBK dan WBBM
Senin, 06 Desember 2021
Kemenag Inhu Aktif Kampanyekan QRIS Bank Riau Kepri untuk Penerimaan Infak dan Sedekah
Senin, 06 Desember 2021
Kapolsek Bandar Sei Kijang Dampingi Nakes Untuk Pengamanan Vaksinasi

Serantau lainnya ...
Selasa, 30 November 2021
Kisah Sukses Famys Hijab, Pelopor dan Produsen Gamis Malaysia Terbesar
Minggu, 28 November 2021
Kunjungi Butik Sakinah, Menteri Koperasi dan UKM Dorong Industri Fashion Angkat Kearifan Lokal
Senin, 22 November 2021
Dukung Pebalap di Mandalika World Superbike 2021, Komunitas Honda CBR Nobar hingga Meet & Greet
Minggu, 21 November 2021
Dihadiri Bupati dan Wabup Rohil, Forci Riau Pesisir Serahkan 100 Paket Sembako kepada Masyarakat

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Senin, 29 November 2021
WHO Akui Belum Ada Bukti Varian Omicron Covid-19 Lebih Menular
Kamis, 21 Oktober 2021
Ubah Citra, Facebook akan Ganti Nama Perusahaan?
Senin, 04 Oktober 2021
Trump Minta Hakim Paksa Twitter Kembalikan Akunnya
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 30 November 2021
Wanita Malaysia Punya Golongan Darah Emas, Cuma 43 Orang di Bumi
Rabu, 27 Oktober 2021
Dikira Kena Covid-19, Gadis Ini Ternyata Sakit Parah Akibat Isap Vape
Sabtu, 23 Oktober 2021
Kisah Penyintas Covid-19, Berpikiran Positif dan Bermental Baja hingga Sembuh
Senin, 04 Oktober 2021
Gaya Hidup Tak Sehat Biang Banyak Anak Muda Derita Penyakit Jantung

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Minggu, 05 Desember 2021
Mahasiswa Teknik Informatika UIR Raih Gold Award dari UiTM Malaysia
Senin, 29 November 2021
Kembangkan Potensi Daerah, UIR Teken Kerjasama dengan Pemkab Pelalawan
Sabtu, 27 November 2021
Mahasiswa Prodi Perminyakan UIR Raih Juara pada Northern Sumatera Forum SKK Migas
Kamis, 25 November 2021
Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab Ikuti Leadership Camp

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

Permata
Terpopuler
DPRD Riau 1 Panglima
Foto
PT PER 2021
Senin, 22 November 2021
Bikin Mewek, Gala Ingin Telepon Vanessa Angel & Bibi karena Rindu
Kamis, 04 November 2021
Vanessa Angel dan Suami Tewas Kecelakaan di Tol Jombang
Rabu, 27 Oktober 2021
Lucinta Luna Blak-blakan Soal Muhammad Fattah, Ungkap Settingan Bikin Tertekan dan Prank
Kamis, 21 Oktober 2021
Penampilan Terbaru Ivan Gunawan Ramai Disebut Mirip Nikita Mirzani

Selebriti lainnya ...
Diskes Riau November 2021 Ok
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
DPRD Riau 1
Rabu, 24 November 2021
Rangkaian HUT ke-23, BKMT Riau Gelar 'Musabaqah Menterjemah Alquran'
Kamis, 04 November 2021
Persembahkan Karya Tenas Effendy, LAMR dan Tafaqquh Taja Kajian Tunjuk Ajar Melayu Dalam Perspektif Alquran dan Hadis
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah

Religi lainnya ...
DPRD Riau 2
Indeks Berita
DPRD Riau Hari Guru 2Pelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakDPRD Riau 5Bhayangkara 2021 CAKAPLAHDPRD Riau 3DPRD Riau 6Diskes Rohul 2021DPRD Riau Hari GuruDPRD Riau 2 Panglima
www www