Rabu, 08 Desember 2021

Breaking News

  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen
Yamaha 8-9 Desember 2021

Bantah Ditunggangi
BEM Unri dan Komahi Tak Gentar Dituntut Dekan Rp10 Miliar
Minggu, 07 November 2021 17:19 WIB
BEM Unri dan Komahi Tak Gentar Dituntut Dekan Rp10 Miliar

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Korp Mahasiswa Hubungan Internasional (Komahi) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau (Unri) mengaku tak gentar atas ancaman Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unri, yang akan menuntut Rp10 miliar atas dugaan pencemaran nama baik. Mahasiswa juga membantah keras kalau aksi mereka telah ditunggangi.

Hal tersebut disampaikan saat mengadakan Konferensi Pers di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pekanbaru, Ahad (7/11/2021).

Konferensi pers tersebut, menyikapi banyaknya beredar berita yang simpang siur di media sosial tentang kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di Unri. Dimana berhembus isu bahwa BEM dan Komahi ditunggangi dalam kasus ini.

LBH bersama lembaga-lembaga mahasiswa di Unri mengadakan konferensi pers untuk menjawab keresahan di masyarakat tentang informasi - informasi yang beredar bahwa gerakan mahasiswa ditunggangi.

"Kami tidak ditunggangi siapapun. Kami independen, ini real gerakan mahasiswa," kata Presma Unri, Kaharuddin.

Kaharuddin juga menyatakan sikap bahwa pihaknya dan juga mahasiswa Unri tidak gentar untuk menyuarakan kasus tersebut, walaupun sudah ada laporan masuk ke Kapolda Riau, dengan tuntutan Rp10 Miliar kepada pihaknya dan korban.

"Kami hadir untuk kebenaran, tak akan gentar walau sudah ada tuntutan, kami tak gentar," tegasnya.

Salah seorang anggota dari Komahi, Voppy, juga menjelaskan bahwa sebelum beredarnya video terbaru, Komahi dan korban sudah mendatangi ketua jurusan Hubungan Internasional (HI).

"Kami sudah beritikad baik menyelesaikan secara kekeluargaan, namun tak ada respon," terang voppy.

"Kami bersuara untuk kebaikan, tidak ada yang menunggangi, gerakan ini dilakukan agar tidak ada kasus serupa, jangan sampai ada korban lagi," tambahnya.

Menurut keterangan dari lembaga - lembaga kampus, keluarga korban dan korban sendiri, meminta agar kasus ini cepat diselesaikan, karena trauma berat sampai sekarang masih sangat dirasakan korban dan keluarga.

"Baik korban dan keluarga sekarang dalam kondisi tertekan, mereka menyerahkan kepada kami," ujar voppy.

Sebelumnya heboh video salah seorang mahasiswi yang mengaku telah menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum dosen pembimbingnya. Dalam video tersebut ia mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 27 Oktober 2021.

Video tersebut beredar pertama kali di akun Instagram Komahi Unri dan terus menyebar di dunia maya. Dalam video tersebut sang mahasiswi dengan terang menyebut nama oknum dosen tersebut yang belakangan diketahui merupakan Dekan FISIP.

"Saya mahasiswi Hubungan Internasional FISIP Unri angkatan 2018 yang mengalami pelecehan seksual di lingkungan kampus," ujar korban dalam video tersebut memulai cerita.

Ia bercerita, oknum dosen pembimbing mengawali bimbingan dengan menanyakan beberapa pertanyaan yang menuju personal life korban, tentang pekerjaan, kehidupan. Namun dalam percakapan tersebut, beberapa kali oknum tersebut mengatakan kata-kata yang membuat korban tidak nyaman.

"Seperti ia mengatakan kata-kata "i love you" yang membuat saya merasa terkejut dan sangat-sangat tidak menerima dengan perlakukan oknum dosen pembimbing tersebut. Lalu setelah bimbingan proposal itu berjalan dengan lancar saya, saya hendak berpamitan," ucapnya.

"Ketika saya ingin menyalim (menyalami, red) beliau untuk berpamitan, namun beliau langsung menggenggam kedua bahu saya, mendekatkan badannya kepada diri saya, lalu beliau menggenggam kepala saya dengan kedua tangannya. Setelah itu ia mencium pipi sebelah kiri saya dan mencium kening saya. Saya sangat merasa ketakutan dan saya langsung menundukkan kepala saya," ungkapnya.

"Kemudian bapak tersebut langsung mendongakkan kepala saya dan ia berkata mana "bibir..mana bibir" yang membuat saya sangat terhina dan terkejut. Badan saya lemas dan saya merasa ketakutan. Setelah saya mendorong bapak tersebut, dia mengatakan "ya sudah kalau tak mau". Saya langsung buru-buru meninggalkan ruangan bapak itu dan meninggalkan kampus dengan keadaan gemetar. Saya merasa ketakutan dan merasa dilecehkan oleh SH. Saya mengalami trauma yang sangat berat akan perlakukan yang tidak pantas tersebut," imbuhnya.

Setelah mendapatkan perlakuan tersebut, korban langsung mengadukan kasus ini kepada salah seorang dosen di Hubungan Internasional FISIP Unri. Korban meminta dosen tersebut untuk menemani menemui Ketua Jurusan untuk melaporkan kasus ini agar bisa mengganti pembimbing proposal dirinya.

Namun ketika hari dimana korban akan bertemu Ketua Jurusan, dosen tersebut malah meminta dirinya untuk mengurungkan niat tersebut dan menekan korban untuk tidak memberitahu kasus ini kepada ketua jurusan.

Bahkan dosen tersebut mengancam korban dengan mengatakan jangan sampai karena kasus ini, oknum dosen yang melakukan pelecehan seksual tersebut bercerai dengan istrinya. Dosen tersebut juga meminta korban untuk bersabar dan tabah tanpa perlu mempermasalahkan kasus pelecehan tersebut.

Dosen tersebut mencoba terus untuk menghalang-halangi korban untuk menemui ketua jurusan.

"Namun akhirnya di hari itu juga selepas Salat Jumat juga saya didampingi dosen yang mencoba menghalangi saya tadi, bertemu dengan ketua jurusan. Ternyata yang awalnya saya kira dosen yang saya percaya akan mendukung dan melindungi saya, ternyata tidak. Dosen tersebut di depan Ketua Jurusan mencoba menyalahkan saya. Berulangkali ia mencoba menjatuhkan saya di depan ketua jurusan. Bahkan ia sempat beberapa kali mengayunkan kakinya seolah-olah marah dengan pernyataan saya," cakapnya.

"Saya merasa tertekan dan merasa diintimidasi oleh dosen tersebut. Dan bahkan ketika Ketua Jurusan menanyakan kasus ini, saya terpaksa menyatakan hal-hal yang seharusnya tidak saya sebut," sebut korban dalam vide tersebut.

Korban juga mengatakan, dosen yang menemani dirinya bertemu Ketua Jurusan mengatakan bahwa oknum dosen yang melakukan pelecehan tersebut bukan karena kebiasaan namun kekhilafan saja.

"Namun saya tidak terima dan saya merasa trauma yang besar dan saya ingin meminta pertanggungjawaban atas perlakukan oknum dosen pembimbing terhadap saya. Bahkan ada beberapa statement yang dikatakan oleh dosen yang menemani saya dan Ketua jurusan. Didepan saya mereka mengatakan "tidak mungkinkan saya menyatakan ini hanya dicium" saja sembari keduanya tertawa," lanjutnya.

"Saya merasa tidak ada perlindungan dan kepedulian dari pihak jurusan. Bahkan ada yang melindungi oknum dosen pembimbing saya itu tanpa memperdulikan kasus ini," imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, keduanya tidak memperbolehkan dirinya untuk speak up dan menceritakan kepada orang lain.

Dekan Lapor Balik

Sementara itu setelah namanya diseret-seret dalam video tersebut Dekan FISIP Syafri Harto, resmi membuat laporan ke Polda Riau. Syafri Harto melaporkan instagram @komahi_ur dan mahasiswi bimbingannya berinisial LM.

Kuasa Hukum Syafri Harto bernama Ronal Regen mengatakan, kliennya melapor terkait dugaan pencemaran nama baik untuk mencari kepastian hukum.

"Laporan ini kan terkait nama baik beliau (Syafri Harto), tujuan laporan ini yaitu melindungi hak beliau sebagai warga negara Indonesia," ucap Ronal.

Lanjutnya, laporan ini juga terkait nama baik lembaga. Di mana Syafri masih menjabat sebagai Dekan di FISIP UNRI.

"Ada dua pihak yang dilaporkan, pertama yakni akun @komahi_ur dan mahasiswi bimbingannya LM. Lewat laporan polisi ini, kami berharap polisi bisa mengungkap fakta-fakta terkait dugaan pelecehan itu," cakapnya.

Ia menjelaskan, laporan tersebut terkait ITE dan pencemaran nama baik. "Kita harap bisa diungkap fakta-fakta sebenarnya," pungkasnya.

Saat ditanya terkait tuntutan Rp10 miliar yang sempat diutarakan Syafri Harto, Ronal mengaku masih akan tetap melayangkan tuntutan tersebut.

"Klien kami dinilai telah dirugikan baik secara psikologis dan materi. Soal tuntutan Rp10 miliar itu tetap dilayangkan. Karena ini pemberitaan sudah bergeming, karena dia dari sisi psikologis dan materi juga," pungkasnya.

Penulis : Satria Yonela/Mega Yustari
Editor : Jef Syahrul
Kategori : Hukum, Pendidikan, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Selasa, 02 November 2021
DPR Ingin Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu Ciptakan Demokrasi Lebih Baik
Selasa, 02 November 2021
Terima Aspirasi PPPK Guru, DPR Desak Peserta Yang Memenuhi Passing Grade Diluluskan
Senin, 01 November 2021
Komisi III DPR Dukung Langkah Kapolri Perbaiki Institusi Polri
Senin, 01 November 2021
Pimpinan DPR Sebut Kita Bersyukur Indonesia Jabat Presidensi G20

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 02 November 2021
Gajah Seberat 2 Ton Ditemukan Mati di Bukit Apolo Pelalawan
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Rabu, 08 Desember 2021
Wujudkan Kota Sehat, Ini yang Dilakukan Forum Kota Sehat Pekanbaru
Rabu, 08 Desember 2021
Wujudkan Herd Immunity, BINDA Riau Gelar Vaksinasi Massal Serentak di Siak dan Inhil
Rabu, 08 Desember 2021
Kapolsek Kuala Kampar Pimpin Langsung Pengamanan Giat Vaksinasi
Rabu, 08 Desember 2021
Bank BJB Raih Predikat Indonesia Trusted Company di Ajang CPGI Award 2021

Serantau lainnya ...
Selasa, 07 Desember 2021
Membangun Tekad dan Harapan pada Sebuah Benih di Taman Ulya Green
Selasa, 30 November 2021
Kisah Sukses Famys Hijab, Pelopor dan Produsen Gamis Malaysia Terbesar
Minggu, 28 November 2021
Kunjungi Butik Sakinah, Menteri Koperasi dan UKM Dorong Industri Fashion Angkat Kearifan Lokal
Senin, 22 November 2021
Dukung Pebalap di Mandalika World Superbike 2021, Komunitas Honda CBR Nobar hingga Meet & Greet

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Senin, 29 November 2021
WHO Akui Belum Ada Bukti Varian Omicron Covid-19 Lebih Menular
Kamis, 21 Oktober 2021
Ubah Citra, Facebook akan Ganti Nama Perusahaan?
Senin, 04 Oktober 2021
Trump Minta Hakim Paksa Twitter Kembalikan Akunnya
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 30 November 2021
Wanita Malaysia Punya Golongan Darah Emas, Cuma 43 Orang di Bumi
Rabu, 27 Oktober 2021
Dikira Kena Covid-19, Gadis Ini Ternyata Sakit Parah Akibat Isap Vape
Sabtu, 23 Oktober 2021
Kisah Penyintas Covid-19, Berpikiran Positif dan Bermental Baja hingga Sembuh
Senin, 04 Oktober 2021
Gaya Hidup Tak Sehat Biang Banyak Anak Muda Derita Penyakit Jantung

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Minggu, 05 Desember 2021
Mahasiswa Teknik Informatika UIR Raih Gold Award dari UiTM Malaysia
Senin, 29 November 2021
Kembangkan Potensi Daerah, UIR Teken Kerjasama dengan Pemkab Pelalawan
Sabtu, 27 November 2021
Mahasiswa Prodi Perminyakan UIR Raih Juara pada Northern Sumatera Forum SKK Migas
Kamis, 25 November 2021
Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab Ikuti Leadership Camp

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

Permata
Terpopuler
DPRD Riau 1 Panglima
Foto
PT PER 2021
Senin, 22 November 2021
Bikin Mewek, Gala Ingin Telepon Vanessa Angel & Bibi karena Rindu
Kamis, 04 November 2021
Vanessa Angel dan Suami Tewas Kecelakaan di Tol Jombang
Rabu, 27 Oktober 2021
Lucinta Luna Blak-blakan Soal Muhammad Fattah, Ungkap Settingan Bikin Tertekan dan Prank
Kamis, 21 Oktober 2021
Penampilan Terbaru Ivan Gunawan Ramai Disebut Mirip Nikita Mirzani

Selebriti lainnya ...
Diskes Riau November 2021 Ok
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
DPRD Riau 1
Rabu, 24 November 2021
Rangkaian HUT ke-23, BKMT Riau Gelar 'Musabaqah Menterjemah Alquran'
Kamis, 04 November 2021
Persembahkan Karya Tenas Effendy, LAMR dan Tafaqquh Taja Kajian Tunjuk Ajar Melayu Dalam Perspektif Alquran dan Hadis
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah

Religi lainnya ...
DPRD Riau 2
Indeks Berita
DPRD Riau Hari Guru 2Pelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakDPRD Riau 5Bhayangkara 2021 CAKAPLAHDPRD Riau 3DPRD Riau 6Diskes Rohul 2021DPRD Riau Hari GuruDPRD Riau 2 Panglima
www www