Jumat, 03 Desember 2021

Breaking News

  • Dinsos Riau Tak Punya Data Anak Yatim Piatu Terdampak Covid-19   ●   
  • Pansus Bisa Jadi Dasar Ketegasan Pemerintah Atasi Konflik Perusahaan Vs Masyarakat Riau   ●   
  • Pekanbaru Juara Kejurda U14, Bukti Pembinaan Sepakbola Berjenjang Kelompok Usia Berjalan Baik   ●   
  • Harga Sawit di Riau Naik Lagi, Tembus Rp2.800 Perkilogram   ●   
  • Kabar Gembira! Saudi Arabia segera Beri Izin Umrah, Jamaah Diminta Manfaatkan Fasilitas Vaksin   ●   
  • DPRD Riau Dukung Sekolah Tatap Muka Dimulai Lagi   ●   
  • Pasokan Listrik untuk Blok Rokan Dipastikan Aman   ●   
  • Polda Riau Sudah Periksa Syamsuar Terkait Karikatur Gubernur Drakula   ●   
  • Kejagung Tetapkan Pelanggar PPKM Darurat Diancam 1 Tahun Penjara   ●   
  • Cegah Penyebaran Varian Delta, Masuk Riau Lewat Jalur Darat dan Laut Wajib Swab Antigen
Yamaha 1-3 Desember 2021

Penyaluran Beasiswa S3 Digugat di PTUN Pekanbaru, Ini Kata Pemprov Riau
Kamis, 11 November 2021 14:32 WIB
Penyaluran Beasiswa S3 Digugat di PTUN Pekanbaru, Ini Kata Pemprov Riau
Ilustrasi.

PEKANBARU (CAKAPLAH) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau membantah tudingan adanya diskriminasi dalam penyaluran Beasiswa Prestasi dan Bidikmisi Tahun Anggaran 2021. Padahal penyaluran bantuan telah sesuai dengan regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bantahan itu disampaikan Kepala Biro Hukum dan HAM Setdaprov Riau, Elly Wardhani melalui Kepala Bagian (Kabag) Bantuan Hukum, Yan Dharmadi SH MH saat dikonfirmasi adanya tiga warga Riau yang melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru terkait penyaluran beasiswa Pemprov Riau. Ketiganya adalah Gusri Putra Dodi, Khairul Azwar Anas, dan Feby Sutama Harahap.

Tiga penggugat tersebut meminta pengadilan membatalkan pengumuman penyaluran Beasiswa Lanjutan dan Penerimaan Seleksi Baru Beasiswa Prestasi dan Bidikmisi Provinsi Riau TA 2021 Nomor: 137/Peng/2021, tanggal 19 Juli 2021 lalu. Pengumuman itu ditandatangani Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Masrul Kasmy kala itu atas nama Gubernur Riau.

"Sejauh ini secara regulasi tidak ada yang kita langgar dalam hal pelaksanaan kegiatan penyaluran beasiswa itu. Artinya tetap mengacu kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku terhadap hal itu," kata Yan Dharmadi, Kamis (11/11/2021).

Pemprov Riau lanjut Yan Dharmadi, tidak melakukan diskriminasi dalam menetapkan persyaratan bagi calon penerima beasiswa, khususnya untuk Program Doktoral (S3). Menurutnya, beasiswa diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi.

"Karena ini adalah sifatnya Bidikmisi, tentu kita memberikan beasiswa S3 itu kepada mahasiswa kita yang berprestasi. Karena judulnya Bidikmisi tentu kita mencari kualitas yang terbaik. Maka kita melakukan yang namanya MoU dengan perguruan tinggi yang masuk ranking 10 besar di Indonesia," terangnya.

"Mungkin kawan-kawan ini (Penggugat) tidak termasuk (kuliah) di perguruan tinggi tersebut. Artinya, memang tak semua bisa kita akomodir, karena keterbatasan anggaran juga. Ini kan menggunakan APBD. Kalau ini diskriminasi, tidak relevan juga. Karena tidak semua perguruan tinggi yang kita kerjasamakan. Karena ini Bidikmisi, artinya perguruan tertentu lah yang kita lakukan kerja sama," sambungnya.

Kemudian perguruan tinggi itu, lanjut Yan, yang kemudian memberikan rekomendasi ke Pemprov Riau terkait nama-nama calon penerima beasiswa. Misalnya di Universitas Indonesia (UI) ada yang ambil program Doktoral (S3).

"Itu mereka (UI) yang meranking dan mereka yang merekomendasikan ke Pemprov Riau. Bukan kita yang menentukan," paparnya.

Terkait calon penerima beasiswa adalah putra dan putri asli daerah Riau, Yan juga menegaskan, hal itu bukanlah suatu bentuk diskriminasi yang dilakukan Pemprov Riau. Menurutnya, syarat seperti itu juga diterapkan oleh provinsi lain di Indonesia.

"Itu jelas. Itu tidak di Riau saja. Di Yogyakarta juga seperti itu. Mohon maaf, malah lebih spesifik lagi kalau kita ambil salah satu contoh di Yogyakarta. Menggunakan KTP Yogyakarta, putra/putri Yogyakarta," sebutnya.

"Kalau kita memang, kita dalam regulasi itu mengatakan yang dibantu Bidikmisi itu adalah putra/putri Riau, dan atau salah satu orang tuanya lahir di Riau, dan atau berdomisili sekurang-kurangnya 10 tahun di Riau," tambahnya.

Jadi tidak relevan, jika para penggugat menyatakan ada diskriminasi di situ. Apalagi di dalam persyaratan itu, Pemprov tidak ada menyebutkan suku atau agama tertentu para calon penerima beasiswa.

"Artinya kalau digugat di PTUN, silahkan diuji lembaga peradilan. Sejauh ini kami sudah mempersiapkan langkah-langkah hukum untuk menghadapi ini. Karena secara regulasi, tidak ada satu hal pun yang dilanggar. Kita mengacu pada aturan yang lebih tinggi," tutupnya.

Untuk diketahui, Pemprov Riau digugat di PTUN Pekanbaru karena diduga diskriminasi dalam menentukan penerima beasiswa. Gugatan itu telah disidangkan.

"Kita ajukan pendaftarannya tanggal 27 September 2021 kemarin. Ini juga sudah melewati proses persiapan. Sudah 3 kali sidang dalam masa persiapan," kata salah seorang Penggugat Gusri Putra Dodi.

Dia kemudian menyampaikan alasan pihaknya melakukan gugatan. Menurutnya, Pemprov telah melakukan diskriminasi dalam penetapan persyaratan bagi calon penerima beasiswa. Diantaranya, penerima beasiswa adalah putra/putri asli daerah Riau.

"Putra daerah Riau itu adalah orang yang lahir di Provinsi Riau atau orang tuanya yang lahir di Riau. Ini kan syarat-syarat yang menurut kami selaku Penggugat tidak sesuai dengan undang-undang," tegasnya.

"Beasiswa ini kan sumbernya APBD (Riau) dan milik semua warga yang ada di Riau. Terlepas dia putra daerah mana, yang penting dia ber-KTP Riau, maka dia dianggap orang Riau dong. Tidak harus ada syarat sekian puluh tahun minimal (tinggal di Riau). Itu yang menurut kami selaku Penggugat tidak tepat dengan undang-undang," sambungnya.

Selain itu, Pemprov juga tidak mencantumkan seluruh perguruan tinggi, tempat calon penerima beasiswa menempuh pendidikan. Seperti untuk calon penerima beasiswa luar Provinsi Riau Program Magister (S2) dan Doktoral (S3), yakni harus kuliah di Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh November, atau Universitas Brawijaya.

"Setahu kita, selama ini orang yang memberikan beasiswa atau menerima beasiswa itu kan IPK berapa. Terlepas dia mau kuliah dimana. Cuma ada 5 perguruan tinggi saja untuk program doktoral," terangnya.

Hal ini, kata dia, telah menutup kesempatan kepada para penggugat untuk bisa mendapatkan beasiswa, karena mereka saat ini tengah menempuh pendidikan Program Doktoral di Universitas Jambi. Hal ini pula yang menjadi legal standing bagi mereka mengajukan gugatan.

"Secara kontekstual (Universitas Jambi) ini kan berada di luar Provinsi Riau tetapi ini tidak dimasukan ke dalam ini (syarat penerima beasiswa). Maka dari itu, ada diskriminasi tindakan yang dilakukan Pemprov Riau dengan tidak mencantumkan seluruh perguruan tinggi yang ada di luar Provinsi Riau," terangnya.

Para Penggugat menilai persyaratan tersebut telah bertentangan dengan Undang-undang (UU) Pendidikan, UU Administrasi Publik dan UU Hak Asasi Manusia (HAM).

"Oleh karena itu, kita godok, kita masukkan ke dalam gugatan, kita ajukan ke PTUN Pekanbaru. Kita minta dibatalkan pengumuman itu. Terlepas dari akibat hukumnya apakah akan menimbulkan akibat hukum lain, kita tidak sampai sejauh itu. Tapi yang jadi konsen kita adalah ketika pengumuman ini tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku ditambah dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik," tukasnya.

Penulis : Amin
Editor : Yusni
Kategori : Pemerintahan, Pendidikan, Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: redaksi@cakaplah.com
Berita Terkait
Komentar
cakaplah-mpr.jpeg
Minggu, 31 Oktober 2021
Arzetti Dukung Pemerintah Sosialisasikan Bahaya BPA
Minggu, 31 Oktober 2021
Komisi III Segera Bahas RUU Jabatan Hakim
Sabtu, 30 Oktober 2021
Rachmat Gobel Kritik APBN Dialokasikan untuk Proyek Kereta Cepat
Jumat, 29 Oktober 2021
BKSAP Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkualitas Capai SDGs

MPR RI lainnya ...
Berita Pilihan
Selasa, 02 November 2021
Gajah Seberat 2 Ton Ditemukan Mati di Bukit Apolo Pelalawan
AMSI
Topik
Selasa, 08 Januari 2019
Penerimaan Pajak Air Tanah Pekanbaru 2018 Meningkat
Minggu, 06 Januari 2019
Mega Training 'Magnet Rezeki'
Minggu, 06 Januari 2019
Taman Marga Satwa Kasang Kulim, Kawasan Wisata Alam dan Hiburan
Minggu, 06 Januari 2019
Alam Mayang, Liburan Tak Mesti Keluar Kota

CAKAPLAH TV lainnya ...
Jumat, 03 Desember 2021
Polsek Kuala Kampar Gelar KRYD untuk Jaga Kamtibmas
Jumat, 03 Desember 2021
Kapolsek Kerumutan Pimpin Operasi Kamtibmas di Wilayah Hukumnya
Jumat, 03 Desember 2021
Dikunjungi Bupati dan Wabup, Puluhan Warga Korban Kebakaran Merasa Terharu
Jumat, 03 Desember 2021
Tak Kenal Lelah, Polsek Pangkalan Lesung Terus Lakukan Upaya Pencegahan Penularan Covid-19

Serantau lainnya ...
Selasa, 30 November 2021
Kisah Sukses Famys Hijab, Pelopor dan Produsen Gamis Malaysia Terbesar
Minggu, 28 November 2021
Kunjungi Butik Sakinah, Menteri Koperasi dan UKM Dorong Industri Fashion Angkat Kearifan Lokal
Senin, 22 November 2021
Dukung Pebalap di Mandalika World Superbike 2021, Komunitas Honda CBR Nobar hingga Meet & Greet
Minggu, 21 November 2021
Dihadiri Bupati dan Wabup Rohil, Forci Riau Pesisir Serahkan 100 Paket Sembako kepada Masyarakat

Gaya Hidup lainnya ...
Rabu, 04 Agustus 2021
Sebelum Dilantik, ASN di Meranti Harus Mengikuti Psiotes
Kamis, 15 Juli 2021
BEM Se-Riau: Bank Riau Kepri Merupakan BUMD Paling Produktif Se-Riau
Kamis, 31 Desember 2020
Tutup Tahun 2020 BOB PT BSP Pertamina Hulu Tajak Sumur Migas
Jumat, 28 Agustus 2020
PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru Untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

Advertorial lainnya ...
Senin, 29 November 2021
WHO Akui Belum Ada Bukti Varian Omicron Covid-19 Lebih Menular
Kamis, 21 Oktober 2021
Ubah Citra, Facebook akan Ganti Nama Perusahaan?
Senin, 04 Oktober 2021
Trump Minta Hakim Paksa Twitter Kembalikan Akunnya
Selasa, 07 September 2021
Apple Tunda Peluncuran Fitur Perlindungan Anak Gara-gara Ini...

Tekno dan Sains lainnya ...
Selasa, 30 November 2021
Wanita Malaysia Punya Golongan Darah Emas, Cuma 43 Orang di Bumi
Rabu, 27 Oktober 2021
Dikira Kena Covid-19, Gadis Ini Ternyata Sakit Parah Akibat Isap Vape
Sabtu, 23 Oktober 2021
Kisah Penyintas Covid-19, Berpikiran Positif dan Bermental Baja hingga Sembuh
Senin, 04 Oktober 2021
Gaya Hidup Tak Sehat Biang Banyak Anak Muda Derita Penyakit Jantung

Kesehatan dan Keluarga lainnya ...
Senin, 29 November 2021
Kembangkan Potensi Daerah, UIR Teken Kerjasama dengan Pemkab Pelalawan
Sabtu, 27 November 2021
Mahasiswa Prodi Perminyakan UIR Raih Juara pada Northern Sumatera Forum SKK Migas
Kamis, 25 November 2021
Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab Ikuti Leadership Camp
Rabu, 24 November 2021
HKI STAIN Gelar Seminar Peran dan Tantangan Hukum Keluarga di Era Revolusi Industri 4.0

Kampus lainnya ...
Minggu, 09 Mei 2021
Ramadan Penuh Berkah, BRI Bagikan Bingkisan ke Panti Asuhan, Panti Werdha, Jurnalis dan Masyarakat
Jumat, 15 Mei 2020
BRI Salurkan Bantuan Rp 22,16 Miliar Hasil Donasi 62 Ribu Karyawan untuk Covid-19
Kamis, 23 April 2020
PT SRL dan Mitra Bagikan 17.500 Paket Sembako di Tiga Provinsi
Senin, 23 Maret 2020
PT Musim Mas Salurkan Bantuan Ternak Sapi untuk Kelompok Tani di Pelalawan

CSR lainnya ...

Permata
Terpopuler
DPRD Riau 1 Panglima
Foto
PT PER 2021
Senin, 22 November 2021
Bikin Mewek, Gala Ingin Telepon Vanessa Angel & Bibi karena Rindu
Kamis, 04 November 2021
Vanessa Angel dan Suami Tewas Kecelakaan di Tol Jombang
Rabu, 27 Oktober 2021
Lucinta Luna Blak-blakan Soal Muhammad Fattah, Ungkap Settingan Bikin Tertekan dan Prank
Kamis, 21 Oktober 2021
Penampilan Terbaru Ivan Gunawan Ramai Disebut Mirip Nikita Mirzani

Selebriti lainnya ...
Diskes Riau November 2021 Ok
Rabu, 09 Oktober 2019
Jadi Pimpinan DPRD Siak Dari Partai PAN, Ini Sosok Fairuz
Rabu, 09 Oktober 2019
Indra Gunawan Akan Berjuang Untuk Masyarakat dan Loyal Terhadap Partai
Rabu, 09 Oktober 2019
Ternando Jadi Anggota DPRD Siak Termuda dan Suryono Terpilih Dengan Suara Terkecil
Rabu, 09 Oktober 2019
Reaksi Pimpinan DPRD Siak Terkait PTPN V Buang Limbah Sembarangan

Parlementaria Siak lainnya ...
DPRD Riau 1
Rabu, 24 November 2021
Rangkaian HUT ke-23, BKMT Riau Gelar 'Musabaqah Menterjemah Alquran'
Kamis, 04 November 2021
Persembahkan Karya Tenas Effendy, LAMR dan Tafaqquh Taja Kajian Tunjuk Ajar Melayu Dalam Perspektif Alquran dan Hadis
Senin, 04 Oktober 2021
Kepengurusan Amphuri Riau-Kepri Resmi Dilantik, Berkhidmat untuk Umat
Kamis, 26 Agustus 2021
Ampuh Sembuhkan Penyakit, Ini Obat yang Dianjurkan Rasulullah

Religi lainnya ...
DPRD Riau 2
Indeks Berita
DPRD Riau Hari Guru 2Pelantikan Bupati Siak - Pemkab SiakDPRD Riau 5Bhayangkara 2021 CAKAPLAHDPRD Riau 3DPRD Riau 6Diskes Rohul 2021DPRD Riau Hari GuruDPRD Riau 2 Panglima
www www